season 2.. SINGLE MOTHER
Isabella kehilangan cinta sejatinya karena dendam, saat terpuruk datang seseorang yang mengulurkan tangannya pada Bella.
kedua anaknya pun telah menerima Billy sebagai pengganti sosok sang ayah.
brilliant Harvey Utomo pria yang jatuh cinta pertama kali pada Bella apa bisa merebut hati wanita yang di cintai nya itu?
Yusuf Ali Giantoro pria yang mendapat donor jantung milik Reino, apa akan bisa merebut hati Bella dan anak-anaknya.
apa Billy dan Bella bisa bersatu?
apa rumah tangga mereka akan bahagia?
atau Bella akan bersama pria yang mendapat donor milik Reino?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ikut suami.
Yusuf sudah menerima kepercayaan yang di berikan Bella, sekarang Yusuf sudah menjalankan yayasan meski dia sendiri masih sibuk mengajar di universitas negri di Surabaya.
sedang bell sedang mengurus perpindahan sekolah kedua anaknya bersama Billy, sedang Adel dan Gabriel berada di rumah karena semua orang tengah berkumpul.
"nanti sekolah anak anak di sana Giman mas, padahal aku belum cari sekolah yang bagus untuk Gabriel dan Adel?" tanya Bella.
kini mereka sedang berada di mobil sedang menuju pulang, karena mereka sudah menyelesaikan semua urusannya.
"aku udah minta Saga untuk mencari sekolah yang bagus untuk anak anak kita," kata Billy.
"terima kasih ya sudah menerima kehadiran kami di hidup mu,"kata Bella.
"aku yang berterima kasih atas pilihanmu menjadi istri ku," kata Billy sambil tersenyum.
mereka melewati taman kota, Bella sudah tak melihat pohon yang dulu pertama kali dia melihat Reino.
ya semua sudah mulai berubah, begitupun kehidupan Bella dan juga kedua anaknya.
"mas mampir ke toko depan dulu yuk," ajak Bella.
"kamu mau beli sesuatu bell?"tanya Billy.
"hanya ingin beliin anak anak cemilan, gak papa kan," kata Bella.
"tentu dong ayo," kata Billy.
kini Billy dan Bella pun belanja cemilan dan buah untuk anak-anak, Billy terus menggoda Bella sedang Bella terus tersenyum mendengar godaan bahkan gombalan Billy.
Bella tak menyangka jika Billy yang dulu terkenal datar kini berubah menjadi pribadi yang hangat.
"selamat sore mas Billy," sapa Yusuf.
"selamat sore, ini Yusuf temennya Tya yah," kata Billy memastikan.
"iya mas, sendirian apa sama istri nih?" tanya Yusuf.
"tuh sama istri tapi lagi nyari buah kesukaan putri kecil kami," kata Billy tersenyum ramah.
tak lama Bella kembali menghampiri Billy dan Yusuf, Billy meliht Bella sedikit murung.
"kenapa sayang?" tanya Billy.
" aish... buah nya tak ada mas, padahal Adel sangat menyukai nya," kata Bella.
"kalau boleh tau kalian butuh buah apa?" tanya Yusuf.
"aku lagi cari buah apel Fuji kesukaan dari Adel," jawab Bella.
"kalau begitu ini buat kalian saja, aku bisa ambil apel yang lain," kata Yusuf memberikan apel yang tadi dia ambil.
"tapi ini milikmu Yusuf, biar kami cari di tempat lain," kata Bella.
"ayolah, apel ini sedang tak musim akan sulit mencarinya, aku hanya tak mau gadis kecil itu kecewa apalagi sampai senyumnya hilang dari wajah cantiknya," bujuk Yusuf.
Bella melihat kearah Billy, sedang Billy mengangguk, Bella pun menerima apel itu dari tangan Yusuf.
"terima kasih ya.." kata Bella sambil tersenyum.
"terima kasih teman, kau menolong kami," kata Billy.
"sama sama, kita kan teman oh ya saya pamit dulu karena takut ibu menunggu di rumah, permisi mas dan Bella," pamit Yusuf
" baiklah, terima kasih lagi ya," kata Billy.
kini Billy dan Bella melanjutkan belanja mereka, sedang Yusuf tersenyum saat menuju ke kasir, setidaknya kini dia tau Adel menyukai hal yang sama dengan dirinya.
setelah selesai belanja ketiga orang itu pulang menuju ke rumah masing masing, Yusuf terus mengembangkan senyumnya.
tapi saat tiba di rumah tiba tiba senyum Yusuf langsung lenyap saat melihat kedatangan seseorang.
raut wajah Yusuf berubah datar, bahkan tak menunjukkan ekspresi apapun. sedang seorang pria terlihat tersenyum melihat Yusuf.
"putraku Yusuf," kata pria itu ingin memeluk Yusuf.
"tunggu, anda siapa dan mu apa anda kemari?" tanya Yusuf datar.
sedang Bu Minah dan pak Mahmud terkejut dengan ekspresi Yusuf saat bertemu dengan ayah kandungnya.
"aku ayahmu nak, apa kau sudah melupakan ku.." lirih pria itu.
"maaf ayahku sudah mati saat dia memilih wanita lain dan meninggalkan kamu," kata Yusuf sambil masuk kedalam rumah setelah mencium tangan Bu Minah.
"maaf mas, yusuf belum bisa memaafkan mu, biar aku nanti yang membujuknya," kata Bu Minah.
"tak masalah Minah, itu pantas aku terima karena dulu aku meninggalkan kalian berdua dan memilih wanita itu, dan lihatlah bahkan tuhan menghukum ku dengan kematian mereka, dan sekarang putra ku sangat membenciku," kata pak Mahmud.
"mas berdoa semoga Yusuf akan memaafkan kesalahan mas yang di masa lalu, dan aku akan berusaha membujuknya," kata Bu Minah.
"terima kasih Minah kau memang wanita yang baik, dan bodohnya aku telah meninggalkan mu dan putra kita dulu, maaf kan aku," kata pak Mahmud.
Bu Minah hanya mengangguk, bagaimana pun Bu Minah pun masih mencintai pak Mahmud dan akan mencoba membujuk Yusuf agar bisa menerima ayahnya kembali.
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
trus Yusuf sama Ratih
...
Tya mlh yg duluan sm Yusuf?