NovelToon NovelToon
Cantiknya selir MAFIA

Cantiknya selir MAFIA

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:143.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Alexandria Rigest tidak menyangka akan terjebak di antara baku tembak pendemo Sebagai jurnalis dia ingin mengupas tuntas sisi gelap prilaku oknum-oknum yang duduk di parlemen. Ketika terjadi demo serta baku tembak di salah satu gedung pemerintah, Alexa ikut terjaring. Dia sendiri diculik oleh beberapa orang yang berpakaian hitam- hitam dan disekap di ruangan bawah tanah. Alvaro Ady Mema, itu nama bos gangster yang menculiknya. Kehidupan Alexa di manipulasi dan Alexa menjadi budak nafsu Alvaro yang terkenal kejam tidak punya prikemanusiaan. Bisakah Alexa lepas dari cengkraman Alvaro? atau dia malah jatuh cinta kepada bos mafia itu?

****

Hallo readers yang selama ini sudah support aku, mampir ya...
jangan lupa kasi like, gift, vote dan favorit. Trimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PESTA YANG GAGAL

Jarum jam menunjukan angka tujuh malam. Viji terpukau melihat hasil kerjanya. Padahal gaun Alexa sangat sederhana, tapi hasilnya sungguh memukau. Dia yakin Alexa lebih cantik dari Margareta. Flawless.

"Nona sangat menawan, jika aku menjadi Tuan, aku akan mengambil nona sebagai permaisuri."

"Aku tidak ingin menikah, status itu membuat aku tidak bebas. Aku tidak mau dibelenggu oleh sesosok pria, dan tidak mau diperbudak cinta." ketus suara Alexa. Viji selalu memujinya, takut Alexa marah padanya, karena dia yang mengadu kepada Maria bahwa Mika menggantikan Alexa.

"Aiss...tidak boleh bicara begitu, pamali. Manusia tidak bisa menolak cinta yang datang, dan kemana cinta itu berlabuh. Jalani aja seperti air mengalir, yang penting perbanyak berdoa supaya tidak menjadi pelakor."

"Trimakasih Viji, wejanganmu membuat aku mengantuk."

"Nona sudah selesai di rias, kita akan keluar bersama. Saya yakin Tuan akan terpesona melihat Nona."

"Aku tidak peduli kepada iblis itu, hanya satu keinginanku mencekik lehernya dan mencongkel matanya."

"Hahaha....ekspektasi nona terlalu tinggi. Hati-hati berbicara, kalau Tuan sampai mendengar nona bisa menjadi pentol peluru."

"Aku duluan menembak jantungnya..."

"Ssttt...diam nona kita akan keluar." bisik Viji takut. Dia sudah sering melihat kematian di depan matanya.

Keluar dari kamar ternyata ada Marchel sedang menunggu. Mata Marchel berkilat melihat penampilan Alexa yang sangat mempesona.

"Kau sangat cantik Alexa, aku akan mengantarmu ke ruang tengah."

"Trimakasih Marchel."

Marchel dan Alexa berjalan bak pasangan kekasih. Mereka terlihat mesra, Alexa sengaja berbuat mesra untuk membakar perasaan Alvaro.

"Aku menunggumu dari tiga puluh menit yang lalu."

"Kenapa kau tidak memanggiku, jika aku tahu dari tadi aku sudah keluar. Malam ini kau tampak macho." puji Alexa memandang Marchel.

"Kita akan membuat Tuan Alvaro meradang. Aku senang melihat wajah Alvaro memerah seperti kepiting rebus atau seperti kambing yang kebakaran jenggot." canda Marchel.

Mereka mengayunkan langkahnya menuju ruang party. Alexa tidak menyangka ada banyak tamu. Semua mata memandang kedatangan Alexa dan Marchel. Rasa kagum terpancar dari wajah para tamu.

