NovelToon NovelToon
Istri Seksi Milik Pengacara Tampan 2

Istri Seksi Milik Pengacara Tampan 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Duda / Tamat
Popularitas:741.5k
Nilai: 5
Nama Author: Marina Monalisa

Kehidupan seorang pengacara tampan yang sukses dan termuda begitu banyaknya rintangan untuk menghadirkan buah hatinya. Setelah sang istri mengalami keguguran dan hampir meninggal, membuat pria itu trauma untuk memiliki anak lagi.

Dan setelah banyaknya rintangan yang kedua pasangan itu lewati akhirnya Tuhan memberikan buah hati yang tidak terduga. Keluarga Syein begitu lengkap dengan hadirnya penerus keluarga Syein Biglous yang kembar tiga.

Bagaimanakah nasib Jeerewat ketika ia melewati masa-masa kehamilan yang di kelilingi dengan keluarga yang sangat posesif padanya ?

Apakah kehidupan mereka akan tetap bahagia kedepannya atau sebaliknya, silahkan simak cerita ini yah.

Cerita ini adalah lanjutan dari cerita "Istri Seksi Milik Pengacara Tampan".

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marina Monalisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbagi Cucu

"Apa yang harus ku lakukan? apa aku harus menolaknya ah tidak tidak aku menginginkannya." Dara terus bertengkar dengan hatinya.

Beberapa kali Fiky mencoba melakukan sentuhan lembut di setiap inti tubuh Dara sampai pria itu benar-benar memastikan jika dirinya mendapat persetujuan dari sang istri. Setelah yakin, Fiky mulai melancarkan kembali aksinya hingga melanjutkan ke yang lebih jauh lagi. Dara tampak menikmati permainan itu beberapa waktu lamanya.

Fiky yang mulai semakin melancarkan aksinya di atas tubuh Dara begitu membuatnya kesulitan mengimbangi gerakan sang suami. Beberapa menit setelah permainan yang semakin kuat kini tubuh Dara mengejang kuat dan terdengar erangan panjang dari bibir wanita itu.

"Akhirnya aku melihatnya juga kali ini." gumam Fiky tampak puas.

Setelah menghentakkan kepemilikannya dengan kuat tak lama setelah itu Fiky kembali melajukan gerakannya dan sukses tubuh pria itu mengejang kuat dengan rintihan panjang. Tampaknya ia sudah menumpahkan kembali cairan kepemilikannya di dalam sana.

Tubuh pria itu tumbang seketika di tubuh Dara. Ia memeluk erat istrinya tanpa suara, Dara hanya bisa pasrah menerima perlakuan suaminya.

***

Di Hongkong, Alfy dan yang lainnya sudah bersiap kembali ke Indonesia. Semua perlengkapan bayi kembar mereka sudah di siap untuk di bawa.

Kali ini Tuan Reindra membawa tiga suster dari Rumah Ibu Hamil itu untuk membantu mereka membawa cucunya di pesawat.

"Sekarang aku sudah boleh jalan-jalan lagi kan?" tanya Jee tertawa bahagia pada suaminya.

Alfy yang mendengar tersenyum. "Iya tentu saja boleh, sayang." jawab Alfy.

Jee tersenyum bahagia dan memeluk tubuh suaminya begitu senang. Akhirnya setelah sekian purnama waktunya tiba juga yang di tunggu-tunggu.

"Tapi tidak boleh meninggalkan anak-anak kita." lanjtu Alfy yang seketika menghentikan senyuman di wajah Jee.

"Kita sudah memiliki anak, berhentilah berfikiran seperti gadis. Kau akan ku antar kemana pun pergi tidak ada yang mengijinkan seorang istrinya keluar rumah seorang diri." ucap tegas Alfy.

"Kau paham kan?" tanya Alfy lagi.

"Ehem." jawab Jee singkat seraya mengangguk pelan.

Alfy merangkul istrinya masuk ke bandara di ikuti dengan yang lainnya.

***

Tuan Indrawan yang tampak antusias di kediaman Syein Biglous terus meminta para pelayan membersihkan setiap sudut rumah mewah itu.

"Pi, semua sudah di bersihkan sejak tadi pagi. Tidak perlu di bersihkan lagi kasihan mereka kelelahan sudah bangun mulai jam dua subuh karena Papi." ucap Nyonya Flora yang membujuk suaminya.

