NovelToon NovelToon
Kepincut Cinta Ketos Galak

Kepincut Cinta Ketos Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Ketos / Teen / Komedi / Perjodohan
Popularitas:195.8k
Nilai: 5
Nama Author: liif

Bella Anastasya Wijaya. Seorang gadis yang dulunya seorang artis terkenal, namun karena sebuah masalah dia harus mundur dari dunia artis nya, dan fokus sekolah saja.

Elang Saputra, kakak kelas, sekaligus keyos yang nantinya akan menjadi pasangan hidup Bella. Namun itu semua tidak berjalan dengan semudah hayalan. Karena hanya author yang maha membolak-balik kan jalan ceritanya, hehe😁

Novel ini bukan hanya tentang percintaan, tapi juga persahabatan yang pastinya akan membuat siapapun iri membacanya (author nya aja iri, hehe)

Solidaritas tinggi dan kekonyolan yang luar biasa menjadi bumbu pelengkap persahabatan mereka. Ada yang terjebak cinta juga dalam persahabatan mereka😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon liif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Perhatian

Malam sudah menunjukkan pukul 23.15, semakin larut saja tapi Bella dkk + Doni masih enggan untuk meninggalkan pekarangan rumah Bella. Mereka masih asyik menikmati jagung bakar sambil bernyanyi. Mereka tampak sangat menikmati, berbeda dengan Elang yang merasa sangat terganggu karena tidak bisa tidur.

Byurr

Elang menyiram semua manusia yang ada si pekarangan. Dan otomatis badan mereka langsung basah.

"Anj**g siapa nih yang nyiram gue" Marah Bella sambil menoleh ke arah pintu ruang tengah diikuti dengan teman-teman nya. Disana sudah berdiri Elang dengan ember ditangan nya.

Melihat Elang disana, membuat Bella mengepalkan telapak tangan nya lalu menghampiri Elang.

"WOY SETAN, APA MAKSUD LO NYIRAM KITA? Teriak Bella sambil mendorong bahu Elang.

Dengan sigap, Elang menepis tangan Bella lalu berkata "Yang ada gue yang nanya, apa maksud lo gangguin orang tengah malem gini"

"Terserah gue lah, orang ini rumah gue kok" jawab Bella.

"Dan lo jangan lupa, gue yang ditugasin bokap nyokap lo buat jagain lo disini" Tegas Elang.

"Halah gitu doang belagu loh. Tugas lo disini ngejagain gue bukan ikut campur urusan gue, paham lo" ucap Bella.

"Ngejaga pergaulan lo itu juga termasuk tugas gue. Biar lo gak terus-terusan main sama mereka" tutur Elang sambil menatap Bella dkk + Doni.

"Bang**t, dari tadi kita udah diem ya, tapi lo malah ngehina kita" Irfan maju hendak meluncurkan kepalan tangan nya di wajah Elang namun ditan oleh Ajeng.

"Tuan ketos yang terhormat, gue capek dengan adanya lo disini selama 2 hari ini. Gue capek dengan sikap lo yang semena-mena dan terlampau sadis. Sekarang gue mau tanyak, mau lo sekarang apa? Gitu aja dah biar cepet" Tutur Bella.

"Hm pinter, sekarang lo tidur dan kalian semua pulang" Perintah Elang.

"Nggak. Mereka sudah punya rencana mau nginep disini dari tadi di sekolah" Tolak Bella.

"Kalo gitu biar ni bocah ingusan aja yang pulang, gak ada alasan lagi, rumah lo di depan, tinggal pulang gak usah nolak" Elang melirik Doni.

"Gak usah manggil bocah jingusan juga kali bang. Orang gue gak ada ingus nya" ucap Doni.

"Terserah lo dah bocah, sekarang lo pulang, cepet!" perintah Elang.

"Udah lah turutin aja don, yang waras ngalah. Inget, besok jam setengah 6 kita joging, oke" Bella mendorong Doni, mau tidak mau Doni pulang. Bella dkk masih menatap kepergian Doni.

"Kalian semua, sekarang balik ke kamar, ganti baju, terus tidur!" titah Elang.

"Iya, ibu kost yang hobi marah-marah" Sinta lalu pergi disusul oleh yang lain. Bella ada di belakang, lalu membisikkan sesuatu di telinga Elang.

"Bacot" Bella mengucapkan nya dengan penuh penekanan, setelah Itu dia berlalu menuju kamar.

