selir xiao yue anak nona muda ketiga dari keluarga xiao, dalam hidupnya cinta kebebasan tapi alangkah kagetnya tiba tiba kasim kekaisaran menyampaikan titah dirinya di angkat menjadi selir gara gara ilmu perbintangan
"oh tidakkkkkkk aku pengen bebas"
bagaimana nasibnya yang harus hidup di istana dengan aturan aturan dan saingan ?
.
.
.
.
.
seoson 1 sudah tamat dan beralih ke seoson 2
seoson dua menceritakan perjalanan liyue menjadi xiaoyue
liyue adalah putri rubah yang mengalami sidang langit dan terdampar ke dunia manusia lupa ingatan dan menjadi xiaoyue
berbagai ujian dihadapinya dan kini telah kembali ke Alam abadi tapi dia meminum pelupa ingatan ujian sidang langitnya.
yang ada dipikirannya suami dan dirinya tidak bisa menyatu karena mereka semua tidak hidup lama karena takut dia melihat orang yang di sayang meninggal satu persatu dia meminum lupa ingatan
liyue tidak tau sajah bahwa suaminya juga dari alam abadi
dan juga mereka di jodohkan, bisakah mereka bersatu lg?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ayam setengah gosong
"ahh tidakkk"
"kenapa Lian?" tanya xiaoyue seraya bangkit dari tempat nya dengan perlahan
"tidak apa apa, kenapa kesini ? istirahat dulu kamu belum pulih Yue" ucap kaisar Lian lembut sambil mengangkat xiao yue dan meletakkannya di tempat semula sambil mengelus ngelus rambutnya dengan sayang
"istirahat dulu"
'apa aku telah mencintaimu? aku sangat takut kalau kamu tidak mencintai ku' batin kaisar Lian Sabil tersenyum dan meninggalkan xiaoyue
xiao Yue menatap punggung kaisar Lian
'aku sangat nyaman di dekatmu, bolehkah aku menyukai mu tapi takdir tak memihak ku, sekarang aku sadar aku telah mencintai mu'
batin xiaoyue dengan sendu
kaisar Lian masuk dengan membawa ayam panggang nya bisa di bilang ayam setengah gosong dengan ceria
"Yue apakah kau tau ini masakan pertamaku kamu orang pertama yang beruntung" dengan senyum percaya dirinya
xiao Yue terbelalak melihat ayam yang di pegang kaisar Lian
'apanya yang beruntung? apakau ingin menjadikan ku kelinci percobaan?' tanyanya dalam hati
melihat kepercayaan kaisar lian, xiaoyue tak sampai hati untuk menolaknya tatapannya menatap intens kepada ayam setengah gosong dan di sadari oleh kaisar Lian
dengan percaya dirinya kaisar berucap
"kamu tenang ajah Yue ini semua buat mu, nanti setengahnya dibuang ajah, aku telah makan buah buahan jadi jangan khawatir, aku ingin kamu cepat sembuh"
lagi lagi xiaoyue berteriak dalam hati
'hey aku mendingan makan buah daripada makan ini, aku tak yakin dengan rasanya daripada mengkhawatirkan mu aku mengkhawatirkan diriku sendiri, takutnya bukan sembuh tapi keracunan' tapi xiaoyue tak tega melihat antusias kaisar Lian dan hanya bisa mengangguk
kaisar Lian menyuapi Xiaoyue, susah payah xiao yue menelannya
hingga terbesit jalan keluar di otaknya
"Lian aku ingin air" dengan tatapan memohon
"Hem baiklah" kaisar Lian keluar menuju sungai untuk mengambil air sedangkan xiao yue buru buru membuang beberapa ayamnya Hinga sedikit untuk pura pura
"sudah hampir habis?" kaisar Lian memicingkan matanya
sang pelaku hanya mengangguk gugup
"ah sudahlah ini airnya"
xiao yue bernafas lega
"apa perlu sesuatu lagi?" tanya sang kaisar
"em tidak tapi kapan kita pergi dari sini?"
"nanti agak siangan"
"Hem"
xiaoyue tersadar akan sesuatu
"Lian apakau melihat pedangku?"
"iya itu" sambil menunjuk kepedang
"astaga"
"kenapa" kaisar Lian hampir menyatukan alisnya bingung
"itu pedang yang baru ku beli untuk hadiah"
"hadiah untuk siapa?" tanya kaisar Lian
"hadiah untuk kai eh maksudku teman bentar lagi ulang tahun" untung tidak kecoplosan ucapnya dalam hati yang sedikit gugup
kaisar Lian menatap xiao yue penuh selidik tapi xiao Yue berusaha menghindar
"aku juga ulang tahun bentar lagi beri aku hadiah" kaisar Lian meminta hadiah karena cemburu sama orang yang akan di beri hadiah dengan tanpa malu
"emangnya siapa kamu minta hadiah hadiah?"
"aku temanmu masak temanmu yang lain di kasih hadiah sedangkan aku tidak" ucapnya kesel
menghela nafas
.
"baiklah nanti ku belikan"
cepat cepat kaisar Lian menyela "tidak berikan pedang ini padaku sebagai hadiah, lagian ini pedang telah ku pakek tidak baik memberi hadiah bekas"
"Hem baiklah"
mendengar persetujuan Xiaoyue kaisar Lian tertawa bahagia
"akan ku jadikan pedang tersayang" teriak kaisar Lian yang tak sadar mengambil hadiah untuk dirinya
sedangkan xiao yue hanya geleng-geleng kepala sajah atas kelakuan kaisar Lian
.
.
.
.
.
.
.
.
.