Mampukah Oregon mengalahkan naga yang sedang marah di puncak gunung berapi?
Padahal Oregon hanyalah seorang anak laki-laki berumur tujuh tahun.
Siapa sebenarnya Oregon?
Yuk ikut petualangan Oregon, yang berusaha untuk menaklukkan para naga yang terkenal sangat kuat dan kejam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tompealla kriweall, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alasan Oregon
Di kerajaan klan naga sendiri, ternyata Ellie dan Oregon tidak langsung tertidur. Mereka justru berbincang banyak hal, termasuk Ellie yang tidak setuju dengan keputusan para penasehat kerajaan, yang ingin mengangkat Oregon sebagai raja, menggantikan kakeknya.
"Akan ada banyak rintangan, seandainya Kamu menjadi raja di sini Oregon. Apalagi Kamu tidak lahir di sini. Tidak tahu seluk beluk bagaimana memimpin kerajaan klan naga, yang tentunya ada banyak sekali naga-naga yang lainnya, yang mendukung saudara naga Zeero."
"Mereka itu sangat kuat, sakti, dan punya seribu cara untuk menaklukkan musuhnya. Apalagi tahta kerajaan itu bukan hanya satu dua naga yang menginginkannya. Ada pangeran naga yang tentunya punya ambisi, dan keinginan untuk naik tahta juga. Apa Kamu sanggup?" tanya Ellie, setelah menerangkan alasannya. Kenapa dia tidak setuju dan merasa keberatan.
"Ibu. Ini bukan keinginanku sendiri. Ini adalah keinginan naga Zeero, karena seharusnya tahta kerajaan itu jatuh pada naga ke tujuh. Dan nyatanya, naga kedua kakaknya naga Zeero yang dulu sudah tiada. Sehingga kedudukan naga ke tujuh itu tidak ada. Sebab naga Zeero akhirnya menjadi naga keenam. Dan dari garis keturunan dan darah naga yang tentunya tidak sama silsilahnya seperti manusia, menunjukkan bahwa Oregon yang pada akhirnya menjadi naga ke tujuh."
Oregon juga menjelaskan pada ibunya, kenapa dia yang akhirnya ditunjuk untuk mengantikan posisi naga Zeero.
"Tapi Kamu manusia, bukan seekor naga. Bagaimana mungkin Kamu memimpin para naga Sayang?" Ellie masih meminta oregon untuk berpikir ulang, bahwa dia tidak mungkin bisa memimpin para naga di kerajaan klan naga ini. Karena Oregon sendiri bukanlah seekor naga apalagi menandingi kekuatan dan kesaktian para naga. Yang tentunya sudah lebih berpengalaman dibandingkan anaknya yang masih kecil itu.
"Bu, naga Zeero itu bukannya kalah. Kekuatannya menghilang karena sudah diturunkan pada Oregon, sewaktu menyatu bersama ibu dulu. Itu adalah cara lain seekor naga menyalurkan kekuatannya yang tidak pernah diketahui oleh siapapun. Termasuk naga Zeero sendiri, yang tidak menyadarinya."
Oregon memberikan penjelasan kepada ibunya, tentang bagaimana kebenaran tentang dirinya. Sehingga di minta untuk menjadi pengganti raja sebelumnya.
Tapi Ellie masih tidak menyetujuinya, karena merasa anaknya itu bukanlah naga yang sakti sama seperti yang lainnya. Karena pada kenyataannya Oregon berwujud manusia sejak lahir dan tidak mungkin menjadi seekor naga seperti yang lainnya. Begitulah kira-kira pemikiran Ellie.
"Menurut naga Zeero, Oregon bisa berubah wujud seperti naga sama seperti mereka juga." Akhirnya Oregon memberitahu ibunya.
"Apa maksudmu? kamu jangan percaya begitu saja dengan naga Zeero. Ibu yang melahirkan, ibu yang tahu keadaanmu sejak dulu. Dan Kamu tidak pernah berganti wujud Sayang," terang Ellie yang tidak percaya begitu saja dengan keyakinan naga Zeero.
"Jika Oregon bisa mengontrol emosi, dan kekuatan yang ada dalam tubuh Oregon. Maka oregon bisa dengan mudah berganti wujud, sama seperti naga yang lainnya juga."
Ellie mendengarkan penjelasan anaknya, tentang kekuatan yang tidak pernah dia sadari sendiri. Karena memang sejak kecil Oregon hanya hidup bersamanya dalam keadaan menyendiri di tepi hutan, tanpa ada gangguan dari orang lain. Karena manusia-manusia di dunia manusia, tidak pernah ada yang mau mendekat dengannya. Yang berstatus sebagai manusia buangan.