*******

Pukul 05.35 Bella dkk sedang berkumpul di depan rumah Bella menunggu Doni karena rencana nya sekarang mereka mau joging mengelilingi komplek.

"Mana nih si Doni, lama amat. Masih pake lipstik kalik ya" Gerutu Diki

"Bukan dik, masih pake pempers, kan bocil" Sinta menimpali.

"Jangan gitu dong, temen gue tuh" Bella mengerucutkan bibir nya.

"Ciye sesama bocil saling membela" Balas Diki.

"Judulnya teman Kecilku kekasihku nih" Ledek Sinta.

"Atau tetanggaku calon imam ku, uhuy"Tambah Angga heboh.

"Kok malah ngecengin Doni dan Bella sih. Kerumah Doni aja yuk cil. Susul dia" Ajak Ajeng.

Bella dkk pun pergi kerumah Doni, saat mereka mau mengetuk pintu, ternyata sudah lebih dulu Doni keluar menenteng sepatu nya.

"Bocah, buruan. Lama ah" Irfan langsung keluar dari teras Doni bersiap-siap joging, sambil menunggu Doni memasang sepatu nya.

"KUY" Ajak Doni semangat. Mereka pun joging memutari komplek selama kurang lebih 1 jam. Setelah dirasa sudah mulai terik, akhirnya mereka semua berhenti di depan rumah Bella.

"Capek banget, hosh hosh" Sinta menetralkan nafasnya, sambil meluruskan kakinya diikuti dengan yang lain.

"Lemah lo sin" Ejek Diki, padahal Dirinya sendiri juga capek.

"Cemen kalian ah, ketara kalo gak pernah olahraga nih. Gak kayak gue sama Bella tiap hari joging" Ejek Doni yang memang tidak merasa lelah.

"Calon pasangan mah emang beda, pagi-pagi aja udah joging bareng" celetuk Angga.

Disaat Bella dkk + Doni sedang asik bercanda di teras, muncul lah Elang dari dalam.

"Woy bocah, hp lo bunyi terus dari tadi, berisik!" Ucap Elang sambil menjulurkan hp Bella.

"Yang lo maksud yang mana nih. Kita semua disini lebih bocah dari elo. Elo doang yang tua" Pertanyaan Bella membuat semua teman nya tertawa.

"Jahat lo cil. Orang muka nya kak Elang gk tua, kalo kata Doni mah kayak abang-abang, abang tukang baso" Sinta menambahi, membuat Elang semakin geram.

"Terserah kalian dah, nih hp lo BELLA ANASTAYA WIJAYANTO" Elang memberi hp kepada Bella dan sengaja menekan kan nama Bella.

"Woy ketos galak, salah lo, nama gue kurang kalik. Cintya nya mana" Ucap Bella namun tak ditanggapi oleh Elang, Elang malah langsung masuk tanpa pamit.

"Ganteng sih, tapi galak, skip" Celoteh Ajeng sambil melihat punggung Elang yang sudah menjauh.

Tak lama, hp Bella berbunyi, rupanya Kevin sedang melakukan panggilan vc. Tanpa basa-basi Bella langsung mengangkat nya.

"Haduh bayi dugong, lo kemana aja sih, gue hubungin dari tadi gak bisa, sok sibuk banget sih lo. Gak tau apa gue mau ngasih tau info penting. Eh, lo nya malah ngilang bagai di telan angkasa. Ini antara hidup dan mati dan lo malah ngilang, gak ngerti lagi gue dah dengan cara pikir lo" Tanpa salam, Kevin langsung berbicara panjang lebar saat Bella mengangkat telfon nya. Teman-teman Bella hanya diam heran mendengar omelan Kevin.

"Apaan sih lo ****** busuk, malah langsung ngomel, PMS lo? Bella malah marah balik.

"****** busuk?" Sinta penasaran dengan wajah orang yang sedang menelfon Bella kenapa dijuluki ******. Dengan cepat Sinta mengambil alih hp Bella, lalu semua teman nya langsung menampak kan wajah di hp tersebut.

"Aneh lo cil, orang ganteng gini dipanggil nya ****** busuk" Ucap Angga seraya tetap menatap wajah Kevin yang sedang kebingungan.

"Dia nama nya Kevin. Karena dia lebih tua dari gue, jadi gue manggilnya bang. Bang Kevin, singkatnya ******, biar gak ribet kalo bang Kevin." Bella menjelaskan pada semua teman nya dan dijawab dengan ber oh ria.

