NovelToon NovelToon
My Careless Wife

My Careless Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:480.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayy hermione

My Careless Wife

Berawal dari perjodohan yang dibuat orang tua Arvin. Mau tidak mau ia harus menikahi wanita yang notabene nya merupakan pelayan cuci piring di restoran miliknya.

Perbedaan usia yang jauh 10 tahun. Arvin 28 tahun, dan Zakiya 18 tahun. Membuat Arvin harus ekstra sabar menghadapi tingkah kekanak-kanakan Zakiya yang selalu membuatnya jengkel, kesal, terkadang menggemaskan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayy hermione, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 : klien

Zakiya menatap wajah arvin yang tertidur dalam lelapnya.

Ia menyentuh wajah arvin dengan jari telunjuknya, dimulai dari alis arvin yang tebal, bulu mata arvin yang lentik, hidung yang mancung, dan bibir yang merekah. Proporsi wajah yang tampan.

"Kiya harap, suatu saat nanti pak arvin akan nerima kiya dan anak kita"

*****

Hari sudah menunjukkan pukul 8 pagi, tapi mereka yang ada disana masih terlelap dalam tidurnya.

Arvin menggeliat kekanan dan kekiri, ia menaikkan selimutnya sampai ke atas dada.

Arvin memutuskan untuk tidur menghadap ke kanan, dan meletakkan lengan kanannya dibawah wajah sebagai bantal.

Dan tangan kirinya ia ulurkan panjang.

Saat mengulurkan tangannya, arvin merasakan seperti meraba sesuatu yang terasa sangat empuk.

Empuk dan nyaman.

Saking nyamannya, arvin perlahan-lahan mendekatkan tubuhnya kearah yang empuk itu.

Saat berhasil menggapainya, arvin langsung saja memeluknya.

Rasanya sangat nyaman, sampai tidak ingin bangun.

Arvin pun mempererat pelukannya tak ingin ia lepaskan, sampai akhirnya ia merasakan sesuatu yang hangat sedang menempel di pipinya.

Sesuatu seperti jari-jari mungil dengan kulit yang selembut kapas.

Arvin memikirkan jari-jari itu tanpa berniat membuka matanya.

"Tangan zakiya ko mengecil ya? Apa tekanan batin karena gaji? " ucap arvin polos.

Tapi beberapa detik kemudian, arvin curiga tentang tangan kecil.

Tangan kecil?

Arvin memikirkan pemilik tangan kecil itu.

Siapa yang berani menyentuh pipi nya? Ini pasti bukan tangan zakiya, meskipun umur zakiya 18 tahun, tidak mungkinkan tangannya sekecil ini

Arvin yang masih mengantuk, tiba-tiba membuka matanya paksa.

Ia melihat di depannya ada wajah riski yang sedang tertidur pulas, serta tangan riski yang menempel indah di pipinya.

Wajah mereka yang saling berhadapan sangat dekat, seperti ayah dan anak kandung sedang tidur bersama.

"Aaaaaa" teriak arvin langsung berdiri dan menjauh dari riski.

Teriakan arvin membuat zakiya terbangun dari tidurnya, untungnya riski tidak terbangun dari tidurnya.

"Kenapa kenapa?" Ucap zakiya yang langsung duduk memaksa membuka mata.

Arvin melihat zakiya yang sedang duduk dibawah lantai.

Arvin berpikir pasti zakiya semalaman tertidur disana, karena saat ia membuka mata tak ada sosok zakiya di atas ranjang.

Arvin melirik lantai yang kosong, tidak ada satupun bantal, guling, ataupun selimut disana.

"Zakiya pasti kedinginan semalaman" ucap arvin dalam hatinya.

Pemandangan zakiya yang sedang seperti itu membuat arvin terenyuh sekaligus kasihan, harusnya ia marah karena tiba-tiba berada di samping riski.

Tapi, ia urungkan niatnya karena melihat wajah zakiya yang terlihat lelah menjaga riski, sampai dibawah mata zakiya ada lingkaran mata panda.

"Ada apa pak?" Ucap zakiya membuka matanya menatap arvin yang sedang menatapnya terang-terangan.

"Zakiya ko cantik banget ya saat bangun tidur?" Ucapnya dalam hati, ia terpesona dengan pemandangan wajah polos zakiya, membuat jantungnya tak berhenti berdetak.

