NovelToon NovelToon
Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:809.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Pena Digital

JANGAN BOOM LIKE! Kasih jeda 2 atau 3 menit.

Kehidupan keluarga kecil Puspa sangatlah damai tanpa adanya pertengkaran walaupun mereka orang sederhana, Puspa punya keinginan besar untuk merubah nasib keluarganya. Namun, tak ada yang tau mengenai takdir manusia termasuk Puspa sendiri.

Sosok pahlawan yang tak lain adalah Bapak Puspa menjadi perantara dimulainya kehidupannya yang tak lagi damai, ia menghancurkan keluarga kecil Puspa, ia terpikat pada seorang janda bahkan Ibu dan Adik Puspa meninggal.

Puspa bertemu dengan sosok laki-laki cuek dan dingin bernama Arga, namun lagi-lagi kisah hidupnya tidak sehalus dan semulus kertas HVS. Akankah Puspa mampu mencapai kebahagiaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-

🍀🍀🍀

"Assalamualaikum... Puspa pulang" Puspa memasuki rumahnya. Ia heran tak ada seorang pun yang menyaut. Matanya menyusuri seisi rumah.

Puspa tersadar.. Ia memasuki kamarnya dengan langkah gontai.

"Pantas tak ada jawaban. Kan mereka berdua sudah pergi" Gumam Puspa.

Puspa melirik jam dinding di kamarnya, Pukul 16:00

"Bapak belum pulang ya. Huffttt apa sedang main gila?" Puspa melepas seragamnya dengan emosi.

Puspa kini hanya menggunakan Bh (Bra) dan CD. Ia berjalan kearah cermin dengan langkah berlenggak lenggok.

"Pasti wanita itu berpenampilan seperti ini kan di depan Bapak. Cih menggelikan" Puspa merasa geli seluruh bdannya bergetar membayangkan hal menjijikkan itu.

Ia langsung mengambil handuk dan menuju kamar mandi.

"Mana Bapak belum ngasih uang buat bayar sekolah. Hmmmmm" Gumamnya sambil menghidupkan kran air

"Males ribet "

***

Usai mandi Puspa menuju dapur memanaskan air untuk Bapaknya yang mungkin ingin mandi sepulang kerja

"Baik buruknya Bapak, dia tetao Bapakku" Gumamnya. Ia melewati ruang tamu. Langkahnya terhenti ketika gagang pintu bergerak. Pintu itu terbuka.

Mata Puspa membukat sempurna setelah tau siapa yang datang.

"Assalamualaikum. Bapak pulang"

"Waalaikum salam. Ku kira Bapak sudah lupa jalan pulang" Puspa melirik sinis wanita yang menggandeng tangan Bapaknya itu.

"Cihhh Bapak pulang kerja bawa sampah ya?" Sindir Puspa.

Rina melotot.

"Puspa.. Jangan begitu.. Dia kan sedang mengandung adikmu. Dia juga akan menjadi Ibumu"

Puspa makin terkejut.

"Maksud Bapak apa?"

"Buatkaan minum dulu " Titah Bapak Puspa.

"Ayo, duduk dulu."

"Iya, Mas. Anakmu galak ya" Ucap Rina

"Dia baik kok Rin"

Rina hanya tersenyum garing.

Puspa datang menbawa segelas air putih . Tapi air itu tidak sejernih air pada umumnya

"Air apa ini?? Maaaasss apa-apaan ini. Bahaya buat janin aku" Rengek Rina

Puspa hanya menatap itu dengan pandangan bodo amat.

"Puspa.. Kok minumnya ini" Tegur Bapak Puspa

"Cocok dengan dia, Pak. Sama sama kotor dan menjijikkan" Puspa meninggalkan mereka berdua.

