NovelToon NovelToon
Delayed Love

Delayed Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:336.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: lizbethsusanti

Aku bernama Axel Bariton berumur 30 tahun. Aku terlahir di keluarga gangster yang kaya raya. Ayahku seorang miliarder dan aku mempunyai adik laki laki bernama Darius Bariton. Ayahku bernama Maxim Bariton meninggal dunia ketika aku masih berumur dua puluh lima yahun dan adikku berumur dua puluh tahun. Ayah kami meinggal dengan sangat tragis dengan begitu banyak peluru bersarang di badannya karena, perang yang terjadi di antara para gangster di dalam memperebutkan daerah kekuasaan mereka.

Ibu kami meninggal dunia ketika melahirkan adikku dan Ayah tidak me Ijah lagi karena Ayah begitu mencintai ibu. Itulah yang membuat kami begitu sedih dan terpukul ketika Ayah kami meninggal dengan cara yang begitu tragis.

Ayah kami meninggalkan kerajaan bisnisnya yang berupa hotel, restoran, klub malam, dan kasino yang tersebar di seluruh dunia berikut dua buah private jet, dua pulau pribadi dan beberapa kastil mewah untuk kami berdua.

Ayah mewariskannya secara adil dan rata. Adikku mengurus bisnis ayah yang ada di Eropa. Aku ditugaskan mengurus bisnisnya ayah yang ada di Asia.

Adikku sudah menikah dan mempunyai seorang anak laki laki berumur empat tahun yang sangat aku sayangi, dan dia menetap di Amerika bersama anak dan istrinya.

Sedangkan aku belum menikah karena aku belum berjumpa dengan wanita impianku. Aku mempunyai wanita impian, sosok wanita itu sudah berada di anganku sejak aku berumur dua puluh tahun.

Banyak yang mengatakan aku gila ketika aku melukis sosok yang selalu berada di anganku itu dan berkata kalau aku akan berjumpa dengannya. Semua meragukan ucapanku. Karena semuanya berpikir kalau sosok wanita itu hanyalah hayalanku saja dan tidak akan pernah aku temui di dunia nyata karena, memang tidak ada.

Tetapi aku terus mendambakannya dan bertekad kalau aku tidak akan pernah menikah dengan wanita lain selain wanita yang ada di dalam angan anganku itu.

Putih, cantik, memiliki senyum ceria, dan berambut hitam, lurus agak bergelombang dan panjang. Itulah gambaran dari sosok wanita impianku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lizbethsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa ada banyak bekas luka?

Axel masuk ke dalam kasinonya dan langsung mendapati Alexa May tengah disandera oleh musuh bebuyutannya, Darrel Scorpion. Cowok dengan tubuh penuh tato itu, Darrel namanya, mencengkeram dagunya Alexa dengan tangan kanannya dan tangan kirinya mengikat kedua tangannya Alexa.

Axel melangkah pelan mendekati Darrel dan bertanya "apa maksud semua ini?"

"Hah! kamu ternyata bersembunyi di sini, aku mencarimu selama ini karena, kamu sudah membunuh adikku, dasar brengsek!"

"Aku tidak bersembunyi, aku hanya mencari ketenangan. Aku sudah pensiun dari dunia gangster dan aku tidak membunuh adikmu"

"Cih! kamu ditemukan di tempat adikku mati bersimbah darah, masih bilang bukan kamu yang membunuhnya. Aku akan membuat hidupmu menderita, Axel Bariton! Aku akan membunuh kekasihmu ini di depan muka kamu, tapi sebelumnya aku akan menikmati tubuhnya terlebih dahulu di depanmu, supaya kamu meradang, hahahaha, lalu aku akan mempertemukan kalian di neraka, aku akan membunuhmu setelah aku membunuh wanitamu ini, hahahaha"

Axel mencoba bersikap tenang, jika dia panik maka hal buruk akan menimpa Alexa May. Dia tidak ingin Alexa May dilecehkan di depan umum seperti ini kemudian dibunuh.

Axel kemudian berkata "dia bukan wanitaku!" ketika Axel melihat Darrel mulai menciumi wajahnya Alexa dan Alexa menjerit serta meronta mencoba untuk melepaskan diri dari cengkeramannya Darrel.

Darrel mendongakkan wajahnya untuk menatap Axel "wanita ini tadi terus meracau, mengatakan kalau dia tunangannya Axel Bariton, maka aku pun langsung menangkapnya. Masih mau bohong lagi, kamu!?" Darrel mulai menggeram kesal.

"Dia hanya seorang wanita mabuk yang bermimpi untuk menjadi tunanganku" kata Axel dengan ekspresi dan nada bicara yang sangat datar dan sangat tenang.

