NovelToon NovelToon
Mahar Untuk Rani

Mahar Untuk Rani

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:28.1k
Nilai: 5
Nama Author: T. L. Handayani

Demi melunasi hutang sang ayah, Rani rela dinikahi pria yang tidak di kenalnya. Mahardika Permana, pria yang di panggil Mahar itu meminta Rani menjadi istri keduanya, untuk melunasi hutang ayah Rani kepadanya.

Bagaimanakah kisah rumah tangga mereka? Dan mampukah Rani bertahan dengan rumah tangganya?

Yuk lanjut simak kisahnya di sini..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T. L. Handayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terselamatkan

Siang itu ketika Mahar sedang berada di kantor, dan bi Siti sedang ke pasar, tinggallah Rani dan Saskia berdua di rumah itu. Kesempatan itu menimbulkan niat buruk di hati Saskia untuk menghilangkan janin yang ada di perut Rani. Dia sengaja menaburkan sesuatu ke minuman Rani dengan tujuan agar bisa menggugurkan kandungan madunya. Minuman yang di letakkan di lemari pendingin itu memang biasa di konsumsi oleh Rani, sehingga tidak sulit bagi Saskia untuk mencampurinya.

Saskia segera mengembalikan minuman yang sudah terkontaminasi dengan zat yang membahayakan janin tersebut dan dia segera kembali ke kamarnya agar tidak ada yang mencurigai kelakuan jahatnya.

Tak berselang lama, bi Siti kembali dari pasar dan segera ke dapur untuk mencuci dan menyimpan beberapa buah dan sayur serta daging ke dalam lemari pendingin.

Hari semakin terik dan dahaga mulai menyelimuti tenggorokan, Rani keluar dari kamar untuk mengambil minuman kesukaannya. Dia terlebih dahulu mengambil gelas untuk menuang minuman yang tersimpan pada botol di lemari pendingin tersebut. Dan ketika gelas yang dia bawa sudah penuh, Rani segera ingin meneguknya. Namun ketika dia baru menelan satu tegukan minuman itu, tiba tiba terdengar teriakan, " Awas..!"

Gelas Rani seketika melayang ke lantai dan pecah berhamburan beserta isinya baru berkurang satu tegukan.

"Ada apa bi?" tanya Saskia yang juga ikut keluar kamar ketika mendengar gelas yang pecah.

"Itu nyonya, tiba tiba ada dua tikus yang masuk dari jendela belakang.Dan ketika saya hendak memukulnya pakai sapu, tikus itu lari ke arah nyonya Rani. Saya memperingatkan nyonya Rani agar sedikit mundur agar tidak menginjak tikus itu, tapi sepertinya teriakan saya mengagetkan nyonya Rani dan membuat minumannya terjatuh ke lantai." ungkap bi Siti menceritakan kejadian itu kepada Saskia.

"Duuh, bi. Kamu sih teriak nya kekencangan. Aku kan jadi kaget. Sekarang tikusnya ada dimana? Jangan jangan masuk ke kamarku?" sahut Rani sambil menutup kembali lemari pendingin itu.

"Udah, jangan mikirin tikus, nanti biar di urus pak Malik. Urusan gelas dan minuman yang jatuh, biar di beresin sama bi Siti. Kamu ambil lagi aja minumannya, biar aku ambilkan gelas kosong lagi." tutur Saskia yang terdengar begitu perhatian kepada Rani, padahal dia hanya ingin melihat Rani meneguk kembali minuman itu.

"Nggak usah kak, tadi aku udah sempat minum dikit. Tapi sekarang kepalaku sedikit pusing dan mual. Rasanya aku mau muntah." tukas Rani sambil membungkam mulutnya dan berlari ke kamarnya untuk menuju ke kamar mandi.

Saskia tersenyum tipis mendengar pengakuan Rani, apalagi saat dia dengar bahwa Rani sudah sempat meminumnya meski sedikit.

"Semoga saja sedikit minuman yang masuk tadi masih bisa bekerja." gumam Saskia sambil berpura pura mengejar Rani ke kamarnya untuk melihat keadaanya. Pintu kamar Rani tidak terkunci, karena ketika masuk, Rani dalam keadaan mau muntah dan tidak sempat menguncinya.

"Rani, kamu tidak apa apa kan?" tanya Saskia berlaga panik.

"Entahlah kak, rasanya mual banget. Dan tenggorokanku rasanya sakit, kepalaku juga pusing." sahut Rani sambil memejamkan mata menahan rasa tidak nyaman yang dia alami.