"Ini bocah-bocah kucluk siapa sih, Mana Bella woy, balikin hp nya, gue mau ngomong" tutur Kevin kebingungan dengan banyak nya wajah asing disana.

"Santuy dong bang, orang kita cuma mau lihat yang namanya ****** juga, huu" Sinta menyerahkan hp kepada Bella kem?bali.

"Ada apaan bang?" tanya Bella setelah hp sudah ada ditangan nya.

"Lo dapet job jadi bintang iklan nya hand body lotion **** dek" Kevin menyampaikan nya dengan sangat antusias.

"Seriusan ini bang? Gak lucu kalo bercanda. Lo gak lagi ngeprank gue kan bang" Bella juga terlihat sangat senang mendengar berita yang disampaikan Kevin.

"Serius adik ku yang cantik" Ucap Kevin gemas.

"AHH SENENG BANGET" Saking senang nya Bella sampai berteriak sambil berloncatan.

"Eh tunggu cil, hand body ***** itu yang di tipi-tipi bukan?" tanya Ajeng bingung dengan apa yang terjadi.

"Jadi maksudnya lo bakal ngelebarin sayap, gak cuma jadi model di majalah, sekarang lo juga ambil job jadi model iklan juga, gitu ya bel?" Doni mengambil kesimpulan dan dijawab dengan anggukan oleh Bella. Semua teman nya juga ikut senang, saking senang nya mereka juga ikut berloncatan seperti Bella.

"Big wow banget sih ini, gue temenan sama artis woy" histeris Sinta.

"Gak nyangka banget gue, lo pe'a tapi lo bener-bener hebat cil" ucap Diki.

"Elo muji apa ngehina bang?" Sungut Bella.

"Hallo, kok gue diabaikan sih" ucap orang di seberang telfon.

Bella langsung mengangkat hp nya lagi dan melihat orang di seberang sana "Lupa gue bang, kesenengan sih,hehe"

"Hadeh, untung sayang, kalo gak udah gue karungin dari tadi" Ketus Kevin.

"Gue mau bilang tuh iklan suting nya di 2 tempat outdoor semua. Pantai ***** sama taman bunga *****. Besok suting di pantai *****, callingan pagi, biar gue jemput lo dek, inget gak boleh telat" Kevin menjelaskan pada Bella.

"Buset, besok bang? Cepet amat?" Tanya Bella keheranan.

"Udah jangan banyak cincong, honor nya gedhe loh. Dan kalo hasil nya bagus kemungkinan besar lo bakal di pake buat sponsor produk lain juga dek. Keren gak tuh?"Jawab Kevin, membuat akuBella semakin semangat.

"Abang ku tersayang, lo tenang aja, gue gak bakal ngecewain lo kok" Ucap Bella yakin.

"Yaudah, gue tutup ya dek. Dadah" tutt. Kevin memutus sambungan telfon nya.

Bella senyum-senyum sendiri di teras, sementara semua teman nya sudah masuk duluan ke dalam rumah. Karena sudah lapar, akhirnya Bella juga masuk berniat untuk sarapan.

Dilihat nya Elang sedang duduk di sofa ruang keluarga, membuat mood Bella sedikit rusak.

"Napa lo senyum-senyum sendiri gitu? Obat lo abis? Tanya Elang aneh saat melihat Bella yang hendak menuju dapur berjalan sambil tersenyum.

"Suka-suka gue, dan lo gak usah kepo" Ketus Bella.

"Siapa juga yang mau kepo sama urusan lo, gak penting" jawab Elang.

"Whatever" ucap Bella dengan logat bule.

Tiba-tiba asisten rumah tangga menghampiri Bella dan Elang, dia mengatakan bahwa sarapan sudah dihidangkan. Akhirnya Bella dan Elang berjalan menuju ruang makan.

"Widih momen langka nih, 2 orang yang biasanya berantem mulu jadi akur" Ucap Sinta takjub sambil melihat ke arah Bella dan Elang yang berjalan berdampingan.

"Patut masuk 7 keajaiban dunia nih" Diki menepuk tangan nya sendiri.

Semua orang terus menggoda Bella dan Elang. Berbeda dengan Doni yang terlihat kesal.

"Udah ah, ribut mulu, kapan makan nya nih" Ketus Doni.

"Jealous lo don? tanya Irfan

"Kebakaran jenggot Doni" Tambah Ajeng.

