NovelToon NovelToon
Setelah Berpisah

Setelah Berpisah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Tamat
Popularitas:487.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rahma AR

ig : rahma_ar77
tiktok : RahmaAR

Mikayla Zaneta bertemu lagi dengan Nicholas Jayandru, mantan pacarnya waktu SMA yang sudah menenggut kehormatannya.

Tapi laki laki itu sudah bertunangan, dan sebentar lagi akan menikah

Mikayla membencinya. Semudah itu Nicholas mendapatkan pasangan, sedangkan Mikayla sudah insecure. Ngga mungkin ada laki laki yang mau menerimanya yang sudah tidak virgin lagi.

Semoga suka🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekuasan Nicholas

"Sampai kapan kamu akan menghadap pintu."

Mikayla melakukan inhale dan exhale.

Tuhan.... Kuatkan aku....., do'anya dalam hati.

Jantungnya tampak berpacu cepat.

Ini pertemuan keduanya dengan Nicho!

Harusnya dia biasa saja. Delapan tahun sudah berlalu...

Perlahan dia berbalik dan tatapan mereka bertemu.

Nicho masih berada di kursi kerjanya.

Mikayla berusaha tenang mendapat tatapan tajam Nicholas padanya.

Nicholas terus memberikan tatapan intimidasinya saat Mikayla berjalan mendekat.

Langkah Mikayla terhenti di depan meja Nicholas.

"Kamu akan bekerja di ruangan ini bersama Rido. Asistenku sedang membawa barang barangmu ke sini."

Mikayla langsung panik.

Harus hari ini juga?

Lagi pula mengapa harus satu ruangan dengan dia? Walaupun ada Rido, tapi tetap mereka satu ruangan!

"Sa saya bisa kerja di ruangan saya saja, pak." Mikayla memberikan penolakan.

Ngga mungkin dia bisa bekerja dengan tenang. Laki laki itu berada di dekatnya.

"Kamu ngga bisa membantah. Aku bos kamu, ingat sekarang masih jam kerja."

Mika tau Nicho membalikkan ucapannya tadi malam.

"Aku akan langsung menilai kinerja kamu. Kalo aku menemukan kesalahanmu, bukan hanya kamu saja yang langsung aku pecat, tapi juga ketiga temanmu. Bahkan divisimu akan aku rombak."

Niicholas dapat merasakan tatapan terkejut, kesal, marah bercampur tak berdaya melawan kekuasaannya dari Mika.

Ini yang Nicholas suka.

Gadis itu harus merasakan ketakberdayaannya dulu saat diputuskan.

"Kamu ngga profesional."

Enak saja, kenapa dia yang ketiban semua tanggung jawab....?!

Nicholas tersenyum miring saat melihat mata di depannya menatapnya penuh emosi.

"Kamu mau membuat teman teman dan divisimu dalam situasi bahaya dengan pembangkanganmu?"

Mikayla ngga bisa berkata kata lagi.

Mengapa sekarang dia jadi seperti ini? Dulu dia tidak begini.

Rasanya Mikayla ngga mengenal Nicho yang sekarang.

Aneh, kenapa dia yang terlihat marah dan dendam.

Harusnya aku, kan....?

Mikayla hanya bisa mendelikkan matanya

"Aku mengundurkan diri," tantang Mikayla berani.

Biarlah keuangannya amburadul, yang penting semua orang ngga kena efek buruknya.

Keputusannya kemarin memang sudah benar. Ngga mungkin dia bekerja di bawah kekuasaan Nicho.

"Boleh, malah lebih mudah aku memecat ketiga temanmu dan sekalian merombak divisi penuh sarang korupsi itu," jawab Nicholas tenang, terkesan sinis.

Tubuh Mikayla bergetar. Kedua tangannya mengepal erat, walau tidak dia tunjukkan.

"Begitu, ya, kalo jadi bos? Bisa bertindak semaunya."

Nicholas tersenyum miring.

"Of course. Keberatan? Itu pintu keluarnya."

Mika ngga mungkin mengikuti emosinya.

Tapi dia sangat terhina dengan sikap Nicho.

"Kamu berubah," desisnya.

"Setiap orang pasti berubah."

Mikayla menelan salivanya susah payah.

"Aku ngga mengganggumu. Kamu bahkan sudah bertunangan dan mau menikah."

"Masalah buat kamu?"