"Kak," panggil Rani.

"Iya, ada apa?" jawab Saskia.

"Bisa tolong telpon kan kak Mahar. Aku rasanya nggak kuat." ucap Rani dengan lirih.

"Oh, ii_iiya, akan aku telpon." sahut Saskia gelagapan.

"Jika aku hubungi Mahar, pria itu pasti akan segera pulang dan membawa Rani ke Rumah Sakit sekarang juga, dan hal itu pasti akan membuat rencanaku gagal karena pasti kandungan Rani akan segera mendapat pertolongan. Tapi, jika aku tidak mau menghubungi Mahar dan Rani semakin parah jika tetap di rumah, pasti laki laki itu akan marah besar pada seisi rumah jika pulang dan mengetahui tidak ada yang memberi kabar padanya." Seketika Saskia di buat bimbang dengan keputusan mana yang harus dia ambil.

"Ada apa kak? Apa dia sedang sibuk?" tanya Rani sambil meringis menahan sakit.

"Oh, eh, Tidak. Emm, maksudnya dia pasti akan segera pulang." Saskia terlihat begitu gugup menjawab pertanyaan Rani karena sebelumnya dia sempat melamun. Namun tak lama kemudian panggilan kepada Mahar telah tersambung.

"Halo ada apa?" jawab Mahar dengan suara datar.

"Emm, kamu cepat pulang ya, Rani.. Rani..." Entah kenapa Saskia mendadak tidak bisa lancar dalam bicara. Ucapannya terbata bata karena dia khawatir jika Mahar sampai mencium keburukan yang baru saja dia lakukan. Karena yang ada di benak Saskia sebelumnya, minuman itu akan memberi dampak yang fatal sehingga saat Mahar pulang, kandungan Rani sudah tak terselamatkan. Tapi kali ini kasusnya beda, karena minuman yang di teguk Rani hanya sedikit, mungkin efeknya juga sedikit dan hal itu akan mengundang perhatian Mahar untuk menyelidiki penyebabnya dan yang pasti sasaran utama Saskia meleset, sebab kandungan itu berarti masih terselamatkan.

"Rani kenapa?" sahut Mahar panik dari seberang telpon. Tak sabar menunggu jawaban dari Saskia, Mahar kembali melanjutkan ucapannya.

"Baiklah aku akan segera pulang, tolong kamu jaga Rani!"

1
Nnek Titin
semoga Rani berhasil kabuur dari jerat saskia
T. L. Handayani: makasih dukungannya kakak😍😍
total 1 replies
Nnek Titin
manaaa niih lanjutan nyaaa
Nnek Titin
lanjuuut
Nnek Titin
lanjuut Thor
Jagan lama lama yaa readers mu oleng ntar kalau kelamaan mah
Nnek Titin
Saskia hebat bisa menguasai harta suaminya tapiiii dgn cara yg salah yaa
takutnya ada karma dan dia jatuh miskin..kan malu tuuh kalau ketemu mantan suami n madunya
Nnek Titin
ko gada lanjutan nyaa
Nnek Titin
di tunggu kelanjutaaan nyaa niih
jgn kelamaan thoor
T. L. Handayani: iya kak, Terima kasih😍
total 1 replies
Aisyah Alfatih
semangat nulis nya...❤️
T. L. Handayani: 😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
Nnek Titin
kangen niih lanjutan nya thor
T. L. Handayani: iya insya Allah mulai hari ini up lagi kak😘
total 1 replies
Nnek Titin
blum up LG yaa thor
T. L. Handayani: insya allah mulai minggu depan kak🙏
total 1 replies
Nnek Titin
hahaha balas dendam apa yaa kira kiraa
T. L. Handayani: ikuti terus ya kk😇
total 1 replies
Mazzahir 9
setelah Rani dibawa pergi ehh gak taunya Saskia hamil, lanjut thor
Mazzahir 9
Thor bagus banget tapi alurnya buat poligami yang rukun jangan ada yang ngalah kebanyakan alur cerita di novel sebelah salah satunya ada yang ngalah, semangat thor
T. L. Handayani: Siap kaka, ikutin terus kisahnya ya kak♥️ Dan mohon dukungan untuk karya ini🙏
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Alhamdulillah semoga tambah gemilang.....
Lina Zascia Amandia
Berarti yg ini udah kontrak ya? Slmt.... smg makin lancar idenya....
Lina Zascia Amandia: Sama2.
total 2 replies
Mazzahir 9
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!