"Hareudang hareudang hareudang panas panas panas" Angga menyanyi sambil melirik Doni.

"Udah ah, gak usah godain Doni terus dong, best friend gue nih" Bella merangkul pundak Doni yang duduk di sebelah nya.

"Percaya deh, yng lagi TTM an emang beda" ucap Diki.

"Lebih uwu" Tambah Sinta.

"Kalian ada cemisstry atau gimana sih, ngomong nya kompak mulu. Kalo yang satu ngegodain, yang satunya lagi pasti ikut godain" tanya Angga pada Diki dan Sinta.

"Kalian mau terus ngoceh gak jelas apa makan?" Tegas Elang membuat semuanya diam lalu sarapan, selesai sarapan mereka nonton tv bersama. Entah ada angin apa yang membuat Elang mau berkumpul bersama mereka seperti sekarang.

"Bel, besok gue mau bawa temen gue kesini, gapapa?" Elang akhirnya menanyakan sesuatu yang dari tadi bersarang di otak nya.

"Temen siapa? Ada perlu apa? Mau mesum lo ya?" Tuduh Bella yang dibalas dengan jitakan Elang.

"Sembarang kalo ngomong. Lagian temen gue cowok semua. Temen kelas. Kita mau kerja kelompok" Ucap Elang sebal.

"Ohh" Bella hanya ber oh ria.

Belum sempat Elang menjawab, tiba-tiba hp nya bunyi, tanda ada pesan masuk.

0856********

Tolong awasi jam tidur Bella, gue gak mau dia bergadang, karena besok ada syuting.

Elang :

Siapa?

0856********

Gue Kevin, manager nya Bella.

"Besok lo mau syuting bel" tanya Elang.

"Iya tau dari mana lo? tanya balik Bella.

"Ciye kak Elang diam-diam kepo" Celatuk Diki

"Bakal pulang larut lagi gak bel?" Bukan nya menjawab Elang malah melontarkan pertanyaan lagi.

"Nggak deh kayaknya. Gue callingan pagi soalnya, paling gue pulang sore ucap Bella."

Tak ada tanggapan dari Elang, dia langsung berlalu menuju kamar nya. Tak lama, muncul membawa 1 buah botol obat.

"Nih lo minum" Elang menyodorkan obat itu ke Bella.

"Apaan nih?" tanya Bella heran.

"Obat" jawaban Elang sangat singkat dan tidak jelas.

"Hadeh gue juga tau ini obat, maksudnya obat apa?" Bella tepok jidat.

"Itu racun ya? Parah lo kak" celetuk Diki

"Gu.." Belom sempat Sinta berbicara, mulutnya sudah di bekap oleh tangan Elang.

"Gue tau, kalo Diki ngomong, lo pasti juga ngomong, sebelum itu terjadi, gue Cegah niat lo, biar gak lama" Setelah mengucapkan itu, Elang langsung melepas bekapan nya.

"Ini Vitamin. Biar lo gak sakit, karena jadwal lo udah mulai padat" ucap Elang pada Bella.

"Ada angin apa nih? Kenapa seorang ketos yang terkenal galak jadi perhatian gini sama gue" Bella menyerngitkan dahi nya.

"Gak usah GR lo, gue gak mau lo sakit, ntar gue yang kena marah sama bokap nyokap lo" jawab Elang.

Akhir nya Bella meminum vitamin itu, lalu kembali fokus dengan acara tv. Cukup lama, Bella dkk, Doni dan Elang menghabiskan waktu di depan tv.

"Guys, sebelum makan siang kita renang dulu yuk" Ajak Doni.

"Kuyy, kayak nya seru nih, siang panas gini kita renang" Diki juga ikut semangat.

"Seru apaan, ntar tambah item lo dik" Sinta langsung tertawa keras setelah mengatakan nya.

"Gue item gini lo udah suka kok, ya kan" Diki menaik kan alis nya, menggoda Sinta.

"Digoda tuh sama mas Diki" Bella menyenggol bahu Sinta.

"Kalian semua boleh renang, tapi Bella jangan" Perintah Elang

"Lah kenapa gitu?" tanya Bella heran.

"Ini lagi panas banget" jawab Elang simpel.

"Tenang aja gue pake sunblock biar gak item"

"Bukan soal item, tapi biar lo gak sakit"

"Gue gak akan sakit, kan tadi gue udah minum vitamin" Bella tetap berusaha agar dia boleh renang dengan yang lain.

