Warming (19+)
#Pemberirahuan, untuk judul tetap sama namun alur author ubah untuk kesenangan Pembaca sekalian.
"Rasa rindu mulai muncul dari hatiku begitu tulus. Tapi fikiranku mengungkapkan aku harus membencimu"
🌹Sebastian🌹
Monica chessy Yogaswara gadis cantik yang sederhana ini harus terpaksa menikah dengan laki laki pilihan papanya. Dengan alasan ingin membalas Budi kepada keluarga Sachdev yang telah menyelamatkan perusahaan kecilnya di ambang kebangkrutan.
Dengan pikiran singkat, Monica menerima pernikahan ini dan berharap suatu saat bahwa kebahagiaan akan datang setelah bertahun tahun tersiksa oleh orangtuanya.
Sedangkan Sebastian Sachdev Rendra yang berumur 28 tahun itu menolak secara kasar pernikahan bodoh yang orangtuanya rencanakan. Karena Tian sudah memiliki kekasih dan berjanji akan mempersunting kekasihnya. Tapi karena ancaman sang papa yang Tegas membuat nyali Tian mundur dan terpaksa menerima pernikahan itu.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Mampukah Monika menjalani biduk rumah tangga dengan seorang pria yang tidak mencintainya?
Dan apakah kebahagiaan yang selama ini ditunggu akan datang kepada kehidupan Monica.
Atau dia akan terikat rantai yang terus membelit hidupnya dan kembali pada masa kelam yang dulu!
Dan apakah Sebastian akan berbuat kasar lagi setelah mengetahui kisah kelam wanita yang dijodohkan oleh orangtuanya?
YUK KITA INTIP KISAHNYA🥀
Didalam Novel yang berjudul
🌹My Contract Husband 🌹
IG : @dyaagm_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sandyaagamputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kekhawatiran Reymond
-Kemenangan sejati bukanlah karena kamu tidak pernah kalah, namun karena kamu sanggup bangkit kembali setiap kali kamu jatuh-
Reymond mendekat kehospital bed Monica, dia duduk. Menatap iba nasib wanita yang beberapa jam tadi, dia selamatkan dari tindakan percobaan bunuh diri. Reymond ingat betul ketika dia menggendong tubuh wanita itu, dan hanya darah yang ia ingat ketika melihat kepala Monica. Reymond sangat mengkhawatirkan keadaan wanita ini, dia ingin membawa wanita ini jauh dari jangkauan Tuan Muda itu. Namun dia sangat sadar, dengan siapa dia berurusan. Pemilik perusahaan terbesar di kota ini, putra pertama dari keluarga Sachdev. Sangatlah berbahaya sekali, pikirnya.
“ Asisten Rey, aku dimana dan kenapa kau bisa berada disini? ” Reymond yang mendengar suara Monica langsung tersadar dari lamunannya. Dia tersenyum, dan menggenggam erat tangan wanita itu seakan-akan menguatkan diri wanita itu.
“ Tenanglah Onic, kau dirumah sakit. Dan yang pastinya, ditempat yang paling aman dari jangkauan Tian! ”
Monica yang mendengarkan penuturan Reymond hanya mengangguk. Dia menatap kosong kewajah Reymond, tidak terpikirkan untuk kabur atau mempercayai ucapan asisten suaminya ini. Semua usaha sudah dilakukan, namun buruknya. Tidak pernah berhasil, dan malah membuat dirinya semakin tertindas. Jadi cukup mendengarkan saja, dan melihat setiap serangan yang diberikan. Jika bisa dilawan, maka harus diusahakan. Tapi jika tidak bisa untuk dilawan, ya siap-siap menerima luka yang digoreskan.
“ Onic, kau kenapa? ”
” Apa ada yang sakit atau kau kehilangan sesuatu? ”
Monica tersadar, dan tersenyum sedih kepada Reymond. Dia menggeleng pelan, dan menitikkan air mata sebagai jawaban atas perbuatan seseorang. Dirinya sangat lemah,
bahkan hampir lemah karena kejadian itu. Berulang kali untuk bangkit, namun berjuta kali juga dia kehilangan cara untuk memperbaikinya.
“ Apa aku terlihat lemah! ”
Reymond yang mendengarkan hendak menjawab, tapi tak diberi kesempatan untuk berbicara oleh Monica. Dia diam dan melihat wajah Monica, yang perlahan tersenyum namun seketika berganti dengan tangisan.
“ Jangan bicara, aku sudah tahu apa jawabannya?! ”
“ Aku memang lemah, lemah dalam segala
hal. Dan juga aku ini tak perlu untuk dikasihani,
kenapa begitu? Aku adalah anak yang terlahir dari rahim wanita pelacur, hahah. Pelacur, seharusnya kau jijik asisten Rey. Kau harus jijik, dan kau tidak perlu mengasihani aku yang terlahir dari wanita seorang penggoda, murahan dan kotor! ”
Monica terlihat bersemangat dalam mengucapkan kehidupan pribadinya, dia mendekat ketelinga Reymond dan tertawa bahagia karena semua orang tahu asal usul dirinya.
“ Apa kau juga mau menyewaku satu malam, asisten Rey? Atau kau mau aku jadi budak s**s-mu! ” Reymond yang melihat sangat tercengang, dia baru pertama kali melihat sisi lemah yang sebenarnya. Ya dari wanita yang bernama Monica chessy Yogaswara, nona muda Tuan Sachdev. Istri Sebastian Sachdev Rendra, pria berdarah dingin dan berhati kejam.
Kenyataan apa yang sedang kau sembunyikan?
“ Tenangkan dirimu, Monica! Kau harus kuat, jangan mudah lemah! ”
“ Hahahahahahah ”
Monica tertawa keras, dia menatap asisten itu.
