SEASON 2
Cerita cinta Raka anak pasangan CPNCT 1
yang harus memilih antara masa lalu dan sekarang, memperbaiki semuanya sebelum terlambat.
Mampir kuy😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon auliya rizky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
Film pun selesai mereka keluar dari tempat gelap itu.Raya dan Bila asik sendiri,berjalan didepan para cowok yang setia mengekor kemana pun dua ekor mahluk baperan didepan mereka ini pergi.
"Cewek,kalau udah ketemu sahabat mah,gebetan dilupain," celetuk Boby.
"Gue yang nyata dengan suami aja dianggurin,apalagi elu cuman gebetan,itupun ngaku ngaku," tambah Rizky dengan sindirannya juga
Boby hanya mangut mangut mengiyakan perkataan sepupunya itu,yang ajaibnya tambah memperjelas hubungannya dengan Bila,yang nggak jelas mau dibawa kemana sama Bila.
"Kemana lagi nih kita?" tanya Rizky yang sudah maju,menyamakan langkah dan berdiri disamping Raya.Begitu juga Boby yang ada disamping Bila.
"Makan aja deh laper gue," saran Bila.
"Di resto lo aja Riz,kan mayan nggak usah keluar duit gue neraktir Bila makan,duitnya bisa gue tabung buat ngelamar Bila," ucap Boby asal.
"Iya ke resto lo aja,lagian makanan disana enak,gue suka," tambah Bila yang sudah beberapa kali diajak kesana oleh Boby.
"Yeeee...,emang Bila mau sama lo,tapi tunggu dulu,lo bilang resto Rizky?maksudnya?" tanya Raya,dia rada nggak paham.
"Lo nggak tau Ra,suami lo ini gak cuman ganteng,tapi juga pinter bisnis,dia itu punya restoran yang rame banget,dia juga baru buka cabang di Bandung,juga Semarang,nama resto cabang itu juga inisial lo bedua," jelas Boby,yang mendapat tatapan tajam dari Rizky.Bisa bisanya sepupunya ini membocorkan rahasianya,padahal Rizky mau buat suprise untuk ultah Raya nanti,sekarang hancur sudah."Dasar sepupu kampret!!!!!" batinnya berteriak.
Raya menatap tajam Rizky yang terlihat salting itu "Bener Ky?" tanyanya memastikan,karena selama ini dia belum tau kalau Rizky itu punya bisnis resto.
"Iya Ay," jawab Rizky nyengir sambil mengusap tengkuknya.
"Lo juga tau,Bil?" tanya Raya yang diangguki Oleh Bila.
"Jadi cuman aku disini yang gak tau apa apa,kenapa kamu nggak pernah cerita sama aku,kenapa saat nembak dan tau aku dijodohin kamu selalu bilang nggak punya apa apa,aku paham kalau menurutmu dulu aku nggak harus tau,karena masih status pacaran itu privasimu,tapi sekarang aku istrimu kenapa masih belum bisa terbuka sama aku,apa kamu ngira aku cewek matre Ky,aku kecewa sama kamu." Raya berlari meninggalkan Boby dan Bila yang kebingungan,dan Rizky yang mengusap wajahnya kasar.Raya kecewa dengan Rizky yang menyembunyikan hal sebesar ini padanya,ia merasa seperti tak dianggap.
"Gara gara lo ni kampret,ngambek dah bini gue," ujar Rizky pada Boby,kemudian ikut berlari mengejar istrinya yang nggak tau kemana.Raya kalau udah ngambek mode on pasti kabur.
"Lah mana gue tau kalau Raya belum tau apa apa tentang resto itu," ucap Boby menjelaskan pada angin yang berhembus,akibat Rizky berlari melewatinya.Ia lalu mengajak Bila juga pergi dari sana.
Tanpa mereka semua tau ada sepasang mata yang terus memperhatikan mereka dari saat dibioskop tadi "kenapa hidup lo selalu beruntung Ra,dan orang yang gue suka juga sudah jadi suami lo,kenapa semua yang gue ingin ada sama lo,kali ini gue nggak akan mengalah gue bakal hancurin kebahagiaan lo," gumam orang itu,kemudian pergi dari tempat persembunyiannya.
Rizky mengejar Raya,ia berlari keluar Mall,tapi tak ada Raya disana,lalu dia keparkiran mendekati mobilnya,Raya juga tidak ada disana."kemana istriku apa dia pulang?" pikir Rizky.
Ia masuk kedalam mobil menancap gasnya dengan kecepatan diatas rata rata,mengarahkan mobilnya untuk pulang kerumah.
