NovelToon NovelToon
Bodyguard Tampanku

Bodyguard Tampanku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Ati Nurhayati

"Kau tahu, kau tak pantas untuk menjadi bodyguard ku tapi kau lebih pantas menjadi kekasih kecilku." Ucap Riana Saraswati Candra.

"Nona muda, tolong jangan katakan itu lagi." Ucap Jeremi.

Bagaimana rasanya jika seorang pria tampan menjadi bodyguard seorang wanita yang genit dan centilnya minta ampun, akankah dia tahan dengan godaan dari majikannya itu atau malah sebaliknya.

Penasaran, langsung di baca yah
👇👇👇👇👇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ati Nurhayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyataan pahit

Sambil memegang tangan Jeremi. "Kalau dengan menceritakan masa lalumu bisa mengurangi penderitaanmu. Aku siap menjadi pendengar yang baik." Ucap Riana.

Jeremi menganggukkan kepalanya dan langsung memulai ceritanya. "Dulu tepat di taman ini, saya dan keluarga sedang bercanda bersama. Nampak ada seorang pedagang es cream melintas dan adik saya langsung berlari menghampirinya." Ucap Jeremi sambil menghela nafasnya.

Sambil melihat kearah Jeremi. "Lalu apa yang terjadi?" Tanya Riana dengan penuh rasa penasaran.

"Lalu adik saya berlari menghampirinya dan ibuku di belakang mengikutinya. Setelah sampai di pintu gerbang, nampak ibu menjerit-jerit minta tolong. Saya dan ayah langsung menghampirinya dan terlihat adikku tengah di bawa menyebrang ke jalan yang ramai." Ucapnya sambil menghapus air matanya.

Riana hanya menganggukkan kepalanya tanpa berkata apa-apa. Dan Jeremi langsung melanjutkan ceritanya.

"Ibu yang tengah panik berlari mengejarnya, tanpa melihat arah. Dan akhirnya kejadian itu terjadi, ibu tertabrak mobil sampai membuat tubuhnya terpental jauh." Ucap Jeremi sampai tak kuasa mengatakannya.

"Tenanglah." Ucap Riana sambil menyenderkan kepala Jeremi ke bahunya.

Sambil berlinang air mata. "Kami segera menghampiri ibu, dan nampak ibu tengah sekarat dengan berlumuran darah. Sebelum nafas terakhirnya berhembus ibu mengatakan amanat." Ucap Jeremi tanpa berhenti mengeluarkan air mata.

"Amanat apa?" Tanya Riana sambil mengelus rambutnya Jeremi.

"Ibu berpesan. Tolong selamatkan adikmu dan temukan dia. Dan ibu akhirnya meninggal, Ayah saat itu benar-benar terpuruk. Dia mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari adikku, tapi hasilnya nihil." Ucap Jeremi.

"Terus." Ucap Riana singkat.

"Saya saat itu tengah mengalami depresi, karena melihat kejadian yang menimpa ibu dan sekaligus kehilangan adik yang paling saya sayangi. Tapi ayah selalu memberikan support dan ayah selalu berkata: Kita akan menemukan adikmu, agar bisa membuat ibumu tenang di alam sana." Ucap Jeremi.

"Lalu bagaimana hasilnya." Tanya Riana.

"Bertahun-tahun kami mencari, tapi hasilnya nihil. Di usia 20 tahun, akhirnya saya memutuskan untuk mempelajari ilmu bela diri sampai mendapatkan sabuk hitam dan mendapatkan gelar master." Ucap Jeremi sambil menghela nafas panjang.

"Jadi itu semua kamu lakukan untuk adikmu. Tapi kenapa kamu memilih jadi bodyguard?" Tanya Riana dengan penuh rasa penasaran.

"Iya itu semua untuk adikku, karena aku yakin kalau dia masih hidup. Dan alasanku menjadi bodyguard untuk mencari keberadaan adikku." Ucap Jeremi dengan tegas.

"Tapi kenapa mencari adikmu, harus menjadi bodyguard?" Ucap Riana.

Sambil menatap mata Riana. "Karena aku yakin kalau itu semua ada kaitannya dengan rekan bisnis ayahku dan kejadian itupun pasti akan menimpa kepada anak yang lainnya." Ucap Jeremi.

"Tapi kenapa kamu memilih aku." Ucap Riana dengan nada tinggi.

Sambil tersenyum. "Karena anda adalah anak konglomerat terkaya di dunia bisnis." Ucap Jeremi.

Riana mendengar perkataan Jeremi merasa ketakutan. "Mungkinkah ini semua akan terjadi kepadaku dan mungkinkah ini yang selalu membuat papah mencemaskan diriku." Gumam Riana sambil melamun.

"Tapi kalau ini memang akan terjadi, sejauh ini aku merasa aman-aman saja." Ucap Riana mencoba menenangkan dirinya sendiri.

Sambil menyunggingkan bibirnya. "Itu semua karena anda selalu di berikan pengawasan 24 jam oleh Pak Candra dan anda tidak menyadarinya." Ucap Jeremi sambil tersenyum.

Riana tak henti-hentinya memikirkan semua perkataan yang keluar dari mulut Jeremi dan dia tetap menampiknya. "Tidak mungkin." Gumam Riana.

Hai semua, jangan lupa berikan like dan lovenya. Agar autor menjadi sangat bersemangat untuk menulis episode berikutnya.

1
Vero Octav
Luar biasa
Budiman Chandra
lanjut
Yani Cuhayanih
Mungkin nanti setelah 30thn jd cinta kingkong...
Tara
Omg.. Kalo aku punya bodyguard tampan nan s3xy pasti kujadikan pacar dulu🤭😉😅
Dian Vivo
bagaimana cara nge like nya🤔🤔?
Ngardi
emang 20 tahunan lalu udah bs kirim2 video via whatsapp or yg lain nya ya thor ?
jgn marah ya thor !
cm ksh masukan doang. 😁
Ngardi
masa iya sih, sdh kenal lama n blm lama ktmuan di pesta, masa bs gak ngenalin fisik atau baju yg di pakai thor?
Dyah Hermawaty
nyesegggg😭😭😭😭😭
Glenn Sohilait
oke 🔥🔥🔥
Stephanie Sitinursiati
hhty thorrr❤❤❤❤❤❤❤❤ 👏👏👏
Jhon Bimolii
lanjut thor
Hayati Nufus
lama2 ko malas bacanya
Hayati Nufus
masa pak hardi langsung jahat begitu
Hayati Nufus
lagian aneh jelas2 udah ketemu keluarganya malah balik ke Sentot yg udh pasti kejam jadi jijij
Muhamad Arsyad: hanya cukup mbaca sampai disini... Ceritanya aneh bin ajaib.... knpa Sarsh harus kembali kerumah pak Sentot... gak masuk akal
total 1 replies
Hayati Nufus
sayang amat adiknya jadi jalang dan genit
Hayati Nufus
riana mgkn tadinya terlalu sombobg mulutnya sering menghina makanya banyak yg ga suka
Boman Asra Rodja
cerita bodyguard jadi cerita dokter hehehe
Boman Asra Rodja
bela diri cap singkong
Boman Asra Rodja
sentot udah ditangkap polisi kok skrg ada dirumah sih? mohon penjelasan
KampretGG
Ceritanya Gk masuk di akal Tba² si cwek mau aja Di suruh minum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!