Tak pernah terbayangkan di zaman modern seperti ini ada kemampuan manusia yang di luar nalar.
Mampu melihat masa depan?
WOW!!!
Itu adalah kemampuan luar biasa yang diinginkan oleh semua orang. Namun tidak dengan Maylea.
Ya, gadis bernama Maylea memiliki kemampuan untuk melihat masa depan seseorang, tapi tidak dengan dirinya.
Jadi, untuk apa kemampuan yang dimilikinya ini?
"Aku ingin hidup seperti manusia normal pada umumnya! Siapa yang ingin kemampuanku? Silakan ambil saja!!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatymah Azzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#14 Mittagessen (Revisi)
Happy Weekend teman-teman...
✨Selamat Membaca✨
Steve masih terus memandangi Adhi yang duduk bersandingan dengan Lea di balik meja . Pemandangan yang tak mengenakkan itu membuat Steve beberapa kali hampir membengkokkan sendok ditangannya. Sedangkan orang yang dipandangi dengan santainya bercanda bersama sang adik tersayang Steve.
"Apa kau hanya akan memakan sendok itu kak?"
Lea heran dengan prilaku Steve, sedari tadi dia hanya menggigiti sendok tanpa mengisinya dengan makanan.
"Aku akan memakan makananku, jika kamu duduk denganku Lea", rajuk Steve yang masih terus menggigiti sendoknya.
"Begitukah?"
Steve mengangguk dengan segala harapan terpancar di matanya. Lea diam beberapa saat seolah berpikir mencari jawaban. Sedangkan Adhi harap-harap cemas menunggu jawaban Lea atas keinginan Steve. Saking cemasnya, tanpa disadari, Adhi ikut-ikutan menggigit sendok juga.
Lea menangkap prilaku Adhi yang ikut-ikutan menggigit sendok dengan ujung matanya. Seketika, muncul ide usil di kepala bulatnya itu.
"Baiklah..."
Lea berdiri dari tempatnya, kemudian berpindah ke sebelah Steve. Steve memasang muka mengejek pada Adhi.
"Kau bukan siapa-siapa bagi Lea!" ucap Steve pada Adhi, hanya gerakan bibirnya saja yang terlihat jelas.
Adhi hanya tersenyum menanggapinya. Adhi tahu, dia memang bukan siapa-siapa di mata Lea. Namun sebaliknya, di mata Adhi Lea adalah sosok yang spesial.
"Kau tak segera memakan makananmu?" Lea mengingatkan Steve.
"Jika tidak, maka aku akan pindah kembali ke sebelah Adhi", sambungnya.
"Jangan!" Steve menangkupkan kedua tangannya di dada, pertanda memohon.
"Cepatlah..."
Steve segera melahap makanannya, ia tak mau kejadiannya seperti tadi...
~Flashback On~
Lea meninggalkan Adhi dan Steve yang masih berdiri di depan pintu masuk toilet. Lea tahu, kelakuan mereka yang seperti itu pasti hasil dari mengerjai orang.
Saat tengah menunggu Steve, Lea melihat seseorang lari dengan terbirit-birit keluar dari toilet. Lea mengangkat satu alisnya, heran.
"Seperti sedang dikejar-kejar hantu", gumam Lea.
Beberapa saat setelah kepergian orang tadi, dua sosok yang dikenal Lea muncul dari dalam toilet sembari cekikikan.
"Hahahahahaha"
"Bukankah tadi itu lucu..." ujar Steve disela-sela tawanya.
"Kau cukup cerdik juga..." sahut Adhi yang menyukai ide gila Steve.
Ya, suara-suara yang ada di kamar mandi, yang digunakan untuk menakut-nakuti laki-laki tadi adalah ide Steve.
"Rupanya, kalian dalangnya..." gumam Lea sembari menggeleng-gelengkan kepala.
Lea berjalan menghampiri Adhi dan Steve yang masih asik terkekeh.
"Apa kau sudah akur dengan Adhi kak?" tanya Lea.
"Apa maksudmu Lea? Aku, akur dengannya? Tentu saja tidak!" Steve mengelak.
"Benarkah? tapi kenapa kau merangkul pundaknya?" Lea menunjuk tangan Steve yang berada di pundak Adhi.
Sontak, Adhi dan Steve saling pandang, kemudian menjauh.
"Ekhem...Ini hanya salah paham!" ujar Adhi membela diri.
"Benar! Ini tak seperti yang kau lihat Lea!" Steve menimpali ucapan Adhi.
"Oh. Jadi, ini hanya salah paham?" Lea memandang Steve dan Adhi secara bergantian.
"Benar!" jawab mereka bersamaan disertai anggukan.
Lea pun ikut mengangguk mendengar jawaban mereka.
"Tapi aku lebih percaya dengan mata kepalaku sendiri", ujar Lea yang kemudian berbalik dan pergi meninggalkan Adhi dan Steve.
"Apa kalian ingin jadi penunggu toilet?"
"Tidak!" lagi-lagi Adhi dan Steve menjawab bersamaan.
"Kalau begitu cepatlah...aku sudah lapar..." ujar Lea yang memegangi perut ratanya.
Mereka bertiga berjalan menuju aula untuk mencari tempat duduk.
"Lea, bagaimana kalau duduk di kursi paling ujung sana?" Adhi memberikan saran dan berharap akan ditanggapi oleh Lea.
"Hey! Bukankah sudah kubilang, jangan menyebut nama adik kecilku dengan seenak jidatmu!" Steve kembali mengingatkan Adhi.
