NovelToon NovelToon
THE MIRACLE OF FRIENDSHIP

THE MIRACLE OF FRIENDSHIP

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:162.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rizqi Wida

Sheira tak pernah menyangka jika cintanya dengan sang kekasih 'Andra' harus berakhir. Dia pun harus merelakan Andra untuk sahabatnya.

Demi menjaga hubungannya denga Reina, Sheira memutuskan untuk mengalah dan menyembunyikan hubungannya dengan Andra. Dia memilih untuk pergi dan menjauh dari mereka. Bagi Sheira persahabatan adalah segalanya.

Tetapi pada akhirnya kebohongannya pun diketahui oleh Reina. Terbongkarnya kebenaran itu membuat hubungan persahabatan mereka diujung tanduk.

Akankah persahabatan mereka terus berlanjut?
Atau justru persahabatan mereka akan hancur?
Dapatkah Sheira menemukan cintanya?

Penasaran dengan kisah persahabatan mereka, mari baca cerita selangkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rizqi Wida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 Siapa Bryant??

Tak terasa sudah seminggu Mecca bekerja dikantor kakaknya. Kini Mecca sudah benar-benar bisa beradaptasi dengan baik. Sehingga Sheira bisa melepas pengawasannya dari Mecca. Sheira merasa sangat senang melihat Mecca menyenangi pekerjaannya.

Siang ini Mecca dan Sheira berjanji makan bersama di cafe yang bersebrangan dengan kantor mereka. Saat jam makan siang tiba, Mecca langsung beranjak dari meja kerjanya. Dia langsung berjalan menuju cafe yang dikatakan kakaknya tadi pagi. Sementara itu Sheira yang merasa kepalang tanggung dengan pekerjaannya terpaksa memutuskan untuk menyelesaikan terlebih dulu apa yang sudah dimulainya.

Sudah hampir 10 menit Mecca duduk seorang diri menunggu Sheira. Mecca mulai merasa kesal karena kakaknya tak kunjung datang. Ketika Mecca hendak beranjak meninggalkan cafe tersebut. Ada sebuah tangan yang menahannya.

   

“Maaf ya dek kakak terlambat.” Kata Sheira merasa sangat bersalah.

   

“Bukan cuma terlambat kak, hampir aja Mecca lumutan nungguin kakak.” Jawab Mecca terlihat sangat kesal.

   

“Ya udah maafin kakak ya. Ayo kita makan, kakak yang traktir deh.” Bujuk Sheira.

   

“Beneran ya. Mecca akan pesan semua yang peling mahal di cafe ini. Hitung-hitung itu sebagai hukuman kakak karena telah membuatku menunggu.” Gerutu Mecca mengomeli kakaknya.

   

“Iya kamu boleh pesan apapun bahkan semua yang ada disini boleh kamu borong.” Sahut Sheira menuruti permintaan adiknya.

   

“Bener ya awas kalo kakak bohong.” Lanjut Mecca meminta kepastian.

   

“Iya dek asalkan perut kamu muat.” Kata Sheira.

   

“Perhatian semuanya, hari ini kakak saya yang baik hati ingin mentraktir semua pengunjung yang ada di sini. Jadi kalian boleh pesan apapun dan bisa makan secara gratis sepuas kalian.” Teriak Mecca seraya berdiri memberikan pengumuman.

   

“Wah terimakasih Mbak.” Sahut semua orang yang ada disana. Kemudian Mecca kembali duduk sembari tersenyum penuh kemenangan.

   

“Mecca kamu ini apa-apan sih? Jangan konyol deh kamu!” sahut Sheira terkejut dengan pengumuman yang dibuat oleh Mecca.

   

“Kakak kan udah janji, anggap saja sedekah Kak.” Jawab Mecca tersenyum.

   

“Dasar kamu ini! Untung saja kakak bawa debit card. Coba kalau dompet kakak ketinggalan, kamu yang harus bertanggung jawab membayari mereka semua.” Ucap Sheira dengan lirih setelah mengecek kartu yang ada dalam dompetnya.

   

“Piss….” Ucap Mecca sembari memberikan kedua jarinya membentuk huruf V kepada kakaknya.

   

“Sudah jangan cengingisan terus cepat pesan makanan kita.” Perintah Sheira. Kemudian Mecca mengangkat tangannya memanggil waiters. Tanpa menunggu lama Mecca memesan makanan mereka. Mecca sudah sangat hafal makanan kesukaan Sheira. Sehingga dia tidak perlu bertanya lagi pada Sheira.

