Ini kisah tentang Anak pertama Ehan yang bernama Adelio Putra Rehan Wiratmaja yang biasa di panggil dengan sebutan Lio, dia tumbuh menjadi anak tampan, pintar dan dingin.
Banyak perempuan yang mencoba mendekatinya namun ia sama sekali tidak tertarik. Tapi ketika ia datang ke sebuah Club malam itu, ia bertemu dengan sebuah Dj Cantik yang terkenal disana. Ia merasakan hal yang berbeda padanya.
Mesina Aprilia seorang DJ wanita yang memiliki senyuman manis dan berparas cantik dengan kulit putihnya mampu meluluhkan hati Lio.
Bagaimanakah cara Lio mendekatinya, apakah ia akan luluh pada Lio atau malah sebaiknya.
Ikuti terus kisah cinta Lio dan Mesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eneng Selly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16
Mesi duduk di kursi meja makan disana, Lio segera menyiapkan bubur dan sup yang sudah ia masak barusan.
" Selamat menikmati " ucap Lio dengan senyum manisnya
" Aku jadi degdegan.. jangan-jangan masakan dia enak lagi " batin Mesi
" Kamu akan sangat terkejut Cewe aneh.. Kamu akan ketagihan dengan masakan ku " ucapnya Lio dalam hatinya
Mesi pun mengambil sendok ya lalu mencicipi Sup buatan Lio, satu sendok kan sup itu mampu membuat matanya melotot karena rasanya yang begitu nikmat di lidah. Namun ia berpura-pura biasa saja.
" Bagaimana " tanya Lio dengan wajah penasaran
" Sebentar dong... baru juga sup nya belum bubur nya " ucap Mesi memberikan alasan
" Apa... ada apa dengan lidahnya kenapa dia ga bilang enak pada sup yang aku buat.. padahal itu sup yang di gemari orang-orang " ucap Lio dalam hatinya
" Bisa gawat jika buburnya sama-sama enak seperti sup nya.. aku akan kalah " ucap Mesi dalam hatinya
" Kalau begitu silahkan di coba " ucap Lio sambil tersenyum manis
" Em.. ia " ucap Mesi mulai gugup
Mesi segera mengambil buburnya sesendok lalu ia masukan kedalam mulutnya dan ternyata rasanya juga tak kalah enak seperti sup nya.
" Jika Sup nya di tambahkan ke dalam bubur mungkin rasanya semakin nikmat sekali " batin Mesi
" Bagaimana rasanya " tanya Lio yang masih penasaran
" Aku akan mencoba menyatukan Bubur ini dengan sup nya agar rasanya enak " ucap Mesi
" Apa... maksudnya rasanya tidak enak.. sampai dia harus bilang begitu.. menyebalkan " batin Lio
" Yaudah Kamu cepat makan keduanya.. " ucapnya Lio mulai kesal
" Ini juga mau " ucap Mesi memadukan sup dan buburnya
Rasanya benar-benar enak, Mesi pun dalam hatinya mengakui makanan yang Lio masak memang sungguh lezat.
" Bagaimana rasanya " tanya Lio masih penasaran
" Kamu tidak sabaran " ucap Mesi
" Lihat kamu hampir menghabiskan setengah mangkuk " ucap Lio dengan wajah kesal
" Baru juga setengah tidak sampai habis " ucap Mesi
" Kamu jawab jujur, masakan ku enak kan " ucap Lio
" Nanti saja kalau makanannya habis " ucap Mesi
" Ini tidak bisa dibiarkan " ucap Lio mengambil kedua mangkuk berisi sup dan bubur itu
" Itu punyaku " ucap Mesi
" Ini buatku saja.. karena kamu tidak menjawab pertanyaan ku... " ucap Lio
" Kembalikan itu punya aku " ucap Mesi kesal
" Kamu mau ini " tanya Lio dengan senyum jahatnya
" Mau... " ucap Mesi sambil mengangguk-anggukan kepalanya
" Kalau kamu mau... kamu harus mengakui kalau bubur dan sup ini enak " ucapnya Lio
" Ga bisa gitu dong... kan aku belum memakan semuanya " protes Mesi
" Yasudah kalau tidak mau.. " ucap Lio langsung mengambil sendok dan mengambil satu sendok bubur itu
" Aku ga rela jika makanan itu di habiskan oleh Lio " batin Mesi
" Kita lihat.. aku yakin kamu ketagihan dengan makananku " batin Lio
" Jangan di makan " ucap Mesi
" Kenapa " tanya Lio
" Itu punya ku.. dan makanan itu memang enak.. aku suka " ucap Mesi dengan wajah gengsinya
" Apa aku bilang .. kamu akan tergila-gila dengan makanan itu " batin Lio senang
" Kembalikan sini " ucap Mesi
" Karena kamu sudah mengakuinya .. jadi akan ku berikan lagi makanannya " ucap Lio Sambil tersenyum
" Asik.. terima kasih " ucap Mesi tanpa sadar lalu memakan kembali makanannya dengan lahap dan sampai habis
" Kenyang " Tanya Lio sambil tersenyum
" Ia.. enak " ucap Mesi dengan wajah senangnya
" Kamu kalah... dan aku menang " ucap Lio sambil tertawa senang
" Aduh... kenapa juga aku harus buat perjanjian begitu... kan aku sendiri yang kena sial " batin Mesi
" Kamu harus menuruti keinginan ku " ucap Lio
" Satu keinginan saja cukup " ucap Mesi
" Oh tidak bisa... kamu harus ikuti keinginan ku selama dua puluh empat jam " ucap Lio sambil tersenyum jahatnya
" Apa.. " ucap Mesi
" Kamu tidak bisa protes " ucap Lio
" Tuh kan aku sial lagi... benar-benar ya.. padahal aku ingin kabur dari lelaki mesum ini " batin Mesi
" Dua puluh jam bersamanya.. aku harus apa ya.. ok.. kita bersenang-senang mumpung aku sedang libur.. " batin Lio senang
.
.
.
.
.
Bersambung....
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz