NovelToon NovelToon
Cinta Terpendam

Cinta Terpendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis / Komedi
Popularitas:140.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Marta Linda

Cinta terpendam adalah perasaan suka diam-diam. Mencintai sendiri.
Setiap insan pasti pernah merasakan Cinta Terpendam.
Memendam cinta walau hanya sehari, atau bahkan lebih.Terlepas dari cinta itu terbalas atau tidak. Tetap cinta itu itu sempat terpendam.

Beruntung bagi seseorang yang memendam cinta, saat cintanya terbalas. Terlepas berapa lama cinta itu terpendam.

Namun, bagaimana jika cinta terpendam berlabuh pada seorang pembenci?

Khadziya Putri seorang gadis berusia 17 tahun, tiga tahun memendam cinta membuatnya tersiksa akan sakitnya mencintai dalam diam.

Reynan Prayoga laki-laki yang membuatnya berdebar-debar, membuat Ziya salah tingkah, tapi dia juga mematahkan hati Ziya.

Reynan begitu membenci Ziya, setiap berhadapan Reynan akan melontarkan kata kasar dan pedas.



Kenapa Reynan begitu membenci Ziya? Akankah benci berubah jadi cinta?
Mungkinkah cinta terpendam cukup lama akan terbalas?

Ikuti kisahnya di Novel ini. Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marta Linda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Redo Sudah Menunggu!

Tampak Redo berdiri di depan rumah Ziya tengah mengetuk pintu, tidak lama pintu terbuka dengan kemunculan ibu Ziya dengan senyum mengembang di wajahnya.

"Masuk Nak Redo," ucap ibu sembari menarik Redo masuk ke dalam rumah.

"Duduklah, ibu buatkan minum dulu ya." Sambung ibu.

"Tidak perlu Bu, kami akan segera pergi." Jawab Redo

"Baiklah, ibu panggilkan Ziya dulu ya." Kata ibu.

Redo mengangguk. Ibu berlalu meninggalkan Redo berjalan menuju kamar Ziya. Ibu mengetuk pintu kamar Ziya beberapa kali namun tidak mendapat sahutan dari dalam.

"Ziya, Redo sudah meenunggu." Teriak ibu.

Ziya membuka pintu mendengar teriakan dari luar kamar, ibu memasuki kamar dengan wajah terkejut. Ibu geleng-geleng mendapati tempat tidur Ziya berantakan penuh dengan beberapa pakaian putrinya itu.

"Ya Allah Ziya, kenapa berantakan begini? apa yang kamu lakukan dengan pakaianmu?" ucap ibu heran.

Ziya terduduk lemas di tepi ranjang menatap ibu dengan wajah memelas.

"Ziya tidak bisa pergi, Bu." Ucap Ziya yang berhasil membuat mata ibu melotot.

"Kamu tidak bisa begitu, Redo sudah di sini. Dia menunggumu sejak tadi, dia akan kecewa jika kamu membatalkan ini sepihak." Ucap ibu tegas.

Ziya menghela napas panjang, "Ziya tidak punya baju bagus, Bu." Ziya mengungkapkan alasannya.

Ziya tidak percaya diri menggunakan pakaian yang sudah lama terpajang di lemarinya itu. Terlihat warna pakaiannya sedikit memudar yang menunjukkan pakaian itu pakaian lama.

Redo yang tampan dengan status anak orang kaya membuat Ziya yakin mereka akan terlihat jauh berbeda jika berjalan berdua dan itu akan membuatnya malu. Malu pada Redo dan juga pada orang-orang yang akan melihatnya nanti.

Ibu mendekati tempat tidur Ziya yang di penuhi dengan pakaian putrinya itu. Ibu memilah beberapa pakaian Ziya, tangannya terhenti pada salah satu pakaian Ziya Dress selutut berwarna peach dengan aksen pita di bagian pinggang.

"Ini bagus, coba kamu pakai!" ibu menyodorkan dress itu pada Ziya.

Ziya menggeleng, "terlalu pendek bawahnya." Jawab Ziya

"Coba dulu, ibu mau lihat." Timpal ibu

Ziya meraih dress tersebut dan mengenakannya dengan membelakangi ibunya. Selesai Ziya berbalik menghadap ibu.

