NovelToon NovelToon
Giro - The Shrouded Paradise

Giro - The Shrouded Paradise

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Action / Petualangan / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:496.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bophi

"Tatapan seperti itu bukanlah tatapan yang dimiliki orang yang takut dan putus asa"

"Tetapi, keberanian tanpa kemampuan hanyalah omong kosong belaka"

Tidak pernah terbayangkan oleh Giro sebelumnya, bahwa hari itu merupakan hari yang akan menentukan arah takdirnya.

Di usia yang begitu muda, Giro harus mengalami pengalaman yang akan selalu membekas di benaknya, pengalaman yang akan selalu menghantui bunga tidurnya setiap malam.

Tetapi, bayangan dari orang-orang yang ia sayangi mampu membuatnya mengangkat asanya yang perlahan hilang, menariknya agar terus melangkah tanpa peduli seberapa berat halangan yang menantinya.

Mampukah Giro menjawab kepercayaan orang-orang terhadapnya?

"Kau tidak akan bisa melakukannya jika kau bahkan tidak bisa bertahan hidup"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bophi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Act 16 : Friends

"Aaarrgghh..." Giro berteriak kesakitan saat Bulwhark kembali mengobati luka-lukanya yang ternyata belum sepenuhnya pulih.

"Sudah kubilang kau jangan kemana-kemana! Obat yang kau minum hanyalah sekedar untuk mengurangi rasa sakit, bukan untuk mengobati sakitnya. Dan sekarang karena kau tidak menuruti kata-kataku, lukamu semakin melebar dan membuatnya makin parah!" ucap Bhulwark memarahi Giro yang pergi begitu saja karena harus menemui Aenon di hutan sebelumnya.

"Iya, Kek. Maafkan aku..." ucap Giro menyesal.

"Aaarrrgghh..." Giro kembali mengerang.

"Jangan berisik! Mereka berdua masih butuh waktu untuk pulih, bukan hanya kamu yang sakit disini!" lagi-lagi Bhulwark memarahi Giro.

"Baik, Kek..." ucap Giro lemah sebelum akhirnya terlelap tidur karena begitu kelelahan.

Beberapa jam kemudian Giro bangun dari tidurnya. Dia melihat ke sekelilingnya, Pyrus dan Jenny sepertinya sudah pulang. Dia mencoba bangun dari tempat tidurnya, tubuhnya terasa sedikit kaku dan sakit, tetapi dia sudah merasa baikan.

"Oh kau sudah bangun!" ucap Jenny yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan sambil membawa mangkuk yang berisi makanan.

"Aku membawakanmu makanan, Pyrus sedang menyelesaikan makannya, sebentar lagi dia juga kesini lagi" lanjutnya sambil menyimpan makanan yang ia bawa di meja sebelah tempat tidur Giro.

"Kalian baik-baik saja?" tanya Giro yang lega melihat Jenny terlihat baik-baik saja.

"Kau harus memperhatikan keadaanmu sendiri. Aku tidak tahu apa yang terjadi disana, tapi... terima kasih" ucap Jenny lirih.

"Aku tidak pantas menerima ucapan terima kasihmu, aku yang menyebabkan kalian terlibat dengan semua itu. Aku seharusnya meminta maaf kepada kalian berdua..." ucap Giro menyesal.

"Apa yang kau bilang? Kami sendiri yang memilih untuk tetap berada disana dan bertarung. Itu semua bukan salahmu" ucap Pyrus yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan.

"Pyrus benar. Aku yang memilih untuk tetap disana dan membantumu. Dan jika saja saat itu kamu tidak menolongku, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku..." ucap Jenny mengamini perkataan Pyrus.

"Aku harus menjadi lebih kuat lagi..." gumam Giro.

"Tapi sebelumnya, kamu harus makan dulu" ucap Jenny menyuruh Giro untuk makan.

"Terima kasih" Giro pun memakan makanannya dengan lahap.

"Setelah ini kita bertiga harus ke festival bunga! Sayang sekali jika kita melewatkannya!" ucap Pyrus bersemangat.

"Festival bunga?" tanya Giro yang tidak tahu apa-apa tendang festival bunga yang disebut oleh Pyrus.

"Festival bunga adalah festival tahunan yang selalu diadakan setiap akhir musim semi, orang bilang kalau semua itu diadakan agar kita semua mendapatkan berkah yang melimpah dari para Dewa untuk musim panas yang akan datang!" ucap Pyrus menjelaskan tentang Festival bunga kepada Giro.