Darrel menyeringai dia masih tidak mempercayai ucapannya Axel. Darrel lalu mencekik Alexa May. Mencoba melihat reaksinya Axel. Darrel mengumpat kesal ketika melihat Axel bersikap santai dan tidak terpengaruh sedikit pun ketika dia mencekik lehernya Alexa May.

Akhirnya Darrel pun melepaskan tangannya dari leher cantiknya Alexa. "katakan apa kau tunangannya Axel?" teriak Darrel di telinganya Alexa.

Alexa berkata sambil terbatuk batuk "mana Axel, aku mencintainya tapi dia tidak pernah mencintaiku. Tapi aku tunangannya" Alexa kembali meracau di dalam mabuknya.

Axel berkata "dengar sendiri, kan? dia hanya seorang wanita mabuk yang tergila gila padaku dan aku tidak mengenalnya.

Darrel berteriak kesal lalu mendorong tubuh Alexa sampai jatuh terjerembab di atas lantai.

"Dasar wanita nggak berguna, cih!" Darrel kembali menggeram kesal.

Axel memberi kode ke Sam agar Sam membawa Alexa keluar dari kasino. Sam melakukan perintahnya Axel dengan segera.

Setelah mengantar Alexa keluar dari kasino, Sam menutup rapat pintu kasino dan kembali masuk ke dalam bersama dengan kelima anak buahnya.

Darrel duduk di atas kursi dan memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Axel hidup hidup. Dia ingin membawa Axel ke kediamannya dan ingin menyiksa Axel hidup hidup sampai mati. Darrel menyimpan dendam yang begitu besar pada Axel karena, dia mengira Axel yang telah membunuh adiknya.

Axel, Sam dan kelima anak buahnya akhirnya bertarung dengan anak buahnya Darrel yang berjumlah tiga puluh orang. Timnya Axel akhirnya berhasil memenangkan perkelahian tangan kosong itu dengan telak.

Darrel mengumpat kesal lalu berdiri dan langsung mengacungkan pistolnya ke Axel.

Axel menyodorkan ponselnya "lihatlah! aku tidak membunuh adikmu. Adikmu mati karena bunuh diri. Bukti itu aku dapatkan dari kamera mobil yang saat itu parkir tidak jauh dari tempat kejadian perkara"

Darrel mengambil ponselnya Axel tapi masih mengacungkan pistolnya ke Axel.

Di layar ponselnya Axel dia melihat kalau adiknya menembak dirinya sendiri dan selang beberapa detik Axel datang. Axel berdiri beberapa detik menatap adiknya Darrel yang telah bersimbah darah, lalu Axel diserang oleh anak buahnya Darrel yang tiba tiba datang mengeroyok Axel dan ingin menangkap Axel. Tapi Axel berhasil melarikan diri.

Darrel membanting ponselnya Axel di lantai. Ponsel itu langsung hancur berkeping-keping.

"Aku tidak mempercayai semua itu, kalau kamu tidak membunuhnya kenapa kamu melarikan diri?" Darrel mulai memekik frustasi ke arah Axel.

"Aku belum memahami situasinya saat itu. Maka aku lebih memilih untuk melarikan diri terlebih dahulu" ucap Axel.

Sam mulai berjalan pelan pelan untuk mendekati Darrel. Sam berniat untuk membekuk Darrel.

Darrel terus berteriak frustasi dan masih terus mengacung ngacungkan pistolnya ke Axel.

Sam melihat kesempatan dalam kesempitan, dia langsung menyergap Darrel dari arah samping dan Dooor.

Darrel menembakkan pistolnya beberapa detik sebelum Sam berhasil membekuk dia dan mengambil pistolnya Darrel.

Axel berhasil menghindar tapi bahunya terserempet peluru. Darah mulai mengucur deras dari bahunya yang terluka kena serempetan peluru. Beruntung peluru itu tidak tertanam di dalam bahunya Axel.

Polisi datang dan langsung membawa Darrel dan semua anak buahnya Darrel.

Sam dan Axel masuk ke dalam Light Thunder.

"tuan kita ke rumahnya dokter Thomas, dulu?"

"Hmm" jawab Axel.

Selang beberapa menit mereka pun sampai di rumahnya Thomas. Thomas langsung mengambil peralatan medisnya dan mulai mengobati lukanya Axel, langkah terakhir, dia membalut lukanya Axel. "Bro, kalau begini terus lama lama aku bisa kena serangan jantung. Setiap kali kamu datang, kalau nggak kena luka tusuk pasti kena luka tembak, hadeeehhh"

"Bisa diam nggak! lama lama aku juga bisa kena serangan jantung setiap kali mendengar keceriwisanmu"

Sam mengulum senyum melihat tingkahnya Axel dan Thomas.

