NovelToon NovelToon
Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Anak Kembar Yang Kusembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Penyesalan Suami / Lari Saat Hamil
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Zhafira Nayara Humaira, gadis berparas cantik, namun yatim piatu. Memiliki kepribadian lembut, ramah dan tegas dalam bersikap. Kini sedang berkuliah lewat jalur beasiswa.

Tak sedikit Mahasiswa yang ingin menjadikan pacar tapi selalu ia tolak secara halus, karena ia tak ingin fokusnya terganggu. Hingga ia menerima Bryan, pria yang selalu ada untuknya. Mereka memutuskan untuk menikah siri dan tinggal di aparteman yang sama.

Setelah wisuda selesai, Bryan izin pulang ke Jakarta, Zhafira sering mual dan muntah. Di tengah ketidaknyamanan, Zhafira tak sengaja menyaksikan siaran langsung di TV. Brian, suaminya sedang melangsungkan pertunangan dengan wanita cantik, elegan.

Seketika dadanya seperti tertusuk jarum besar, perih dan menyakitkan. Bersamaan itu ia baru saja mengetahui kalau dirinya sedang hamil.

Bagaimana ia menghadapi kenyataan pahit itu? Mampukah ia bertahan demi nyawa yang dikandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 BERBEDA DENGAN WANITA LAIN

Mereka berdua sekarang duduk di ranjang dengan bersandaran sandaran ranjang.

"Untuk emas kawinmu, besok baru diurus Bagas. Kalau rumah yang aku berikan letaknya nggak jauh dari sini. Besok aku antar ke sana!" seru Bryan mengawali obrolan.

Fira terdiam sejenak sambil mengambil napas dalam-dalam. "Apa emas kawinnya nggak kebanyakan, Mas. Aku nggak mau memberatkan, Mas?" tanya Fira sambil menunduk.

Bryan tersenyum bangga, mungkin wanita lain akan sangat bahagia mendapatkan emas kawin sebanyak itu. Beda dengan Fira malah bertanya apa nggak kebanyakan.

"Itu sudah sebanding denganmu, Fir. Dan nggak ada yang keberatan. Semua itu jerih payahku sendiri tanpa ada uang keluarga jadi nggak akan ada yang keberatan," jawab Bryan lagi.

Ia membuka laci sebelah ranjangnya, mengambil kartu atm. "Ini sudah aku isi uang maharnya tadi dan setiap bulan akan aku tambahkan untuk uang nafkahmu. Untuk jatah kebutuhan kita selama sebulan, besok Bagas baru akan membuatkannya," ucap Bryan kepada Fira.

Zhafira hanya diam saja, menatap wajahnya Bryan. "Aku nggak mau dibilang matre atau apapun itu, Mas. Jadi jangan terlalu berlebihan ya, Mas," jawab Fira sambil menerima kartu atm untuknya.

Bryan hanya tersenyum, sungguh sangat beda sekali dengan wanita-wanita lain. Ia sama sekali nggak menyesal menuruti kemauannya Fira.

"Ya sudah, ayo kita istirahat aku tau kamu pasti capek. Sudah capek pikiran karena habis di usir dari Kost juga pasti capek hati. Untuk nafkah batinnya nanti ya..!" seru Bryan sambil memainkan matanya untuk menggoda Fira.

Benar saja wajah Fira langsung berubah seperti kepiting rebus. Ia langsung tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut karena malu dengan kejahilan Bryan.

"Jangan ditutup semua tubuhnya, nanti nggak bisa bernapas!" seru Bryan menurunkan selimut yang menutupi wajahnya Fira. Ia semakin tambah cantik kalau nggak pakai kerudung.

Bryan pun merengkuh tubuh Fira ke dalam pelukannya. Sementara Fira yang dipeluk dari belakang seketika tubuhnya membeku, dadanya berdegup kencang tak beraturan.

"Sudah ayo kita tidur, besok masih ada banyak hal yang perlu dikerjakan!" perintah Bryan kepada istrinya.

Fira hanya menganggukan kepalanya, sambil memejamkan matanya. Meskipun dadanya masih berdegup kencang. Lama kelamaan suara dengkuran halus terdengar oleh Bryan, ia tersenyum mendengarnya, itu tandanya Fira sudah terlelap tidurnya.

"Aku beruntung sekali bisa mendapatkan kamu, Sayang. Dari dulu aku sudah tertarik seperti teman-teman di kampus. Kamu yang pintar, ramah dan tentunya sangat cantik itu yang membuat banyak cowok yang suka sama kamu."

Tanpa Bryan sadari dia juga ikut tidur dengan memeluk Fira dari belakang.

Adzan subuh berkumandang dari masjid yang kemarin dibuat nikah Fira dan Bryan. Fira menggerakkan tubuhnya tapi terasa berat di perut. Dia kaget ada tangan kekar yang memeluk tubuhnya dari belakang.