"Ide bagus! Aku belum pernah pergi ke festival bunga di kota ini sebelumnya!" ucap Jenny ikut bersemangat.

"Tapi aku harus bertemu dengan guru Slipwell dulu sebelumnya, aku takut dia menungguku di tempat latihan" ucap Giro yang teringat jika ia tetap harus latihan malam ini.

"Tenang saja, tadi aku bertemu dengannya dan menceritakan kejadian tadi siang. Dia bilang jika kamu boleh beristirahat untuk hari ini" ucap Pyrus meyakinkan Giro.

"Kau yakin?" tanya Giro meragukan Pyrus.

"Kau pikir aku tukang bohong?" jawab Pyrus sambil mengernyitkan dahinya.

"Tidak... tidak... hanya saja... baiklah aku ikut, istirahat sejenak dari latihan bukanlah hal yang buruk..." ucap Giro menyetujui ajakan mereka.

"Bagus!" seru Pyrus senang.

Beberapa saat kemudian Giro menyelesaikan makan malamnya. Dan merekapun bersiap untuk segera pergi ke festival bunga yang diadakan di tengah kota, dekat dengan kastil tempat tinggal Kapten Lazor.

"Festival disini benar-benar berbeda dengan saat aku di desa dulu" ujar Giro yang begitu terkesan dengan festival bunga di kota ini.

"Di desaku, yang kami lakukan untuk merayakan festival hanyalah berkumpul dan makan bersama. Tapi disini sungguh luar biasa" lanjutnya tidak henti-hentinya terkagum.

Giro melihat sekelilingnya dengan penuh semangat. Lampu-lampu dan lentera yang menggantung di rumah-rumah warga begitu berwarna warni menghiasai malam. Dia melihat anak-anak kecil berlarian kesana-kesini dengan riangnya sambil membawa permen yang lebih besar dari ukuran kepala mereka sendiri.

Begitu banyak orang yang tumpah ruah di jalanan malam ini. Lihat saja disana, para bapak dengan gagahnya saling bersulang. Para ibu saling bercengkerama dengan teman-temannya, mungkin mereka sedang berbagi gosip terbaru. Para pedagang sibuk meladeni pelanggan mereka sekaligus berteriak-teriak menjajakan dagangannya. Sungguh suasana yang begitu hangat.

"Apa yang sedang kau fikirkan?" tanya Jenny kepada Giro yang terlihat melamun.

"Oh... tidak ada. Aku hanya terkesan dengan suasana disini. Aku menyesal adik-adikku belum pernah merasakan suasana seperti ini" jawab Giro.

"Giro!" seseorang memanggil Giro dari kejauhan.

"Bibi Naomi! Anda datang kesini juga ternyata" ucap Giro yang senang melihat bibi Naomi dan Yura.

"Bibi, ini teman-temanku dari dojo, Pyrus dan Jenny" ucap Giro memperkenalkan mereka kepada bibi Naomi.

"Saya Pyrus Heinsberg dari kota Pearlwater, senang berkenalan dengan anda" ucap Pyrus sambil memberi hormat kepada bibi Naomi.

"Heinsberg... ahh! Kau anak dari Walikota Myrus Heinsberg! Maafkan aku karena tidak sopan, aku tidak menyangka Giro bisa berteman denganmu" ucap bibi Naomi sambil tersenyum.

"Tidak apa-apa, Bi. Disini aku hanyalah seorang murid dari dojo Heavenly Knight" ucap Pyrus.

"Saya Jenny Oaktree, senang berkenalan dengan anda" Jenny pun memperkenalkan dirinya kepada bibi Naomi.

"Ahhh kau anak dari Tuan Oaktree, beliau sangat banyak membantu Bibi, tolong sampaikan salamku untuknya" ucap bibi Naomi sambil tersenyum.

"Tentu, Bi. Nanti saya sampaikan salam dari Anda" ucap Jenny membalas senyum bibi Naomi.

"Ini anak saya, Yura. Yura, ayo beri salam kepada mereka" ucap bibi Naomi memperkenalkan Yura kepada mereka.

"Salam kenal..." ucap Yura dengan muka datarnya.

"Yura, beri salam yang benar, mereka anak dari orang-orang yang terpandang di negeri ini" ucap bibi Naomi yang tidak enak karena Yura seperti itu.