"Karena itu.... JANGAN GANGGU HIDUPKU," serunya ngga bisa lagi mengontrol emosinya.

Nicholas tambah senang bisa membangkitkan kemarahan Mikayla

Dia bangkit dari duduknya, mencondongkan jarak ke depan, hingga cukup.dekat dengan Mikayla.

"Ter-se-rah a-ku."

Kedua pasang mata saling menatap tajam.

Tangan Mika sudah siap akan menampar wajah yang sudah tanpak lebih dewasa dari yang dia kenal dulu.

Tapi suara pintu menahannya.

CEKLEK

Nicholas menjauhkan tubuhnya dan segera duduk di kursinya.

Tatapnya mengejek pada tatap sengit mantannya.

Pintu terbuka semakin lebar.

Mikayla hanya bisa mengurut dadanya melihat asisten Nicho yang katanya namanya Rido dan sekretarisnya-Vanda sedang membawa semua barang barangnya.

Memang ngga banyak, karena dia belum membeli apapun untuk menata meja di kubikelnya.

Hanya tasnya saja miliknya, selain itu berkas berkas pekerjaannya dan laptopnya, milik perusahaan.

Vara mengikuti Rido dan meletakkan barang barang Mikayla di atas meja yang dia baru tau ada di sana.

Kapan pak bos naruh meja di sini, ya? Vara ngga habis pikir. Sepanjang hari dia ngantor di sini, tapi ngga melihat ob yang memikulnya.

Mungkin setelah dia pulang?

Setelahnya Vara berjalan meninggalkan ruangan setelah menganggukkan kepala pada si bos yang apesnya ngga lagi melihatnya.

Dia melirik staf baru itu yang, eh, berani beraninya menatap pak bos kesal.

Siapa, sih, dia? Kenapa pak bos memberi dia perhatian sebesar ini?

Memang ada Rido, tapi tetap saja posisi staf baru itu membuat dia iri. Dia aja berada di luar ruangan bos gantengnya.

Mikayla masih bergeming dengan wajah masamnya.

Dia ngga suka barang barangnya diambil tanpa ijinnya.

Tanggapan Alea, Nala dan Rumi, juga staf lain gimana, ya, waktu melihat barang barangku diangkut.....?

Pasti nanti ketiga temannya akan memberondongnya dengan banyak pertanyaan nanti kalo mereka bertemu.

Mereka pasti mengira dia sangat diistimewakan. Ketiganya terlalu mengidolakan si Nicho kamp ret ini.

Padahal leher leher mereka sedang dipertaruhkan olehnya.

Mikayla memejamkan matanya, menarik nafas dalam dalam dan menghembuskannya perlahan.

"Apa keputusanmu?"

Vara menahan tangannya yang sedang memegang engsel pintu. Tercekat. Suara pak bos sangat dingin.

Tapi Rido segera mengusirnya.

Setelah Vara keluar dan pintu tertutup, Rido masih berada di sana, menatap penuh keingintahu-an pada keduanya.

Mikayla terpaksa harus menyesali keputusan yang dibuatnya dalam sepersekian detik. Dia menarik nafas sedalam dalamnya sebelum mengatakannya.

"Aku ngga jadi mengundurkan diri."

Senyum smirk tersungging di bibir Nicho.

Dia tau, Mika ngga mungkin mengorbankan orang orang karena egonya.

"Bagus. Kamu bisa duduk di tempatmu sekarang. Laporkan hasil pekerjaanmu setiap satu jam padaku."

"Baik, pak." Mikayla menekan kuat emosinya. Dia ngga mau Rido yang tampaknya sudah curiga semakin menduga duga hubungan mereka.

Tetap berusaha tenang, dia sekarang sudah berada di kursi kerjanya. Menyalakan laptopnya dan melanjutkan pekerjaannya tadi.

Mika akan bekerja sebaik baiknya walaupun atmosfirnya sudah tidak mendukung.

Kata kata Nicho sangat mengganggunya.

Enak saja dia yang bertanggung jawab untuk nasib semua orang.

Rido memperhatikan keduanya bolak balik.

Tuan mudanya sangat mencurigakan, batinnya.

Perlu laporan sama tuan atau nyonya besar, ngga, ya? Rido mulai menimbang nimbang.

Sangat jelas tuan mudanya tertarik dengan gadis ini walaupun bersikap memusuhi

Rido menarik nafas sangat perlahan.

Tuan muda, anda sudah bertunangan, batinnya mengingatkan.