Saat ingin berteriak, tiba-tiba Bryan terbangun, "Ada apa, Sayang?" tanya Bryan bingung dengan wajah baru bangun tidur.

"Astagfirullah maaf ya, Mas. Aku lupa kalau sudah mempunyai suami. Padahal semalam saja statusku sudah menjadi istri orang," ucap Fira merasa nggak enak kepada suaminya.

Bryan tersenyum dan menganggukan kepalanya. "Ya nggak apa-apa, Sayang. Boleh kan Mas panggil kamu Sayang?" tanya Bryan.

Fira tersenyum dan menganggukan kepalanya. "Maaf aku mau bersih-bersih, lalu sholat subuh ya, Mas," ucap Fira meminta izin untuk ke kamar mandi.

Bryan melepaskan pelukannya, tanpa menunggu lama Fira segera turun dari ranjang berjalan sedikit cepat menuju kamar mandi.

"Bodoh! Bodoh sekali kamu Fir. Kenapa bisa lupa kalau sekarang sudah punya suami!" lirihnya sambil memukul-mukul kepalanya.

Fira mulai mengguyur tubuhnya dengan air dingin, lima belas menit kemudian dia sudah selesai mandinya. Dan ia menepuk jidatnya lupa bawa baju ganti.

Ia mengeluarkan kepalanya dulu, melihat suaminya masih tertidur atau sudah bangun. Karena ia melihat suaminya masih tidur, ia keluar dengan sedikit berlari sambil menghela napasnya lega menuju ke ruang ganti.

Bryan tersenyum geli melihat tingkah laku istrinya. Ia mengelabuhi istrinya dengan pura-pura tidur lagi. Padahal ia melihat semua apa yang dilakukan istrinya.

Fira keluar dari ruang ganti, "Mas mandi dulu, sholat subuh!" seru pelan Fira membangunkan suaminya.

Tubuh Bryan nggak bergerak sama sekali, ia pura-pura tidur karena malu selama ini dia nggak pernah melaksanakan sholat. Entah kapan ia terakhir sholat. Dalam hatinya ia berjanji akan belajar sholat dengan Pak Ustad.

Fira akhirnya sholat sendiri tanpa suaminya, ia berdoa untuk kelangsungan pernikahannya semoga ini jalan takdir yang baik untuknya.

Setelah sholat Fira pergi ke dapur, ia membuka kulkas wajahnya seketika berseri saat melihat banyaknya barang untuk membuat makanan. Ia akan membuat Nasi goreng seafood, hmmm pasti enak pikirnya dalam hati.

Saat sedang asyik mengaduk nasi goreng, tiba-tiba ada tangan yang melingkar diperutnya, "Ih, Mas. Kaget sekali tau! Bagaimana jika aku punya penyakit jantung?!" tanyanya Fira sedikir kesel.

Bryan nggak menanggapi ucapannya Fira. "Wangi sekali, sayang!" seru Bryan sudah dari tadi ia menahan lapar saat mencium aroma wangi masakannya istrinya.

"Mas, ada makanan atau minuman yang alergi nggak?" tanya Fira dengan posisi tubuhnya masih dipeluk oleh Bryan.

Ia menganggukan kepalanya, "Aku hanya alergi kacang almond, Yang," jawabnya sambil menciumi wangi lehernya Fira.

"Ih, Mas geli!" seru Fira, kemudian memindahkan nasi gorengnya ke mangkok besar.

Fira menatap wajah suaminya, "Mas, Bang Bagas suruh ke sini ikut sarapan saja, aku buat nasi goreng banyak, kok. Aku ambil kerudung dulu ya!" serunya, lalu masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil kerudung instant.

"Bang Bagas sudah disuruh ke sini, Mas?" tanya Fira setelah kembali memakai kerudungnya.

Bryan mengangguk, bel pintu dibunyikan. Siapa lagi kalau bukan Bagas yang datang. "Hmmm...wanginya, Bry. Ini pasti masakannya Fira? Mana mungkin kamu yang memasaknya?" tanya Bagas, ia bertanya sendiri, kemudian dijawab sendiri, dasar asisten laknat itu.

"Bang, ayo sarapan dulu. Sebelum berangkat bekerja. Maaf kalau masakannya nggak enak. Apa boleh aku memanggil Bang?"

Bagas menoleh ke Bryan ingin bertanya apa diperbolehkan. Seharusnya ia harus panggil Nyonya tapi Bryan menganggukan kepalanya.

"Boleh saja senyamanmu saja. Berarti aku panggil Dek atau Fira?"

"Fira saja, Bang!"

Fira mengambilkan makanan untuk suaminya dulu baru dirinya. Bryan tersenyum dilayani oleh istrinya. Sementara Bagas ambil sendiri, iya memaklumi karena mereka suami istri.

"Hmmm...enak banget masakanmu, Fir. Ya nggak Bry?"

