NovelToon NovelToon
Lelah Berharap

Lelah Berharap

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Diam-Diam Cinta / Idola sekolah
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: vita no

tiga tahun sudah pernikahan kita...Dipaksa menikah di usia muda ketika kita masih duduk di bangku SMA..
Tak ada kontak fisik. Di rumah seperti orang asing. Aku tahu Aksa memiliki ke kasih tapi apa salah ku. Hingga batas kesabaran ku hilang juga.

"Kak Aksa aku ingin gomong".
"Kalau ngomong ya ngomong aja Bintang".
"Kak mari kita berpisah".

Apa Aksa mengabulkan permintaan Bintang. Atau mempertahankan pernikahannya ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vita no, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Murid Baru Di Kelas Kak Aksa

Hari sudah mulai senja, dan aku sudah di jemput oleh mang Ujang di pantai ini. Aku berpamitan dengan Mila dan Silvi." Sampai jumpa besok lagi ya guys di sekolah."

"Yo i Bin. Kalau gitu aku dan Silvi jalan juga ya."

"Ya hati-hati di jalan. Bawa mobil jangan ngebut ya Mil."

Aku sampai di rumah pas mau magrib. Ku ucap"assalammu'alaikum mom, ded." Kusalami tangan mereka."maaf ya mom, ded. Aku telat pulangnya. Keenakan ngobrol jadi lupa waktu.he...he..he..."

"Nggak apa. Kamu pergi mandi gih. Habis tu jangan lupa siap-siap sholat."

"Siap mom." Dan aku berjalan menuju ke kamar ku lagi. Aku nggak melihat kak Aksa. Mungkin dia belum pulang. Keasikan kali jalan-jalan dengan kekasihnya sampai lupa waktu pulang."masak bodoh lah, emang aku fikirkan."gumam ku dalam hati.

Setelah itu, aku turun ke ruang makan untuk makan malam. Aku lihat mommy lagi menyusun makanan di meja makan." Aku bantu ya mom."

"Boleh, kamu bawa piringnya ke meja trus kamu susun ya."

"Siap mom." Dengan senang hati aku bisa bantu mommy. Dengan gerakan lincah aku bantu mommy.

Setelah semua selesai di susun. Tak berapa lama datang deddy bergabung di meja makan. Tapi kak Aksa nggak kelihatan batang hidungnya. Tapi aku hanya diam aja tanpa bertanya sama sekali.

"Yuk makan Bin, nggak usah tunggu Aksa."

"Iya mom." Dan aku makan dengan tenang. Tanpa bertanya kenapa dan dimana kak Aksa.

Sehabis makan, seperti biasa kami duduk di ruang keluarga, bercerita kadang mommy juga deddy bertanya tentang kegiatan ku. Dan juga deddy bertanya apa nanti jurusan kuliah yang aku ambil.

"Bin, nanti jika kamu tamat sekolah, kamu mau nyambung kemana ?"

"Bintang mau nyambung ke fakultas kedokteran ded."

"Wah calon dokter dong mantu mommy ini."

"Amin, doa kan aja ya mom. Biar dilancarkannya cita-cita Bintang ini."

"Itu pasti sayang."

"Masih ada satu setengah tahun lagi buat kamu belajar lebih giat lagi Bin. Jika kamu belajar dengan sungguh-sungguh, deddy yakin kamu akan di mudahkan jalannya menuju cita-cita kamu."

"Iya ded, makanya Bintang giat belajar sekarang ini ded."

"Bagus itu. Pertahankan sikap seperti itu, deddy suka. Ya udah, deddy tinggal bentar ya. Ada pekerjaan deddy yang masih belum selesai. Deddy tinggal dulu ya mom, Bin."

"Iya."jawab aku dan mommy serentak.

Aku dan mommy akhirnya menonton film yang sedang tayang sambil mommy bertanya tanya tentang kegiatan ku di mall dan pantai.

"Oh iya Bin, kapan-kapan kita harus juga tu buat rencana jalan-jalan ke pantai atau sekalian aja kita liburan keluarga. Kayaknya asik juga ya Bin!"

"Iya mom, seru juga kayaknya mom."ucap ku sambil tersenyum. Tak lama dari pintu depan terdengar orang menyebut assalammu'alaikum. Dan yang datang itu kak Aksa sama Tiara. Aku pun melihat mereka ya seperti biasa aja. Mungkin aku sudah lupa kali dengan status kami.

"Loh kok lama kali sih Aks kamu pulangnya. Dan kenapa Tiara nggak kamu antar pulang?"kata mommy dengan agak tidak suka gitu lihat sikap anaknya.

"Maaf mom. Kalau gitu Aksa masuk dulu mau mandi."hanya itu jawab kak Aksa.

Aku hanya melihat film yang lagi tayang tanpa melihat ke mereka. Buat apa aku lihat hal-hal yang nggak penting banget menurut ku.

"Tante Tia minta maaf ya, kalau kita pulang agak malam. Tadi kak Aksa temani Tiara dulu beli perlengkapan sekolah Tia. Dan hari ini rencana Tia mau nginap disini tan, soalnya mama dan papa lagi keluar kota. Makanya Tia minta ikut aja kesini sama kak Aksa."

"Ya sudah, kamu boleh nginap disini untuk malam ini. Tapi besok kamu harus pulang. Nggak enak sama tetangga disini. Bukan karena apa-apa Tia. Kamu sudah dewasa bukan anak kecil yang bisa titip titip lagi. Mbok Iyem, bawa Tia ke kamar tamu di dekat tangga ya."

"Siap nyonya."

