ANDINI adalah salah satu anak korban dari kecelakaan lalu lintas di tahun 2007 , saat itu usiannya baru 13 tahun , kebetulan saat itu dia tak ikut serta dengan ke dua orang tuannya , dia dititipkan ke rumah seorang nenek tetangganya yang tinggal sendirian , kebetulan sekali anaknya yang dari ibu kota datang berkunjung , sehingga sejak saat itu ANDINI diambil sebagai anak olehnya , sayangnnya hal itu justru bertentangan dengan anaknya ,tak berlangsung lama pun suaminya memilih pergi dari rumahnya , sehingga semakin membuat kebencian dari anak lelakinnya ,akan kah ANDINI me.nemukan kebahagiaannya..? tetap di sini ya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenni Pedroca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KALUNG i
Sebetulnya ANDINI tak ingin apa apa di toilet , hanya saja sekejap dia terbawa perasaan dengan ucapan KENZO mengenalkannya pada SOFIA dengan setatus sebagai adik .
"Heyy...ada apa dengan dirimu ,bukan kah bagus sekarang dia menganggapmu sebagai adik , itu kan yang kau harapkan dari dulu " ucapnya didepan kaca wastafel setelah memastikan tak ada siapapun disana .
"Sepertinya aku harus ke dalam ruangan lagi , bisa bisa si monster mencariku karena lama lama disini "
Ucapnya sembari mencuci ke dua tangannya .
Tanpa disadari begitu dia keluar dari toilet tiba tiba sudah berdiri seorang KEY di depan lorong toilet .
"Kak KEY ?"
"Hey..maaf ya kalau aku membuntutimu ke sini , kau tahu sendiri kan kalau sodara palsumu selalu ada disampingmu "
"Ngomong ngomong aku minta maaf ya soal omongan kasar KENZO tempo hari "
"Tak masalah ... aku sudah faham dengan sikapnya yang angkuh dari dulu , ayo ikut aku sebentar , tak enak mengobrol di depan toilet wanita "
"Baik lah "
Ditaman belakang villa rupa rupanya belum banyak yang berada disana , sepertinya hanya orang orang yang jenuh dengan suasana pesta kala itu .
"Oh iya kak , hari di saat kita bertemu , apa kakak menemukan sebuah kalung emas , disitu ada bandul huruf ( i ) apa kakak tak menemukannya ?"
Seketika KEY terkejut dengan pengakuan gadis itu tentang difinisi kalung miliknya .
"Aahh..maaf , tapi sepertinya aku tak menemukannya disana hari itu , kau bilang kalung itu kalung emas ? "
"Iya ... itu kalung dari ayahku , tapi begitu teledornya aku malah menghilangkannya "
"Apa kau sudah mencari kesemua seisi rumah ?" Ucapnya cemas .
"Iya..tapi hasilnya nihil "
"Ini tak boleh terjadi , bisa berbahaya lo kalau sampai berada ditangan orang yang salah "
"Itu lah kak , aku takut bila suatu hari ayah dan ibu menanyakan hal itu "
"Belum ada perkembangan lagi tentang ayah dan ibumu ?"
"Belum , tapi aku yakin orang orang mama dan papa pasti masih mencari dimana orang tua ku , aku harap mereka baik baik saja , selama aku belum melihat jazadnya aku akan selalu yakin kalau mereka masih ada "
"Amin.."
"Oh ya kak , sepertinya aku sudah terlalu lama pergi dari KENZO , aku takut dia marah besar diacara ini , aku khawatir dia bisa saja merusak acara pesta SOFIA "
"YA..Mau aku antar ?"
"Tak usah..terimakasih banyak dan kabari aku jika kakak menemukan kalung ku "
"Pasti aku kabari nanti "
"Daahhh..." gadis itu pun pergi dari taman itu .
Setelah dirasa aman KEY pun memencet salah satu kontak di HP nya .
"Temukan kalung emas berbandul ( i ) milik paman INDRA , pertama dimulai dari cafe ROMANTIS tempat kemaren aku disana " perintahnya pada seseorang di HP nya .
ANDINI pun kembali ke ruangan pesta , kembali menuju meja dimana ke dua pemuda itu rupanya masih sibuk mengobrol dan sesekali dengan candaan pada ke duanya .
"Maaf lama "
"Dari mana saja kamu ?"
