NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Ketika Cinta Hanya Tinggal Nama

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Evi Tamala

"Jangan terus mendekatiku jika hanya ingin membuatku terluka. Dan jangan mengajari aku apa itu cinta jika pada akhirnya hanya akan menggoreskan luka dan jangan beri aku harapan jika itu hanya harapan palsu dan jangan berjanji jika kamu tak bisa menepati." Ungkap Cinta yang masih menangis tersedu-sedu...

"Maafkan aku cin." Hanya itu kata-kata yg keluar dari mulut Ivan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evi Tamala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salam Perpisahan

Saat jam istirahat, setelah Ivan pergi ke perpus sendiri. Elsa pergi ke kantin bareng Cinta, sebenarnya mereka sudah kenyang habis makan coklat tadi tapi entah kenapa dua duanya ingin sekali makan bakso super pedas dengan es kelapa. Ah rasanya begitu nikmat. Menghayal saja bikin ngiler apalgi makan. Duh bisa ngebayang gak sih, gimana enaknya....Tanpa memikirkan bagaimana perasaan Ivan, kedua wanita itu segera pergi ke kantin dan memesan bakso dan juga es kelapa. Tak butuh waktu lama, hidangan mereka sudah ada di depan mata. Dengan lahap, Cinta dan Elsa memakan itu semua sampai habis dan akhirnya wajah mereka memerah dan berkeringat. Tapi mereka sangaat puas dengan apa yang mereka makan. Setelah selesai minum, Elsa dan Cinta mau pergi ke taman belakang tapi tiba tiba saja ada seseorang yang memanggilnya. Cinta mencari arah suara itu dan akhirnya ia pun menemukannnya. "kak Alvin" ucap Cinta. Alvin segera menghampiri Cinta. "Bolehkan aku meminta waktumu sebentar." Pinta Alvin sambil menoleh ke arah Elsa. Elsa seakan mengerti, ia pun memilih pergi ke perpus untuk menemui Ivan. Elsa memberikan kesempatan buat Alvin untuk ngobrol 4 mata dengan Cinta, sahabatnya.

"Kita ngomong di taman belakang aja yuk seperti kemaren." ucap Alvin dan Cinta hanya menjawab dengan anggukan kepala.Sesampai di taman, Alvin segera memberikan sesuatu untuk Cinta.

"Nie buat kamu." Ucap Alvin sambil memberikan kado itu buat Cinta dan Cintapun menerimannya.

"Boleh aku buka sekarang?" tanya Cinta.

"Nanti saja, jika sudah ada di rumah."

"Baiklah."

"Oh ya kamu sudah terima bunga dan coklat yang aku taruh di meja kamu?" tanya  Alvin."

"Sudah ka, makasih ya. Coklatnya enak, aku suka."

"Syukurlah, aku senang mendengarnya. Oh ya setelah kita ngobrol kemaren, semalam aku berfikir keras sampai gak bisa tidur dan akhirnya setelah aku sholat istihoroh, aku memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Aku sudah bilang masalah ini kepada papa dan mama. Seminggu lagi aku berangkat."

"Kaka gak nunggu wisuda?"

"Enggak, Cin. Yang penting aku tau, aku lulus.  Jadi aku bisa langsung pergi, semua surat suratnya akan di urus sama papa."

"Kenapa begitu mendadak?"

"Iya soalnya aku takut, jika aku gak segera berangkat, aku takut akan menghancurkan semua impian ke dua orang tuaku. Jujur berat rasanya ninggalin kamu sendirian di sini. Bagaimanapun juga kamu adalah cinta pertamakau yah walaupun perasaan ini gak berbalas tapi tetep saja, aku selalu menghawatirkan keadaan kamu dan jujur aku ingin setiap hari bisa lihat wajah kamu. Tapi aku gak boleh seperti ini terus menerus untuk itulah aku mempercepat keberangkatanku."

"Entahlah ka, aku harus sedih atau senang mendengarkan hal ini. Tapi kakak jangan hawatir tentang aku, aku di sini tidak sendiri kog, Aku masih punya ayah, bunda, keluargaku, sahabatku, teman temanku dan yang paling penting aku punya Allah yang akan selalu ada buat aku."

"Yah  kamu benar. Aku harap kamu selalu bahagia. Oh ya ini pertemuan terakhir kita, karena besok aku gak bisa datang lagi ke sekolah."

"Kenapa kak?"

"Aku ada urusan jadi gak bisa ke sini."

"Oh gitu, iya sudah aku selalu berdoa semoga Allah selalu melindungi kaka di manapun kaka berada."

"Makasih ya Cin doanya. Iya sudah kakak pergi dulu ya."

"Iya ka, jangan lupa sering kabar kabari aku ka. Kaka pasti tau kan Fb ku, Ig ku, Twitterku, Wa ku dan juga emailku."

"Iya kaka masih tau dan akan selalu kaka ingat. Iya sudah dah dulu."

"Iya ka, hati hati ya."

"Iya Cin, kamu juga hati hati."

"Oke."

 

 

1
aina
semangat
Haetsuki
bagus
Maura
penasaran visualnya thor
fahra dina
wih tuh elsa sakit gk ya hatinya
Sarah Peszek
masa ivan gak ada di bikin menyesal gitu atau cemburu
nona syantiiik
kuramgvhot thor
nona syantiiik
ngidam cinta ga asik..
paling asik tu ngidam ngelus burung suami 🤣🤣🤣
nona syantiiik
wa ha ha ha.. mana ada di dunia nyata seperti itu
nona syantiiik
sorry.. bacanya loncat2..
Evie Suryadi
aduh katanya pria alim tp kenapa dua duan sama lawan jenis yg bukan muhrim
halminaida ida
Aku ingin lanjut
tapi mengapa begitu singkat kebahagiaan cinta
nona syantiiik
maaf ya thor aq bacanya loncat2 soalnya sdh ke baca
nona syantiiik
hanya di novel ini peran utama bisa berganti
nona syantiiik
hanya ada di novel ya guys
nona syantiiik
bacot si ivan...
kalau aq mending alvin ama cinta...
Aneke Laoh
👍👍 terlalu panjang 💪💪
i.g : emhaalbana
keren
Talib Talib
gak seru . pemeran utamanya kog meninggal
GelsanuSahra: Mampir yuk di Pergi Dan Cinta
total 1 replies
Shellia
Aku aja seneng paa sekolah dulu kalo ada jam kosong
Shellia
udah cantik pasti ketemunya sama cowok ganteng,kasihan dong yg mukanya pas2an
Zaqiya Indah Jaya: hhhhhhh🤣😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!