Disela-sela makan siang mereka. Ada beberapa pengunjung yang menghampiri mereka dan mengucapkan terimakasih. Sheira hanya menanggapi mereka dengan senyum manisnya dan anggukan kepala. Mecca yang melihat itu kembali tertawa. Namun dia langsung menahan tawanya saat Sheira sedikit melotot kearahnya.

Setelah selesai makan, Sheira beranjak menuju kasir. Dia memberikan debit card kepada kasir. Setelah menyelesaikan semua pembayaran yang terbilang tidak sedikit, Sheira kembali menghampiri Mecca. Meskipun dia harus mengeluarkan banyak uang karena ulah Mecca. Tetapi Sheira tak merasa keberatan atau menyesal. Dia menganggap semua ini sebagai sedekah dan membagi rizqinya kepada orang lain.

Setelah sampai pada Mecca, Sheira menepuk pundak adiknya dan memberi kode untuk segera kembali kekantor. Mecca mengikuti perintah kakaknya tanpa melawan. Namun belum juga mereka melewati pintu keluar. Tanpa sengaja ada seseorang yang menabrak Mecca. Hingga membuatnya terhuyung dan hampir terjatuh. Dengan gesit Sheira langsung memegangi lengan adiknya dan menahan adiknya agar tidak terjatuh.

   

“Sory.. sory aku gak sengaja.” Kata orang tersebut ikut membantu menopang Mecca.

   

“Lain kali kalau jalan hati-hati dong.” Celetuk Sheira dengan kesalnya.

   

“Maaf Sheira aku tadi buru-buru.” Lanjut orang tersebut. Sontak Sheira langsung menatap kearah orang tersebut. Lalu Sheira sedikit tersenyum setelah melihat siapa orang itu sebenarnya.

   

“Kamu kapan kembali dari Bali?” tanya Sheira.

   

“Dua hari yang lalu. Tapi aku baru masuk kantor hari ini.” Jawab Bryant yang tak lain adalah teman sekantor Sheira. Lebih tepatnya dia adalah kepala bagian IT di kantornya bekerja.

   

“Oh…” jawab Sheira singkat.

   

“Maaf ya aku sungguh-sungguh tak sengaja. Apa kamu pegawai baru dikantor kami?” kata Bryant merasa bersalah pada Mecca. Bryant merasa baru melihat Mecca pertama kali.

   

“Ah… tidak apa-apa Kak. Lagian Mecca juga tidak jatuh kok. Perkenalkan saya Mecca pegawai baru di bagian administrasi.” Jawab Mecca seraya mengulurkan tangannya. Mecca merasa sangat terpesona dengan ketampanan Bryant. Bagaimana tidak perawakan Bryan yang sangat kekar dan atletis. Ditambah kulit putih dan wajah bulenya karena blesteran Indonesia dan spanyol. Pasti akan langsung membuat semua wanita berdecak kagum padanya.

     

“Saya Bryant Kepala bagian IT. Senang berkenalan denganmu.” Sahut Bryant menyambut uluran tangan Mecca. Kamudian Sheira menyenggol tubuh Mecca dengan bahunya saat menyadari adiknya yang tengah terpaku menatap Bryant. Mecca yang tersadarpun langsung melepaskan tangannya sembari tersenyum.

   

“Baiklah kalau begitu Bryant kami kembali kekantor dulu.” Kata Sheira berpamitan.

     

“Apa kalian sudah makan siang?” tanya Bryant memastikan.

 

“Kami baru saja selesai. Ayo Mecca kita kembali, dah Bryant.” Lanjut Sheira sedikit menarik tubuh kaku adiknya yang seolah sudah membeku.

   

“Kenapa kamu selalu terlihat sangat cantik Shei.” Gumam Bryant tersenyum setelah mereka pergi. Kemudian Bryant melanjutkan niat awalnya datang ke cafe tersebut.

Sheira terus menarik lengan Mecca. Sedangkan Mecca terus mengarahkan pandangannya kepada Bryant sampai dia benar-benar tak terlihat. Hal itu membuat Sheira sangat kesal dan malu.

   

“Sudah Mecca apa yang kamu lihat. Perhatikan jalanmu!” hardik Sheira mencoba menyadarkan Mecca.