"Kalau kamu belum makan, nanti minta aja sama si mbok."

"Iya tan. Maaf ya tan ngerepotin."uh giliran aku aja nginap disini tante marah marah. Giliran Bintang disini, kok tante nggak keberatan sih. Malah Bintang bisa panggil tante dengan mommy. Heran aku." Gumamnya dalam hati.

"Aksa, deddy mau ngomong dengan kamu. Ikut ke ruangan kerja deddy." Aksa mengikuti deddy dari belakang. Sesampainya di ruang kerja deddy, Aksa di suruh duduk di hadapannya.

"Deddy mau kamu jujur. Apa tidak ada cinta dihati mu buat Bintang. Jika pun belum ada, belajarlah untuk mencintainya. Tapi deddy mohon sama kamu, jangan menyakiti hati Bintang. Dia anaknya baik dan sangat polos. Deddy nggak ingin nanti kamu menyesal setelah dia pergi. Apa kamu dengar deddy, Aksa. Dia diam, karna dia menahan. Mungkin seperti kamu, dia juga belum mencintai kamu. Makanya dia diam saja kamu jalan dengan wanita lain. Meski dia diam, deddy tahu hatinya pasti sakit. Deddy mohon jaga hatinya. Jangan nanti, jika dia sudah memasang tembok untuk tidak mencintai mu saat itu kamu akan menyesal."

"Tapi ded, Aksa tidak mencintainya. Dan lagi waktu insiden itu terjadi, Aksa nggak melakukan apa pun ded. Bintang masih suci. Aksa hanya memeluknya supaya dia tidak hipotermia."

"Tapi tindakan ceroboh mu itu, tidak bisa diabaikan begitu saja Aksa. Apa lagi kamu sudah melihat tubuhnya. Bagi wanita tubuhnya adalah auratnya. Sudah lah, kamu boleh keluar. Tapi ingat jangan kamu sakiti hati Bintang secara tidak langsung. Deddy nggak mau punya anak yang jadi pecundang."

"Sial, aku nggak membenci Bintang. Tapi aku membenci keadaan ini. Jika saja mommy tidak menjodohkan aku dan dia dari kecil. Mungkin rasa cinta itu bisa tumbuh. Tapi karena aku tahu dia jodoh dari kecil ku maka itu aku nggak mau mengakui hubungan ini. Jika aku mengakui, maka mommy akan selalu mengatur aku."gumam Aksa dalam hati.

Pagi pun datang, selesai sarapan pagi. Kami mulai melakukan aktivitas masing-masing. Deddy pergi kekantor, mommy pergi ke butiknya dan aku, Tiara juga kak Aksa pergi ke sekolah.

"Kak Aksa, aku nebeng ya di motor kakak."

"Kamu naik mobil aja sama Bintang, Tiara. Kan kamu hari pertama masuk sekolah. Nanti lain pula apa kata orang. Apa lagi Aksa anak paling banyak fansnya di sekolah. Nanti kamu jadi bulan bulanan cewek disana. Bukan tante nggak izinkan. Nanti kasihan kamunya."

"Iya tan. Makasih ya tan sudah ingatkan Tiara."

"Kamu nggak keberatan kan Bin, kalau Tiara satu mobil sama kamu."

"Bintang nggak keberatan kok mom."ucap ku sambil tersenyum.

Kami berangkat menuju tempat tujuan kami masing-masing.

Tiara menuju ke kelas kak Aksa. Ya dia satu kelas dengan kak Aksa.

"Pagi anak-anak. Perkenalkan ini ada murid pindahan dari Australia. Silahkan perkenalkan nama nya ."

"Pagi semua, perkenalkan aku Tiara Rahardi. Bisa panggil aku Tia aja. Mohon bantuannya saat belajar ya."

"Sudah, kamu duduk dekat Titik."

"Baik buk. Terimakasih buk."

"Hai, jadi kamu kelas sama kita. Jadi aku nggak perlu panggil kamu dedek lagi dong. Tapi harus panggil nama aja."

"Kak Alex boleh panggil Tia dedek kok. Kan Tia emang kecil satu tahun dari kak Alex."

"Oh ok."

1
partini
ortu egois,,tuh si Aska yg ga serius masa kaya gitu ga ngehh kalian par ortu busettt dah bego bngt
partini
para ortu happy tapi anknya nyesek ortu buta ga bisa lihat apa pura" lihat
partini
ngmng ke ke mertua diem"Bae aihhh nanti ada yg deketin jalan barang setatus kamu masih istri Aska ya kamu selingkuh
partini
ajukan perceraian aja kan bisa dari pihak wanita,iya kalau dia pulang masih sendiri kalau udah berdua kamunya macam mana be smart don't be stupid Bin ,ngmng ke mertua toh mertua kamu tau apa yg terjadi di jangn buta karena cinta
partini
seandainya bintang ada temen cowok yg care Banggt bisa buat pelipur lara nantinya pas Aska di sana udah ada cem ceman
partini
enak bener si Aska ini ya udah bin kan dia ngmng kaya gitu moga aja pas dia diluar negri ada cowok ganteng paripurna cinta kamu ga salah dong kan itu yg Aska mau kalian juga ortu Bege
partini
kapan bintang minta pisah Thor ,secara Aska udah mau ke luar negeri
Dewi Puspitasari
k yg banyak up episode 🤭
Bunda Ning
cerita menarik tidak bertele tele
Dewi Puspitasari
k cepetan abdet episode yg banyak
May Maya
mampir Thor semoga karya nya bgus n GK berhenti d tengah jln 🤭 harus sampai tamat ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!