"Hallo Alexa, kenalkan ini calon istri Tuan Alvaro..." suara serak itu keluar dari Nyonya Farida. Alexa digandeng Marchel menuju tempat duduk Alvaro.

"Ini Alexa, boleh juga, pantas Alvaro menjadi jinak belakangan ini." kata Margareta merasa tersaingi...

"Marchel jaga tanganmu." bisik Alvaro mendelik.

"Tenang Tuan, aku hanya menemani Alexa supaya dia sedikit nyaman."

"Alexa, katanya kau jagoan bela diri. Apa kau bersedia menjadi satpam di tempat kerjaku?" kata Margareta membuat para tamu tertawa.

"Trimakasih nona, untuk kedepannya saya kurang berminat dengan pekerjaan yang nona usulkan."

"Kau sombong sekali, ingat kau berada dimana?"

"Aku tahu nyonya, saat ini saya berada di depan para bos mafia."

"Berarti kau sudah faham, menjadi tawanan dan siap dibunuh?"

"Aku tidak takut mati nona. Aku tidak punya ibu dan ayah, tidak ada yang akan menangisi nasibku." jawab Alexa dengan suara tinggi.

"Pengawal tendang dia ke kolam jacuzzi, aku ingin melihat apakah dia mampu bertahan dengan aliran listrik." teriak Margareta membuat suasana mendadak hening.

"Jangan gila di rumahku Margareta!!" Alvaro berdiri dan menarik Alexa.

"Alvaro apa maksudmu, jika papaku tidak menolong papamu dia sudah mati dan bangkrut. jangan kau bertingkah kalau kau mau masih hidup." pekik Margareta. Para tamu tetap diam menunggu kelanjutan dari pertengkaran ini.

Nyonya Farida membiarkan pipinya dibasahi oleh air mata yang terus menerus mengalir. Dia tidak berdaya berada dalam posisi ini.

"Nona Margareta, tolong diamlah, Tuan Alvaro akan semakin marah jika nona memalukan diri sendiri. Hormati tamu nona." Marchel mendekati nona Margareta.

"Aku yang dipermalukan oleh Alvaro." Margareta tidak bisa menahan malunya. Dia berlari keluar untuk mencari Alexa yang diseret oleh Alvaro menuju garase.

Alvaro mengajak Alexa setengah berlari menuju mobil Rubicon.

"Lepaskan aku, kau mau mengajak aku kemana." teriak Alexa ketika dengan sigap Alvaro memanggulnya di bahu.

Alvaro tidak mengindahkan teriakan Alexa yang mencakar punggungnya. Dia langsung mendorong tubuh Alexa ke mobil.

Mobil Rubicon itu keluar dari area bukit meluncur cepat berbelok-belok.

"Alvaro kau gila?" kata Alexa ketika Alvaro memborgol tangan kanannya dengan tangan kiri Alvaro.

"Kau yang rendahan, tidak tahu malu berpegangan dengan suami orang." ketus suara Alvaro.

"Aku tidak perduli Marchel sudah punya istri atau belum. Marchel baik kepadaku."

"Brengsek!!, aku bunuh Marchel sekarang." teriak Alvaro memukul stir mobil. Untung air bag nya tidak terbuka. Dasar pemarah.

Alvaro menepikan mobilnya, dia berteriak dan sangat marah. Alexa duduk diam mematung tidak berdaya.

"Apa maumu Alexa?" tanya Alvaro kesal.

"Aku ingin membunuh kalian." geram Alexa.

"Hahaha...kau gila? siapa yang kau mau bunuh. Kau hanya punya pistol bekas Nickolas yang berisi satu peluru karena lima pelurunya sudah kau pakai menembak Nickolas."

"Liat saja nanti apa yang terjadi." ancam Alexa percaya diri.

"Aku juga ingin memperlihatkan apa yang bisa aku lakukan padamu."

"Hanya satu keinginanmu yaitu memperkosaku dan menikah dengan Margareta untuk menebus hutang budi keluargamu."

