NovelToon NovelToon
Tuan Muda Harta Langit

Tuan Muda Harta Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:95.9k
Nilai: 5
Nama Author: Boqin Changing

Ini adalah cerita Gao Rui, murid sekte terkuat yang sekaligus salah satu pemilik Kelompok Dagang Harta Langit. Salah satu kelompok dagang besar dan paling berkembang di Kekaisaran Zhou...
Simak petualangannya di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membuktikan Ucapan

Lan Suya berkata pelan tanpa menoleh,

“Tempat ini… adalah salah satu lokasi yang pernah disebut oleh gurumu.”

Gao Rui sedikit mengernyit.

“Guru…?” gumamnya.

Lan Suya mengangguk tipis.

“Ia pernah mengatakan bahwa ada sumber daya tersembunyi di beberapa titik di Kekaisaran Zhou. Dan lembah ini… adalah salah satunya.”

Ia lalu melanjutkan dengan nada datar namun pasti,

“Ini juga merupakan lokasi terdekat dari wilayah Sekte Bukit Bintang. Karena itu aku memutuskan datang ke sini terlebih dahulu.”

Gao Rui kembali menatap lembah di depannya, kini dengan perasaan berbeda.

“Sumber daya di sini disebutnya…” lanjut Lan Suya, “adalah bijih besi.”

Ia kemudian berbalik sedikit, kembali menghadap ke arah lembah tempat Gao Rui tadi memandang. Tatapannya perlahan berubah lebih dalam, lebih fokus.

Lalu bibirnya mulai bergerak. Komat-kamit melafalkan sesuatu yang tidak terdengar jelas. Suasana di sekitarnya mendadak berubah halus. Angin yang tadi berhembus seakan melambat. Beberapa anggota Kelompok Harta Langit tanpa sadar menahan napas mereka.

Saat itu juga mata Lan Suya berubah. Pupilnya yang semula gelap perlahan berubah menjadi warna ungu pekat, seolah ada kabut misterius yang berputar di dalamnya.

Gao Rui sedikit membelalakkan mata. Belum sempat ia bereaksi...

“ssshhhhhh…”

Dari tanah di depan mereka, tiba-tiba muncul asap tipis berwarna ungu. Asap itu keluar dari celah-celah kecil di permukaan tanah, seolah sesuatu di dalam bumi sedang “bernapas”.

Asap itu tidak menyebar. Sebaliknya ia bergerak lurus menuju Lan Suya. Masuk ke hidungnya.

Satu helaan napas. Dua helaan napas.

Gao Rui terdiam. Ia bisa merasakan ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan teknik biasa.

Ini bukan sekadar teknik penglihatan. Ini kemampuan yang jauh lebih dalam.

Lan Suya tetap berdiri tegak. Matanya yang berwarna ungu menatap lurus ke depan, namun kesadarannya seolah telah menembus jauh ke dalam tanah.

Beberapa saat kemudian, ia berbicara pelan,

“Benar… bijih besi.”

Ia menarik napas panjang, lalu melanjutkan,

“Lapisan pertama berada cukup dalam. Namun di bawahnya… masih ada lagi.”

Gao Rui menoleh cepat.

“Masih ada…?” tanyanya kaget.

Lan Suya tidak langsung menjawab. Matanya masih berkilau ungu.

“Bukan hanya satu lapisan,” lanjutnya. “Ini… tambang berlapis. Kualitasnya juga tidak seragam.”

Ia menyipitkan matanya sedikit.

“Ada bagian yang kualitasnya rendah… tapi ada juga… bagian yang jauh lebih murni.”

Beberapa anggota Kelompok Harta Langit langsung saling berpandangan. Informasi itu jauh lebih berharga daripada sekadar mengetahui keberadaan bijih besi biasa.

Namun bagi Gao Rui yang lebih mengejutkan adalah kemampuan Lan Suya itu sendiri.

“…bagaimana… kau melakukannya?” tanyanya tanpa sadar.

Untuk pertama kalinya, Lan Suya menghentikan kemampuannya. Asap ungu itu perlahan menghilang. Warna matanya kembali normal.

Ia terdiam sejenak. Seolah mempertimbangkan sesuatu. Lalu akhirnya berkata pelan,

“Ini bukan teknik.”

Gao Rui menatapnya.

“Beberapa tahun lalu… aku menemukan sebuah pusaka di sebuah makam kuno.”

