Seperti yang kita ketahui sebaik-baiknya orang bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan. Akan tetapi manusia yang terbaik sesungguhnya adalah mereka yang bisa sadar akan kesalahannya, serta bertaubat atas kesalahan itu.
Kisah ini menceritakan seorang gadis yang tidak lagi belia mengalami polemiknya sendiri, hingga bertaut dengan orang ketiga
Seperti apa kisahnya ?
Akankah Gadis itu bahagia ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AD UTAMI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
OK PERTAMA
Masuk tanpa menutup pintu kebiasaan, segera mengambil peralatan perang menghapus make up yang masih melekat sontak kaget sudah ada yang mendekat, jam segini masih mau mandi ? iya maz sudah kebiasaan, handuk sama baju sama di almari belakang.... aku siapkan makan soalenya laper
Kembali almari terisi begitu banyak susunan pakaian wanita rapi kurang....... ?
Fauzan : sayang lupa daleman di taruhnya di ujung depan kamar mandi sama punyaku
Aku : ih maz ini lama lama kayak cenayang yaa.... sudah ku siapkan semoga ukurannya pas sembari senyum mengembang
^^^malu malu dech gue.....^^^
Aku : maz buju-baju itu punya ?
Fauzan : punya nyonya fauzan sayang
Aku : maksudnya?!
Fauzan : sudah jangan mancing itu punyamu sayang
mimpi aku dapat suami sebaik ini bergumam dalam hati,.... celana pendek jadi pilihan tengtop andalan, selesai bersih bersih ada sosok tiba tiba dibelakangku
Fauzan : ayo sayang makan....
^^^Aku : sudah malam maz ntar aku makin gendutan.... ^^^
Fauzan : yang penting sehat ayo!! bentar maz ambil... sudah pakai itu saja ta
...Aku : tapi maz ...
Fauzan : sudah keburu lapar
^^^melangkah mengikuti dan menepi di meja makan yang sudah tertata^^^
Aku : maz masak sendiri?
...Fauzan : iya kenapa??...
Aku : enak kalau gitu bisa bikin piket hehehehe.....duduk dan menikmati makanan dan dasyatnya enak juga
Fauzan : kenapa senyum senyum sendiri?
Aku : ya maaf maz kalau gak suka ?
Fauzan : jangan mulai yaa... nada suara maz fauzan bergetar
Aku : habisnya maz gitu amat menegaskan kekesalanku
Fauzan : kan penasaran sayang..... sembari melayangkan sebuah cubitan
Aku : aduh sakit maz....
Fauzan : maaf maaf sudah teruskan makannya,
Aku : hujannya gak reda reda ya maz...
Fauzan : ya anggap saja teman tidur malam ini
^^^sunyi^^^
Aku : sudah tanyaku
Faizan : sudah,
Aku : baiklah mana sekalian dicuci.... sambil melangkah ke tempat cuci piring mencoba bernegosiasi, maz dua hari lagi aku pergi yaa... dak lama kook cuman beberapa hari menoleh dengan menanti reaksi
...maz.......
Fauzan : ii iya... maz dengerin akukan ?
^^^mmmm masih mencoba meresapi^^^
Aku : maz....?!?!
...Fauzan : pandangan saja tak bersuara...
Aku : Maz aku dua hari harus pergi sudah teken kontrak sama salah satu sponsor, mencoba menoleh kebelakang dengan harapan ada jawaban
...Tapi.......
Hanya tatapan datar.... mas gak suka ? sembari mengakhiri meninggalkan sentuhan sabun cuci mencoba menghampiri, sedikit memanjakan suara ... Mass tidak lagi marahkan ? ini kontrak jauh sebelum mas .... bukan bentaan atau sebuah kata kata yang keluar tapi ditinggalkan
Sembari kesal ku biarkan karena aku harus segera menyelesaikan piring yang sudah kellipan air sabun dan sekian menit selesai akupun melangkah membari manyun,
Bagaimana ini ? kenapa sikapnya seperti itu ? bagaimana nasibku juga keluargaku nanti ?? menghela nafas dan mebuangnya dengan rasa kesal.....
Mencoba menerka kakiku kemana ke sisi ruang besar itu atau harus kemana ? lamunanku semburat sesat ada dekapan membuatku kaget saat dekapan itu menghangatkanku.... mmmaazzz sontak melihat wajak yang tadi berlalu memelukku
Iya sayang ... aku tidur dimana ya mengalihkan fokus awal karna rasa takut kehilangan kendali
Suasana mendukung sekali dirumah sendiri tanpa siapapun, kembali gerakan dan ekspresi aneh didepanku dan ini kenyataan dengan tangan yang indah kulitnya memang bagus bukansepertiku dengan jari jari yang sedikit lebih panjang membuat makin hmmmm...... pinggangku diputar dan mengatakan tidurlah dikamarku kamar kita dan membiarkan tubuhku melayang dengan kenyataan akupun terbuai kata kata itu, menempelkan tanganku merupaya meringankan .... sudah istirahatlah sayang sesampai di kasur emmpuk itu menaruh tubuhku yang diam terpaku kecupan sayang diujung rambutku dan berlalu dengan ucpaan selamat malam.....
uulkkb lkm
bmnoloyoyoyooiot
like and rate 5 sudah mendarat...
feedback ke "mantan, i'm still loving you"
tinggalkan jejak di sana, aku menunggumu 🤗