"Vitamin juga punya batas kemampuan, kalo lo nya se bandel ini, tuh vitamin bisa aja kalah, dan lo sakit"

"Yaudah sini gue minta vitamin nya lagi biar makin kuat"

"Tapi tetep lo gak boleh ikutan berenang" Tegas Elang

"Oh ayolah, gue butuh refreshing sebelum gue syuting besok"

"Kayak kerjaan lo di tumpukan buku aja. Orang lo syuting nya di pantai, kan itu juga termasuk refresing" Elang tetap ada pada pendirian nya.

"Ini kalo kalian debat terus, kita kapan renang nya?" Irfan sengaja memotong pembicaraan Bella dan Elang yang mulai panjang.

"Udahlah cil, yang dibilang kak Elang ada benar nya juga, lo nurut aja deh" Ajeng membenarkan pendapat Elang membuat Bella mendengus kesal.

"Lo liatin kita berenang sambil duduk disana aja ya" Angga menunjuk kursi santai di tepi kolam.

Akhirnya Bella menuruti kemauan Elang dengan hati yang dongkol. Bella menghentak kan kaki nya, berjalan ke arah kursi santai di tepi kolam, membuat Elang menggelengkan kepala melihat tingkah Bella.

"Dasar bocah. Gitu doang langsung ngambek. Gue berasa jadi asisten nya dia kalo kayak gini." Elang memijit pelipis nya lalu berjalan ke arah kolam.

*Terimakasih untuk semua dulungan nya, jangan lupa untuk like, komen, dan vote,*

1
Angel Baga
semoga gk ada yang berusaha misahin mereka lagi
Nurlela AfifHafiz
lama bgt baru buka noveltoon lagi. langsung nyari El Bella.
lanjutin dong Thor kok lama bener sihhhh
Nilam Aulia Shatykha
thor bikin bella sma elang nikah
Adel Oktavia
Thor lanjutin dong,,🤧
liif 2
selamat malam semua🤗
Terimakasih utk support kalian selama ini🤗
mohon maaf ya, karena suatu kendala author tdk bisa melanjutkan novel ini. Hp author ke restart, dan aku gk inget kata sandi email buat login di akun ini😭

Jadikan aku buat akun baru😉 Dimohon utk support di karyaku di akun yg baru ya, Terimakasih 😘
zulfa99
,ayooo thor lanjutkan,, seruuu nihhhh
liif: siap. ditunggu ya kak😘
total 1 replies
Juni Delya
lama gak up kak
Juni Delya
itu ulah jingga apa wildan yaa
liif: hayo ulah siapa😁
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
hahahhaa parah si bella
Nurlela AfifHafiz
aduhh gila aku sampe ketawa terpingkal pingkal bacanay smpe kluar air mata jg bacanya. pipiku jdi kaku. perutku sakit
liif: lah😂
se lucu itu kah😁
btw, trims kak sudah menjadi pembaca setia🤗
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
ahhh. love U more elang n bella
liif: love you too😁
total 1 replies
Nurlela AfifHafiz
yeeeee akhirnya up lagi ka Thor. n makin senang krna elang dgn Bella udah baikan
liif: maafkeun diriku ini yg update nya sering lama🙏
total 1 replies
Revina Willy
Permisi thor..

"Aku Hamil Anak Pacarku."

Mampir yuk ke ceritaku. Dijamin seru👌
Menceritakan kisah gadis SMA berprestasi yang hidupnya hancur karena mengandung anak pacarnya.
Dewi Larasati
kok akuvagak males ya ma karakter nya elang kok sok berkuasa banget
liif: yuk baca sampe akhir, biar tau kebucinan Elang😁
total 1 replies
Dewi Larasati
bagus
MySweetLlaa(◕ᴗ◕✿)
Thor cepet Up nyaaa hee
liif: siap kakak,😁
total 1 replies
Ladydiana Diana
bikin wildan ngaku klo dia yg bocorin rhsiaby bella
liif: tunggu ya, pasti tarungkap kok😁
total 1 replies
liif
lamis/lemes sama aja kak. hehe😁
Ladydiana Diana
mulut lamis apaan dah thor? lemes X y maksudny? hehehe
Capricorn girl💫
mantapka cerita nya bagus bgt ska aku,,
wih jejak ku disetiap bab ada,bakal ada yg protes ga sie,soalnya dinopel sebelah ada yg ngegas gara2 jejak aku berserakan disetiap bab,,🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!