Sampai dirumah,Rizky memarkirkan mobilnya asal dan langsung menuju pintu rumahnya,pengen buka tapi masih kekunci,berarti Raya nggak pulang atau pintunya dikunci dari dalam,untung Rizky selalu membawa kunci serep didalam dasboard mobilnya.
Dengan cepat ia mengambil kunci serep rumahnya,kemudian membuka pintu berlari kearah kamar,tapi kamar itu terlihat kosong tak ada penghuninya,jadi Raya beneran belum pulang pikirnya.Ia keluar rumahnya lagi dengan sibuk menelfon Raya,tapi tak juga di jawab olehnya.Sayup sayup telinga Rizky seperti mendengar dering ponsel yang mirip dengan milik Raya.
Rizky mengikuti arah suara itu,yang sepertinya terdengar dari taman mini samping rumahnya,sekarang juga terdengar suara perempuan menangis masa iya ada kunti masih terang begini.Rizky berjalan mendekat kearah taman,kemudian dengan leganya ia mengusap dadanya yang dari tadi terus berdegup kencang,saat melihat istri yang ia cari tengah duduk diayunan sambil menangis.Rizky mendekati istrinya duduk disampingnya sambil mengusap lembut rambut Raya.
"Maaf aku bukan nggak mau jujur sama Ay,biar aku jelasin Resto itu peninggalan Opaku dan dengan ijin Papa aku coba jalanin,alhamdulilah aku bisa,dan sekarang sudah ada dua cabang yang kunamai RR RESTAURAN,dan itu rencananya akan jadi kejutan dihari ultahmu nanti,soal aku yang selalu bilang belum punya apa apa,karena saat aku nembak Ay,dan Ay dijodohin,aku baru jalanin satu resto,yang itupun masih punya Papi,inget gak aku kan bilangnya belum punya,bukan nggak punya,dan dari saat aku tau kalau jodohmu itu aku,dengan keras aku kerja untuk buka cabang resto dengan hasil yang aku dapat dari ngelola Resto Papi,karena hasil penjualan jadi hakku sepenuhnya dan seperti yang Ay tau sekarang,aku sudah punya resto milikku sendiri dan aku sudah siap buat ngasih tau kamu,kalau sekarang aku sudah punya jaminan untuk mempertahankan kamu berada disisiku,karena aku tau berumah tangga bukan hanya dengan cinta tapi materi itu juga perlu,apalagi kalau kita sudah punya anak anak nanti,jadi kamu mau maafin aku,nggak marah lagi kan?" jelas dan tanya Rizky.
Raya memandang Rizky dengan mata yang masih sembab,ia memeluk Rizky erat."Terima kasih karena sudah menyiapkan segalanya untuk masa depan kita dengan berjuang sendirian,maaf aku nggak bisa ngebantu apa apa," ucap Raya yang membenamkan wajahnya didada bidang Rizky.
"Gak perlu minta maaf,karena itu sudah jadi tugasku,dan kalau kamu mau ngebantu cukup dengan selalu ada disamping ku,menyiapkan segala kebutuhanku,menghiburku saat aku lelah dan mendukung semua usahaku,itu sudah cukup untukku Ay," ucap Rizky membalas pelukan Raya.Raya mengangguk mengerti dengan ucapan Rizky.
Rizky melepaskan pelukannya mengusap pipi Raya yang basah karena air mata "Jadi sekarang sudah nggak marah lagi?" tanya Rizky memastikan,kalau istri tersayangnya itu tak marah lagi padanya.
"Siapa yang marah?" tanya Raya dengan polosnya.
"Lah itu tadi,abis ngomel nggak jelas langsung lari,ninggalin suamimu yang ganteng ini di Mall,sama dua mahluk bucin," terang Rizky.
"Ay baru sadar kalau lagi dapet,dan kayanya agak deres,makanya langsung lari pulang karena malu takut tembus,Ay cuman kecewa aja sama Iky makanya ngomel," jelas Raya dengan tampang polos tanpa dosa.
Rizky menatap istrinya tak percaya,tingkah ajaib istrinya ini selalu membuatnya spot jantung,karena memikirkan yang tidak tidak."te...,terus kenapa nangis disini?".
"Aku gak bisa masuk rumah,kunci rumah ada ditasku,terus tas nya ketinggalan dimobil waktu mau masuk Mall,aku cuman bawa hp sama uang 50rb dikantong," jelas Raya sambil mengingat ingat.
Rizky menepuk jidatnya,tak habis pikir dengan tingkah absurd istrinya ini "Ay...,Ay...,untung sayang," pikirnya,lalu mengajak Raya masuk kedalam rumah.
MSH HERAN AZA MA RAYA, KATANYA UDH BELAJAR BELA DIRI, KOQ LENGAH DGN STEVEN..