"Jangan berpikir macan. Lanjutkan kerjamu atau aku pecat," tukas Nicholas dingin.

Rido yang sudah berada di depan mejanya agak tergagap.

Efek marah tuan mudanya sudah menjalar ke arahnya

"Siap, tuan muda." Dia kembali serius dengan laptopnya.

Aku harus menyelidiki siapa gadis ini, tekat Rido dalam hati

Sementara Mikayla yang sudah berusaha berkonsentrasi dengan layar laptopnya, hampir menggelengkan kepalanya mendengar kalimat Nicho barusan.

Segampang itu pecat orang?

Dia memang sudah berubah.

Nicholas yang dikenalnya dulu sangat lembut dan baik.

Bahkan sempat memohon dan bolak balik ke rumahnya setelah dia putuskan.

Tapi sekarang dia berubah jauh.

Tunangannya yang memberi efek buruk?

Mikayla menepis hal hal konyol yang muncul begitu saja di dalam kepalanya.

Bukan urusannya juga!

Mika ingin memijat kepalanya sekarang.

1
Visencia Alingga
ceritanya bagus. Terkadang di kehidupan nyata, ada jg yg seperti mikayla, jd sapi perah keluarga.
Semangat 🔛🔥
Akbar Razaq
bagus cetitanya gak kerasa tiba tiba tamat aja.
makasi ya thor smoga sukses slalu.aamiin
Rahma AR: aamiin.... sama2...
total 1 replies
Akbar Razaq
penyakit hati emang mengerikan dan merugikan.Hm bs jadi pelajaran yg berharga
Akbar Razaq
bagis itu siapa siapa sj yg jahat sama Mika bikin stroke ja thor hehe
Akbar Razaq
ternyata kekuarga mama Astari iblis smua penghisap darah melebihi kang kredit.
Akbar Razaq
Smoga setelah tahu Mika dan Nicho balikam.mama Nastiti makin berat strokenya
Bukan jahat atau gmana tapi mama.Nastiti mmg benar benar anti Mika makanya bikin stroke permanen sj 😄
Akbar Razaq
bagus klo stroke uda gak usah d sembuhin thor tukang recok aja mama Nastiti.Kuwalat tu sm keluarga Mika
Akbar Razaq
segitunya liza padahal tanpa Nicho pun kamu kaya orang tuamu jg kaya.Daripada merendahkan diri begitu kaya ga ada harga diri sj.Yang Mika aja biasa sj di petmalukan banyak orang
Akbar Razaq
Aku yakin mama Ringgo pasti tdk lebih sama dg mama Nicho mungkin lebih bar bar reaksinya saat tahu Ringgo dekat dg cewek biasa.Apalagi klo di kompori sama mama Nastiti.
Akbar Razaq
tante Nastiti klo mati bawa hartanya sekalian dlm kubur siapa tahu nanti bs bantu ringankan siksa kubur.😄
Akbar Razaq
aduh pinter bangey si othor mendeskripsikan laki ampe aku ikutan bayangin kayak.apa si si Nicho😄
Akbar Razaq
yaj tinggal nolak aja krnapa sih atau kasih yg sewajarnya sj.Jangam maulah jadikan sapi perah terkecuali jk kondisi mereka mmg memprihatinkan
Herlina Anggana
aku kok muak bgt emosi soalnya keluargaku jg toxic KY gni dan suka banget ngorbanin aku
Novano Asih
wah kerjaannya oma dan opa ini 🤭🤭lgsg turun tangan biar nyahok itu tantenya
Novano Asih
nanti kalau tantenya tahu suaminya Mika CEO tambah kejang"dia😄😄
Novano Asih
harusnya Nicho yg beliin dresnya🤭
Novano Asih
mantannya Ringgo y
Novano Asih
oo ternyata di provokasi maminya Nicho
Pujierde
wah....para oma berebutan cicitnya coba kembar yaks seru jd ngebayangin para oma milih cicit utk di panggil jupiter dan mars padahal namanya asli bukan itu 🤣🤣
makasih authot cerita seru tp masih kurang banyak pengen liat adik"nya bumi eh salah sky (tp nama usulan dr opa rangga bagus sky tinggi dan lembut 🫢🫢)
Pujierde
harusnya bersyukur wlo bukan pewaris tapi yudhis sayang dengan jane tante suwir bukannya insya masih aja iri 🙆🙆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!