Dengan entengnya kau berkata seperti itu asisten Rey, kau mungkin tak pernah merasakan yang sebenarnya ujian hidup yang aku alami. Dan kau tidak akan sanggup untuk menahan beban ini dengan sendirinya, dan disaat kau mengharapkan seseorang yang kau kira baik untuk menceritakan keluh kesahmu. Tapi malangnya seseorang itu adalah orang yang harus kau hindari, orang yang akan menulis skenario kesengsaraan hidupmu. Orang yang tak boleh kau jadikan untuk teman, tapi baiknya kau harus jadikan dia lawan yang akan menyiksa dan meninggalkan luka yang dalam.
“ Tenang kau bilang, asisten Rey! ”
Monica seketika diam, dia memikirkan kata tenang. Kata yang selama ini menjadi kekuatan untuknya bertahan, ya. Bertahan setiap cobaan yang hilir berganti berputar dalam kehidupannya. Pemaksaan, penindasan, kekerasan, pelecahan. Semua sudah terbiasa bagi dirinya, tapi pertanyaannya. Bisakah Monica untuk menyerah?
“ Monic, kau harus tenangkan pikiranmu dulu!
Aku tidak pernah mengganggap bahwa kau wanita lemah, tapi kau adalah wanita kuat. Yang bisa menahan selama bertahun-tahun masalah ini, dan kau sembunyikan
rapat-rapat! ”
“ Tidak, aku ini lemah. Sangat lemah, akhh! ”
Monica kehilangan kendali, dia memukul yang ada didepannya. Menjabak setiap yang dia pegang, hingga Reymond memanggil suster untuk menangani keadaan wanita malang ini. Dia memencet bel diatas bed hospital Monica, dan dua menit kemudian dokter yang menanganinya masuk untuk mengecek kondisi
gadis yang malang ini.
- - -
Setelah diperiksa dan diberi suntikan penenang, akhirnya Monica sudah membaik dan tidak seburuk tadi. Dia dibiarkan untuk istirahat dahulu untuk menenangkan pikiran dan isi hatinya.
“ Bagaimana keadaan Monica, dok? ”
sekarang mereka berada diruangan pribadi dokter yang menangani Monica tadi, karena dokter ingin membicarakan hal yang penting dan itu menyangkut tentang penyakit yang diderita oleh Monica.
“ Untuk saat ini, Tuan jangan menanyakan atau menjawab setiap perkataan dari Nona
Monica! ”
“ Memangnya kenapa kalau saya berbicara kepada-nya, dokter? ”
Reymond khawatir jika dia tidak diizinkan oleh dokter untuk tidak menemui Monica, dan akan khawatir bila dia tidak bersama saat penyakit Monica kambuh lagi.
“ Karena kondisi Nona Monica sangat memburuk, Tuan. Dia berhalusinasi kalau anda adalah orang yang menyiksa dan menindas dirinya. Ya walaupun dia melakukan itu sedikit sadar, tapi Nona Monica tidak bisa dikendalikan kalau penyakitnya sudah kambuh! ”
“ Dan Nona akan melakukan hal-hal yang tak terduga apabila dia merasa tertekan kembali. Jadi saya mohon, Tuan cukup diam dan mendengarkan keluh kesah Nona Monica. ”
Aku tak yakin kau bisa menghadapinya!
“ Baiklah dokter, saya permisi dulu. Terimakasih atas penjelasannya! ”
“ Sama-sama Tuan, Reymond! ”
Reymond keluar dari ruangan itu, dan berniat untuk berpamitan kepada Monica untuk pulang sebentar karna ada hal penting yang harus diurus. Tapi, ada beberapa orang berbadan kekar dan berbaju hitam sedang mengepung dirinya saat berjalan menuju ruang rawat Monica.
Ini pasti anak buah Tian!
“ Mau apa kalian kemari? ”
Reymond menatap semuanya, dia mencari titik lemah dari orang suruhan Tian. Namun, karna Reymond hanya fokus pada orang yang ada didepannya ini. Membuat orang yang berada dibelakang tubuh Reymond mendapatkan kesempatan untuk memukul kepala Reymond.
Kau licik!
Reymond berbalik dan menendang orang yang berdiri dibelakang tubuhnya, dengan teknik beladiri yang dia kuasai membuat para orang itu langsung tersungkur dengan sangat keras.
“ Badan saja yang besar, tenaganya sekecil semut. ”
Reymond berbalik dan menatap anak buah Tian yang tersisa.
Kalau aku bertarung disini, nanti akan berdampak buruk bagi rumah sakit!
Reymond langsung pergi berlari menuju keluar dari rumah sakit, dia terus berlari hingga sampailah ditempat yang sepi. Tempat itu terletak dibelakang rumah sakit, dan masih minim penduduk yang tinggal atau sekedar untuk melewati daerah ini.
“ Untuk apa kalian menangkapku, ha?! ”
“ Kau tidak usah banyak bertanya, sebaiknya kau cepat ikut dengan kami atau aku akan melakukan kekerasan kepada kau! ”
ketua dari orang suruhan Tian memulai pertarungan dengan menggunakan pistol.
Dor
Tembakan pertama melesat, karena Reymond dapat menghindarinya dengan sangat tepat. Ketua itu memuji kemampuan asisten itu, karena identitas dari asisten ini sudah terbongkar. Ya, walaupun sedikit. Tapi itu berita yang membuat Tuannya akan senang.
“ Kau cukup memuaskan, kalian semua cepat serang dia! ” ketua itu mulai menyerang Reymond dengan cara pengeroyokan, namun Reymond yang sudah menduga kalau dia akan kalah karena tidak membawa apa-apa untuk bertarung, dengan cepat berlari menghindari mereka semua.
Sial!
TBC
othor yg lebih tahu arah nya😂😂😂