Aku terpaksa menikah dengan anak teman ibuku, awalnya bagai mimpi buruk, hingga aku menyadari bahwa dia adalah pilihan terbaik dari ibuku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ivia putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SENDIRIAN
Suara adzan subuh jelas berkumandang.
Rey terbangun dari tidurnya, melihat istrinya masih terlelap.
Dia baru menyadari kalau ada bantal dan kain yang menyelimutinya, padahal jelas jelas tadi malam dia hanya mengenakan piyama tidur tanpa bantal dan selimut.
Rey tersenyum sambil melihat ke arah istrinya itu.
..............
Ku buka mataku, tapi tak nampak sosok kak Rey ada dikamar.
Bergegas aku menuju musholla, ternyata disana sudah ada Ayah, Ibu dan Kak Rey.
Kami menunaikan ibadah bersama.
Selesai sholat, aku kembali ke kamar, ku lihat kak Rey tengah sibuk menata beberapa dokumen yang berserakan diatas meja.
" kakak mau kerja?"tanyaku
"hari ini kakak mau ke Malang ada peresmian cabang." jawabnya sambil memasukkan beberapa dokumen ke dalam tasnya.
" perlu bawa baju gak kak? " tanyaku lagi
"gak usah dek, paling nanti sore juga sudah balik." jawabnya lagi.
" mau sarapan apa? Biar aku siapin." ucapku lagi.
" terserah adek aja lah, kakak pemakan semua kok." ledeknya
" oke. " jawabku sambil meninggalkan kamar.
Saat aku berjalan menuju dapur, aku lihat ibu dan ayah keluar kamar dengan koper mereka.
" ibu mau kemana?" tanyaku menghampiri.
" ibu mau nemenin ayah ke jakarta." jawab ibuku sambil mendorong kopernya keluar.
" kok aku gak diajak?"rengekku manja
" kami disana 1 minggu lebih sayang, nanti suami sama sekolahmu gimana kalau kamu ikut? " ucap ibuku.
" tapi kenapa mendadak?" jawabku cemberut.
" ada trouble di kantor pusat, ayah baru dikabarin semalam." saut ayah menghampiri.
" ibu biasanya gak pernah ikut." protesku lagi
" sekarang ibumu kan free, jadi bisa nemenin ayah kemana aja." ledek ayahku.
" sebeeeelll ah." jawabku sambil manyun.
...........
Dengan perasaan kesal aku menyiapkan sarapan untuk Kak Rey, ibuku hanya tersenyum melihat anaknya di dapur.
" lihat yah, anakmu masuk dapur." bisik ibuku di telingah ayah
"sekarang anak kita sudah mulai dewasa ya Bu." jawab ayah sambil melirik dapur.
.......
Nasi goreng instan, plus telor ceplok sudah tersedia di atas meja.
Ibu dan ayah ikut duduk untuk menikmati masakan pertamaku.
Kak Rey pun datang dengan tas besarnya.
Aku duduk sambil memasang wajah cemberut.
" hem,, enaknya masakan istrimu Rey." puji ibuku setelah merasakan nasi gorengku.
Rey hanya tersenyum mengangguk.
" kenapa cemberut sih sayang." tanya ayahku
"ibu pergi, ayah pergi, kak Rey juga pergi, aku lagi lagi cuma sama mbok Ina." jawabku jutek.
Ibu dan ayah sudah mengetahui Rey akan pergi kemana.
" sabar, suamimu kan cuma pergi sebentar, Malang kan gak jauh. " jawab ibuku lagi.
" ya lah." jawabku sambil menyuap nasi gorengku
...........
Ayah dan Ibu sudah pergi.
Kini saatnya kak Rey pun akan pergi.
Aku membawakan jaketnya lalu ikut mengantar sampai ke depan.
" Baik baik dirumah ya dek," ucap kak Rey
" ya kak." jawabku
Aku kemudian mencium tangannya, seperti aku mencium tangan kedua orang tuaku.
Kak Rey hanya tertegun dengan perlakuanku.
Dia kemudian menarik tanganku lalu mencium keningku.
" kakak pergi dulu. ASSALAMUALAIKUM. " Ucap kak Rey lalu pergi.
" waalaikum salam." jawabku
" cium kening masih wajar lah." suara batinku sambil tangan meraba jidat
...................
Sekarang aku benar benar kesepian, di hari minggu yang seharusnya keluarga berkumpul, ini aku malah sendirian.
Ku ambil ponsel lalu mencari kontak sahabatku.
Tuuuut.... Tuuuut....tuuuuttt...
" hallo, kenapa Vin." suara Putri di balik telfon.
" nonton yuk, ajak Indah juga." jawabku cepat
" lu serius?" tanya Putri lagi
" ibu, ayah kak Rey pada sibuk sama kerjaan mereka, gue sendirian bete dirumah." jawabku panjang lebar.
" uluh uluh uluh, kasian. " ledek Putri.
" gue kerumah lu sekarang. " jawabku
" y udah ntar gue ajak Indah juga." saut putri lalu mengakhiri panggilannya.
*istri bebas dekat dan perhatian dengan pria lain
*pebinor harus diperlakukan baik
*istri tidak pernah salah, dia bebas dengan pria lain
coba suami kalian yang minta maaf tidak bisa antar wanita lain pulang dan dia merasa bersalah dan berjanji ganti dengan main kerumah wanita itu, bagaimana perasaan kalian, lucu novel ini
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya. 😉✨
jangan lupa mampir di cerita ku yah
"ISTRI Ku"
terimakasih
aku bawa 5 rate dan bom like yah kak