NovelToon NovelToon
Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:87.5k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

part 2 dari novel "Diremehkan Karena Miskin Ternyata aku punya sistem analisis nilai"

Bagi Pembaca baru jangan khawatir tetap masih bisa dibaca karena ada pengenalan konflik dan karakter, jadi gass aja baca.

***

Setelah mendapatkan kemampuan sistem, kehidupan Rahmat Pratama berubah drastis. Dia yang awalnya dihina, miskin, dan terlilit hutang, kini telah berdiri di puncak .

Namun, kejayaan itu hanyalah awal dari badai yang sesungguhnya.

Saat Rahmat merasa telah menguasai segalanya, sebuah serangan siber mematikan dari organisasi misterius bernama Black Spider nyaris menghapus seluruh asetnya.

Sertifikat Galeria yang ia bangun dengan darah dan keringat hampir saja berpindah tangan dalam hitungan detik.
Black spider kembali menyerang, bukan dengan fisik melainkan dengan serangan dari dalam.

Rahmat juga menyadari satu kenyataan pahit: Sistem Analisis Nilai miliknya bukan

sekadar keberuntungan jatuh dari langit. Ada sejarah gelap dan penagihan dari sang pencipta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15—Terungkapnya Armand dan permintaan tidak masuk akal Alya

Kalung Valora itu adalah sebuah kalung yang dia dapatkan dari Alya dulu sebagai hadiah karena pernah menyelamatkannya dari jambret.

Anehnya ternyata itu bukan sembarang kalung melainkan sebuah artefak tingkat tinggi yang harganya bahkan tidak terhingga dan karena suatu alasan kalung ini terhubung dengan sistem

dia juga kembali teringat akan kalung valora yg penuh akan misteri dulu. Semua data kalung itu serba (????)

Dia gak bisa akses, tapi sekarang dengan waktu yang terlampau sistemnya sudah level 3

Pasti ada perubahan!

“Sistem... Analisis Nilai. Fokus pada objek: Kalung Valora. Buka semua lapisan data yang ada,” perintah Rahmat dalam hati.

Tiba-tiba, pandangan Rahmat seolah ditarik ke dalam dimensi lain. Cahaya biru neon dari antarmuka sistemnya yang biasanya transparan kini berubah menjadi warna emas pekat yang menyilaukan.

[PROSES DEKRIPSI DIMULAI...]

[MENGAKSES DATABASE ASAL-USUL...]

[PERINGATAN: OTORITAS PENGGUNA TERDETEKSI SEBAGAI PEWARIS SAH]

Mata Rahmat membelalak. Layar virtual di depan matanya bergetar hebat, menampilkan deretan angka dan simbol kuno yang bergerak sangat cepat sebelum akhirnya memadat menjadi sebuah teks yang jelas.

[ITEM: THE VALORA HEART]

[Kategori: Kunci Otoritas / Perangkat Induk]

[Status: Terikat pada Jiwa Rahmat Pratama]

[Deskripsi:]

Ini bukan sekadar perhiasan. Valora adalah "Jantung" dari prototipe Sistem Analisis Nilai pertama yang pernah diciptakan, ini adalah item dan bentukan asli dari sistem itu sendiri.

[Pemilik Sebelumnya: generasi pertama pengguna sistem analisis nilai)

Nama pemilik : Armand ]

Darah Rahmat seolah berhenti mengalir. Nama yang muncul di layar virtualnya bukan sekadar data acak, melainkan sebuah konfirmasi yang menghantam logikanya.

Nama Pemilik: Armand.

"Armand... pemilik generasi pertama?" gumam Rahmat dengan suara tercekat.

Layar emas di depannya berkedip, menampilkan catatan tambahan yang selama ini terkunci rapat di balik enkripsi tingkat tinggi.

> [CATATAN SEJARAH: TRANSFER OTORITAS]

> Status: Hibah Sukarela.

> Alasan: Kegagalan Integrasi Tubuh pada Pengguna Generasi Pertama. Sistem membutuhkan inang baru dengan kompatibilitas DNA yang lebih stabil (Pewaris).

Batas waktu penggunaan sistem membuat generasi pertama mewariskan kepada anda

 

Rahmat menyentuh kalung itu dengan tangan gemetar. Pantas saja Armand tahu segalanya dan pantas saja dia tidak bisa melihat datanya.

Pria tua itu bukan hanya "Penjaga", dia adalah orang yang pernah memegang kekuatan ini sebelum tubuhnya tidak lagi mampu menahannya.