"Hanya sekali ini saja kok, Mi. Eh tidak mulai hari ini maksudnya sampai seterusnya." ucap Tuan Indrawan terkekeh.

Nyonya Flora tercengang mendengar kegilaan suaminya. "Ya Tuhan akan ada drama apa lagi setelah ini kedepannya." gumam Nyonya Flora yang sudah mulai mencium bau-bau keanehan suaminya.

Belum lagi datangnya Tuan Reindra tentu kedua pria itu akan jauh lebih semaunya nanti. "Pi, semua akan baik-baik saja tidak perlu berlebihan seperti ini." bantah Nyonya Flora lagi.

"Mi, ini cucu Papi. Mami jangan protes. Papi tidak mau jika mereka sakit flu atau gatal-gatal hanya karena terkena debu." Tuan Indrawan tampak meninggikan suaranya.

"Papi bentak Mami?" Nyonya Flora kaget melihat reaksi suaminya yang sama sekali tidak biasa padanya.

Tuan Indrawan menyadari nda bicaranya yang tidak baik, ia tersenyum. "Maafkan Papi, Mi. Papi tidak bermaksud seperti itu. Mami hanya perlu diam saja, biarkan Papi yang mengurus semuanya yah." Tuan Indrawan berusaha menenangkan istrinya dan mengantarnya ke kamar.

"Wanita mengapa selalu ribet dalam hal apa pun itu?" gumam Tuan Indrawan yang merasa enggan berdebat dengan istrinya.

Tanpa Tuan Indrawan sadari jika sebenarnya dirinyalah yang begiu mempersulit keadaan yang tidak seharusnya di persulit.

Tenanglah Nyonya Flora sepertinya mulai hari ini anda akan lebih latihan menangani keanehan suami anda sampai ia benar-benar kembali normal lagi menghadapi kehadiran ketiga cucunya itu.

Jac dan Delon di ikuti para istri mereka sudah tampak berkumpul di ruang tengah menunggu kedatangan keluarga Syein. Zidan yang ikut begitu antusias menunggu kehadiran adik kembarnya terus bertanya pada Zeyra.

"Mamah, adik kembarnya masih lama yah?" tanya Zidan.

"Iya sayang, mereka masih haru naik pesawat kalau pulang kesini jadinya lama." jawab Zeyra lembut.

"Akhirnya Zidan ketemu lagi deh sama aunty cantik." Zidan begitu merindukan sosok Jee selama beberapa bulan terakhir ini.

Andai saja Zeyra melepaskannya mungkin Zidan akan ikut pergi ke Hongkong menemani Jee. Sayang semua tak semudah yang di inginkan bocah kecil itu.

"Bi, apa semuanya belum selesai sejak tadi subuh?" tanya Delon yang penasaran dengan pelayan yang terus berulang kali membersihkan setiap sudut ruangan dan beberapa benda yang terpajang di rumah itu.

"Sudah, Tuan." jawab Bi Ria.

"Lalu mengapa masih terus di bersihkan?" tanya  Jac.

"Tuan Indrawan memintanya untuk di berishkan kembali, Tuan." jawab Bi Ria menunduk.

Semua yang mendengar hanya bisa menghela nafasnya kasar, tanpa bertanya mereka tentu sudah tahu mengapa hal ini bisa terjadi.

 Beberapa jam berlalu kini akhirnya yang di tunggu-tunggu telah tiba. Mereka datang dengan dua mobil tentunya. Zidan yang tidak kalah antusiasnya dengan Tuan Indrawan ketika menyambut kedatang mereka berloncat-loncat kegirangan. Tuan Indrawan kini tidak lagi berdiri di depan pintu, ia sudah melangkah turun mendekat pada mobil yang masih baru saja berhenti.

Para pelayan ikut menyambut kedatangan mereka dengan gembira, belum sempat masuk ke rumah ketiga bayi itu serentak di ambil Tuan Indrawan dan satunya di ambil Tuan Reindra. Sementara yang satunya lagi masih berada di gendongan suster.

"Mah, Zidan mau gendong adeknya juga." tangis Zidan yang loncat-loncat meminta satu bayi padanya.

