NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Sahabatku

Terpaksa Menikahi Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: putri sulis

Kerap kali persahabatkan akan menumbuhkan ras cinta, terlebih jika persahabatan antara laki - laki dan perempuan.

Seperti yang aku alami, aku dan Arjuna sudah bersahabat sejak lama tepatnya sejak SMP. Usiaku memang lebih muda dua tahun darinya. Tapi karena keenceran otakku aku bisa tinggat dengannya.

Dan ini kisahku dengan sahabatku Arjuna, yang terpaksa menikah karena suatu alasan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri sulis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sempurna.

Pagi,

aku mengeringkan rambut yang basah dengan handuk kecil. Sambil tak hentinya tersenyum, hati rasanya berbunga - bunga karena bahagia yang menyelimuti.

Ingatan akan kejadian semalam, membuatku mengekeh geli sendiri. Tak terbayangkan malam pertama kami jauh dari bayangan. Apakah ada pasangan pengantin melakukan malam pertama tiga minggu setelah pernikahan, seperti cerita novel yang sering aku baca. Konyol pula, namun manis untuk dikenang. Eh...

Flashback on.

Arjuna kembali meraih ponselnya, entah apa yang dilakukan dengan benda pipih itu. Memberanikan diri aku lantas bertanya, meski jantung ini masih berdetak tak terkendali.

" Jun, " panggilku lirih.

" Hm."

" Masih ragu yaa.?"

" Nggak, cuma belum tahu gimana doa untuk memulainya.!" jawabnya menghadapkan ponselnya padaku.

Ternyata dia mencari doa digoegle sebelum melakukan itu, kemudian menghafalnya.

Hampir aku terbahak, tapi ku tahan. Konyol bukan.! Aku tersenyum, hati terasa menghangat, melihat kesungguhannya.

Meski masih belum sepenuh hati. Tapi dia masih ingat untuk melakukan itu harus disertai doa. Melibatkan Allah dalam segala urusan dan usaha.

" Siap, ?" tanyanya.

Aku mengerjab, bingung harus bagaimana. Kujawab dengan anggukan pelan. Lalu dia mendekatkan wajahnya, semakin lama semakin dekat.

" Preeffff.... Wahhhaahaa.!" kami pun tertawa saat bibir hampir bertemu. Ah... konyol sekali. Sulit juga ternyata, meski sudah melibatkan hati.

" Serius donk, Han.!"

" Kamu sendiri juga ketawa," sentakku pura - pura kesal.

" Terus gimana?" celetuknya, mengaruk tengguk yang sudah pasti tidak gatal itu.

Aku menghembuskan nafas kasar,

" Kayaknya memang kita gak akan pernah bisa, Jun.! Mungkin lebih baik pisah." Jawabku menunduk lesu. Pasrahlah.

Namun, tiba - tiba dengan gerakan cepat meraih tengkuk kepalaku, lalu mendaratkkan bibirnya di bibirku. Aku sempat terkesiap saat itu.

" Maaf, " ucapnya setelah menjauhkan bibirnya. Tapi, jarak kami masih sangat dekat karena dia menempelkan dahinya ke dahiku. Kurasakah hembusan nafasnya yang masih terengah karena ciuman yang cukup dalam.

Ku pejamkan mataku, dia sudah berusaha. Aku pun juga harus berusaha untuknya. Kuulurkan tanganku keatas dan mengalungkan dilehernya. Menikmati setiap

debaran didada. Memusatkan hati serta pikiran hanya padanya.

Sampai akhirnya, kami dapat melakuan ibadah itu. Penuh kehangatan dan keromantisan. Menikamati indahnya kenikmatan dalam sebuah ikatan perkawinan. Kenikmatan halal yang sungguh luar biasa.

Lalu setelahnya, dia terlihat sangat canggung. Bayangkan saja, bagaimana dia diharuskan mengagahi sahabatnya. Dia pasti merasa aneh, karena sepanjang aku mengenalnya. Arjuna bukanlah tipe laki - laki penebar benih dengan setiap pacar - pacarnya. Jadi sudah pasti ini juga yang pertama baginya.

Lucunya lagi, saat kami sama - sama mengambil selimut.

" Yaa, udah kamu aja. Aku mau kekamar mandi dulu. " Lalu dia pergi dan entah jam berapa lagi dia kembali masuk kamar. Karena aku yang kelelahan, sudah tidur terlebih dulu.

Begitupun saat subuh menjelang, aku mengajaknya untuk sholat berjama'ah.

" Eh, iya. Duluan aja. Aku mau mandi dulu."

Setelah itu dia keluar dari kamar dan tidak kembali lagi. Mungkin sholat di tempat sholat dekat ruang tamu. Arjuna yang usil dan kelewat PD, berubah jadi kaku juga canggung.

Flashback off.

Aku tak pernah menduga hal ini terjadi. Setelah melalui banyak drama, akhirnya aku sudah sempurna menjadi istri seorang Arjuna. Tidak ada rasa aneh karena keinginanku untuk menunaikan kewajiban. Hati ini terlamau senang dan melakukan dengan tulus penuh cinta.

Lalu karena apa Arjuna melakukannya? Padahal kalau dia ingin pisah, mudah saja. Sebab pernikahan kami belum tercatat di hukum negara. Takut kehilangan ku juga atau kasihan karena aku sudah banyak berkorban. Entahlah.!