"Tidak apa-apa, Bi. Tidak usah difikirkan. Teman Giro adalah teman kami juga" ucap Pyrus tidak mempermasalahkannya.

Yura mengernyitkan dahinya, dia seolah tidak nyaman dan ingin segera pergi dari sana. Bibi Naomi segera berpamitan kepada mereka, dia bilang ingin menyapa beberapa temannya yang lain. Mereka pun berpisah.

"Kau kenapa?" Pyrus kepada Giro yang terlihat melamun.

Giro melihat kearah Pyrus dengan cemas.

"Giro? Kau baik-baik saja?" tanya Pyrus yang heran dengan sikap Giro.

"Aku... aku tidak tahu kalau ternyata kau adalah anak dari seorang walikota... tapi aku malah membahayakan hidupmu..." gumam Giro.

"Hahaha... tidak usah difikirkan! Kau adalah temanku, sejujurnya aku tidak peduli dengan status-status seperti itu. Aku berlatih di dojo Heavenly Knight agar aku bisa bebas, tidak terikat dengan aturan keluarga dan semacamnya" ucap Pyrus yang tertawa melihat tingkah Giro setelah mendengar tentangnya.

"Jenny... jangan bilang kau juga..." lanjut Pyrus kepada Jenny yang sama-sama terlihat gugup.

"Aku seharusnya sadar kalau kau bukan orang biasa, pantas saja aku merasa pernah mendengar namamu sebelumnya" ucap Jenny.

"Hahaha... ayolah teman-teman. Aku hanyalah seorang murid di dojo ini sama seperti kalian, tidak ada yang membedakan kita" ucap Pyrus meyakinkan mereka berdua.

"Baiklah kalau begitu, kau harus mentraktir kami jajanan yang kami inginkan" ucap Giro yang dari tadi tidak sabar mencicipi jajanan yang dijajakan oleh para pedagang disana.

"Baiklah... ayo kita beli beberapa makanan, setelah itu kita pergi ke rumahku! Kemarin aku membeli papan permainan, tapi ternyata aku tidak memainkannya karena harus ada 3 orang yang memainkannya!" ucap Pyrus bersemangat.

"Baiklah! Aku tidak akan segan-segan!" ucap Giro yang langsung menarik mereka berdua mencari makanan.

Mereka pun berkeliling mencari makanan sekaligus mencoba permainan-permainan yang dijajakan oleh para pedagang disana. Mereka tertawa dan saling mengejek yang kalah. Setelah mereka mendapatkan apa yang mereka mau, merekapun segera pergi ke rumah Pyrus yang tidak jauh dari sana.

Malam itu terasa sangat luar biasa bagi Giro, bukan hanya karena dia bisa merasakan suasana festival yang sangat ramai, tetapi karena dia merasa bahwa dia tidak lagi sendirian. Dia memiliki bibi Naomi yang begitu peduli padanya, dan sekarang dia memiliki dua orang yang bisa dia anggap "teman" dengan bangga.

1
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
Novel pertamamu keren Thor semangat❤️🔥❤️
ska
udah lama nggak up thor
silviaanugrah
6 dukungannn, ditunggu feedback-nya ya Thor 🌟
Elisabeth Ratna Susanti
double like 👍👍
Elisabeth Ratna Susanti
like fav 😍
™DEWA•[PHOENIX]
Huhuhuhu masih early aja dah penuh bawang
Alvi Sy
lnjutt
gegechan (ig:@aboutgege_)
Semangat kakak💛
salam dari Broken Angel'S
Hayaku Gaya
Uuu, kelompok Shaka ya.. aku yakin kalian akan menang, Giro!! Semangat!! Jan kasih kendor!
Hayaku Gaya
Apa! Yang benar saja ngambil kertas gitu doang pake acara begitu guru 😭😭
Fuhhh Giro kau memang terbaik!!!! Siapa yang akan mereka lawan?
★Merepotkan~
Pikiran nya Thor, bukan Fikiran... Hadeh :v🌲🎉
★Merepotkan~
Meskipun setingan cerita novel kita sama, kenapa punyaku bisa beda jauh kali? Apa ini karena novel ku novel parodi dan novel ini novel serius?🌲🎉
Aya-DNA
pasti melihat mayat sampai muntah
aga komara
like meluncur...
Ls
like.
ACILMEY
next up bophi semangat 👍👍
Neo
up
Wulan
Next
Dian Ariesto
up
Eva Santi Lubis
keren thor lanjut mari saling mendukung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!