Ia mengangkat tangannya, menyentuh bagian dadanya.

“Sebuah batu jamrud… berwarna ungu.”

Tatapan Gao Rui sedikit berubah.

Lan Suya melanjutkan,

“Awalnya aku mengira itu hanya perhiasan biasa. Batu itu sangat indah… jadi aku menjadikannya kalung.”

Ia tersenyum tipis, namun senyum itu mengandung sedikit keanehan.

“Namun saat aku memakainya…”

Ia berhenti sejenak.

“Sesuatu terjadi.”

Suasana di sekitar mereka mendadak terasa lebih sunyi.

“Batu jamrud itu… menyatu ke dalam tubuhku. Sejak saat itu… aku memperoleh kemampuan ini.”

Lan Suya menatap kembali ke arah lembah.

“Aku bisa melihat… dan mencium… berbagai benda yang tersembunyi di dalam tanah.”

Gao Rui terdiam. Penjelasan itu terdengar mustahil namun apa yang ia lihat barusan adalah bukti nyata.

“Namun kemampuan ini…” lanjut Lan Suya, “…tidak banyak yang tahu.”

Ia melirik sekilas ke arah anggota Kelompok Harta Langit.

“Hanya orang-orang tertentu di kelompok ini.”

Kemudian tatapannya kembali ke Gao Rui.

“Dan gurumu.”

Gao Rui sedikit terkejut.

“Guru… tahu?”

Lan Suya mengangguk pelan.

“Ia bukan hanya tahu bahwa aku memiliki kemampuan ini.”

Nada suaranya sedikit berubah ada jejak keheranan di sana.

“Ia bahkan tahu dari mana aku mendapatkannya.”

Gao Rui membeku.

“Itu…” ia terdiam, “…bagaimana bisa…?”

Lan Suya menggeleng pelan.

“Aku juga tidak tahu.”

Angin kembali berhembus melewati lembah.

“Gurumu… sangat misterius.”

Ia menatap jauh ke depan, seolah mengingat sesuatu.

“Alih-alih menjelaskan… ia justru menunjukkan padaku puluhan lokasi di seluruh Kekaisaran Zhou.”

Gao Rui menelan ludah.

“Puluhan…?”

Lan Suya mengangguk.

“Dan bukan hanya lokasi.”

Ia menambahkan pelan,

“Ia juga menyebutkan… jenis sumber daya yang ada di dalamnya.”

Suasana menjadi hening. Kini, Gao Rui benar-benar menyadari satu hal. Apa yang ia ketahui tentang gurunya mungkin hanyalah sebagian kecil dari keseluruhan kebenaran.

Sementara di hadapan mereka Lembah Gianjun yang tampak tenang itu menyimpan kekayaan besar yang bahkan belum sepenuhnya terungkap.

Lan Suya akhirnya menarik pandangannya dari lembah itu. Tanpa banyak bicara, ia mengangkat tangannya sedikit dan berkata pelan,

“Kau… kemari.”

Salah satu anggota Kelompok Harta Langit yang berdiri tidak jauh darinya segera melangkah maju dan menundukkan kepala hormat.

“Pemimpin.”

Lan Suya menatapnya singkat, lalu berkata dengan nada tenang namun tegas,

“Segera urus izin pertambangan di tempat ini.”

Orang itu segera mengangguk.

“Baik, Pemimpin. Saat kita berada di cabang terdekat aku akan mengurusnya.”

Lan Suya menambahkan,

“Pastikan tidak ada kelompok lain yang lebih dulu mengetahui lokasi ini. Kita harus mengamankannya secepat mungkin.”

“Dipahami.”

Orang itu segera mundur, lalu bergegas memberi instruksi kepada beberapa anggota lain. Suasana di sekitar menjadi sedikit sibuk, namun tetap teratur.

Lan Suya kemudian kembali menatap langit. Cahaya matahari sudah mulai meredup. Bayangan pegunungan memanjang, dan hawa dingin mulai turun perlahan.

“Kita berhenti di sini untuk malam ini,” katanya.

Tidak ada yang membantah. Perintah itu langsung dilaksanakan. Beberapa orang mulai mendirikan tenda, sebagian lainnya menyiapkan api unggun. Kuda-kuda yang menarik kereta dilepaskan dari beban mereka, diberi makan, dan dibiarkan beristirahat. Perjalanan panjang jelas mulai terasa.

