NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 16

BRUM BRUUM BRUM

Sebuah motor memasuki salah satu rumah yang ada di kompleks itu. Ibu Allyssa yang memang menunggu anaknya di teras melihat sebuah motor memasuki halaman rumahnya. Motor itu berhenti tepat di depan teras.

Allyssa turun, lalu langsung menghampiri ibunya yang terlihat khawatir.

“Sorry Mah, Hp Allyssa tadi langsung mati! Jadi gak sempet kirim alamatnya.” Jelas Allyssa.

“Gapapa sayang. Yang penting sekarang kamu udah nyampe.” Ujar sang Ibu mengbelai pelan rambut anaknya.

Ibu Allyssa mengalihkan pandangannya ke arah seorang laki-laki yang membonceng anaknya. Ia beralih lagi menatap Allyssa seolah bertanya. ‘Siapa!’

Allyssa paham, langsung tersadar bahwa dia melupakan laki-laki itu.

“Ini Gabriel Mah. Teman project Lyssa.” Allyssa melihat ke arah Gabriel lalu memperkenalkannya pada ibunya. Ia tak mau ibunya salah paham.

Semetara Gabriel sendiri merasa canggung. Ia membuka helm full facenya, lalu menyapa ibu Allyssa. Tak lupa ia juga menyalami tangan wanita paruh baya itu.

“Hallo Tante. Saya Gabriel.” Ujarnya sopan.

Ibu Allyssa tersenyum dan mengangguk paham. Namun wanita itu terbelalak kaget saat melihat pelipis dan pemuda itu berdarah. Bahkan ada sedikit bercak biru di pipinya.

“Ini muka kamu kenapa? Kok bisa berdarah kayak gini?” Ibu Allyssa khawatir.

“Gapapa Tante, cuman luka kecil.” Ujar Gabriel tidak enak.

“Gapapa gimana! Namanya luka walau kecil pasti sakit dan harus segera diobatin.” Ujar Ibu Allyssa.

“Bener gapapa kok tante. Saya langsung balik aja. Takut orang rumah khawatir.” Alasan Gabriel.

“Gak bisa! Sekarang tante obatin. Gak Lama kok , cuman 5 menitan.” Lanju

“Bener tuh! Ayok masuk aja dulu.” Alyyssa membuka suara.

Gabriel yang memang sudah tak bisa memberikan alasan apapun karena memang percuma hanya menurut saja.

Ia masuk ke rumah besar itu. Allyssa segera mengambil kotak P3K. Sementara ibunya duduk di ruang tamu menemani Gabriel.

Bertepatan dengan itu, seorang pria paruh baya masuk. Dahinya mengerut, bingung. Siapa laki-laki yang ia tebak seusia anaknya itu.

“Mah, Siapa?” Tanya pria itu menghampiri sang istri.

“Oh, ini temen Lyssa Pah.” Jawab sang istri.

“Teman?” Sedikit bingung. Karena tak biasanya anaknya dekat dengan sesorang. Yang ia tahu, anaknya cukup cuek dan tidak muda untuk bergaul.

“Hallo Om. Kenalin, saya Gabriel.” Gabriel mengulurkan tangannya memperkenalkan diri.

“Saya Marvell! Papa Allyssa.” Jawab papa Allyssa meraih tangan Gabriel dan sedikit mengeratkan salamanya itu.

“Ini muka kamu kenapa? Abis tawuran? Kok bisa pulang sama anak saya?” papa Allyssa memberikan pertanyaan beruntun.

“Satu-satu dong Pah!” Ujar sang istri.

“Oh ini, tadi kena musibah dikit Om.” Jawab Gabriel tidak enak.

Allyssa datang membawa kotak P3K. Ia bisa melihat papanya yang tengah menginterogasi Gabriel.

“Pah, nanti aja nanyanya bisa! Gak liat orang lagi luka apa!” Sewot Allyssa.

“Ya kan Papa penasaran, Mah. Papa juga perlu tahu dong anak papa dekat sama orang kayak apa. Kalau anak kita kenapa-kenapa gimana?” Ujar pria itu pada istrinya.

“Kita gak dekat kayak yang papa pikir. Cuman teman project.” Jelas Allyssa

“Gak dekat kok udah langsung dianterin!” Sindir sang Papa.

“Ish Papa nih! Gak jelas ya!” Ucap Allyssa yang sebenarnya salah tingkah. Rasanya ia seolah sedang ditangkap tengah melakukan sebuah kejahatan.

“Kalian ini ya! Akur dikit bisa? Lagian papa, suka banget godain anaknya!” Ujar ibu Allyssa jengah lalu menatap sinis ke arah suaminya. Sedangkan Allyssa terlihat cemberut dan kesal.

Ayah Allyssa hanya tertawa sejenak. Ia senang menjahili anaknya. Ia kemudian duduk tak jauh dari situ.

Sementara Gabriel hanya diam memperhatikan.

“Tau ah! Mah, itu Gabriel nunggu Loh! Gak di obatin!” Ujar Allyssa.

“Tu kan. Gara-gara kalian mama jadi lupa.” Rutuk ibu Allyssa.

Allyssa pergi menuju dapur. Ia berniat mengambil air dan cemilan untuk Gabriel.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!