DEG DEG DEG

Bahkan ia merasakan jantungnya seperti sedang berlari sprint.

Pemandangan yang indah, sarapan pagi disuguhi wajah bareface yang sangat imut.

Rasanya wajah zakiya seperti vitamin D di pagi hari.

Rasanya sama seperti tersengat matahari pagi.

"Ga ada apa-apa" arvin memalingkan wajahnya tak ingin menatap wajah zakiya lagi, nanti pendirian nya bisa goyah.

"Hari ini kerja! Kamu ga jadi cuti seminggu! Piring cucian udah numpuk di restoran" ucap arvin datar lalu meninggalkan zakiya.

"Haa" zakiya bingung dengan suaminya, bukankah seharusnya arvin marah-marah karena disamping nya ada riski?

Tumben pagi-pagi senyap.

Zakiya menggelengkan kepalanya kekanan kekiri berusaha mengabaikan kebingungannya.

Bukankah seharusnya bagus, tak ada jeritan seriosa arvin pada pagi hari.

*****

Arvin kembali ke kamar nya dan menutup pintu kamarnya cepat.

Ia menyenderkan badannya di pintu kamar sambil memegang dadanya.

Jantungnya serasa mau copot.

"Aaaa kenapa dia begitu cantik? Ga ga ga, ini pasti udah gila. Ga boleh kagum, ga boleh suka.

Kenapa sih, si ceroboh itu hoby banget hadir di pikiran? "

Arvin menarik nafasnya dan membuangnya perlahan-lahan.

"Fokus arvin fokus. Zakiya cuma pelayan di restoran. Hubungan sebatas karyawan dengan bos nya. Ga lebih.

Yak! Tapi kan harusnya tadi marah-marah ya, karena ada si riski riski itu. Lagi juga, kenapa makhluk mungil itu mesti tinggal disini sini sih! " gerutu arvin kesal.

Arvin berjalan ke kamar mandi dan mengambil handuk yang menggantung di sebelah pintu masuk kamar mandi.

Arvin mengambil handuk biru itu dan membuka pintu kamar mandi.

Ia melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi lalu menutup pintunya untuk melanjutkan aktivitas mandi.

*****

Zakiya berdiri di depan wastafel, seperti biasa ia mengerjakan tugas nya, mencuci piring kotor.

Hari ini ia masuk kerja sesuai perintah arvin, padahal harusnya cuti kan? Dasar bos.

Meskipun ia dan arvin sudah suami istri, tapi hubungan mereka ditempat kerja tetap sebagai bos dan karyawan.

Dan juga, jika ia melanggar aturan di tempat kerja, gajinya akan terancam.

Suaminya tak pernah main-main soal gaji.

Pekerjaan hari ini sangat menyenangkan, karena zakiya mengajak riski untuk ikut bekerja bersamanya.

Apa arvin tahu mengenai hal ini?

Sama sekali tidak, zakiya tidak memberitahu nya.

Tidak mungkin ia akan meninggalkan riski sendirian di apartement.

Zakiya menggendong riski menggunakan gendongan bayi bewarna ungu.

Ia menggendong badan riski di depan tubuh nya.

Zakiya sengaja tidak menggendong riski di belakang punggung, karena jika riski digendong belakang, ia tidak akan bisa melihat wajah riski.

Hari ini wajah riski terlihat ceria, riski selalu tertawa dan tersenyum sampai dua giginya terlihat.

Riski selalu membuat mood zakiya baik.

Bukankah riski lucu seperti bayi kelinci?

****

Zakiya mengusap piring yang kotor sambil bernyanyi dengan suara cempreng nya.

"Api asmara yang dahulu pernah membara.. aseekkkk.." ucap zakiya bernyanyi sambil mencuci piring.

"Hahaha" riski tertawa senang mendengar zakiya bernyanyi.

"Semakin hangat bagai ciuman yang pertama.

Detak jantungku seakan ikut irama.

Karna terlena, oleh pesona alunan kopi dangdut"

Zakiya mengguyur piring itu sambil bernyanyi dibawah keran wastafel, dan meletakkanya langsung di samping rak piring.

zakiya mengambil gelas beling panjang dan menjadikannya microfon karaoke.

"Irama kopi dangdut yang ceria.

Menyengat hati menjadi gairah.

