NovelToon NovelToon
Love And Possessive

Love And Possessive

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan
Popularitas:271.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Saki_chan

Menikahlah denganku......!!

Ayra Raiia, terpaksa menerima perjodohan karena keinginan orang tuanya...

Ayra perempuan cantik berumur 22 tahun harus mengakhiri kehidupan bebasnya demi menuruti permintaan orang tuanya untuk menikah dengan seorang pria anak dari sahabat sang mama.

Akankah pernikahannya berjalan dengan bahagia......?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saki_chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Enam Belas..

Jam sudah menunjukan pukul delapan malam . Ayra sedang bersantai duduk di atas ranjang sambil menyenderkan punggungnya. Ayra tengah asik dengan ponselnya . Dia sedang menonton drama korea kesukaannya. Sedangkan Baikal dia tengah sibuk memeriksa pekerjaannya yang beberapa hari yang lalu sempat ia tinggal . Baikal besok akan mulai bekerja lagi , begitupun dengan Ayra .

Oh ya pembantu yang Baikal sebutkan tadi belum bisa datang ke apartemen. Dia masih ada urusan keluarga . Mungkin besok dia akan mulai bekerja. Alhasil , Ayra lah tadi yang membersihkan apartemen tapi dengan bantuan Baikal . Baikal tadi melakukannya dengan sangat hati-hati . Ia tak mau sampai membuat Ayra marah lagi padanya seperti kemaren.

Beberapa saat kemudian Baikal telah menyelesaikan pekerjaannya . Dia menghadapkan tubuhnya ke arah Ayra . Ayra terlihat sangat asik sendiri dengan ponselnya . Bahkan sedari tadi Ayra tak menanyakan Baikal , apakah Baikal mau dibuatkan minuman atau tidak.

Baikal menghampiri Ayra .

"Sayang..." panggilnya.

"Hm.."

" Aku sudah pernah bilang jangan main ponsel kalau lagi sama aku."

"Kamu tadi kan kerja ."

Ayra masih saja tak mengalihkan matanya dari layar ponselnya . Dia sudah terlanjur asik dengan drama yang ditonton.

Baikal kemudian merebahkan kepalanya di atas pangkuan Ayra .

" Sini ponsel kamu! " Baikal benar-benar tidak suka kalau dia diabaikan seperti ini.

" Buat apa ...bentar lagi selesai kok ," jawab Ayra .

" Ay...!" suara Baikal sudah mulai menegas.

Ayra yang mendengarnya pun hanya bisa pasrah .

" Iya iya ...aku taruh di nakas ," ucapnya sambil memindahkan kepala Baikal ke atas bantal , " aku mau ke kamar mandi dulu ."

Sudah menjadi ritual Ayra sebelum tidur . Dia akan ke kamar mandi terlebih dahulu untuk menggosok giginya dan mencuci mukanya. Ayra kemudian berjalan ke arah almari . Dia akan mengganti bajunya dengan baju tidur . Dia akan tidur lebih awal hari ini karena besok dia sudah mulai masuk kerja .

Seperti biasa Ayra akan mengoleskan berbagai produk kecantikannya terlebih dahulu . Baikal yang sedari tadi melihat pergerakan Ayra . Mulai dari Ayra mengganti baju tidurnya yang terbilang sangat sexy itu sampai Ayra yang sedang mendudukan dirinya di depan meja rias semuanya tak luput dari pengawasannya . Dia jadi teringat tentang percintaan mereka tadi pagi . Tiba-tiba Baikal menginginkannya lagi . Dia turun dari ranjang kemudian menghampiri Ayra . Baikal memeluknya dari belakang sambil meletakkan dagunya di perpotongan leher milik Ayra . Dia mencium lama-lama bau harum di tubuh Ayra . Baikal mulai menciumi leher Ayra . Menggigitnya kecil , dan membuat beberapa tanda di sana .