"Ini cocok denganmu, pas dengan ukuran badanmu. Tidak pendek. Sudah sana, tidak enak Redo sudah lama menunggu." Ibu mendorong Ziya ke arah pintu.

"Tunggu dulu Bu, aku belum memakai bedak." Kata Ziya yang membuat ibu berdecak kesal.

"Kamu itu lama sekali di kamar tadi ngapain aja? sudah cepat, ibu tunggu di luar." Ketus ibu yang heran pada Ziya yang tidak melakukan apapun selama di kamar tadi.

Ibu menuju ruang tamu di mana Redo tampak duduk dengan tenang. Meski hatinya sedikit resah, dia mampu menutupi dengan senyuman.

"Maaf Nak Redo, gadis kalau dandan memang sedikit lama. Apa lagi saat akan pergi dengan pacar sendiri, persiapannya akan lama." Kata ibu.

"Iya Bu, aku mengerti." Jawab Redo

Ziya tampak di ambang pintu sedikit tersenyum ke arah Redo. Dia sedikit tidak percaya diri mengenakan gaun seperti ini dengan tampilan yang tidak biasa. Kesehariannya tidak pernah menggunakan gaun karenanya dia merasa tidak nyaman saat ini.

Ziya menarik napas dalam-dalam mengumpulkan rasa percaya dirinya, dia mendekat ke arah Redo.

"Aku sudah siap, apa kita berangkat sekarang?" tanya Ziya.

Redo mengangguk dengan senyum mengembang menatap wajah ziya. Tatapannya beralih pada ibu berniat untuk pamitan.

"Ibu kita pergi dulu." Kata Redo sembari mengulurkan tangannya meraih tangan ibu Ziya dan mengecup punggung tangan itu.

"Hati-hati di jalan, jangan ngebut. Jaga anak ibu. Ingat, jangan macam-macam!" kata ibu tegas.

"Iya, Bu. Aku akan jaga Ziya dan tidak akan macam-macam." Jawab Redo.

Ibu beralih menatap Ziya, "Kemarilah!" Perintah ibu meminta Ziya untuk mendekat padanya.

"Kamu jaga diri baik-baik. Jangan mau di pegang-pegang sama Redo. Ingat, kamu masih sekolah. Perjalanan masih panjang." Ziya menggaruk kepalanya yang tidak gatal, kata-kata ibu membuat Ziya merasa malu pada Redo.

Redo meringis tersindir perkataan ibu, dia pura-pura tidak mendengar perkataan ibu dengan mengalihkan pandangan ke sembarang arah.

"Iya Bu, Ziya mengerti. Ibu tidak usah khawatir Ziya bisa jaga diri." Jawab Ziya.

"Ziya berangkat ya Bu." Pamit Ziya dengan tangan terulur meraih tangan ibu kemudian mengecup punggung tangan ibu.

"Iya hati-hati. Jangan pergi terlalu lama, nanti kamu kelelahan." Pesan ibu sedikit meninggikan suaranya agar Redo mendengar perkataannya.

Lagi-lagi Redo merasa tersindir, dia merasa tidak enak mendengar perkataan ibu Ziya yang seperti tidak rela melepas kepergian Ziya dengannya.

Ziya dan Redo berjalan keluar rumah dengan ibu mengikuti langkah mereka dari belakang. Setelah mendekati pintu mobil Redo membukakan pintu untuk Ziya. Ziya segera memasuki mobil dan duduk, Redo menutup pintu dan berbalik mendekati ibu.

"Ibu jangan cemas. Ziya akan aman bersamaku. Aku akan jaga dia dan tidak akan melampau batasan." Ucap Redo.

Redo meyakinkan ibu yang dia rasa mencemaskan kepergian putrinya bersama seorang laki-laki. Itu wajar pikirnya. Mendapati ibu mengangguk, Redo berlalu menuju pintu kemudi, membukanya dan masuk menduduki bangku kemudi. Dia melajukan mobilnya dengan membunyikan klakson.

"Kita akan kemana?" tanya Ziya setelah mobil meninggalkan halaman rumah Ziya.

"Kamu mau kita kemana?" alih-alih menjawab, Redo justru balik bertanya.

"Aku tidak tahu." Jawab Ziya bingung dengan jawaban Redo yang balik bertanya.

"Adakah tempat favoritmu?" tanya Redo menengok sebentar kemudian beralih menatap jalanan.