Tak lama kemudian malam benar-benar turun. Langit dipenuhi bintang. Angin malam berhembus lebih dingin, namun suasana terasa damai.

...******...

Di salah satu tenda, Gao Rui sudah berbaring setelah selesai makan malam. Matanya terbuka, menatap atap tenda yang bergoyang pelan tertiup angin. Ia tidak langsung tidur.

Pikirannya… justru melayang jauh.

“Tahun ini…” gumamnya pelan dalam hati.

Ia mengingat kembali masa lalunya. Dulu ia hanyalah seorang murid biasa. Lemah. Bahkan sering dipandang rendah. Tidak memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan.

Namun semuanya berubah sejak kehadiran gurunya. Ia dilatih. Ditempa dan dipaksa melampaui batasnya sendiri.

Ia pernah dikirim ke dunia lain tempat ia harus bertahan hidup dan tumbuh dengan caranya sendiri Ia masih ingat rasa takut dan tekanan yang hampir membuatnya runtuh namun justru dari sanalah ia menjadi lebih kuat.

Kemudian ia memenangkan kejuaraan bela diri di sektenya. Tidak berhenti di situ ia bahkan mengalahkan banyak pendekar hebat di Kekaisaran Zhou di kompetisi lanjutannya.

Dan sekarang Gao Rui menghela napas panjang.

“…aku bahkan menjadi salah satu pemilik Kelompok Harta Langit…”

Sesuatu yang dulu bahkan tidak pernah berani ia bayangkan.

Ia tersenyum tipis dalam gelap. Semua ini terasa seperti mimpi. Namun ia tahu ini nyata.

Tangannya perlahan mengepal di atas dadanya. Dalam keheningan malam, dengan suara yang sangat pelan hampir seperti bisikan yang ditelan angin, ia berkata,

“…terima kasih, Guru.”

Setelah itu… Mata Gao Rui perlahan terpejam.

Malam di Lembah Gianjun pun berlanjut dalam ketenangan seolah menyimpan banyak rahasia yang belum sepenuhnya terungkap.

1
adek Darma
kok up ny cmn keseringan 1eps truss thorrr
budiman_tulungagung
masih satu mawar 🌹
Armoire
Aduh duh duh duh duh... Author nya paling pinter bikin readers mati penasaran... Lagi seru2 nya malah "To be continued" 😭😭😭😭
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Rui emang numero uno 🔥🌽
Nanik S
Naga Baja... apakah akan mengubah Kerjasama Patriak Shoi dan Harta Langit terus berlanjut
Nanik S
Gao Rui... membuat kejutan gak main main....Bahkan tidak sebanding dg Emas dan Permata ..Baru Naga Baja
Arie Chaniago70
kapan Thor Gao rui ini melanglana buana seperti gurunya,,,masak main dikandang aja nggak paten,,,jadi kurang Greg ceritanya
Eka Haslinda
hadiah pertama.. hadiah kedua.. ketiga.. owalaahhhh buanyak.. gak payu lagi hadiah rumah dagang Naga Emas 🤣🤣🤣
BOIEL-POINT .........
very niCe Thor .............
tariii
ayo, Rui.. kamu mau kasih hadiah apa? yg pasti harus lebih wowwww dari si cincaooooo itu yaaa...😂😂
will
klo ada pil anti miskin..mau donk gao rui 🤭👍
Heri Victor Purba
maen kali ceritanya bah.. bikin dag dig dug ser.. jalan ceritanya macam jalan kelok 44 .. gas thor
y@y@
⭐👍🏾🌟👍🏾⭐
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...hadiah yg melebihi hadiah orang lain🤣👍👍
Zainal Arifin
joooooooosssss 😍😍🤭
indrawanto djiwanto
hadiah pertama berarti ada hadiah lanjutan. hadiah kedua pil utk membantu kultivasi, hadiah ketiga pil kecantikan.
Jeffie Firmansyah: Bisa jadi pil kecantikan tuk istrinya
total 1 replies
Maz Shell
lagi update terbaru
sam
Jagoan turun tangan
Arie Chaniago70
🙂🙂🙂🙂🙂👍👍👍👍💪💪💪💪🍩🍩🍩🍩☕☕☕🌹🌹🌹
y@y@
👍🏿💥👍🏼💥👍🏿
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!