NovelToon NovelToon
My Enemy Is My Soulmate

My Enemy Is My Soulmate

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:686.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Zahard

Candra dan Azila memiliki hubungan permusuhan yang panas sejak mereka kelas 6 SD, permusuhan mereka berlanjut sampai lulus kuliah.

Sebuah takdir yang mengejutkan menimpa mereka setelah lama bermusuhan dan tidak bertemu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zahard, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kuatir yang sia-sia

Langit biru sudah mulai berganti warna, cahaya jingga menyebar menampakkan senja, terlihat seorang wanita cantik dengan gaun pengantin sedang berdiri berpegangan pagar besi pembatas, wanita bergaun pengantin sedang menikmati udara senja pertama kali setelah masa lajangnya berakhir.

"Apakah hidupku akan seindah senja sore ini?" Gumam wanita itu dalam hatinya.

"Kalau di lihat-lihat, hidupku lucu juga ya, menikah dengan orang yang paling aku benci sejak kecil, dan mungkin akan melahirkan anak dari benih yang ia tanam," wanita itu tak henti bergumam dan menertawakan takdir hidupnya sendiri, wanita itu menarik nafas panjang lalu menghembuskannya pelan lewat mulut.

"Oke, bagaimana pun takdirku, aku tidak akan menyerah, aku harus menjaga tubuhku agar dia tidak menodaiku, sebelum dia mencintaiku dengan tulus, aku tidak akan membiarkan dia membobol pertahanan terakhirku," gumam wanita itu dalam hatinya, sambil menyemangati dan menasihati dirinya sendiri.

≈≈≈

"Aku udah selesai, sekarang giliran mu," ucap tiba-tiba seorang laki-laki dari belakang yang membuat wanita itu agak terkejut. Ya, mereka adalah Azila dan Candra yang sedang bergantian memakai kamar mandi, karena dinding pembatas antara kamar mandi dengan seluruh ruang di kamar adalah kaca transparan, Azila mengajak Candra untuk bergantian memakai kamar mandi karena dia takut diintip oleh Candra.

"Lo, jangan mencari kesempatan untuk mengintip ku saat mandi, dan jangan masuk sebelum gue kasih kabar," ucap Azila.

"Ehhemm, kayaknya ada yang lupa sama janjinya sendiri nih," dehem Candra sambil menyindir Azila yang masih menggunakan panggilan lo gue.

Mendengar sindiran dari Candra, Azila tersenyum dan mulai berjalan menuju kamar mereka yang berada di lantai paling atas.

"Ooh, sorry, aku khilaf," jawab enteng Azila yang sudah berlalu pergi memasuki lift.

"Jika alasan mu khilaf, maka jangan salahkan aku, jika nanti malam aku akan khilaf melihat mu," gumam Candra dengan tawa licik dan tersenyum seringai.

≈≈≈

Azila telah selesai membersihkan tubuhnya di kamar mandi, dia beranjak keluar dengan tubuh yang dibalut handuk dan handuk kecil di kepalanya.

"Aahhh, segar sekali badanku, mandi air hangat memang yang terbaik," ucap Azila sambil mengusap-usap rambutnya yang masih basah dengan handuk, lalu dia berjalan menuju lemari pakaian.

"Loohhh," Azila terkejut karena di dalam lemari pakaian, dia tidak menemukan pakaian ganti wanita, di sana hanya ada handuk kimono dan tiga setel kemeja laki-laki.

"Kenapa otak ku jadi bodoh sih, sampai lupa bawa baju ganti, haduuh," dengus kesal Azila sambil mengacak-acak rambutnya yang masih basah.

"Ahh, minta Mamah anterin baju aja lah," ucap Azila sambil mencari-cari dimana ponselnya.

"Aduuhh, pikun sekali kamu, kan tadi HP mu kamu titipkan ke Mamahmu," ucap Azila yang kini memarahi dirinya sendiri sambil menampar pelan kedua pipi mulusnya.

"Aahha, aku punya ide," ucap girang Azila yang baru saja mendapatkan sebuah ide, Azila melepas handuk yang menutupi tubuh putih mulusnya dan kembali ke lemari pakaian, dia mengambil kemeja milik Candra dan memakainya.