     

“Kenapa kakak tidak pernah bercerita kalau ada pegawai sekeren kak Bryant dikantor kita?” tanya Mecca tak menanggapi perkataan Sheira.

     

“Memangnya kakak harus mengenalkan dan menceritakan semua pegawai padamu. Pegawai dikantorkan sangat banyak. Aneh-aneh saja kamu ini.” Jawab Sheira tak membuat Mecca puas.

   

“Tapi setidaknya kakak mengenalkan Mecca pada kak Bryant.” Lanjut Mecca tersenyum penuh harap.

     

“Sudahlah jangan bahas hal seperti itu. Fokus saja pada pekerjaanmu.” Kata Sheira dengan sedikit ketus.

     

“Kak Bryant itu sangat tampan dan keren ya kak?” kata Mecca masih enggan mengganti topik pembicaraannya.

     

“Jangan macam-macam kamu. Jangan buat kakak dan kak Zia malu karena sikap centilmu itu.” Sahut Sheira mengingatkan adiknya.

   

“His… kakak ini kenapa sih gak bisa banget gitu lihat Mecca bahagia. Oh… atau jangan-jangan kak Sheira suka ya sama kak Bryant?” kata Mecca merasa curiga.

     

“Jangan mulai berfikir yang aneh-aneh deh. Kami hanya berteman itu saja.” Jawab Sheira memukul pundak adiknya.

     

“Aww… sakit Kak. Kakak ini memang sangat kejam pada Mecca.” Kata Mecca mendramatisir keadaan.

     

“Udah deh gak usah kebanyakan acting. Kembali bekerja sekarang.” Perintah Sheira yang langsung meninggalkan Mecca yang masih berdiri dilobi. Sambil mengelus pundak dan meringis kesakitan. Mecca langsung melangkah menuju ruangannya kembali.

Meskipun Sheira menolak argument Mecca tentang Bryant. Namun Mecca masih merasa curiga pada mereka. Mecca merasa ada yang janggal dari cara Bryant menatap Sheira. Mecca mulai menerka-nerka jika memang ada sesuatu diantara mereka.

.

.

.

Apakah Bryant yang akan mendapatkan cinta Sheira?? 🤔🤔

Biar gak penasaran ikuti terus ya ceritanya readers..😄😄

Jangan lupa juga bantu thor dengan berikan

Like, Vote, dan komen tentunya.🙏🙏

1
Hap£!π
ka baguss bgt ceritanya
Rizqi Wida: terimakasih 🙏😊
total 1 replies
Hap£!π
ak mewek ka...
Sri Puji Lestari
mksh thir ceritanya sangat bagus smg novel berikutnya banyak pembacanya aamiin YRA
Rizqi Wida: aamiin
terimakasih kak 🙏😊
total 1 replies
Stefani Setyaningsih
keren thorr👍👍
Suherni Erni
mau mengubur perasaannya tp ngga mau buka hati buat yg lain munafik bgt sheira...
Astirai
menarik..... aku mampir thor..
ikutin jg bukalah hatimu untukku
Raditya Tita
sumpah pengen nonjok andra...
Rizqi Wida: sabar kak sabar, lagi puasa 😁
total 1 replies
Yhuli Yhuliati
kirain rein ny yg sengaja godain andra,ga tau nya andra yg berkhianat..
DeThe D'Costa
kayanya nanti jangan2 sih Reina mati trus Andra sama Sheira balik lagi
mudah mudahan feelingQ sala ya thor
Rini Haryati
Keren thor
nazaruddin thamrin
3 Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Bety Nurlaila
kak apakah novel ini lanjutan dari novel bidadari surgaku
Bety Nurlaila: oh iya kak makasih ya sudah diberitahu
total 5 replies
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor.
Kohaku
First
Jungkook wife
Hadir lagi like dari "Istri yang Terabaikan". Mari saling support terus kakak. Ditunggu Feedback nya selalu. Semangat terus kakak.
nazaruddin thamrin
Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor.
nazaruddin thamrin
Like kembali mendarat. Semangat thor. Fresh Nazar mendukungmu. Ditunggu LIKE dan KOMEN mu ke novel PEMBALASAN SANG CEO dan HOT MAN ON CAMPUS. kita saling support terus ya.
Kohaku
Lanjut, semangat terus Thor
Rizqi Wida: Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!