NovelToon NovelToon
Bad Girl Vs Ice Boy

Bad Girl Vs Ice Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Action / Komedi / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:9.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: blue rose

Ig: @nabilakim28

"Bukan mau gua jadi brandalan kayak begini!" -Hera-

Hera adalah seorang siswi SMA yang dikenal sebagai badgirl, langganan pindah sekolah dan hobi berantem sama cowok.

Bukan karena brokenhome, bukan karena dihianati, bukan karena dendam .... Terus kenapa dia jadi bad girl? Apa alasannya?

"Gue gak bisa janji untuk bahagiain lo selamanya, ataupun bersama lo untuk selamanya. Tapi gue janji cinta gue cuma milik elo" -Sean-

Sean cowok dingin yang paling ganteng, irit ekspresi dan bicara, ngomong lebih dari lima kata aja adalah satu kejadian yang langka!

Terus ngimana jadinya kalo bad gril kayak Hera ketemu sama ice kayak Sean?

Note: ini bukan cerita dimana cewek berusaha untuk mencairkan si pria es ..., tapi si pria es yang berusaha untuk membuat si bad girl tobat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blue rose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

keenambelas

"Please hold my hand tight and i'll feel i'm not alone"

-Heranya Sean><-

S E L A M A T  M E M B A C A

Hera sekarang lagi nunggu Sean diruang tamu sambil mainin bulu Princess dan berbincang hangat dengan tante Ana. Tante Ana senang banget dapat temen ngombrol seseru Hera, Hera dengan antusias membicarakan pengalamannya yang sempat berpindah-pindah sekolah dalam satu semester. Dan aneh nya tante Ana malah menganggap hal itu menyenangkan, padahal jika orang lain mendengarnya mereka pasti akan berpikir bahwa Hera adalah anak yang tidak benar dan menjauhi Hera. Sepertinya Hera sangat cocok dengan mamanya Sean.

"Haha... terus kamu banting kan cowok brengsek itu? Hahaha!" Itu mamanya Sean yang tertawa terpingkal-pingkal mendengar cerita Hera tentang cowok disekolahnya yang lama saat mencoba melecehkan Hera tapi berakhir dengan cowok itu masuk rumah sakit sebulan.

"Iya tante haha... Hera senang ngomong sama tante hehe.."

"Tante juga, kamu sering-sering kesini ya... anak-anak tante kayak es batu semua, nggak seru.."

"Mama..." Sean muncul dibalik tangga, dan langsung duduk disamping Hera.

"Ini nih yang paling es batu" sindir mama Sean lalu tertawa bersama Hera. Hera sepertinya menikmati waktunya dirumah camer.

Sean yang melihat Hera tertawa seperti itu hanya bisa tersenyum simpul, dia tidak tahu entah sejak kapan... tapi tawa Hera adalah moodmaker tersendiri bagi Sean.

Sean kemudian membisikan sesuatu ditelinga Hera.

'es batu gini kamu tetap suka kan?'

Hera langsung bergidik ngeri, dia tidak menyangka bahwa Sean yang terkenal kalem ternyata bisa jail juga ternyata. Hera yang malu langsung memukul lengan Sean dengan agak keras, untung Sean sering olahraga jadi pukulan Hera tidak terasa baginya. "Udah ya, yuk pergi nanti keburu malam" ujar Sean dan diangguki oleh Hera. Kemudian mereka salim dulu kepada mama Sean.

Kali ini mereka naik motornya Sean. Awalnya Sean mau naik mobil, tapi Hera maunya naik motor, kata Hera dia nggak mau canggung lagi kalau naik mobil ya jadi mereka naik motor deh. Sekarang Hera mengetahui satu hal lagi tentang Sean, sean itu suka warna hitam-Batin Hera. Hera sadar hal itu karena barang-barang Sean selalu monokrom, mulai dari mobil, motor, baju, sampai seprai kasurnya aja warna hitam atau nggak abu-abu. Benar-benar hidup yang sangat flat!

Akhirnya Sean dan Hera sampai ditempat tujuan yaitu sebuah mall yang terletak ditengah-tengah kota. Sebenarnya Hera mau ketaman bermain tapi Sean larang, karena dia nggak mau kejadian kemarin terulang kembali. Akhirnya Hera hanya ngangguk-ngangguk aja, dia nggak banyak bantah... dia sendiri bingung kenapa dia menjadi sosok yang sangat berbeda ketika berada disamping Sean, tapi Hera sepertinya tidak terlalu memikirkan hal itu, karena yang penting baginya adalah waktu yang dihabiskan bersama orang yang bearti baginya.

Pasangan baru itu memilih untuk nonton film aja, karena Hera terlalu malas untuk jalan-jalan. Dia sendiri sih yang aneh, mau kencan tapi males jalan-jalan... sebahagia Hera deh.