Kemeja berwarna putih kebiru-biruan yang hanya bisa menutupi bagian atas sampai pahanya, membuat Azila menjadi sangat imut dan cantik seperti anak kucing. Siapapun laki-laki yang melihat Azila memakai kemeja kebesaran itu, pasti akan langsung tergoda untuk terus memandangnya.

"Oke, masalah pakaian ganti sudah selesai, sekarang aku nggak usah kembali ke roof top dan biarin si cowok batu kedinginan di sana. Oh, diakan orang kaya, pastinya dia bisa sewa kamar lain. Oke, masalah dengan si cowok batu udah kelar, tinggal tidur dengan nyaman malam ini," ucap lega Azila yang merasa sudah membereskan semua masalahnya, lalu dia mematikan lampu kamar dan menyisakan lampu remang-remang yang bisa berubah warna sesuai selera penyewa kamar. Setelah mematikan lampu, Azila membaringkan tubuhnya di atas kasur hotel dan menyalakan TV, tak lama kemudian dia tertidur karena kelelahan dan dia lupa mematikan TV yang masih menyala di depannya.

Di roof top hotel.

Candra terlihat mondar mandir di atas roof top sambil menggosok-gosokkan tangannya lalu menempelkannya di pipi, dia mulai kedinginan karena Azila tak kunjung kembali, dia sudah menunggu kedatangan Azila berjam-jam di sana, langit yang tadinya masih di terangi sinar senja kini sudah berubah menjadi gelap.

"Lama banget sih tuh cewek kurcaci, mana di sini dingin banget, apa jangan-jangan dia lupa, awas aja kalu alasannya lupa," umpat kesal Candra yang berjalan menuju lift, setelah dia sampai di depan kamar, Candra mengetuk pintu berulang-ulang kali, tetapi masih tidak ada jawaban.

"Budek apa gimana sih nih cewek, pintu udah di gedor-gedor masih aja nggak nyaut," Candra merasa sangat marah karena ini pertama kalinya ada orang yang berani melupakannya.

Tiba-tiba hati Candra yang tadinya telah terbakar amarah dan emosi kini berubah menjadi sangat gelisah dan kuatir. "Jangan-jangan dia pingsan di kamar mandi lagi, kalau dia sampai kenapa-kenapa, bakal di geprek aku sama Bunda dan Mamahnya," ucap Candra dalam hatinya, lalu dia berlari menuju lift dan turun ke lantai dasar.

Setelah sampai di lantai dasar, Candra berlari ke meja resepsionis.

"Permisi, apa ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Tanya petugas resepsionis.

"Saya minta kartu akses cadangan kamar nomor 2108," ucap Candra yang nampak sangat tergesa-gesa.

"Baik, Tuan. Tunggu sebentar ya," lalu petugas resepsionis mencari kartu akses cadangan di lacinya, setelah menemukannya petugas resepsionis itu langsung menyerahkan kartu akses cadangan itu ke Candra.

"Ini, Tuan. Kartunya," ucap petugas resepsionis sambil menyodorkan kartu ke Candra, "Jangan sampai hilang lagi ya, Tuan," lanjut petugas resepsionis dengan senyum ramahnya, tetapi Candra tidak merespon sama sekali dan berlari meninggalkan meja resepsionis menuju lift.

Setelah sampai di depan pintu kamarnya, Candra langsung membuka pintunya dengan kartu yang tadi dia bawa, saat Candra sudah masuk ke dalam kamar yang sudah gelap tetapi masih kelihatan karena ada lampu warna warni yang menyala remang-remang.

Karena hatinya sudah sangat gelisah dan kuatir, dia tidak melihat ke arah kasur dan tidak sadar kalau TV di kamarnya sedang menyala, dia berlari ke kamar mandi dan langsung membuka kamar mandi. Setelah dia di dalam kamar mandi, Candra tidak menemukan orang yang sedang dia cari. Matanya bergerak kesana kemari menyusuri kamar yang diterangi lampu remang-remang, mata Candra berhenti mencari setelah menemukan orang yang di carinya sedang tertidur dengan nyenyaknya.

