kisah persahabatan, cinta, keluarga dan masa lalu
Bagaimana akhir kisahsi kembar tiga?bisakah mereka bersatu lagi dalam satu keluarga?
Cerita ini kelanjutan dari novel sebelumnya yang berjudul l LOVE YOU PAK POLISI
jangan lupa beri dukungannya pada Author dengan like, komen, vote dan follow juga ya ditunggu banget dukungannya😍😊 tekan favorit juga untuk novel ini.terimakasih untuk semua yang udah setia dukung Authornya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nindira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
flashback 14 tahun yang lalu
Sejak kejadian hari itu kini Arsya lebih banyak diam dan murung bahkan dia terlihat lebih acuh pada momynya karena hatinya masih terluka.disekolah pun dia lebih memilih untuk sendirian meski Caca selalu mengajaknya untuk kekantin bersama atau keperpus bersama. sikaf Arsya yang terlihat lebih banyak diam dan murung membuat Caca jadi penasaran kenapa tiba-tiba dia berubah seperti itu? bahkan ketika Caca mengajak Arsya untuk menjenguk Cahaya pun dia menolak padahal dulu Arsya sangat baik dan perhatian pada Cahaya
Disuatu hari Ayu bersama atasannya pergi kesebuah gedung yang dimana disitu akan diadakan klarivikasi tentang kasus yang sedang buming dibicarakan dimasyarakan tentang kasus pembunuhan berantai yang pelakunya belum bisa terungkap juga. para keluarga korban dan kepolisian lalu memberikan klarivikasinya terkait kasus tersebut
Ayu lalu merekam dan mencatat setiap informasi yang diberikan oleh pihak keluraga korban dan kepolisian terkait kasus tersebut.Kasus pembunuhan berantai itu memang sangat penting bagi para reporter tapi dibalik itu semua ada yang lebih menarik perhatian para reporter wanita,perhatian mereka semua lebih tertuju pada sosok polisi yang memberi klarifikasi terkait pembunuhan berantai itu karena parasnya yang tampan, berwibawa dan ramah membuat para reporter wanita klepek-klepek. setelah sesi wawancara selesai para reporter wanita malah meminta berfoto ria dengan polisi tersebut
Tapi berbeda dengan Ayu yang sedari tadi terus menyembunyikan wajahnya dibalik topi yang dia kenakan, dia sama sekali tak tertarik untuk ikutan berfoto ria.setelah sesi wawamcara selesai dia lalu pergi. tapi teman sesama reporter wanita yang satu tim dengannya mengajaknya untuk ikutan berfoto
"Ayu kita ikutan foto yuk, ganteng banget itu polisinya"Ajak salah satu reporter wanita yang satu tim dengannya
"Ngga ah! males kamu aja lagian aku masih punya kerjaan yang lain"kata Ayu
"Gina ngapain kamu ajakin si Ayu dari dulu kan dia tak pernah suka sama laki-laki jadi dia gak akan tertarik sama cowok ganteng"kata reporter lainya
Gina lalu menatap Ayu dengan tatapan ganjil, Ayu cuma geleng-geleng kepala atas tingkah kedua teman satu timnya itu kemudian dia pergi. Ditaman gedung tempat Ayu wawancara dia berhenti dan duduk disebuah kursi panjang yang terdapat ditaman itu lalu dia memerikasa semua hasil wawancara tadi
"Cinta, apakah sekarang kamu ini menjadi seorang reporter?"tanya seseorang tiba-tiba
Ayu lalu mendongakan wajahnya untuk melihat orang yang bicara pada dirinya itu. setelah itu Ayu segera membereskan semua barang-barangnya dan pergi tanpa menjawab pertanyaan orang itu
"Kenapa kamu terus menghindariku?apa kamu masih marah padaku?"tanya seseorang itu sambil menarik tangan Ayu agar dia tidak pergi
"Ini hidupku terus kenapa kamu harus ikut campur? sudahlah mulai sekarang anggap saja kamu tak pernah mengenalku jadi kalau suatu hari nanti kita ketemu lagi jangan pernah saling menyapa"kata Ayu sinis
"Aku ngga bisa kaya gitu, aku mau meluruskan semua kesalah pahaman ini"
"Salah paham kamu bilang?salah paham itu tidak akan berlarut-larut sampai belasan tahun. pikir pake logika"kata Ayu sambil menunjuk kepalanya dengan jari telunjuk
"Justru itu, kamu tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi hingga akhirnya salah paham ini berlanjut sampai belasan tahun.setelah kamu pergi dari rumah aku terus mencari keberadanmu. namun aku tak bisa menemukan akhirnya aku pergi ke amerika bersama Arsel, aku tinggal disana dan baru pulang sekarang2 ini"
Hati Ayu tertegum ketika mendengar nama Arsel lalu dia bertanya"Arsel? apa kamu menemukan Arsel?"