"Kamu mau nonton film apa?" Tanya Sean sambil nyemilin popcorn.

"Emm... film horor gimana?" Hera sekali-kali nyuri popcornnya Sean padahal dia punya popcornnya sendiri, mungkin karena kebiasaannya yang suka nyuri makanan Henry.

"Yakin?"

"Iya! Awas aja kalau kamu takut nontonnya!" Hera mengancam, Sean hanya menaikkan bahunya. Jujur Sean itu tidak ada takut-takutnya dengan yang namanya hantu, cuma dia khawatir aja kalau penyakit Hera kambuh kalau mereka nonton film horor.

"Ok, aku beli tiketnya dul--"

"Biar aku yang beli, kamu mah kalau beli nanti malah beli satu bioskop! Minta sini dompetmu!" Sean hanya nurut aja dan memberikan dompetnya dia nggak mau pacarnya ngambek, kan bahaya kalau Hera ngambek.

Hera kemudian membeli dua tiket. Sean yang tidak tahu mau ngapain akhirnya mengantri untuk membeli ice cream strawberry kesukaan Hera, untung Sean ada bawa uang cash untuk jaga-jaga... kan tadi dompetnya udah diambil sama Hera. Kali ini Sean tidak mau menjahili Hera seperti waktu ditaman bermain kemarin. Iya saat itu Sean memang sengaja mengerjai Hera, dengan membeli ice cream kesukaan gadis itu tapi malah memakannya sendiri. Sean juga tidak tahu kenapa dia jadi sangat suka mengerjai Hera, hanya saja menurut Sean muka Hera yang ngambek itu lucu. Dasar pacar lucknut_- *author.

Hera yang sudah membeli tiket, lalu kembali ketempat duduk mereka tadi, tapi dia sama sekali tidak menemukan Sean disana. Hera langsung panik, dia itu paling tidak suka jika ditinggal sendiri. "SEAN!" panggil Hera namun tidak ada sahutan. Hera semakin panik, sampai laki-laki yang dipanggilnya itu kembali sambil membawa dua buah ice cream dikedua tangannya.

"KAMU KEMANA AJA SIH!?" Hera langsung memeluk Sean posesif seperti tidak ingin kehilangan pria yang ada dipelukannya saat ini. Sean hanya tersenyum melihat tingkah Hera yang ternyata manja juga, mungkin hanya dia yang bisa melihat sisi Hera yang seperti ini.

"Kemana? Beliin kamu ini" jawab Sean sambil memperlihatkan ice cream yang dibawanya. Hera yang melihat itu langsung melepas pelukan Sean dan mengambil ice cream yang ada ditangan Sean dan memakannya lahap, langsung berubah gitu moodnya.

"Makannya jangan belepotan gitu" Sean membersihkan sudut bibir Hera yang belepotan ice cream dengan jempolnya. Dan ya... Sean lagi-lagi paling bisa buat jantung Hera berdetak lebih cepat.

"Fi-film nya mau mulai tuh.." Hera langsung kabur dengan masuk kedalam bioskop, dia harus menyelamatkan jantungnya kan?

Mereka akhirnya nonton film dengan sangat fokus, sebenarnya Hera aja sih.. Sean mah cuma fokus liatin Hera yang tampak sangat ketakutan tapi tetap aja sok berani, buktinya saja dari tadi gadis itu menutup matanya pakai tangan. Udah dibilang jangan nonton horor- batin Sean. Sean hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah pacarnya itu.

"Uwhaaa!!! ITU HANTU NYA JELEK BANGET!!!" Teriak Hera yang langsung menjadi pusat perhatian penonton yang lainnya. Sean hanya bisa menundukkan kepalanya sambil minta maaf karena pacarnya ribut banget.

"Uwhaaa Sean!" Hera langsung meluk leher Sean ketika dikejutkan oleh hantu yang tiba-tiba nongol dilayar. Hera menyembunyikan mukanya diceruk leher Sean.

"Katanya nggak takut" ejek Sean.

"Uwhaaaa T^T nggak jadi, hantunya jelek banget kayak kamu T^T"

"Kalau gitu bearti hantunya ganteng dong"

"Nggak! Jelek!"

Emang ya Sean itu berubah begitu saja ketika bersama Hera, dia seperti menjadi pribadi yang berbeda dari biasanya. Dan Sean adalah obat bagi Hera. Dan tidak ada satupun dari mereka yang menyangka bahwa mereka akan saling mengisi hari satu sama lainnya.