"Sial, kenapa aku kuatir mikirin orang yang sedang tertidur dengan nyenyaknya tanpa memikirkan beban apapun," dengus kesal Candra dalam hatinya, lalu dia mendekat dan duduk di tepi ranjang, Candra memandang wajah wanita yang baru di nikahinya tadi pagi.

"Ternyata kamu makin cantik ya kalau di pandang dari dekat," ucap Candra dalam hatinya.

Candra mengamati tubuh Azila dari ujung rambut sampai ujung kakinya, "Ternyata kamu nggak punya baju ganti, sampai tega meninggalkan suamimu ini kedinginan di roof top?" Gumam Candra dengan suara pelan karena takut mengganggu tidur nyenyak Azila.

Iman Candra goyah karena tergoda dengan tubuh Azila yang hanya berbalut kemejanya, lalu dia mulai mendekatkan bibirnya ke bibir Azila, sampai bibir Candra dan bibir Azila berjarak kurang dari 1 senti meter. "Hei, apa kamu mau memberikan ciuman pertama mu untuk orang yang tertidur?" Ucap Candra dalam hatinya sembari menarik kembali kepalanya.

Candra yang tidak jadi mencium bibir Azila, kini dia berdiri dan menutupi tubuh Azila agar dia tidak khilaf. Setelah menutup tubuh Azila, Candra berbaring di samping Azila dan memejamkan matanya. Tidak lama kemudian, Candra sudah tertidur lelap di samping Azila dengan posisi memeluk pinggang Azila yang tertidur di dekapan tubuh Candra.

Jangan lupa like, comment dan favorit ya 🤗,

dan terima kasih banyak untuk kalian yang sudah mendukung dan mensupport author 🙏😘💙

1
Raffasya
keren banget aku mau belajar nulis tapi liat kamu nulis q malu Thor 97 sempurna buat loe Thor..
wow... dipantai.....
😂😂😂
awas kalo sudah bucin..... baru tau rasa... he... he...
lanjut thor......
sudah dilike terus thor.... semangat
Pri Yanti
Up thor penasaran nhe
Heny Ekawati
tdk ada akhlak mereka berdua walaupun dimabuk cinta dialam terbuka pun jdi
Heny Ekawati
ngakak bayangan abang candra pakai celpen pink bergambar hello kitty
Heny Ekawati
ayo vin gaet si nabila
Heny Ekawati
kevin dijodohin dg si nabila aj
Heny Ekawati
visualx dong thor biar tambah semangat bgehalux
Heny Ekawati
bakal seru nih
Nuri Samedina
up dong thor
maya kitajima
belum update lagi thor?????
aurel
aku mampir dan memberikan like untuk kamu, kalau mau yuk mampir di karya aku " perjuangan cinta mentari " jangan lupa tinggal kan jejak , aku tunggu ya dan salam kenal dari liana
~🆑Yetty_Hero🆑~
mampir ya "Noble Princess and Royal Prince"
Sribudiyanti Rahayu
bener" menegangkan toor 👍
aurel: hai kakak aku mau promosikan karya aku ni
" perjuangan cinta mentari " yuk mampir dan jangan lupa tinggal kan jejak salam kenal dari liana
total 1 replies
asna
bahasanya bagus ,tulisanya rapi .alurnya juga enak
Dao_Sea: izin promo nya thor, hai guys jangan lupa mampir dilapakku yah.

Buat baca cerita Cinta untuk tuan.

💪semangat thor buat nulisnya

makasih
total 2 replies
asna
siap siap perang
Dao_Sea: izin promo nya thor, hai guys jangan lupa mampir dilapakku yah.

Buat baca cerita Cinta untuk tuan.

💪semangat thor buat nulisnya

makasih
total 2 replies
Nichkella Anaila
nulisnya disini aja thor..
Zahard: aku mau melebarkan sayap, jadi tidak hanya di sini saja nulisnya.

oh ya, bentar lagi novel baruku bakal rilis, jangan lupa baca ya.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!