Bryan nggak menjawab pertanyaannya Bagas, ia fokus ke makanannya. Lalu menganggukan kepala saja.

Setelah selesai sarapan, Bryan dan Bagas berpamitan kepada Fira.

"Mas, pamit dulu ke Perusahaan. Kalau kamu jenuh di rumah, jalan-jalan saja. Tapi ingat ya, saat aku pulang nanti kamu harus sudah ada di rumah!" seru Bryan.

Fira menganggukan kepalanya, sambil mengulurkan tangannya. Bryan mengernyitkan dahinya bingung apa yang diminta oleh Fira. Saking lamanya Bryan, Fira yang nggak sabar langsung mengambil tangan Bryan dan diciumnya.

"Hati-hati di jalan, Mas. Nggak sah ngebut bawa mobilnya!" seru Fira sambil melambaikan tangannya.

     ☆☆☆♡♡♡♡☆☆☆

Di dalam mobilnya Bryan. "Bry, kamu jangan pernah permainkan Fira lho. Dia kelihatannya baik. Apa kamu akan memberitahukan pernikahan ini kepada kedua orang tuamu dan keluarga besarmu ? tanya Bagas.

Bryan terdiam memikirkan jawaban apa untuk pertanyaan dari Bagas. "Kalau untuk mempermainkan Fira itu nggak mungkin Gas. Karena aku menyukainya sudah sejak lama tapi untuk memberitahukan kepada keluarga," jawab Bryan berhenti sejenak, sebelum melanjutkan ucapannya.

"Kamu tau sendiri bagaimana watak keluargaku, Gas. Mereka pasti akan mengganggu Fira terus. Apalagi Mama katanya sudah punya calon istri untukku tapi aku selalu menolaknya, Gas. Aku bingung harus bagaimana?" tanyanya lirih kepada Bagas.

1
kaylla salsabella
pasti teman" fira dan mama angkat
Sri Supriatin
wah kejutan nich siapa yg datang kira2..lanjut dong thor apa sibuk design baju Prinses 🤭😍😍 ditunggu upnya👍👍
Erna Fkpg
wah jd penasaran kira kira siapa yg tertawa diruang tamu💪💪💪
sunaryati jarum
Semoga sehat selalu Fira dan sukses butiknya
Beanita Binatoro
keren ceritanya.
pojok_kulon: Terima kasih Kak Beanita
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat kembar sepasang Fira...semoga ngk lama2 nyembunyiin kembar dr Brian, udah sah kok nikahnya...jd dua2 bakal bikin kejutan 🤭🤭😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak sri🙏🙏
total 1 replies
Erna Fkpg
doubel up dong kak soalnya ceritanya makin seru 🙏🙏🙏
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak
total 1 replies
sunaryati jarum
Baru beberapa bulan sudah punya butik,dan ramai
pojok_kulon: Hehehee iya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
tidak nyonya... tapi ini lagi ngantar adik ku dia kan yang punya ini butik🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe wah betul saja
total 1 replies
Enz99
Bagus
pojok_kulon: Terima Kasih Kak Enz99
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
makasih sudah double up,besuk lagi ya thor
pojok_kulon: Sama-sama Kak Dewi
total 1 replies
Sri Supriatin
kapok Ny.Dinda mukanya.mau ditaruh fimana n sdh kn tampar pula🤭🤭
pojok_kulon: Biar tau rasa ya Kak Sri
total 1 replies
Erna Fkpg
wah shock GK tu ny Dinda ternyata calon mantu yg diidamkan seorang jalang😂💪💪💪🙏🙏🙏
pojok_kulon: hehehehe pastinya itu Kak...jadi orang kok pe.maksa
total 1 replies
sunaryati jarum
Bagaimana.Ny Dinda masih mau bermenantukan pelacur? Ibu tak tahu diri dan tidak ingat asalnya.Tertipu dengan rayuan manis untuk menguras hartanya.
pojok_kulon: Mungkin malu ya Kak
total 1 replies
kaylla salsabella
semoga fira dan keluarga nya melihat
pojok_kulon: Iya Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
yeeee Bryan nanti pulang ke rumah nya si istri nya udah pergi
pojok_kulon: Benar itu Kak Kaylla
total 1 replies
Oma Gavin
makan itu menantu idaman ternyata jalang murahan gimana bu dinda suka sama kejutan anakmu ayo brian kejar firarke belanda tinggalkan keluarga mu
pojok_kulon: Enak kali ya Kak ..jadi orang kok mudah dimanfaatkan
total 1 replies
Sri Supriatin
wah lanjut thor seruuu banget 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
selamat Fira bayi.kembat🙏🙏🙏.iya.Luna kok.blm.up💪💪💪
pojok_kulon: Terima masih
total 1 replies
Rohana Omar
kenapa x up 1 ari 2 bab ke.....x sabar nak tunggu lanjutannya
Rohana Omar: terima kasih 💪💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!