"Apakah tidak boleh?" Adhi bertanya pada Lea dengan lembut.
"Tentu saja boleh. Kita tidak sedang dalam mode pekerjaan sekarang", ujar Lea sembari tersenyum, seolah memberikan harapan pada Adhi.
"Terima kasih Lea" balas Adhi dengan senyum gansnya.
••••••••••••••••••
Gans ya guys! bukan ganas yg huruf 'a' keduanya hilang 😂😂😂
Gans itu bahasa gahol loh, artinya ganteng. 😎
•••••••••••••••••••
"Kau dengar itu Tuan Steve? Lea saja membolehkanku untuk menyebut namanya", bisik Adhi dengan senyum kemenangannya.
Steve hanya memutar bola matanya menanggapi bisikan itu.
Mereka bertiga pun berjalan ke tempat yang disarankan Adhi. Steve dengan sigap menyiapkan kursi untuk Lea duduk. Sedangkan Adhi duduk di kursi yang bersebrangan dengan Lea. Adhi sedikit iri dengan Steve, bisa duduk berdampingan bersama Lea. Namun, Adhi juga bersyukur, karena dengan begitu ia dapat memandangi wajah Lea. Puji syukur Adhi panjatkan selalu pada Tuhannya.
"Permisi, ini buku menunya tuan, nona..." seorang waitter memberikan buku menu.
Mereka pun memesan makanan sesuai selera mereka masing-masing. Selagi menunggu pesanan datang, Steve mulai meluncurkan serangannya lagi pada Adhi.
"Hey, siapa wanita itu?" Steve mengulang pertanyaannya sewaktu di toilet, tapi kali ini dengan berbisik.
"Tuan, bisakah kita membicarakan itu lain kali?! Sekarang mari kita makan terlebih dahulu".
Adhi sangat sungkan untuk menjawab pertanyaan Steve. Apalagi Lea sedang duduk di hadapannya. Adhi sungguh benar-benar enggan untuk membahas wanita lain.
"Aiiihh,,,baiklah! Nanti malam, di cafe dekat kantor Lea. Kau harus menjelaskan secara detail!" tegas Steve.
"Aaahhh,,,tak menjelaskannya sekarang, aku malah diminta menjelaskan nanti malam...Sudah seperti janji dengan pacar saja" batin Adhi sembari tersenyum kecut.
"Pukul 20:00 WIB., di tempat ini! Akan saya siapkan ruang khusus untuk kita bicara!" bantah Adhi, ia tak ingin mengikuti keinginan Steve.
"Deal!!"
Lea melihat gelagat aneh dari Adhi dan Steve, seperti ada yang disembunyikan dari dirinya. Kadung penasaran, Lea pun bertanya pada Steve, dengan suara pelan.
"Apa yang kau bicarakan dengan Adhi kak?"
Steve hanya diam, menggelengkan kepala. Lea kesal dengan sikap Steve. Tumben-tumbennya dia menyembunyikan sesuatu dari Lea. Lea pun beranjak dari tempatnya, dan berpindah ke sebelah Adhi. Sontak, Steve dan Adhi tercengang dengan tindakan Lea.
"Lea, kenapa kau pindah ke sebelah bocah kencur itu??"
"Memang kenapa? Aku tak ingin duduk dengan orang yang tak menurut denganku..." sindir Lea keras.
"Tapi..."
"Tidak ada tapi kak..."
Steve hanya bisa pasrah dengan kehendak Lea.
~Flashback Off~
"Aku tak akan memberikan bocah kencur itu kesempatan untuk berdekatan dengan Leaku lagi" batin Steve dalam hati.
Sembari melahap makanan, rupanya Steve tak melepaskan tatapan matanya dari Adhi. Sesekali Steve berdekhem untuk mengalihkan pandangan Adhi dari Lea. Dari sinar mata Adhi Steve tahu, bahwa Adhi memiliki ketertarikan pada adik kecilnya itu.
"Kau tak akan pernah mendapatkan adik kecilku, bocah bau kencur!!!"
Selamat Hari Pahlawan
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
7in1 NT 🌿🌿🌿🌿
Selamat Hari Pahlawan
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
7in1 NT ,⭐⭐⭐⭐
Selamat Hari Pahlawan
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
7in1 NT ,⭐⭐⭐⭐⭐
Selamat Hari Pahlawan
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Selamat Hari Pahlawan
🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃💃😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Sebelumnya owner minta maaf pada semua anggota GC Fatymah Azzahra. Maaf apabila selama berada di GC ini kurang nyaman atau gimana gitu 😂
Maaf juga yah kalau ini GC sepi kaya kuburan...
Langsung ke intinya aja...
Berhubung owner sedang dalam masa² sibuk untuk mempersiapkan sesuatu dan para admin juga sibuk... Dengan berat hati owner memberitahukan bahwasannya SELURUH ANGGOTA yang berada di GC Fatymah Azzahra akan owner keluarkan 🙏🏻🙏🏻
Kita bisa silaturahmi di GC lain yah 😗
Oke, sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih 😙
Wassalamualaikum
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
si jahil takut ya, eh....apa itu namanya 😂😂😂😂
Dukungan dari
Era Berdarah Manusia
I Firmo
🌷🌷🌷💙💙💙♥️♥️♥️
Dukungan dari
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💕💕💕💜💜💜💜
Kamu dah cantik 💕💕💕💕💕
Dukungan dari
Era Berdarah Manusia
I Firmo
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
sesekali boleh mampir dan dukung karyaku juga yaa judulnya'What Happens When You Die'