Ayra merasa sedikit terganggu dengan tingkah Baikal . Dia ingin memakai losen di tubuhnya tapi tingkah Baikal membuatnya sedikit susah untuk bergerak.

"Bai ....sana dulu aku mau pakai losen."

" Gak mau ..." jawab Baikal yang masih fokus dengan kegiatannya .

" Ayo lah Bai ....." Ayra masih tetap membujuk .

" Enggak mau sayang ..."

" Sebentar .... Bai geli jangan gini ." Ayra mulai merasa geli mendapat ciuman dari Baikal.

Baikal yang mulai sudah tidak sabaran kini mengangkat Ayra membawanya ke atas ranjang . Ayra yang merasa tubuhnya terangkat secara tiba-tiba reflek saja mengalungkan tangannya pada leher Baikal . Dia takut kalau sampai jatuh. Baikal mulai merebahkan tubuh Ayra ke atas ranjang dan mulai menindihnya . Dia terus menciumi Ayra di sana sini .

" Sayang aku ingin ...." ucap Baikal dengan nada seraknya . Pandangannya sudah mulai berkabut.

Ayra sudah bisa menebak apa yang diinginkan Baikal .

" Tadi pagi kan sudah ..." tolak Ayra dengan halus . Dia ingin tidur lebih awal hari ini karena besok dia harus memulai bekerja lagi . Dia juga harus membuat sarapan dan melayani Baikal menyiapkan baju kerjanya . Mengingat percintaan mereka tadi pagi saja sudah membuat Ayra geleng-geleng . Baikal pasti akan melakukannya sangat lama . Dan itu bisa berimbas pada bangunnya besok pagi.

" Sayang aku mau lagi ...aku sudah gak bisa nahan . "

Ayra benar-benar sudah tidak bisa menolak lagi . Pasalnya sekarang Baikal sudah membuka habis gaun tidur milik Ayra yang memang kekurangan bahan itu .

" Jangan lama-lama... besok aku harus berangkat kerja ," ucap Ayra sebelum Baikal memulainya . Ayra pun hanya bisa pasrah menerima semuanya.

Ucapan Ayra benar-benar tidak dihiraukan Baikal . Baikal melakukannya sangat lama bahkan lebih lama dari tadi pagi . Ayra benar-benar dibuat sangat kelelahan menghadapi Baikal . Tubuhnya rasanya benar-benar remuk redam .

Baikal menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh milik Ayra . Baikal melepaskan penyatuan mereka kemudian mengecup singkat kening Ayra , mengucapkan terima kasih dan kata-kata cinta sebelum ia menggulingkan tubuhnya di samping Ayra . Baikal kembali memeluk erat Ayra . Sudah menjadi kebiasaan baru Baikal , ketika tidur dia harus memeluk Ayra .

" Sayang ..."

Ayra menoleh menghadap Baikal .

" Mulai besok aku yang antar jemput kamu kerja ya .."

Ayra hanya mengangguk sebagai jawaban . Dia terlalu capek untuk mengeluarkan suaranya . Dia ingin segera tidur .

______________

Benar seperti dugaan Ayra , dia benar-benar bangun kesiangan . Ayra bergegas turun dari ranjang dan kemudian berjalan ke arah kamar mandi . Ayra agak sedikit kesusahan dalam berjalan akibat ulah baikal semalam . Tapi bukan itu yang menjadi fokusnya sekarang . Ayra harus cepat-cepat mandi dan segera ke butik . Dia tidak mau sampai telat . Walaupun itu butik miliknya sendiri tapi tetap saja Ayra harus tepat waktu . Dia harus bisa memberikan contoh yang baik bagi karyawannya.

Beberapa menit kemudian Ayra sudah keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di tubuhnya . Dia melihat ke arah ranjang , Baikal masih tertidur pulas di sana . Ayra benar-benar dibuat sangat kesal dengan Baikal . Katanya dia yang akan mengantar Ayra . Tapi lihat itu , dia masih sangat nyaman tiduran di ranjang .

