NovelToon NovelToon
"STERILIZED SECRETS: MY HYGIENIC MAFIA HUSBAND"

"STERILIZED SECRETS: MY HYGIENIC MAFIA HUSBAND"

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:602
Nilai: 5
Nama Author: RAYAS

Arkan Alesandro Knight adalah seorang King Mafia dari organisasi Black Eclipse yang memiliki reputasi mematikan, namun ia menyimpan satu rahasia konyol: ia menderita Mysophobia akut. Baginya, kuman lebih berbahaya daripada peluru. Hidupnya yang steril dan kaku berubah total ketika ia terjebak dalam sebuah perjodohan dengan gadis pilihan ayahnya, Evelyn Valentina Grant.

​Evelyn tampil sebagai sosok "My Nerdy Wife"—gadis culun dengan kacamata tebal, daster bunga-bunga yang aneh, dan sifat ceroboh yang luar biasa. Namun, di balik penyamaran konyolnya, Evelyn sebenarnya adalah Queen EVG, seorang peretas kelas dunia dan pemimpin organisasi spionase yang sangat tangguh. Ia sengaja berakting bodoh untuk melindungi identitasnya sekaligus memata-matai Arkan.

penasaran dengan cerita mereka jangan lupa mampir yapp🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAYAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Malam itu, pusat kota dihiasi lampu neon yang berkedip genit. Lana, dengan gaun mini perak yang memantulkan cahaya seperti bola disko, menarik paksa Evelyn masuk ke dalam Blue Velvet, klub malam paling eksklusif sekaligus paling rawan di wilayah kekuasaan rival mereka.

Evelyn mengenakan daster hitam yang ia modifikasi sedikit—ditambah ikat pinggang besar dan kardigan abu-abu yang sengaja ia kancingkan miring. Kacamata tebalnya tetap bertengger di hidung, diikat dengan tali elastis agar tidak jatuh saat ia "berakting" mabuk nanti.

"Lana, Tuan Arkan bisa membakarku kalau tahu kita ke sini. Dia bilang tempat ini adalah sarang kuman yang sedang berpesta pora," bisik Evelyn, berpura-pura cemas sambil memegangi tas kecilnya yang sebenarnya berisi alat peretas sinyal.

Lana tertawa, suaranya tenggelam dalam dentuman bass yang menggetarkan dada. "Tenang saja, Kak! Kak Arkan sedang sibuk menghitung jumlah koloni bakteri di sprei barunya. Dia tidak akan tahu kita di sini untuk mencari info tentang transaksi Sebastian Black."

Evelyn menyisir ruangan dengan pandangan tajam di balik lensa kacamatanya. Di sudut VIP, ia melihat target mereka: seorang perantara senjata faksi Sebastian.

Namun, yang tidak mereka ketahui adalah sebuah van putih dengan stiker "Dinas Kebersihan Steril" baru saja parkir di gang samping klub. Di dalamnya, Arkan Alesandro Knight sedang memakai peralatan tempur paling aneh yang pernah ada.

"Kenan, pastikan tekanan semprotan disinfektan ini stabil. Aku tidak mau menghirup satu pun molekul keringat orang-orang di dalam sana," perintah Arkan.

Arkan mengenakan seragam petugas kebersihan biru tua, namun bahannya terbuat dari serat sintetis kedap udara. Ia memakai masker N95 hitam yang dilapisi masker kain, kacamata pelindung transparan, dan sarung tangan karet tipis yang ia semprot alkohol setiap tiga puluh detik. Di punggungnya, ada tangki kecil berisi cairan antiseptik dosis tinggi yang terhubung ke sebuah spray gun.

"Bos, apa Anda yakin? Kita bisa mengirim tim elit untuk menjemput Nyonya," saran Kenan yang juga memakai seragam serupa, merasa sedikit malu.

"Tidak. Evelyn terlalu polos. Jika dia menyentuh meja yang tidak steril, dia bisa terkena tipus dalam lima menit. Aku harus mensterilkan jalurnya secara pribadi," jawab Arkan tegas.

Di dalam klub, Evelyn mulai beraksi. Ia sengaja menabrak seorang pelayan, membuat minumannya tumpah ke arah meja target. Saat suasana sedikit kacau, ia menjatuhkan sebuah kepingan penyadap kecil di bawah meja VIP tersebut.

Zret!

Tiba-tiba, aroma alkohol murni yang sangat menyengat menusuk hidung semua orang di lantai dansa.

Seorang petugas kebersihan (Arkan) masuk ke tengah kerumunan dengan langkah robotik. Ia mulai menyemprotkan cairan ke udara dan lantai di sekitar orang-orang yang sedang menari.

"Woi! Apa-apaan ini?!" teriak salah seorang pengunjung saat wajahnya terkena uap disinfektan.

"Sterilisasi rutin! Area ini mengandung tingkat kuman di atas ambang batas normal! Mundur! Radius dua meter dari petugas!" teriak Arkan melalui pengeras suara kecil di maskernya.

Evelyn membeku. Suara itu... Tuan Sstt-Sstt?!

Evelyn segera membalikkan badan, mencoba bersembunyi di balik punggung Lana. "Lana! Gawat! Kakakmu datang bawa tanki pemadam kuman!"

Lana melongo melihat kakaknya yang tampak seperti astronot nyasar di diskotek. "Astaga, Kak Arkan niat banget jadi pengganggu kencan!"

Arkan tidak melihat Evelyn karena lampu yang remang-remang, tapi ia terus merangsek maju ke arah area VIP. Target Evelyn, si perantara senjata, merasa terganggu dan mulai berdiri dengan marah. "Siapa petugas gila ini?! Pergi dari sini!"

Si perantara mencoba mendorong Arkan. Refleks Arkan bekerja; ia menghindar dengan gerakan bela diri yang sangat halus, lalu memutar tangan pria itu dan... menyemprotkan disinfektan langsung ke telapak tangan si pria.

"Tanganmu penuh bakteri Staphylococcus. Jangan sentuh aku tanpa prosedur dekontaminasi!" bentak Arkan.

Evelyn yang melihat itu hampir saja tertawa terbahak-bahak di tengah ketegangannya. Namun, ia menyadari anak buah Sebastian di sisi lain mulai mengeluarkan senjata karena menganggap Arkan adalah penyusup.

Sial, dia bisa mati konyol demi kebersihan! batin Evelyn.

Evelyn segera mengambil botol soda di meja, mengocoknya keras-keras, dan membukanya tepat ke arah lampu disko utama. Prang! Cairan lengket itu memicu arus pendek. Lampu padam seketika.

Dalam kegelapan, Evelyn bergerak secepat kilat. Ia menendang kaki anak buah Sebastian yang hendak menembak Arkan, lalu menyeret Arkan masuk ke lorong menuju toilet.

"Lepaskan aku, Kuman!" bentak Arkan yang kaget karena ditarik paksa.

"Ssttt! Ini Eve, Tuan! Hantu kuman tadi datang lagi, ayo lari!" bisik Evelyn dengan suara cemprengnya yang kembali muncul.

Arkan tertegun. "Evelyn? Kau... bagaimana kau bisa ada di sini?"

"Tadi Lana bilang di sini ada diskon sabun cuci piring gratis, Tuan! Jadi Eve ikut! Tapi tiba-tiba gelap!"

Arkan ingin marah, tapi saat ia merasakan tangan Evelyn yang memegang lengannya (meski terhalang baju hazmat), jantungnya berdetak lebih kencang daripada musik techno di luar. "Ikut aku. Kita keluar dari tempat menjijikkan ini sekarang juga."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!