"Dari toilet , tapi tadi mampir dulu ke taman belakang villa "
"Kau ini kenapa sii.. selalu saja buat orang cemas , kalau ada apa apa gimana ?"
"Heyy..hey..kalian ber dua , bisa bisanya kalian mengabaikan orang tampan disini , sopan sedikit lah , simpan dulu omelanmu untuk nanti malam kak KENZO " goda JOE kemudian sehingga membuat wajah KENZO memerah .
Lain halnya dengan ANDINI yang tak tau apa apa .
Hari pun tak terasa semakin malam , beberapa tamu pun sudah ada yang pergi ke kamar masing masing , hanya tinggal para kaula muda di aula dan di taman villa saja .
"Aahhmmm..." kantuk ANDINI .
"Kau sudah mengantuk ?"
"Sedikit "
"Hayy..semua , maaf ya tadi aku sibuk dengan tamu tamu ku " ucap SOFIA .
"Tidak masalah cantik , kami selalu ada untuk acara reoni ini " timpal JOE .
"Oh ya KENZO , boleh aku meminta waktu mu sebentar ?"
"Tentu saja , tapi aku mau mengantar adik ku ke kamarnya dulu , kau tak keberatan kan untuk menunggu " ucap KENZO yang tentunya membuat ANDINI terkejut diam diam .
"Tidak masalah , aku bisa ngobrol dulu dengan yang lain "
"Kalau begitu aku juga mau bersenang senang dengan dua bidadari ku , selamat malam .." pupus JOE pula .
Ke tiga orang itu pun pergi meninggalkan tempat acara tadi .
"Hey..KENZO , apa maksudmu mengantar ku ke kamar ? Kita tak pulang ?" Kesal ANDINI .
Tapi kakak nya cuek cuek saja sambil terus berjalan ke arah tempat penginapan .
"Hey nona cantik kita disini tak ada yang pulang ,tapi tenang saja sebagai gantinya kita mendapat beberapa setel pakaian untuk bersantai disini selama 2 hari " terang bos nya .
"Yang benar saja bos , lalu kerjaan ku bagaimana ?"
"Kali ini team desain mendapat hari cuti sebelum nanti kita berangkat ke tanah milik keluarga KENZO di MENTAWAI "
"Oohh.. lalu , aku dapat jatah kamar sendiri kan ?"
"Kalau itu aku tak tahu , yang jelas setiap undangan mendapat satu kamar " goda bos nya bisik bisik .
"Jangan begitu dong bos , aku kan gak mungkin sekamar dengan dia " tunjuk ANDINI pada monster didepannya .
"Nikmati saja ya..maaf malam ini aku sibuk " goda bos nya lagi sambil membelok ke arah barisan kanan penginapan .
("gak mungkin kan aku sekamar dengan dia , dipenginapan seperti ini pasti tak menyediakan dua tempat tidur , DASARRR !!! tahu begini aku tak mau ikut ke pesta begini , tapi dia kan mau bertemu dengan SOFIA , paling tidak pasti dia meminta kamar lagi ") gumam ANDINI .
Tak berapa lama sampailah mereka di sebuah kamar dimana sudah tertulis kepemilikan nomor kamar nya dari undangan .
"istirahat lah , kau bisa menggunakan kamar ini semaumu , aku akan coba mencari kamar lain , jadi jangan kau fikir aku akan macam macam "
"enak saja , bagus lah kalau kau ada alternatif lain , lalu mana hadiah yang kau janjikan ?"
"ini belum selesai , kita masih ada sehari disini "
"yaa..baiklah , aku harap akan setimpal dengan semua ini "
"tentu saja ... makanya teruslah bersikap manis pada semua orang sebagai adik ku "
"iya iya "
"jangan lupa kau tutup kunci nya "
"kau fikir aku anak kecil , sudah lah persi sana" tutup ANDINI sembari menutup pintunya .
Terdengar suara kuncian dari dalam , tanpa sepengetahuan ANDINI kunci duplikatnya juga ada di tangan KENZO .
"Aku tak bisa begitu saja meninggalkanmu "
aku mampir lagi
The Power Of Make-Up
aku tunggu kedatangan nya
salam dari "It's You Aku Mencintaimu"
kutunggu jejakmu❤️😊
suka banget jalur ceritanya
tinggal jejak ya 🌚✨😍