Armand adalah pendahulu yang memberikan "bebannya" kepada Rahmat.

“Kalau begitu Armand adalah pengguna sistem analisis generasi pertama, sebelum diriku.”

Deg.

Lalu sebuah pikiran aneh terlintas. “Kalau begitu jangan bilang ada user sistem juga di belahan dunia ini?”

[Ding!]

[Sayang sekali tidak ada. Sistem cuma ada satu, dan sistem ini cukup istimewa.]

[Anda bisa mewariskan kemampuan sistem ke generasi penerus anda]

[Dan kemampuan sistem bertipe penimbunan]

“Penimbunan apa maksudnya?”

[Sebagai contoh kemampuan sistem anda sekarang ada di level 3. Anda bisa mengakses toko sistem, fitur coin, ending karakter wanita, dan fitur menarik lainnya.]

[Generasi penerus anda bisa mengakses semua kemampuan level 3 dalam sekali warisan]

[Artinya generasi penerus anda beskk tidak perlu repot-repot sampai level 3]

“Aku paham.” Rahmat mulai berpikir tajam. “Jadi ini seperti one for all, di kartun my hero academia. Ya?”

[Ding!]

[Dasar wibu!]

[Benar sekali tuan rumah, itu adalah hubungan kondisi yang cocok.]

Lalu dia pun menoleh ke arah pintu keluar. Mengingat si armand.

"Dia sengaja menyuruhku mengecek kalung ini agar aku tahu siapa dia sebenarnya," Rahmat mengepalkan tangannya.

"Dia ingin aku berhenti bertanya dan mulai bertindak."

Rahmat melangkah keluar mansion. Angin  yang sejuk menyapu wajahnya, namun matanya tetap tajam tertuju pada mobil McLaren hitam yang masih terparkir di bawah lampu taman.

Di sana, Alya berdiri bersandar pada kap mobil, menatapnya dengan raut wajah yang sulit diartikan—campuran antara marah, khawatir, dan lelah.

"Sudah selesai urusan keluarga dan rahasia besarmu, Tuan Muda Rahmat?" sindir Alya. Suaranya dingin, seolah salju baru saja turun di halaman kota ini.

Rahmat berjalan mendekat, mencoba bersikap tenang meski sistemnya memberikan notifikasi:

[Deteksi Mood Target:  Marah.

 Persentase Keberhasilan Dialog: 35%

Catatan : dia marah karena terakhir kali anda menyuruh dia segera pulang di galeria, terlihat seperti sedang mengusirnya ].

"Maaf soal kemarin, Alya. Kemarin Aku tidak bermaksud mengusirmu, hanya saja ada urusan mendadak—

"Urusan mendadak dari kakak kelas tersayangmu kan? Hmph!"

"Iya-iya. Maaf."

“Hmph! Yaudah aku maafin, kalau kamu memang merasa bersalah.”

Eh, segampang itu? Rahmat jadi terkejut sendiri. Lalu dia melihat ketertarikan alya kepada dirinya.

Angka ketertarikan sudah sampai 85% lebih (tahap jatuh cinta awal)

Katanya 100% ketertarikan bisa membuka Ending karakter. Itu maksudnya gimana coba? Semacam game kencan begitu?

“Baguslah. Sebagai permintaan maaf, aku akan melakukan apapun yang kamu mau.”

Rahmat tersenyum tipis. Kalimat "melakukan apapun yang kamu mau" adalah kalimat paling berbahaya bagi seorang pria, tapi saat ini, itu adalah satu-satunya kartu yang bisa dimainkan untuk mencairkan suasana.

Alya yang tadinya membuang muka, tiba-tiba menoleh. Matanya yang tajam sedikit melebar, lalu menyipit penuh selidik. Bibirnya yang dipoles lip serum tipis tampak melengkung membentuk senyum kemenangan yang jarang diperlihatkan.

"Apapun?" Alya bertanya, nada suaranya berubah dari dingin menjadi sedikit menggoda—namun tetap berbahaya.

"Selagi masih dalam batas wajar dan tidak melanggar hukum, kenapa tidak?" jawab Rahmat santai, meski dalam hati ia melihat notifikasi sistem yang berkedip.

[ Ding! ]

━━━━━━━━━━━━━━━

[SISTEM ANALISIS SOSIAL]

Target: Alya.

Status: Peluang "First Date" Terbuka.