"Iya sekarang dia sudah tumbuh jadi seorang remaja dan dia tinggal bersamaku"jawab Angga
Ayu lalu duduk kembali dikursi panjang sambil menangis karena rasa rindunya pada anaknya yang dulu sempat hilang.setelah itu Angga menceritakan detail peristiwa yang sudah terjadi dimasa lalu
Flashback 14 tahun Yang lalu.
Siang itu Anggara dan Cinta akan mengadakan pesta ulang tahun ketiga anak kembarnya disebuah taman.sebelum acara dimulai Angga dan Cinta menyambut tamu undangan sambil terus mengawasi ketiga anaknya yang sudah mulai bisa berjalan
"Kak, kayanya tamu undangannya sudah datang semua deh"ucap Cinta
"Iya ya kayanya tamu undangannya sudah datang semua,sebentar lagi kita mulai aja acaranya ya"kata Angga
Cinta lalu mengangguk.tiba-tiba Arsya kecil menangis Cinta lalu memeluknya sambil jongkok
"Anak momy, kenapa kamu nangis ganteng?"
Arsya kecil lalu menjawab dengan wajah polosnya"pup mom"
Ayu lalu tersenyum kemudian dia mengais Arsya kecil.
"Kak Angga, jagain Arsel sama Arsyi dulu ya aku mau ke toilet,Arsya mau ke toilet ini"kata Ayu
"Iya"jawab singkat Angga, dia lalu menghampiri kedua anaknya dan mengajaknya bermain
Setelah itu Ayu dan Arsya pergi ketoilet. sedangkan Angga masih asyik bermain dengan kedua anak kembarnya yang asyik berlari-lari kecil. tiba-tiba handpone Angga berbunyi dia lalu mengangkatnya.
📞Hallo, selamat siang'Sapa Angga
📞Selamat siang juga briptu Anggara'jawab seseorang dibalik telepon
📞Ada apa nelpon saya dihari libur kerja saya?'tanya Angga
📞Maaf ya ganggu hari liburnya tapi bisakah briptu Anggara datang ke alamat yang nanti akan saya sharelok.disana ada seseorang yang minta bantuan polisi untuk segera datang ketempat TKP,masalahnya karena hari ini hari libur kerja jadi dikantor gak ada orang yang bisa pergi kesana. cuma ada yang piket doang itu pun mereka sedang berpatroli dan mereka tidak bisa dihubungi. hanya briptu Anggara yang bisa saya hubungi. bisa kah briptu Anggara datang ke TKP?
📞Aduuuh,,, gimana ya saya sedang mengadakan pesta ulang tahun ketiga anak kembar saya. kalau saya pergi jadi gimana pestanya?
📞Tolong banget,, bisakah briptu Anggara meluangkan waktunya demi melayani masyarakat.masalahnya disini sama sekali gak ada orang kalau saya pergi dikantor gak ada yang stanbay
Angga tiba-tiba teringat pada teman seprofesinya yang dia undang diacara ulang tahun ketiga anak kembarnya itu
📞Oh iya saya baru ingat disini ada briptu Yogi bagaimana kalau dia saja yang saya suruh untuk pergi ke TKP, saya kan yang punya acara ini masa saya yang pergi.
