Novel ku kali ini menceritakan mengenai percintaan dan persahabatan,tapi bukan cinta dengan sahabat atau sahabat yang rebutan cinta.
Penasaran kan....yuk mampir diceritaku
Warning
tolong bijak dalam membaca ya,karena nantinya akan ada sedikit adegan +21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 17
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
Dara memperhatikan wajah yoga yang sedih,sedihnya memang benar-benar karena tidak ada kebohongan diwajahnya. Yoga memalingkan wajahnya saat dara memperhatikan nya,dara jadi tersenyum melihat yoga yang salah tingkah.
"tenang saja,aku akan membantu mu untuk bertemu dengan Darmi. Tapi tidak sekarang,karena dia juga lagi sibuk membuka toko rotinya di desa."jelas dara
"toko roti?"tanya yoga penasaran
"iya .. itu impiannya,dia ingin menjadi pengusaha. Sewaktu sekolah,dia selalu mengumpulkan uang jajannya untuk membuka usaha kecil-kecilan apalagi Darmi pandai memasak "jelas dara lagi
Yoga tersenyum puas,memang masakan Darmi sangat enak. Dia memang menyukai masakan yang dibuat Darmi, sekarang dia jadi merindukan masakan Darmi. Ingin rasanya segera kesana tapi dia tidak tau alamat desanya
Beberapa bulan berlalu,dara sudah dekat dengan Stella juga Cindy. Bahkan dara sering datang dan menginap dirumah Stella dan Cindy,dara juga mengenal orang tua mereka. Ternyata orang tua Stella dan Cindy tidak pernah memandang orang lain dengan statusnya,itu lah yang membuat dara nyaman bersama mereka.
Dara bahkan memanggil orang tua mereka dengan panggilan yang sama seperti Stella dan Cindy,mereka benar-benar memperlakukan dara dengan sangat baik.
Sudah hampir setahun,dara tidak ingin tinggal dirumah kakek nya yoga lagi. Dia merasa tidak enak dengan kakek yoga yang selalu menjodohkan yoga dengannya,padahal yoga dan dirinya hanya berpura-pura dekat saja.
Selama ini yoga selalu memohon untuk bisa bertemu dengan Darmi,dia ingin menanyakan secara langsung kepada Darmi. Mengapa Darmi pindah rumah dan tidak datang lagi ke rumah nya?banyak yang ingin dia tanyakan pada Darmi
"mas yoga.....masih ingin bertemu Darmi ?"tanya dara sambil tersenyum
Dengan cepat yoga menganggukan kepalanya,dia memang sudah sangat rindu pada Darmi. Dara jadi tertawa melihat tingkah yoga,apalagi wajah yoga sudah memerah
"baiklah....tapi bantu aku keluar dari rumah mas yoga,aku ingin kos dekat kampus ku"ucap dara
"baiklah....aku akan katakan pada kakek tentang Darmi,jadi kau bisa bebas"ucap yoga sambil mengedipkan sebelah matanya
Saat ini yoga ingin mengantarkan dara ke kampusnya,jarak antara rumah yoga dengan kampus memang cukup jauh. Bisa satu jam lamanya,apalagi arah kantor yoga juga berbeda jadi habis mengantar dara ke kampusnya . Yoga akan kembali memutar arah menuju kantornya,dara merasa tidak enak hati
"nanti malam aku akan bicara pada kakek,tapi kau juga harus ikut bicara. Agar kakek percaya"jelas yoga saat mobilnya sudah sampai didepan kampus.
Sudah setahun lebih dara kuliah dikampus itu,dia hanya mengenal Stella dan Cindy saja. Yang lain dia ngak pernah tau,baginya dikampus hanya untuk belajar. Walaupun sering kali mereka pergi ke mall setelah kelas selesai,hari ini mereka juga ingin berjalan-jalan ke mall
Saat asyik memilih beberapa pakaian,Stella ingin membelikan pakaian pada dara tapi seperti biasa. Dara tidak mau menerimanya,,dia lebih memilih membeli pakaian nya sendiri walaupun yang agak murah dari Stella dan Cindy .
Stella membeli tiga sepatu yang sama,berharap dara mau menerimanya. Cindy juga merayu dara agar mau menerimanya dan akhirnya dara pun menerimanya dengan berat hati
bersambung
jangan lupa vote like dan komentar nya ya..... Makasih 😘😘😘