Ketertarikan: 86% (Naik 1% karena keberanian Tuan Rumah).

Catatan: Karakter tipe Alya menyukai pengabdian yang tulus, bukan sekadar barang mewah.

━━━━━━━━━━━━━━━

Alya melangkah menjauh dari McLaren, mendekat ke arah Rahmat hingga wangi parfum floral miliknya tercium jelas. Ia melipat tangan di dada, membuat lekukan tubuhnya yang terbalut jaket denim terlihat jelas—mengingatkan Rahmat pada data sistem tempo hari tentang aset yang ia miliki.

"Kalau begitu, aku mau besok pagi kamu jemput aku ke sekolah," ucap Alya tegas. "Bukan pakai McLaren ini. Aku mau kamu jemput pakai motor saja.”

Rahmat tertegun. Permintaan yang sangat sederhana.

"Hanya itu?" tanya Rahmat.

"Belum selesai! Setelah pulang sekolah, kamu harus menemaniku makan! Aku mau di tempat sederhana, bakso pak kumis di blok M" Alya menekankan kalimat terakhirnya dengan tatapan tajam.

Rahmat terkekeh. "Siap. Perintah diterima."

“Masih ada yang ketiga!”

Masih ada lagi? Sungguh gadis yang penuntut dan penuh rasa cemburu.

“Apa?”

Alya tampak mengalihkan pemandangan. “I-itu … akan aku ceritakan lebih detail saat kita makan … agak memalukan soalnya.”

“Baiklah, nona besar. Akan kulakukan.”

[ Ding! ]

[ Misi Kencan terbuka  Aktif! ]

[ Hadiah:  +15% Progress Ending Karakter Alya. ]

Rahmat teringat soal fitur Ending Karakter. Jika level 3 sudah bisa membuka toko dan fitur koin, maka fitur kencan ini seperti side quest untuk mengunci loyalitas mutlak dari orang-orang terdekatnya.

1
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Good/
Mamat Stone
/Ok/
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mantap akhirnya Arini Kusuma sudah masuk jadi team Rahmat di Galeria
Manusia Biasa: nanti nambah lagi itu tim
total 1 replies
3RSEL
kala aset bela🫣
Manusia Biasa: masih belum legal dibilang masih 16 tahun 😂😭
total 3 replies
Manusia Biasa
satu bab dulu ya bos hari ini, nanti tambah kalau bisa. admin sedang unjian masuk PTN bantuan doakan sobat sekalian 😄🙏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wkwkwk Bella mode merajuk 🤔🤣🤣🤣
Manusia Biasa: lucunya anak author ini😍
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Professor Stain terlalu percaya diri justru kau itu sedang dikerjai bukan Rahmat namanya kalo tak memberi kejutan di setiap tindakannya 🤭
Manusia Biasa: wkwwk masih banyak kejutan nanti

🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kena mental beneran nih Deni Mulyono salah sendiri mau main kotor sadar cepat Den luu bukan kelasnya Rahmat lagi jauhhh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
good job suka banget dengan cara Rahmat 🤭😍gw suka gaya loooo Mat👏🏻👏🏻👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: mantaplah 🤭☺️
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Bella terasa memabukkan bagi Rahmat eaaaa🤭😛🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: dari semua orang juga cuma bella doang yang lihat sisi rapuh mamat sih😭🙏
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
pembukaan yang berubah jadi lelang lukisan dengan sukses sold out oleh kurator langit Arsenio👏🏻👏🏻👏🏻
Manusia Biasa: niat cuma grand opening malah tonjo🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gak bisa bayangin itu 💸💸💸 10M kek bijimana😛🤣🤣🤣
Manusia Biasa: sebenarnya 10m di genre urvan sistem mah cepe😄🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
makin kesini makin kocak aja baca komen juga lucu 😛🤣🤣🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
asemmmm ada ada aja namanya Aura Senggol bacok 😭🤣🤣🤣🤣baca sambil senyum sendiri 👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: gpp kak Thor jadinya kan lucu reader juga senang ketawa sendiri 👍🏻😍
total 2 replies
the misterius author 🐐
beh 10 m berapa banyak thor 🤣
the misterius author 🐐: bagus thor
total 2 replies
3RSEL
ok👍
3RSEL
ayo kita pulang ke ketiak papa anak manja😁😁😁
Manusia Biasa: wkwk anak manja
total 1 replies
3RSEL
ter.....ter.....termul.......😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!