"Maasss aku nggak suka" Rengek Rina lagi

"Maaf ya.. Aku ambilkan lagi" Bapak Puspa menuju dapur untuk membuatkan minum Rina

"Main-main kamu ya." Rina tersenyum licik saat Puspa memasuki kamarnya

***

'Tok tok tok'

"Puspa.. Buka pintunya. Bapak mau ngomong"

"hmmm" Puspa membuka pintu kamarnya

"Ayo temui calon Ibu kamu. Bapak mau ngomong"

"Pasti Bapak mau menikah dengan wanita sialan itu kan. Cih... Menggelikan" Puspa menutup kembali pintu kamarnya

"Jadi, apa kamu setuju?" Tanya Bapak Puspa dari luar kamarnya

"Sama hal nya kalian main gila di belakang keluargamu, pendapatku tidak penting Pak."

Bapak Puspa menatap nanar pintu kamar Puspa.

Sakit, itu yang ia rasakan.

***

20:00

Puspa keluar dari kamar karena cacing di perutnya demo minta di isi.

Ia terkejut saat Rina masih duduk disana.

"Cih belum pulang rupanya" Gumam Puspa. Ia menuju dapur.

"Pak, Puspa minta uang untuk bayar sekolah semester ini" Ucap Puspa dati dapur

Bapak Puspa menyusul ke dapur.

"Nak, Bapak minta maaf sebelumnya." Puspa menoleh sambil meneguk air

"Bapak telat untuk bayar sekolahmu. Karena uangnya akan di pakai untuk pernikahan kami" Lirih

"Ciiihhh.. Hahah keren. Kalau begitu okelah.. Puspa cari sendiri uangnya. Selamat bersenang-senang." Puspa meninggalkan Bapaknya. Ia membawa sepiring nasi. Ia memilih makan di kamarnya

"Maaf...." Lirih

"Massss aaku lapar.. Keluar yuk cari makan" Jaka Rin

" Bayinya pengen sate. Yuk"

Bapak Puspa tersenyum. Mereka pun melangkah keluar rumah. Puspa menatap keduanya pergi dari jendela kamarnya.

Puspa menghapus bulir bening yang membasahi pipinya.

1
KªƁə ¹
luar biasa
Mas Jono
gw(coba menjadi sosok Arga),,,sangat menyesal karena Ilham mati bunuh diri,,,, seharusnya,,, Ilham mati ku mutilasi,,, kemudian bangkainya ku buang ke laut,,,😠😡😠😡😠😡😠😡
Mas Jono
author !!!!!,,,,😡😡😡😡😠😡😠😠
kau tega menyakiti kami pengagum sosok Arga,,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Mas Jono
betul,,,dan andai Elsa terus mengikuti perasaannya dia benar-benar raja,,,,eh,,,ratu tega maksudnya,,,
tega menyakiti perasaan sahabatnya sendiri,,,
nurul ardy
salam kenal dan sukses
Witri Yanti
nyimak Thor
Liliz Kobandaha
haddeh kok yg dibahas Mala so bapak Puspa sih🙈
May
👍👍
Yismanida
kelaparan tu puspa 😅
Rosmery Napitu
ibu Ilham main hakim sendiri ,gk tau anak nya sebejad apa??
Rosmery Napitu
Yuli gadis yg tidur sama Arga...😄😄🤦🤦
Naini ⭕
Harapan yang indah, akankah tercapai
Naini ⭕
Iya juga, mengapa disuruh buru-buru menikah
🏁Nyno_Ever🏁
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering beregup

Thor, itu ☝️☝️
Seperti ABG yang sedang..................
...............hati Bapak Puspa sering berdegup
bukan beregup
🏁Nyno_Ever🏁
Ada niat buruk, sengaja menjerat suami orang
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Karya yang bagus thoor
Hanum Anindya
bukan segelintir kak tapi banyak curahannya😂😂😂
Hanum Anindya
Arga kayanya mulai cari tahu Puspa deh. kak, seru tahu.
Hanum Anindya
👍👍👍👍bagus kak
Hanum Anindya
aku baca nyicil ya kak, tetap semangat buat kakak.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!