NovelToon NovelToon
Garis Darah Naga Purba

Garis Darah Naga Purba

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.

Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.

Namun, di ambang kematian...

Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.

Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.

Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.

Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?

Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?

Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?

Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...

Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 :KEMUNCULAN PATRIARK sekte.

 dalam sekejap tekanan besar langusng menerpa ye chenlong.

 beberapa murid yang menyaksikan dari jauh, semakin menjauh.

 "bocah, sepertinya kau memang tak bisa di beri muka"

 "jangan fikir, aku tak berani membunuhmu."

 tubuh ye chenlong bergetar.

 walau begitu ia tetap menahannya agar tetap berdiri di udara.

 "bocah, lebih baik kau ikut denganku selagi aku masih memberi bukit guan muka".

 mendengar ini, ye chenlong dengan susah payang mengangkat kepalanya.

 bibirnya perlahan terangkat, menampilkan senyum jijik, ke arah tetua penegak hukum.

 "ikut denganmu....?"

 "atas dasar apa aku harus ikut."

 "kau tau, dengan tingkahmu ini sudah memperlihatkan kalau kau sebagai penegak hukum. tak tau apa pekerjaanmu"

 "kurang ajar..!"

 "berlutut..!" teriak tetua penegak hukum.

 saat itu, kenangan yang lebih besar menerpa.

 ye chenlong kali ini benar benar hampir jatuh.

 namun dengan cepat ia melebarkan kakinya, untuk menahan tubuhnya agar tak sampai berlutut.

 darah mulai mengalir dari beberapa lubangnya.

 "sial, pak tua ini kuat sekali, apa aku akan mati di sini?" batinnya.

 ye chenlong mengangkat tangannya perlahan, mengelap darah di mulutnya.

 tatapannya masih tajam, menusuk langsung ke arah tetua penegak hukum.

 ye chenlong ingin membuka mulutnya, namun kali ini sangat berat.

 ia menggertakan gigi, ye chenlong mengorbankan hampir setengah energi qi miliknya agar bisa membuka mulut.

 "pak tua, berharaplah aku mati di sini"

 "jika tidak, kau yang akan mati" ucap ye chenlong.

 "sampah...."

 "kau memang bosan hidup"

 saat mengatakan itu, aura besar muncul dari tubuh tetua penegak hukum.

 aura ini sangat besar, bahkan Rey dari bukit ke 7 dan ke 4 temannya sedkit mundur.

 mereka bisa merasakan aura mengerikan ini.

 xiao yu yang ada di samping ye chenlong tak bisa berbuat apa apa.

 walau tekanan itu tak mengarah ke arahnya.

 tapi hanya karena dekat dengan posisi ye chenlong saja membuatnya tak mampu bergerak.

 "saudara chen" batin xiao yu.

 ia memegang perutnya sendiri.

 "apa aku harus menggunakan itu" gimana dalam hati.

 apa lagi saat ini, tekanan yang lebih besar terlihat.

 jika sebelumnya tekanan kekuatan ini sama sekali tak terlihat.

 kali ini muncul tekanan lain, bahkan tekanan ini hampir memiliki bentuk seperti gelombang.

 ye chenlong menatap ke atas.

 namun tak ada rasa takut sama sekali di matanya.

 ruy mulai menyunggingkan senyumnya, melihat ini.

"matilah...."

"dengan begitu, tugasku akan selesai dan aku akan bisa mendapatkan hadiahnya lebih cepat" batin Rui..

Dia kali ini sangat yakin kalau, ye chenlong akan mati.

sebenarnya jika bertarung langsung dengan ye chenlong dia tak yakin akan menang seratus persen.

jadi dia senang mu tianxing mengirim tetua penegak hukum juga.

Tangan xiao yu kali ini sudah memunculkan energi qi.

"tak ada pilihan lain" batinnya.

namun sebelum itu terjadi, tekanan tadi tiba tiba hancur.

seakan semua tenanan itu menguap ke udara.

tetua penegak hukum sedikit mundur, ia memegang dadanya sendiri.

matanya mulai mengarah ke kekosongan.

hal ini membuat semua orang bingung, mereka menatap ke arah yang di tatap tetua penegak hukum.

perlahan, ruang di kekosongan itu beriak, mulai terbelah sedikit demi sedikit.