                            ☺☺☺

Setelah dari bioskop karena ini adalah waktu makan malam, jadi Sean mengajak Hera untuk makan dulu.. masih dimall itu kok, cuma beda lantai aja. Namun sialnya, sebelum mereka sampai di tempat makan, mereka bertemu dengan sekelompok curut yang sepertinya juga mau makan direstoran itu. Siapa lagi kalau bukan 5 prince minus Sean pastinya, kan Sean lagi jalan sama Hera.

"Wah bos! Tumben jalan-jalan kesi-- HERA!!!!" Brian syok ala-ala drama korea gitu. Sumpah ini orang drama banget.

"Jadi lo tadi pergi sama Sean?" Kali ini Henry ikut-ikutan drama.

"Tunggu apa lagi? Nggak lapar kalian?" Tanya Chandra ngekode gitu, dan sepertinya kodenya itu ditanggap dengan baik oleh Andrew.

"Ohhh ya cepet! Kan ada orang yang bayarin! PJ nya kan belum dikasih!" Dan dengan tidak malunya mereka langsung cari tempat duduk trus mesen gitu aja, banyak banget lagi, dan parahnya lagi mereka pesenya danging semua, dasar karnivora! Untung Sean banyak duit.

Sean dan Hera akhirnya duduk ditempat itu bareng mereka. Hera langsung menatap tajam mereka satu persatu, hancur sudah! Hancur hari bahagia nya sama Sean karena kedatangan mereka. "Hen, gue kok merasa ada hawa-hawa mengerikan gitu ya?" Tanya Brian. "Iya nyet, gue juga gitu... kayak ada yang lia--- Eh AYAM! AYAM!" teriak Henry ketika kaki Hera dengan sangat sengaja menginjak kaki Henry dibawah meja. Sebenarnya ini kebiasan sih, kalau Henry mulai ngebacot kalau lagi makan, Hera pasti jadiin kaki Henry jadi sasaran.

"Sakit Her..."

"Biarin" acuh Hera, dan yang lain hanya ketawa ngakak.

"Gue suka gaya lo Her!"

"Lo mau kena juga?" Tanya Hera sambil menunjukkan senyum sinis kearah Brian, Brian langsung bergidik ngeri. Ambyar banget dah! Badgirlnya kumat, pawangnya malah diam aja lagi- bantin Brian.

Ting!

Hera membuka handphonenya ketika mendengar pesan masuk.

Beruang kutub (1)

Makannya udah? Kita cabut yuk?

Yuk!

Sebenarnya ini yang dia tunggu, habisnya Hera kan males kalau barengan lima curut sekaligus. Sean langsung bangun dan Hera yang melihat itu juga langsung bangun. "Kami duluan, kalian lanjut makan aja ya bye~~~~" ujar Hera dengan suara sok imut. Otomatis mereka langsung panik, kan mereka nggak tau mau bayar pakek apa? Padahal anak orang kaya semua, tapi entah kenapa kere nya nggak ketulungan.

"Ini yang bayar siapa--" sean langsung ngelempar kartu kredit miliknya kearah Chandra, dan dengan cepat ditanggap oleh cowok bersurai blonde itu.

"Nice"

"Hera pulangnya jangan kemalaman ya!" Teriak Henry sambil terus makan sate.

"Iya bawel!"

"Hera tolong jagain Sean ya muehehe"  Brian langsung dapat tatapan tajam dari Hera.

"Diem *****!" Balas Hera.

"Hera! Language!" Tegur Sean yang membuat Hera mendengus kesal. Mereka tertawa, kapan lagi kan lihat Hera nurut gitu.

"Sekarang badgirl ada pawangnya"

                             😮😮😮

Sekarang Hera dan Sean sedang menikmati angin malam sambil naik motor, motor mereka membelah kota, Hera hanya menikmati waktunya yang tenang namun tidak canggung. Entah kenapa dia mulai nyaman dengan Sean, padahal dulu dia itu paling malas berurusan dengan cowok dingin kayak Sean, namun sekarang dia malah pacaran dengan cowok yang selalu ingin dihindarinya itu. Hera langsung terkekeh ketika mengingatnya.

"Kenapa?" Tanya Sean.

"Nggak ada hehe"

"Sean? Ini kita ngapain ke perusahaan?" Hera bingung ketika Sean memberhentikan motornya tepat didepan gedung perusahaan SKY Grup.

"Ikut aja" Sean ini ya bener-bener irit bicara, uwhaaa Hera rindu Sean yang ngomong banyak tadi T^T.

Hera yang badmood karena Sean kembali jadi dirinya yang irit bicara hanya ikut-ikut saja kemana dibawa Sean. Ketika mereka masuk, beberapa karyawan langsung membungkuk hormat. Sepertinya Sean sering kesini, uhhh kalau begitu aku juga harus ke perusahaan... gini-gini aku penerus utama HN grub- batin Hera.