"Tidak ada." Jawab Ziya dengan menggeleng.

Bagaimana mungkin dia punya tempat favorit. Keluar saja tidak pernah. Bahkan dia tidak tahu tempat anak sebayanya biasa berkunjung untuk menikmati masa-masa mudanya.

"Kalau begitu aku yang tentukan kemana kita akan pergi." Kata Redo

"Baiklah. Tapi kita akan ke mana?" tanya Ziya

"Rahasia." Ucap Redo tersenyum jahil ke arah Ziya kemudian kembali menatap ke depan.

Bibir Ziya mengerucut mendengar kata rahasia dari Redo. Dia diam tidak lagi bersuara. Tidak lama mobil memasuki area parkir Cafe Santuy di mana tempat Ziya bekerja.

Ziya terkejut mendapati Redo mengajaknya ke tempat di mana dia bekerja. Hatinya seketika resah membayangkan bila temannya mendapati dirinya berdua dengan laki-laki. Sudah di pastikan dia akan jadi bahan ledekan teman kerjanya.

"Bisakah kita ke tempat lain?" tanya Ziya cepat sebelum mobil memasuki parkiran yang terlihat padat itu.

"Tampaknya tempat ini terlalu ramai, aku tidak terlalu menyukai keramaian." Sambung Ziya beralasan.

Redo segera memutar arah tanpa bersuara, sedikit kesal dengan Ziya yang meminta berpindah tempat saat mereka sudah di tempat tujuan sesuai keinginan Redo yang sudah di setujui Ziya.

1
Lestiani Silaban
asik
Lestiani Silaban
seruu
Lestiani Silaban
lanjut thor uda lm kli ni nunggu kelanjutannya blm ada jga
Lestiani Silaban
lanjut
Ilyas Ilyas
thor knp dirimu tege membuat diriku mati penasaran😭😭😭
Ndii Mutiq
aku juga chaniago lo thor,🤭😅
Ndii Mutiq
ziya emng ngk sklh lgi thor?🤔
Jeon Jungkok ❄️❄️❄️
sabar yah ini itu awal dari rasa akan penyesalan dari reynan karena ketika kamu sudah pergi jauh sejauh-jauhnya dan tidak akan berbalik lagi maka dia akan menyesalinya seumur hidup jika kau memafkan nya tapi kau tidak kembali dan dia akan berubah menjadi sosok yang pengertian dan lemah lembut jika kau mau memaafkan nya dan kembali padanya meskipun pilihan ke dua sangat baik tapi kau tetap harus pergi meninggalkan nya dan ingat perlakuan kasar nya padamu buat dia untuk menyesal dan buktikan bahwa kau baik-baik saja tanpanya!!!!! tetap semangat menjalani hidup tetap tersenyum meski hati mu terluka ingat ya
Jeon Jungkok ❄️❄️❄️
turut berdukacita yah thor semoga amal ibadah nya diterima oleh yang maha kuasa dan di lapangkan kubur nya...,amiin
Jeon Jungkok ❄️❄️❄️
ridho apakah kau menyesalinya, yahmemang jika nasi sudah jadi bubur kita tidak bisa berbuat apa-apa begitu pun dengan penyesalan yang datang di akhir kesenangan kita tidak tau apa resiko yang menunggu kita
Jeon Jungkok ❄️❄️❄️
jujur gue gak tau dan gak mau untuk tau menahu siapa dia dan apa nama dia.., dan gue gak kenal dan gak mau untuk mengenal gue baed mood karena dia suka nyakitin hati wanita meskipun itu hanya cewek culun seorang saja tapi menurut gue karena dia gak menghargai perasaan ziya berarti dia juga gak menghargai perasaan seorang ibu dan gue benci itu yah meskipun gue tau kalo perempuan itu sangat merepotkan tapi gue tetap menghargainya NGERTI LO!!!
Ilyas Ilyas
lanjud dong thor
Ilyas Ilyas
up
Nur Hasiah
semangat kak💪💪
Nur Hasiah
kak author kapan Up?
chonurv
tetap semangat ya
chonurv
bagus ibu
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
v kusuma ( ig : @evymuda )
Maafkan aku yang telat mampir... Boomlike eps yang tertinggal smangat upnya ya thor salam CKBDPM & SAM 💪😍
Elisabeth Ratna Susanti
sip👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!