📞Ya udah silahkan yang penting ada yang pergi ke TKP saja
Setelah itu Angga lalu mencari teman seprofesinya briptu Yogi diarea tempatnya mengadakan pesta ulang tahun dengan meninggalkan kedua anak kembarnya tanpa menyuruh orang untuk mengawasi mereka. Arsyi dan Arsel yang masih senang bermain dan sangat penasaran dengan dunia kecinya terus berjalan mengikuti langkah kaki mungilnya tanpa peduli seberapa jauh mereka pergi
Sementara itu ditempat yang tak jauh dari Arsyi dan Arsel terdapat dua preman yang sedang mangkal tiba-tiba pandangan mereka tertuju pada Arsyi dan Arsel
"Rong, barong lihat tuh ada dua bocah cilik, orang tuanya kemana ya ko mereka berdua aja?"
"Paling anak gembel itu lagi berkeliaran"jawab Barong acuh
"Ih! perhatiin dulu mereka dari pakaian kedua anak itu sepertinya mereka anak orang kaya,mangsa kita nih kita culik mereka yuk terus minta tebusan sama orang tuanya"
Setelah itu Barong memperhatikan baik-baik kedua anak kembar itu dengan seksama
"Oh iya bener kayanya mereka anak orang kaya nih, ayo kita dekatin mereka"
kemudian mereka berdua mendekati Arsyi dan Arsel, mereka membujuk Arsyi dan Arsel agar mau digendong.Arsel yang cenderung tidak pemilih langsung mau digendong sedangkan Arsyi yang cuek dan lebih senang pada dunianya sendiri terus mengacuhkan mereka dia terus berlari-lari kecil dengan tawa jenakanya. Barong terus mengejar-ngejar Arsyi yang senang dikejar-kejar barong karena dia pikir Barong mengajaknya bermain. ketika Barong sedang mengejar-ngejar Arsyi tiba-tiba ada seorang ibu yang berteriak pada mereka
"Anakku,,, anakku,,, anakku!"teriak ibu-ibu itu
Barong dan temannya kaget melihat ibu-ibu yang berlari kearahnya
"Rong kayanya dia ibu dari anak kembar ini deh"
"Iya bener ayo kita lari, udah biarin satu aja yang diculik"
"iya ayo lari"
Lalu Barong dan temannya membawa Arsel lari sejauh mungkin. Arsyi yang ditinggalkan begitu saja dan tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi hanya diam ditempatnya sambil ngelihatin saudaranya yang dibawa kabur oleh kedua preman. saat Arsyi lagi diem tiba-tiba ibu itu mengais Arsyi dan memberinya permen. Arsyi yang suka dengan permen itu terus menjilati permennya dan tak pedulikan dirinya yang dibawa pergi jauh oleh ibu-ibu itu
Ditempat lain sepasang suami istri yang belum dikarunia seorang anak setelah 10 tahun pernikahan mereka,yang bernama pak Aryo dan bu Ina sedang memunguti sampah dan dimasukan kegerobak rongsokannya tiba-tiba melihat Arsyi sedang digendong oleh ibu-ibu yang penampilannya agak lusuh
"Pak,, pak,, lihat deh itukan si surti, dia gendong anak siapa lagi tuh? kasihan anaknya pak"kata bu Ina sambil menunjuk pada surti
"Ih! iya anak siapa itu, si surti gara-gara kehilangan anaknya jadi stres gitu,dia jadi sering gendong anak orang yang lengah dari pengawasan orang tuanya, kasihan anak itu kita kembalikan pada orang tuanya yuk bu"ucpa pak Aryo
"Iya pak ini gerobak kita gimana?"
"Udah biarin aja dulu, kita ambil anaknya dulu dari si surti setelah itu ibu gendong anaknya bapak bawa gerobak kita cari orang tuanya"
"Iya pak"
Kemudia mereka merebut Arsyi dari surti dan membawanya pergi jauh, surti hanya bisa menangis karena dia pikir anak yang dibawa pak Aryo dan bu Ina itu adalah anaknya
like n favorit buat karyamu thor
mampir ya "Tambatan Hati Ceo Tampan "
atau "Akibat Nikah Muda. "
like♥️
like...♥️♥️☺️
salam dari
Gadis tiga karakter
salam dari
Gadis Tiga Karakter
semangaat...
Salam dari
GADIS TIGA KARAKTER