"Berarti kau sudah tahu apa yang aku akan lakukan malam ini padamu." kata Alvaro kembali memacu mobilnya.

Mobil berbelok menuju Teak Hill yang gelap. Jalanan disini cukup untuk satu mobil saja. Alexa menahan diri untuk bertanya, dia pasrah saja kemana Alvaro mengajaknya.

Semakin masuk kedalam jalanan semakin lebar dan lampu di kanan kiri jalan mulai terlihat. Di sepanjang jalan banyak ada Cafe dan penginapan. Alexa mengira-ngira ini dimana, belum pernah dia bertugas kesini.

Akhirnya mereka sampai di sebuah bungalow. Alvaro langsung menuju bassement parkiran.

"Kita akan menginap disini." gumam Alvaro hampir tidak terdengar.

"Jangan konyol, kau bajingan yang tidak tahu diri. Kau mempermalukan calon istrimu, ibumu dan semua yang terlibat di dalamnya."

"Margareta yang membuat semua jadi hancur. Aku kadang sebel dengannya." keluh Alvaro.

"Pulanglah, kau tidak akan bisa memperkosaku." kataku tegas.

Tapi Alvaro memilih membuka borgol dan turun dari mobil. Alexa turun dan membiarkan Alvaro memborgolnya kembali. Alvaro mengajak naik lewat lift ke kamar khusus. Mungkin Alvaro sering kesini sehingga tidak perlu katebelece untuk masuk kesini.

Kami masuk kesebuah kamar yang dihias sangat cantik. Alexa berpikir ada yang salah disini. Alvaro sengaja memesan kamar ini untuk Margareta, untuk mereka berdua. Tapi Margareta tidak datang. Alvaro melepas borgol setelah mengunci pintu.

"Apakah kalian berencana tidur disini." tanya Alexa sambil memegang sebotol Vodca dengan dua gelas bertangkai.

"Biasanya kalau dia datang kami menginap disini." katanya dengan senyum kecut.

Alexa duduk sambil menuang minuman ke dalam gelas. Dia tidak mau lama-lama disini karena masih banyak urusan.

****

1
Nah
kok udh tamat aja sii thorrr lanjutin dong
Nah
Baguuusss bngttt
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
damt..autur sengaja ora coment amergo saking tegang menghayati..lakon yg kau buat lakok..wayahe ketemuan alvaro alexa TAMAT..oh...kau kau..uuhhh..💓💓💓😔✌🙏🙏🙏
ayumi: tq kak udah mampir
total 1 replies
Uchi Hafiz
lanjut
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
katanya mau membunuh tapi malah nyosor aja kayak soang lo alvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
betul alexa....lawan terus sialvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿ
memang kamu kira semua wanita akan selalu bertekuk lutut dan pasrah dibawah kungkunganmu alavaro omes
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
marcel cari2 kesempatan dalam kesempitan nih
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
alhamdulilah alexa bisa kabur
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
ternyata berat juga masa lalu nya alexa.makanya sekarang dia jd lebih berhati2
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
si margareta suka ganti2 cowok nih kaya ga puas sama 1 cowok aja.baek tar kena penyakit baru tau rasa
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
boss mafia koq galau gara2 cinta 🤪🤪🤪
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
semoga Alexa baik baik saja
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
mirisnya bila kehidupan seperti itu beneran ada di depan kita 🙄
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟˢ⍣⃟ₛ
astaga kejam amat 🙄 meskipun pelayan mereka juga manusia
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
jangan suka meremehkan wanita ketika dia bertindak habislah sudah.. Robertus pun mati
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Alexa manecintai Alvaro pasti tidak tegak membunuhnya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
bengek pake raba2 daerah sekwilda ya?? takut ditaruh sana itu senjata
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kenapa ga terus terang kalo sama2 mencintai ya.. digenjot mulu perasaan 🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
siapa laki2 itu, semoga Alexa baik2 aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!