NovelToon NovelToon
Hasrat Tuan Majikan

Hasrat Tuan Majikan

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Beda Usia / Harem / Tamat
Popularitas:159.1k
Nilai: 5
Nama Author: teh ijo

Karena tuntutan hidup, Green harus menerima tawaran pekerjaan untuk menjadi seorang asisten rumah tangga. Green yang malang tidak tahu jika dia sedang bekerja pada orang yang telah memecatnya beberapa hari yang lalu. Dia adalah Anyer, pria yang sering bergonta-ganti pasangan setiap malamnya. Mampukah Green bertahan untuk mengahadapi majikan yang selalu menguji kesabarannya?

Ikuti terus kisah cerita Green dan Anyer ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon teh ijo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hasrat Taun Majikan | 17

"Green, aku lapar. Siapkan makan siang ku!" perintah Anyer yang sedari tadi hanya bisa meneguk ludahnya saja.

"Tapi saya masih makan, Tuan. Bisakah pelayan lain yang melayani Anda?"

"Green, aku menggaji mu bukan untuk makan tidur di rumahku, tapi untuk bekerja. Dan pekerjaanmu disini adalah pelayanan pribadiku, jadi melayaniku adalah tugasmu, bukan tugas pelayan lain," protes Anyer.

Green hanya mendengus kesal dan langsung berjalan menuju dapur. Sebelum menyiapkan makan siang Tuannya, terlebih dahulu Green mencuci tangannya.

"Anda mau makan dengan apa, Tuan?" tanya Green.

"Apa saja yang penting kamu yang masak. Aku tunggu disini tidak pakai lama!"

Green benar-benar harus mengelus dadanya saat sedang berhadapan langsung dengan Anyer. Green tak tahu masakan apa yang disukai oleh Anyer. Tanpa pikir panjang, Green langsung menggoreng nasi, karena itu adalah menu yang mudah dibuat, terlebih Anyer memintanya cepat.

Tidak butuh waktu lama, nasi goreng telah siap. Namun, sebelum disajikan, Green menaburi keju parut terlebih dahulu.

"Semoga Tuan Anyer tidak protes," kata Green yang sudah percaya diri dengan hasil mahakaryanya.

Sesampainya di meja makan, Green terbelalak ketika melihat Anyer sudah makan.

"Apa yang Anda lakukan, Tuan?" tanya Green menahan amarahnya. Bukan masalah sayurnya dimakan oleh Anyer, melainkan mubadzir dengan tenaga yang telah ia keluarkan untuk membuatkan makanan siangnya.

"Kamu terlalu lama hingga membuat perutku nyaris kelaparan. Untung saja masih ada nasi dan sayur disini," ujar Anyer serasa tanpa dosa.

Green masih menatap Anyer tanpa ekspresi. Ternyata dirinya sedang dikerjai oleh majikannya.

"Oh iya. Kamu masak apa untuk makan siang ku?" Karena aku udah kenyang, kamu aja yang makan. Kan sayang kalau dibuang."

Tak berapa lama terdengar suara sendawa dari mulut Anyer. "Akhirnya kenyang juga."

Tanpa rasa bersalah karena telah menghabiskan jatah makan siangnya, Green terus saja mengumpati majikannya yang seenaknya jidatnya sendiri. Bahkan Green bisa melihat dengan jelas jika sambal kebanggaannya sudah ludes disikat oleh Anyer.

"Dasar majikan sialan. Sambal gue diembat juga!" gerutu Green.

.

.

Karena tugas Green hanya melayani Tuan majikannya saja, ia tak peduli dengan pekerjaan pelayan lain yang masih sibuk dengan pekerjaannya. Percuma saja ia menawarkan tenaganya, jika akan ditolak. Semua pelayan di rumah ini sudah memiliki pekerjaan masing-masing, jadi mereka tak butuh bantuan orang lain untuk menyelesaikan pekerjaannya.

"Green, dipanggil Tuan Anyer!" Suara madam Re mengagetkan Green yang sedang duduk di teras.

"Ada apa, Madam?" tanya Green heran.

"Gak tahu, lihat aja sendiri. Mungkin sedang ingin kamu sentuh." Madam Re tertawa kecil.

Green bergidik geli. "Amit-amit, Madam."

Madam Re hanya tersenyum tipis. "Pura-pura polos, tapi suhu. Aku heran apa yang bisa dilihat dari perempuan itu? Dada peres, boko.ng tipis, tapi bisa memuaskan Tuan Anyer. Apa kabar mereka pelayanan yang bodynya aduh hai, tapi sama sekali tak diliriknya. Dasar majikan buta!" gerutu Madam Re. Tak ingin hanyut dalam masalah Green, akhirnya Madam Re memilih untuk masuk ke ruangannya.

Hanya satu kali ketukan, pintu langsung dibuka. Green melihat wajah Anyer yang dan sayu.

"Tuan Anda sakit?" tanya Green untuk memastikan.

Tak ada kata yang terucap, Anyer pun langsung menyuruhnya Green untuk masuk. Meskipun ada sedikit getaran rasa takut, Green harus tetap tenang.

"Gara-gara sambal busuk itu perutku sakit!" kata Anyer sambil memegangi perutnya.

Tiba-tiba ....

Preeetttt ...

1
est
ndak usah urus kakak kampret tu
Rena utami
jadi unboxing ini kyknya😎
Rena utami
bener2 si biru itu abang terkutuk..ga punya tg jwb dan ga ada sedikitpun kuatir sm adiknya😡
Rena utami
memecat thor..knapa jadi bolak.balik memencet?😁😁
Sari Rahayu
mana kelanjutan'a....
Rena utami
hishh.anyer jorok ah...baunyaaaa...smpe di mari .alhasil netijen tutup hidung berjamaah🫢😂😂
Rena utami
polosnya green...bukan itu dodol....ngajak.com🤣🤣
Rena utami
ya ampun, tuh abang lucknut bener dah ah....di sunat lagi aja green..
Rena utami
paling nnti anyer jatuh cinta sm green
Rena utami
aish..aish..enak kali kontraknya...sultan mah bebaasss...dasar anyer gelo😁
Rena utami
green, udh..cari kerja baik2...skripsimu selesaiin...kkmu ga usah kau urusin..biar aja dia cari makan ndiri.
Rena utami
mana ada yg begitu..green benar2 berlebihan, ga punya etika
melting_harmony
Luar biasa
Siti Nuzula
kasihan green
Haryati
Anyer sak Jane awakmu Ki piye je
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Anyer tdk ada rasa tanggungjawab utk menikah sama setelah meragut perawan Green..... egois bgt kamu Anyer...
Nur Nuy
lanjut paling tar green di unboxing LG hihihi
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Haryati
waah biru sesat nih...
Ama
ku kira biru kerja di rumah itu bakalan jadi maling🤣 ternyata gk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!