Membuat aku lupa akan cintaku yang telah lalu"

"Heiiii..." teriak zakiya sambil melempar gelas itu ke atas dan menangkapnya lagi.

Zakiya pun mengobarkan semangatnya yang membara, dan menggoyangkan badannya kekanan dan kekiri.

"Dag dig dug detak jantungku

Ser ser ser bunyi darahku

Na na na... "

Zakiya pun membalikkan badannya kebelakang sambil bernyanyi lagi menggunakan gelas.

Ia menutup matanya agar terasa menjiwai bahwa ia kini sedang konser.

"Dag dig dug detak jantungku, ser ser bunyi darahku"

"Dag dig dug detak jantungku, ser ser bunyi~"

"Darahku" ucap zakiya pelan saat membuka matanya melihat sekumpulan orang berjas sedang memandangnya kini.

TENGGG

Rasanya itu loh, malu banget.

Sampai susah dijelaskan malunya seperti apa.

Apalagi, yang memandangnya kini bukan pegawai restoran melainkan orang luar restoran.

Sepertinya tamu penting arvin.

Oh tidak, Astaga zakiya apa yang Harus dilakukan kini?

Zakiya menelan ludahnya susah payah, rasanya ludahnya seperti tersangkut di tenggorokan.

Zakiya menghindari tatapan arvin yang kini menatapnya tajam.

Zakiya menundukkan wajahnya malu, ia terdiam seperti patung.

"Luar biasa, saya tidak menyangka pak arvin. Anda memiliki karyawan yang multitalenta.

Pandai menyanyi, mengurus anak, dan bekerja secara bersamaan.

Saya yakin pasti suaminya sangat bangga melihat istrinya seperti ini " ucap salah seorang pria yang ditaksir umurnya sudah 40 an lebih.

Arvin yang mendengar itu bukannya bangga malah sangat jengkel.

Ini adalah hari klien datang, dimana para klien memantau dan melihat kondisi restoran beserta kegiatan di dalamnya.

"Sebentar ya pak, saya ada urusan sama pelayan saya" ucap arvin pada lima orang klien nya.

"Kamu, ikut ke ruangan saya" ucap zakiya dengan tatapan setajam elang.

1
Ratih Elisa
lipstiknya GK habis 7 turunan
Juniati Ningsih
si kiya itu sebenrnya umurnya brpa si thorr,.??ke polosnya kebangtan bngt kek orang bloon aja,setidaknya kek berpikir dewasa dikit apalgi udh berumah tangga ke gtu,orang polos jga bnyk tpi nggak ke gtu jga,kesel sma sikap kiya nggak dewasa2nya,coba deh kiyanya di bikin dewasa skli2,jgn bkin suaminya trus yg ngalah sma sifat kekanak2an dia dong,,,maaf ya thoor mungkin komentar sya terllu pedas,tpi jujur sya suka bngt sma crtanya cmn nggak terllu suka sma sukap dan sifatnya kiya doang
Yusa Yuwet
ditunggu kelanjutannya, jangan lama2 ya??
Sri Rahma
lanjut
purpleb76
kalo didunia nyata mana mungkin kiya volos jaman sekarang aja masih smp bangak yang gk volos😳
Sri Rahma
up
purpleb76
matre banget
Alea Wahyudi
😅😅😅😅
Alea Wahyudi
aye aye......
Alea Wahyudi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣, ngakak spe nangis aku......
Alea Wahyudi
jhahaha......Arvin polos apa bego si...beli popok sampe 2 truk yg ada lama2 buat tempat tidurmu tikus😂😂😂
Alea Wahyudi
pasangan kucluk....
Alea Wahyudi
yhaaaa....baru cium udah ke gepp...
Alea Wahyudi
boss koplak sedeng...ga jelas....labil tingkat dewa 😂
Alea Wahyudi
ya Tuhan....horang kayah....emang beda lipstik seharga rumah di pondok indah....
Alea Wahyudi
kocak.....mau nikah malah di ajak tawuran dulu....😂😂😂😂 aye aye....
Alea Wahyudi
itu butik apa sarang preman si ....ampuuunn...😂😂😂
Alea Wahyudi
ngatain Zakia kuman Lo sendiri apa???virus aja buat Vicky....haha virus jahad...
Alea Wahyudi
baru baca udah ngakak .....zakiya polosnya kelewatan hahaha....
Puji Astuti
ngakak thor😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!