Ayra kemudian mendekati ranjang membangunkan Baikal .

" Bai ....cepat bangun.." ucap Ayra masih dengan nada yang lembut membangunkan Baikal .

Tapi Baikal sama sekali tak menunjukan pergerakannya . Dia benar-benar tertidur sangat pulas .

Ayra mulai menggoyang-goyangkan bahu Baikal . Baikal hanya menggeliat kecil kemudian kembali menarik selimutnya .

Oh my gosh ....Ayra benar-benar sudah habis kesabarannya menghadapi Baikal . Ayra menyerah , dia menyerah membangunkan Baikal . Ayra sudah tidak peduli lagi . Dia akan berangkat ke butik sendiri . Terserah nanti Baikal akan masuk kerja atau tidak bukan urusan Ayra lagi.

Ayra sudah selesai memakai baju kerjanya . Ayra berjalan ke arah meja rias untuk sedikit memoles wajahnya yang sudah cantik alami itu . Baru saja dia mendudukan dirinya betapa terkejutnya dia melihat pantulan di depannya . Banyak sekali hasil mahakarya Baikal yang tercetak sangat jelas di leher putihnya . Ayra hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar . Dia sudah sangat ingin sekali mengumpat , tapi dia urungkan . Dia takut dosa karena mengumpati suaminya sendiri. Ayra kemudian menggunakan foundation untuk menutupi hasil karya Baikal di lehernya .

Sebelum berangkat Ayra menuliskan memo kecil kalau dirinya sudah berangkat ke butik .walaupun dia sedang kesal dengan Baikal . Tapi Baikal tetaplah suaminya . Ayra tidak mau membuatnya khawatir . Ia meletakkannya di atas nakas samping ponsel milik Baikal , agar Baikal mudah untuk menemukannya .

Ayra sudah memesan taxi untuk dirinya . Dia sampai belum sempat sarapan karena takut telat . Beberapa saat dalam perjalanan kini dia sudah sampai di depan butiknya . Ayra menghembuskan nafasnya lega , masih ada lima menit sebelum jam kerja dimulai .

________________

Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak ya.....

1
Apa Aja
novel ini emng GK adaklnjutannya
Yocky Zulkarnaen Nizar
kok gk diterusin critannya kak pdhal bagus lho...
Artati Sukreni
apa segampang itu ngancurin perusahaan punya baikal...nggaklah harusnya....
Artati Sukreni
kayaknya theo deh, soalnya felix dah pernah bilang sm baikal hati2 sm theo....
Artati Sukreni
rasain luu bai..emang enak ngegantung..
Artati Sukreni
ayra sdh tau apa yg bakal diomongin theo malah mau aja ...ga menghargai suaminya blas..
Artati Sukreni
ayra..ayra...ga ada ra sa syukurnya kamu punyai suami kaya baikal....
Artati Sukreni
ayra goblog....sebel aq bacanya....
Artati Sukreni
ayra bener2 deh ga inget suamiya posesif nih...
Artati Sukreni
ayra cari penyakit deh....
Artati Sukreni
ni kayaknya nanti ayra hamil tp suaminya meragukan deh...gara2 pergi sm theo dan bau parfumnya....
Artati Sukreni
ingat lo ayra..kamu tuh seorang istri.... jaga martabat sbg seorang istri...
Artati Sukreni
kenapa sih ayra ga terus terang sm suaminya....bs perang dunia ke 3 tuh kalau ketahuan...
Artati Sukreni
wah..bakal ada yg ngamuk.nih...sisuami posesif....
Artati Sukreni
hadeuuh....kasian sijomblo...
Artati Sukreni
bucinnyaaa....
Artati Sukreni
suami posesif bucin akut..hadeuuh...
Artati Sukreni
lo..katanya baikal blm pernah pacaran...kok ada mantan pacar2nya..gmn sih...
Artati Sukreni
gercep...
Artati Sukreni
baikal..gaspoolll....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!