"Cih!" Thomas mengumpat kesal. "Jangan kena air dulu, tiga hari balik lagi ke sini biar aku cek dan aku ganti perbannya. Jangan melakukan aktivitas yang berat dulu dan yang paling penting jangan mengundang emosi orang dulu lalu berantem lagi dan nambah luka baru!" Thomas mengoceh sambil menata peralatan medisnya, ketika dia menoleh ke belakang, Sam dan Axel sudah pergi.

"Dasar gila!" Thomas mendengus kesal sambil menggeleng nggelengkan kepalanya.

Mereka akhirnya sampai kembali di hotel The Bariton dengan selamat.

Sam langsung masuk ke kamarnya dan Axel langsung naik ke atas menuju ke kediamannya.

Axel langsung melihat Nayara ketiduran di atas sofa ketika pintu lift pribadinya terbuka.

Axel duduk jongkok di depan sofa dan menyelipkan rambutnya Nayara yang menutupi wajahnya Nayara, dia selipkan rambut itu di belakang kupingnya Nayara.

Axel tersenyum menatap kecantikannya Nayara. Lalu cowok gondrong, brewokkan, dan super ganteng itu merengkuh Nayara ke dalam gendongannya dan mulai mencoba untuk membopong tubuh langsingnya Nayara. Dia ingin membawa Nayara masuk ke dalam kamarnya Nayara. Tapi dia lupa akan lukanya, ketika dia berhasil mengangkat tubuhnya Nayara, dia mulai menggeram menahan sakit, luka di bahunya mulai berdenyut dan terasa sangat nyeri.

Tanpa dia sengaja dia menjatuhkan kembali tubuhnya Nayara di atas sofa dan langsung memegang bahunya yang mulai terbuka dan mulai mengeluarkan darah lagi. Axel menggeram pelan karena takut kalau dia sampai membangunkan Nayara.

Nayara mengaduh dan membuka matanya. Cewek nan ayu itu langsung bangkit dan memandang Axel yang tengah menggeram, memejamkan mata, dan memegang bahunya.

"Tuan, tuan kenapa? ya ampun lengan tuan berdarah" Nayara mulai panik.

Axel membuka.matanya dan langsung berkata "maaf, aku membangunkannu"

"Aaah, tidak apa apa. Yang penting sekarang ini adalah mengobati luka anda tuan, duduklah!" Nayara mendorong pelan tubuh kekarnya Axel untuk duduk di atas sofa.

"Emm, tuan di mana kotak P3K-nya?" tanya Nayara sambil mengedarkan pandangannya.

"Nggak usah, aku bisa obati sendiri" kata Axel.

Nayara berkacak pinggang di depan Axel dan berkata "tuan, luka anda terus berdarah tuh. Ijinkan saya mengobatinya, saya istri anda kan, sudah menjadi kewajiban saya untuk merawat anda jika anda sakit, ijinkan saya merawat anda, tuan"

Axel menghela napas panjang lalu menunjuk ke lemari di bawah televisi "P3K-nya ada di dalam laci itu" kata Axel.

Nayara membuka laci lemari itu dan mengambil kotak P3K-nya lalu melangkah kemudian duduk di sebelahnya Axel.

"Tuan, tolong buka kemeja tuan" kata Nayara.

"Emm, tapi kenapa?" tanya Axel mulai merasa canggung dan grogi.

"Lho, kalau nggak buka kemeja, gimana ngobatin lukanya?" Nayara berkata dengan lugunya.

Axel menjadi semakin grogi dan canggung. Axel menggaruk nggaruk kepalanya.

"Tuan, kok malah garuk garuk kepala sih? buka kemejanya tuan, keburu merembes, banyak darahnya tuh"

"Oooo, aaaa, i...i..iya....ba....baik" Axel mulai membuka satu persatu kancing kemejanya dengan ragu ragu.

Setelah Axel membuka semua kancing kemejanya, Axel menoleh ke Nayara dan nampak bingung.

"Maaf tuan" Nayara kemudian melepas kemejanya Axel. Axel langsung terpaku membeku dan tidak berani bergerak.

Nayara melihat tubuh kekar suaminya. Nayara tertegun sejenak, melihat ada beberapa bekas luka di dadanya Axel.

"Tuan, tahan sakitnya ya?" kata Nayara mulai mengobati lukanya Axel dan mencoba untuk menghentikan pendarahannya.

Ajaibnya hanya dengan memandang wajah ayu miliknya Nayara, Axel sama sekali tidak merasakan sakit dan nyeri.