"Ibu sih menginginkan Kamu menjadi raja. Sebaiknya kita pulang saja ke dunia manusia, meskipun kita menjadi manusia buangan. Setidaknya kita hidup tenang, tidak akan ada gangguan dengan adanya perebutan tahta dan kekuasaan. Karena kerajaan seperti klan naga ini, tidak jauh dari hal-hal yang seperti itu." Terang Ellie lagi.
"Lalu apa Ibu juga mau, jika Oregon pasrah. Dan akhirnya mereka berebutan lagi dengan tahta kerajaan, sehingga peperangan yang mereka ciptakan justru membuat dunia manusia kacau kembali. Bukankah tujuan Oregon ke sini adalah untuk mendamaikan mereka, sehingga dunia manusia juga ikut damai. Karena efeknya memang ke sana juga Bu. Apa Ibu lupa itu? Karena menurut Oregon sendiri, kisah ini berawal dari persembahan yang telah dikembalikan lagi ke dunia manusia." Oregon mengingatkan pada ibunya, jika sebenarnya permasalahan ini berawal dari mereka ibunya juga.
Ellie menundukkan kepalanya, membenarkan apa yang dijelaskan oleh anaknya. Karena itu memang benar.
Tapi dia juga tidak tahu, bagaimana keadaan dunia manusia sekarang ini. Sebab sejak dia berada di sini, dia tidak pernah mengetahui apakah dunia manusia sudah damai kembali atau masih sama seperti kemarin sebelum dia meninggalkan dunia manusia.
"Tapi sebaiknya Kamu berpikir ulang Sayang. Jika memungkinkan lebih baik periksa dulu keadaan dunia manusia. Seandainya sudah stabil dan tidak ada bencana lagi, biarkan naga Zeero saja yang naik menjadi raja. Karena sebenarnya dia yang berhak mendapatkan tahta itu, bukan Kamu."
"Lalu seandainya naga zero tidak mau bagaimana? apakah oregon tetap menyerahkan kepada salah satu paman?" tanya Oregon, setelah mendengar pendapat ibunya.
Sebenernya Ellie jadi bingung sendiri, jika sudah mendapat pertanyaan seperti itu. Karena dia juga tidak tahu bagaimana watak dari paman-paman Oregon. Sebab dia juga tidak pernah bersama dengan mereka dulu, jadi dia beranggapan bahwa para naga itu didik tidak bisa di percaya begitu saja, karena masih akan ada banyak rintangan yang dilalui oleh Oregon, seandainya benar-benar diangkat menjadi raja di sini.
"Apa Ibu berpikir bahwa Oregon menginginkan tahta ini?"
Ellie mendapatkan pertanyaan dari anaknya lagi, karena dia tadi memang sempat berpikir jika Oregon menginginkan tahta kerajaan, dan menjadi raja. Untuk balas dendam pada para leluhurnya di dunia manusia. Yang telah menganggap dirinya sebagai manusia buangan.
Ellie juga berpikir bahwa, Oregon ingin membalas dendam pada klan naga, yang sudah membuat kehidupan mereka berdua menjadi manusia buangan di dunia manusia.
"Apakah Kamu menerima tahta kerajaan untuk membalas dendam anakku?" tanya Ellie pada anaknya, yang tidak lagi bicara.
"Buat apa Aku harus balas dendam Bu? ini Oregon lakukan untuk ketenangan klan naga dan juga dunia manusia sendiri. Karena kekacauan di klan naga juga akan menjadi kekacauan di dunia manusia juga."
Mendengar penjelasan yang diberikan oleh anaknya, Ellie menunduk sedih. Karena sebenarnya dia juga turut andil dalam kekacauan ini.
"Maafkan Ibu Oregon. Ibu, Ibu merasa bersalah. Tapi Ibu juga tidak tahu jika jalan takdir membawa Ibu seperti sekarang ini."
Oregon menggenggam tangan ibunya, untuk memberikan ketenangan. Supaya ibunya tidak bersedih lagi. Dia sangat tahu, bagaimana ibunya selama ini. Yang selalu menderita dan menahan diri dari segala binaan para manusia di sekitar rumahnya dulu.
"Aku tidak akan melakukan hal apapun, untuk merugikan manusia maupun para naga Ibu. Aku akan menghapus peraturan yang berlaku di klan naga, yang meminta persembahan seorang gadis dari dunia manusia manusia.
Ellie senang mendengar perkataan anaknya, karena dia juga tidak mau, jika ada gadis lain yang menjadi korban sesembahan, sama seperti dirinya dulu.
kalo tetua itu kerjaannya apa aja....
hubungannya dgn oregon apa. ???
bukannya se EKOR THOR????
kalau gak ada...bakalan bikin bosen