"heh....." dengusan terdengar dari sana.

"tak ku sangka, hanya tetua kecil berani merusuh di tempatku"

berbarengan dengan suara ini terdengar, sosok lian dong keluar dari sana.

udara tempat ia pijak langsung beriak, bagai air yang terinjak.

lian dong melangkah tipi.

namun satu langkah ini membuat tubuhnya menghilang dari pandangan.

saat muncul lagi ia sudah berada di antara ye chenlong dan xiao yu.

Namun tatapannya tak tertuju ke arah tetua penegak hukum.

namun tertuju ke arah kerumunan.

"patriark, apa kau tak berniat keluar"

"atau kau baru akan keluar setelah muridku mati oleh anjingmu ini?"

para murid bingung, apa lagi di tempat yang di tuju oleh mata lian dong.

mereka saling menatap, lalu menoleh ke sana kemari.

namun mereka sama sekali tak menemukan patriark mereka.

tanpa mereka sadari, ada satu orang yang aneh di sana.

orang itu mengenakan pakaian merah dengan hanya mata lentiknya yang terlihat.

orang itu tersenyum, ini bisa terlihat dari maya yang sedikit menyipit.

"jangan bercanda, pak tua pemabuk" ucapnya.

beberapa murid yang mendengar ini langsung menoleh ke sumber suara.

namun tempat tadi sudah kosong.

hanya ada sebuah jubah dan tudung merah yang jatuh ke bawah.

dalam sekejap, muncul sosok wanita cantik dengan rambut hitam panjang.

ia mengenakan pakaian berwarna perak dengan sobekan sampai paha.

ini menampilkan paha seputih Giok miliknya.

tetua penegak hukum yang tadi arogan langsung berlutut.

ini juga di ikuti hampir semua orang, kecuali lian dong, xiao yu, dan ye chenlong.

"selamat datang patriark"

suara ini di awali oleh tetua penegak hukum dan di ikuti oleh bayak orang, hingga suaranya terdengar menggelegar.

bahkan beberapa murid yang tak ikut ke sana, seketika menoleh menatap bukit guan.

"ada apa di bukit guan"

salah satu murid bertanya kepada temannya.

namun temannya hanya mengangkat kedua bahu.

"entahlah, aku juga bingung"

"kalo begitu mati kita lihat saja"

mereka akhirnya memutuskan untuk pergi ke bukit guan.

dan hal ini tidak hanya di pikirkan oleh 2 murid itu.

tapi beberapa murid juga berpikir hal yang sama.

bukit guan yang sebelumnya hanya ada beberapa murid dari bukit ke 6 dan 7.

kini tempat itu sudah sangat padat, bahkan murid dari bukit pertama tak sedikit yang datang, termasuk mu lin, dan mu tianxing.

walau mereka berjarak hampir 1 mil dari tempat kejadian, tapi mereka bisa melihat jelas apa yang terjadi di sana.

bahkan mu ling melesat mendekat, ia memberi hormat kepada patriark sekte, lian dong, dan tetua penegak hukum.

setelah itu, mu ling mendekat ke arah ye chenlong.

"ada apa ini" tanya mu ling lewat trasmisi suara

"apa lagi, jika bukan ulah pengejarmu itu" jawab ye chenlong dengan cara yang sama.

"pengejar?"

ye chenlong mengangguk.

"maksudmu mu tianxing?"

"lalu siapa lagi, apa ada yang lain?".

mu ling menggeleng.

"tapi apa kau yakin ini ulahnya?"

"tentu, lalu siapa lagi...?"

mereka terus berbincang tanpa di ketahui orang lain, tapi dari kejauhan mu tianxing bisa menebak kalau mu ling dan ye chenlong sedang berbincang.

walau tak mendengar atau melihat mereka membuka mulut.

tapi mu tianxing tak baru kenal dengan mereka, dari tatapan dan interaksi mereka saja mu tianxing sudah bisa menebaknya.

mu tianxing mengepalkan tangannya, namun ia tidak mendekat, dia malah berbalik pergi.

sedangkan patriark sekte kini telah menatap ke arah tetua penegak hukum.

sedangkan orang yang di tatap, kini sudah di penuhi keringat dingin.

1
Ilham Yono
foto? udah ada kamera di jaman itu????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!