"Sayang, dedek bayinya masih belum boleh Zidan gendong, nantinya tunggu Zidan besar sedikit lagi." ucap Zeyra membujuk putranya.

"Nanti kalau Zidan gedek dikit dedek bayinya juga pasti ikutan gede, Zidan jadi tidak bisa dong menggendongnya Mah." bantah Zidan terdengar menggemaskan sekali.

"Iyasudah bagaimana kalau Mamah saja yang gendongkan dedek bayinya yah?" tanya Zeyra yang setujui oleh Zidan.

Seketika dua bayi yang berada di gendong Tuan Reindra dan Tuan Indrawan menangis histeris bersamaan. Kedua Kakek itu sangat panik melihat reaksi cucu mereka. Sementara yang lainnya tertawa menyaksikan mereka yang terus berusaha menenangkan cucunya.

Tuan Reindra yang menggendong berlari ke kolam terus mengayun pelan cucunya di gendongannya. Sedangkan Tuan Indrawan berlari menggendong cucunya ke arah kamar yang sudah di sediakan.

Pria itu meletakkan perlahan cucunya ke kasur yang sudah di pesan khusus sejak lama. Bayi itu terus menangis hingga terlihat tubuhnya bergemetar ketakutan melihat reaksi sang cucu.

"Aduh cu, mengapa kau menangis seperti ini? apa kau tidak menginginkan Kakek menggendongmu?" Suara sedih Tuan Indrawan yang kembali menggendong cucunya.

Begitu juga dengan Tuan Reindra yang tampak tak mau kalah dari sahabatnya ia berusaha mengajak cucunya bermain di kolam dengan menggerakkan beberapa mainan yang sudah di letakkan di dalam kolam itu. Kapal-kapalan yang bisa berjalan begitu juga dengan beberapa mainan lainnya. Tuan Reindra berusaha melihatkan cucunya, namun suara tangis itu masih tak kunjung terdengar reda.

"Ada apa denganmu, Cucuku sayang? apa kau marah pada Kakekmu ini tidak membelikan yang kau inginkan yah? besok kita akan pergi ke mall kalau begitu." Tuan Reindra terus berusaha menenangkan namun hasilnya masih saja nihil.

1
Sunny Kwok
endingnya ga enakin nih nyesel bacanya ms jee nya meninggal sih
Sunny Kwok
Luar biasa
Ary N
w serong cowok dan pya 2 anak
dengerin novel ini aja bisa nangis anjai
sedih banget menusuk hati kepergian jee
ya ampunn
jee
plis bikin prart ke 3 jee
bikin sakit keritis dan sembuh kembali aja
gak rela jee meningal ya tuhan
Fii
hadeuhhh syanin
Fii
apa gpp hamil bsar naik pswat
i grils
kasih season 4 ny donk
•cell09•
.
Asih
itu kan si alfi nya dah mulai bekerja dikantornya dn si alfi menangani kasus ayah dr si putri cantiknya kn pasti ad kelanjutannya thor kok malh berhenti ceritanya menggantung ayo dong dilanjut thor ceritanya kn mash pngen thu kelanjutan ceritanya
mamah destya
trima kasih cerita up lgi
April Ayuogo
alfiiiiiiiiiiiyyy
novi silvia
kecewa banget..gak happy endiiinggg,,kasian alfy..kenapa ceritanya jee meninggal padahl udh dinyatakn sembuh..knp gk ad cerita jee melakukan pencangkokan sumsum tulang belakang biar.sembuh total dan ttep bahagia sm alfy. episode panjang tapi akhir cerita mengecewakan.
lina 88
lanjut thor jng di gantung ceritany
Christian Langi
Anjing
Dwi Susilawati
ceritax sprti nyata dlm kehidupan bahwa kita manusia hnta bisa berencana smua tergantung di tangan Allah SWT,
N'Dön Jùañ Shakespeare
😭😭😭
Maya Astuti
Bagus mami2😊😊😊😊😊
Maya Astuti
Yah ampun mertua dan bapaknya tega banget ke anaknya mau dikasih Obat tidur 😄😄😄
Maya Astuti
😄😄😄😄😄
Maya Astuti
Jenis kelamin anak2nya apa thor
Maya Astuti
Dara si bukan dengar duku,ini malah marah2😡😡😡😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!