Aku kembli tersenyum, perempuan mana yang tidak jatuh cinta padanya ? Sentuhan yang menghipnotis.Tatapan mata hazelnya yang mempersona. Bibir belahnya yang tersenyum, tampan. Lalu bisa - bisanya Dafina kabur saat akad nikah mereka sudah didepan mata. Aku heran.!

***

Ternyata saat perasaan sudah mulai mendalam, diri ini pun menjadi egois. Ingin memiliki seutuhnya. Raga dan hatinya bisakah ku miliki semuanya.? Jangan banyak bermimpi, Farhana.!

" Han, " panggilnya saat kami berdua sedang santai berdua disofa ruang tamu.

" Hah, " aku menoleh menatap sekilas, karena masih canggung.

" Aku liat kamu gak banyak gerak, sakit banget yaa.?" tanyanya.

Seketika pipiku memanas, mungkin sudah memerah kaya tomat. Malu mengingat rintihanku saat Arjuna berhasil mengambil mahkota kegadisanku yang telah aku jaga selama ini.

Lalu aku mengeleng, ada yang menghangat saat diperhatikan begini. Hati. Sakitnya nggam seberapa, dibandingkan sakit jika kehilangan kamu, Jun. Eh..!

" Habis ini kita pulang, yaa.!"

" Tapi, aku masih mau disini Jun."

Arjuna tak menjawab. Tapi, menatap dengan kilat mata tajamnya. Yah, tatapan memaksa pulang.

" Aku belum siap bertemu mama." Aku menghela nafas panjang.

" Malu, Jun."

" Kamu memang malu - maluin." Dia tersenyum miring, " untung sayang."

" Eh, apa mas.?" Aku menahan senyum.

" Untung sayang." jawabnya kembali melihat ponselnya. " Dari dulu juga sudah sayang."

Sayang sebagai sahabat atau istri? Sejak dulu pun aku juga sayang padanya.

" Sayangnya kamu ke aku masih sama seperti dulu.? "

" Iya."

Senyumku langsung memudar. Rasanya seperti dibawa terbang tinggi lalu dibanting lagi ke dasar. Nyungseb.

" Euum, lalu karena apa kamu mau mempertahankan aku? Bukannya pernikahan kita nggak terdaftar, yaa? Mudah saja kalau mau pisah seperti kata mama. Kenapa, Jun?

Dia menoleh, " pengorbanan dan ketulusan kamu. Nggak semua orang bisa kek gitu."

Aku menangkap pengertian, bahwa dia hanya sekedar menghargai pengorbananku selama ini. Fix, semua yang dialakukan bukan atas dasar rasa suka apalagi cinta.

" Kamu, diomelin mama juga. Jun."

" Bukan hanya mama, tapi juga papa dan oma. Kemarin waktu dirumah Oma, aku disidang."

Ah.... Alasan kedua karena orang tua. Dipaksa dan didesak untuk meninaikan ibadah layaknya suami istri. Pahit, tapi memang begitu kenyataannya. Laki - laki memang bisa melakukan tanpa melibatkan perasaan.

Aku hanya mengangguk, sementara Arjuna kembali dengan aktivitasnya, mengamati pertandingan balap motor di layar tv.

Sedikit rasa sesal dalam hati, karena kesucianku kuserahkan pada dia yang tidak mencintaiku. Dia memang halal bagiku, tapi kalau hatinya tak bisa untuk buat apa. ?

Kuhela nafas panjang, melangkah pergi kedapur ambil minum. Ah, tidak ingin. Sebenarnya aku hanya menghindar agar dia tidak mmelihatku menangis.

Terima kasih sudah mampir dan membaca.

Sehat selalu semua.

1
vivit nurhidayah
Luar biasa
Aulia Ananda
seru bgt ceritanya
Ade Diah
kok gitu...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi...
Ade Diah
Baguslah ceritanya ampe nangis tadi... pas baca yang Juna bilang sepupu
Ade Diah
Luar biasa
Ade Diah
Banget ampe netes air mata saking sakitnya.
Elizabeth Zulfa
ini si kembar blm dikasih nama loh.. tpi udah gak up lgi smpek skrg..
IndraAsya
jejak 🐾
Intan Reni Agustina
bagus
Rha Shantika
good
Olivia Jasmine Arsend
alur ceritanya bikin aku nyesek thor.. jd ingat masa lalu 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Olivia Jasmine Arsend
cowok emang susah minta maaf klo punya salah yg ada kita yg kena omelnya
Indrijati Saptarita
lanjuuuuuuuuutttt udah setahun lebih tuuu.....
Indrijati Saptarita
ngeselin amat yaa....
Bunda Salma
egois sekali nih orang tua, kenapa gak anak kamu yang kamu cecar... dia yang gagal move on dari mantan calon istrinya koq yg disalahin hana?
Dafina Delisha
sebel sama si Juna.. Kurang apa pengorbanan hana 😡😡
miramiramp
bikin baper, ceritanya bagus banget thor
Rully Salahudin
CCTV, Thor... bukan sisi TV
D€LLANØ ARZZ: typo nya kejauhan njirr😭🗿
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!