Mereka akhirnya sampai dilantai paling atas gedung itu. Sean mengambil kalung yang selalu dipakainya, kalung itu berbandulkan sebuah kunci, dan kunci itu digunakannya untuk membuka sebuah pintu yang sepertinya menuju  rooftop gedung itu.

Hera langsung terpana melihat pemandangan yang ada didepannya sekarang. Ini beneran rooftop kan? Tapi serius ini bagus banget, disana ada sofa dan meja yang udah dihias sedemikian rupa, dan jangan lupa beberapa lampu gantung yang membuatnya terkesan lebih indah. Hera tidak tau diatas perusahaan milik Sean ada tempat sebagus ini. Hera duduk diatas sofa, dia baru sadar kalau diatas meja terdapat beberapa cemilan dan soda... oh jangan lupakan tumpukan komik berbagai genre yang tersusun rapi diatas meja.

"Ini---"

"Aku nggak sangka ada tempat sebagus ini diatas SKY grub" Hera tersenyum lembut.

"Ini tempat persembunyianku, dulu ini tempat main aku sama Steven. Waktu itu orang tua kami sibuk kerja. Tapi semenjak aku tinggal di Amerika tempat ini tidak ada yang urus, Steven juga sepertinya sibuk dengan kehidupan sekolahnya... pas aku balik kesini, aku mulai dekorasi ulang tempat ini. Ya, tempat ini seperti tempat ku untuk melarikan diri?" Jelas Sean panjang lebar, Hera tersenyum, dia suka... dia suka Sean mulai terbuka dengannya. Dia suka Sean yang banyak bicara untuk membicarakan ini dan itu.. dia suka!

Hera menyandarkan kepalanya dibahu lebar Sean.

"Bahumu lebar... aku suka" Hera lalu mengambil komik untuk dibacanya, dia mengambil genre petualangan, dia tidak mau lagi berurusan dengan hantu seperti dibioskop tadi. Sementara Sean, dia tetap setia dengan genre horornya.

Mereka hanya diam menikmati membaca komik, dengan Hera yang bersandar dibahu Sean.

"Hera"

"Hm" jawab Hera seadanya, sepertinya dia terlalu terlarut dalam komik yang sedang dibacanya.

"Nanti, saat semuanya berubah kamu mau kan tetap bersama ku?" Tanya Sean tiba-tiba serius. Hera langsung menatap mata Sean, dan mengangguk tanpa ada rasa ragu. Sean mengacak-ngacak rambut Hera gemas.

"Saat itu... mungkin kamu akan terpuruk sendiri, tapi kamu mau nggak janji pada saat itu---

Jangan lepaskan tanganku, dan selalu percaya padaku bahwa aku akan selalu melindungimu seperti saat ini?"

"Iya aku janji, aku janji tidak akan terpuruk sendiri, aku akan selalu mengandalkan kamu... kan aku punya pacar ganteng, trus kaya, pinter, oh ya kamu juga pimpinan gengster belakang sekolah kan?" Lalu mereka terkekeh bersama.

-TBC-

ps: dapat feel gak? maaf aku gak pernah pacaran jdi gak tau gimana kencan yang bener... inspirasi ini semua berkat drakor dan mangatoon😂

kalau kalian ada cerita cinta boleh share kok di kolom komentar hehe

1
...
sama andrew aja sis..
...
knp ya aku ngerasa kalau si X ini ada berada di sekitar mereka..
Queen Sha
ahhhciyeeee.... aauthorrr keseringan lihat drakor kayak aq juga
Jennifer Jatam
Luar biasa
Jennifer Jatam
Biasa
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🍾⃝ͩʟᷞɪͧʟᷡʏͣˢᵗᵃʳ💫ℛᵉˣ
ntahlah, agak lain memang.

tapi aku ingin mereka berdua putus aja dulu.
Novia Ayu Apriani
🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Oh si cntik Gina menyamar jadi cewek cupu ternyata...ckck..😅😅
Alvinda68
Luar biasa
Qaisaa Nazarudin
Yang anehnya, Kenapa Gina harus baca buku ditempat itu? malam2 lagi..🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Kamu akan di jodohkan dgn Sean deh Hera 😂😜
Qaisaa Nazarudin
Cowok ini Sean kan temennya Henry??
Qaisaa Nazarudin
Whaat Hera baru kelas X? ku pikir kelas X1.. Tapi cerdas nih anak bisa masuk kelas IPA ..
Qaisaa Nazarudin
Asem🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Sekolah lama kak Rendy kan itu 🤣🤣
Yuki azura
kk boleh masukin aku ke grup chat
Riska Auliaa
Y
f1q.x3a
aaa gemes😭
f1q.x3a
adik ipar😂✨
Uma Hidayah
cocok...sesuai imajinasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!