Selang beberapa menit, Nayara telah selesai mengobati dan membalut lukanya Axel kembali. Nayara lalu menaruh kotak P3k, kapas, baskom yang berisi air hangat dan perban, di atas meja dan kembali memakaikan kemejanya Axel.

Deg

Jantung Axel bertalu talu tidak beraturan ketika wajahnya Nayara berada dekat sekali dengan wajahnya, hanya berjarak setengah centimeter saja karena, Nayara tengah mengancingkan satu persatu kancing kemejanya.

Axel menahan napas dan mencoba untuk menenangkan detak jantungnya yang terus bertalu talu dengan cara mendongakkan wajahnya ke atas.

Tanpa Axel sangka, Nayara menyentuh bekas luka di atas dadanya lalu bekas luka yang ada di atas perutnya. Nayara mendongakkan wajahnya untuk menatap wajahnya Axel. "Tuan, dari mana tuan dapatkan luka luka ini?"

Wajah Nayara berada dekat sekali dengan wajahnya Axel.

Shit! Axel mengumpat kesal ketika gairahnya mulai bergejolak dan keinginannya untuk mencium bibirnya Nayara begitu kuat. Dia hampir lepas kendali

Axel kemudian mendorong pelan tubuhnya Nayara kemudian dia bangkit dan berkata "terima kasih, sekarang masuk ke kamar kamu dan tidurlah!"

Axel langsung berbalik badan dan melangkah tergesa gesa untuk masuk ke dalam kamarnya dan karena grogi juga karena menahan gairah yang begitu besar, kepalanya membentur pintu kamarnya sebelum dia berhasil membuka pintu kamarnya.

Nayara mengulum bibir menahan tawa lalu berkata "hati hati, tuan"

Axel tidak menoleh alih alih dia langsung membuka pintu kamarnya dan masuk ke dalam lalu menutup pintunya.

Nayara tersenyum dan melangkah masuk ke dalam kamarnya.

Axel meraup wajahnya dengan kasar lalu mengacak acak rambutnya "Axel, kenapa kamu selalu grogi jika berada di dekatnya Nayara?" Axel kemudian melompat ke kasurnya dan mencoba untuk memejamkan matanya.

1
anggita
👍👌.,
Neng geulis
Luar biasa
Ika Kristanti
apakah sam salah paham??
Keysa Salsabilah❤️❤️❤️😘😘😘🥳
jujur ya thorr,,biasanya AQ klo baca yg seri2 mavia,,klo ada konflik sama musuhnya,,pasti musuhnya mati ditempat,,ini dibiarkan hidup,,ini pasti nanti mengundang dendam karena dikalahkan sama pemeran utama🙏🙏🙏🙏
saking asik baca.... lupa komen.... he.. he... tapi like tetap aku kasi kok..
aja membayangkan... andai di filmkan.... pasti seru banget... thor...
jempol terus untuk kamu.... thor.....
Irma sariany
jijik x lihat sidevon
Irma sariany
mamah sinting🤣🤣
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Tyara Lantobelo Simal
Hadir semangat
greennindya
nayara say.. bukan melati.. blm move on ama mama melati y😁
Ummu Jihad Elmoro
si devon trrnyata bronis penyuka tante2.. 😂😂
Ummu Jihad Elmoro
aduh.. malu2in si axel.. 😁
Des Rina
dariuss ko somplak eaaaa tpi smaa bini k o 🤣🤣🤣
Desrina Tobing
wiiuhhh thoour ni perang dunia k brapaa ni???
Desrina Tobing
waooo dariuus kreen gtuuu lh klo k tuaa geng 😊😊.
Desrina Tobing
ginii kn semngat 45 awak hahahahaa 🤣🤣🤣 jgn bnyak x musuuh ny thoour 🤪
Desrina Tobing
q truss likee trusss blom dpet k romantisan Axel thoour 😉😉
Desrina Tobing
thoour mnaa nek lmpiir ko GK k cariin suaminya tuu.....adooh 😡😡
Desrina Tobing
sersaa nontoon action holly Wood..knaa adaa ramboo berrti film tentara Rambo ea kn thoour🤭🤭🤭. buat q yg bcaa deg degan 🤪🤪
Desrina Tobing
thoour ko adaa penguntit ituu Felix ko GK k tnkpp....biasaany Sam peka s mcm tuu...ni ko terabaikn 🤔🤔 GK cantik permainnyaa 👍
Desrina Tobing
waoooo wanitaa licik tkut jugaa hantuu....yg eaany hantuu yg takut lihat diaa 🤣🤣🤣🤣🤣. lucuu x ah ampee t guling2 awak ketwaa😆😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!