NovelToon NovelToon
Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yoake-Sama

[Cover buatan salah satu pembaca baik hati yang mau membuatnya]


"Namaku Yaoma aku hanyalah bocah kecil, yang hidup bahagia, setidaknya itu menurutku sampai kehancuran akibat para Dewa di langit terjadi...."

"Peperangan para Dewa terlalu menghancurkan dunia, ibuku yang seorang Dewi kembali ke langit dan berusaha menghentikannya..."

"Tapi dia tidak pernah kembali, dan senyuman kebahagian keluargaku tidak pernah lagi terlihat..."

"Aku yang masih kecil terkadang berpikir begini 'Apa semua masih bisa kembali?' yah meski setelah melihat fakta hari itu harusnya mustahil yah."

(Authornya jarang off, sorry kalo jarang baca komen + ini novel uji coba. Semoga menikmati)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoake-Sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15 "Hewan Iblis Dan Iblis Biru"

Chapter 15

"Hewan Iblis Dan Iblis Biru"

Di sisi lain di dalam gerbang ke-5 yang Yaoma tuju setelah dari gerbang ke-4.

*Gerbang ke-5*

"Sepertinya sudah waktunya yah...," ucap suara Behemonth di dalam gerbang ke-5.

"Yah...., aku merasakan keberadaannya yang sudah mendekat ke sini," jawab Luciel pada Behemonth sembari merasakan sesuatu.

"Kuharap kau siap loli-chan!" ledek Behemonth pada tubuh Luciel yang loli.

"Kubunuh kau!" ancam Luciel mendengar perkataan Behemonth yang meledeknya.

Behemonth mengusap kepala Luciel dan mengatakan. "Jangan begitu dong nanti imutnya hilang!" ucap Behemonth sembari meledek Luciel.

Luciel hanya menatap tajam Behemonth dengan perasaan yang sangat kesal setelah Behemonth mengusap kepalanya dan memperlakukannya seperti anak kecil.

Behemonth langsung melepas tangannya dan mundur sedikit karena waspada akan tatapan Luciel. "Ja-jangan segalak itu dong...," ucap Behemonth dengan sedikit takut.

Luciel mengubah arah tatapannya dan melihat ke pintu gerbang untuk masuk ke ruangan mereka. "Dia datang!" peringatan Luciel yang merasakan sesuatu semakin lebih dekat ke arah ruangannya.

Sesuatu menebas gerbang dengan tebasan berbentuk segitiga di tengah pintu masuk, dan seseorang masuk.

"Siapa yang ingin di tebas?" tanya Yaoma dengan sombong setelah memasuki ruangan itu.

"Sial masih sedikit panas yah perutku karena serangan Biiel," ucap Yaoma dalam pikirannya karena merasa perutnya sedikit panas.

"Wah dia sudah datang yah!" ucap Behemonth sembari melihat Yaoma.

"Kan sudah kubilang dia datang!" bentak Luciel kepada Behemonth.

"Iya maaf...," jawab Behemonth pada Luciel.

Yaoma melihat ke arah Luciel dan menatap nya dengan mencurigakan.

"Eng?" tanya Luciel yang melihat Yaoma terus menatap nya.

"Kau imut yah, aku menyukaimu. Kupastikan aku tidak akan berikan luka serius," kata Yaoma pada Luciel setelah melihat Luciel yang sangat imut.

"Tapi sepertinya kau harus serius loh...," peringatan Luciel pada Yaoma.

"Memang kena____"

Behemonth langsung di samping Yaoma dalam keadaan melompat sembari bersiap mencakar.

"Cepat sekali!" ucap Yaoma melihat Behemonth di sampingnya.

Behemonth berusaha menyerang Yaoma dengan cakarnya namun Yaoma langsung menahannya dengan pedangnya dan mengubah arah serangannya.

"Sialan, dia kuat sekali bisa menahan ini!" gumam Behemonth setelah Yaoma menahan serangannya.

Setelah membelokkan serangan Behemonth, Yaoma langsung berkuda-kuda pedang dan bersiap menyerang.

"Kenjutsu : Kuro Surashu!" ucap Yaoma mengaktifkan skillnya.

Yaoma menebas ke arah Behemonth saat Behemonth hampir mendarat di lantai karena Yaoma membelokkan serangannya.

Behemonth dengan tubuhnya yang lentur langsung menggunakan pedang Yaoma sebagai pijakan dengan cepat dan langsung melompat agar Yaoma tak sempat menyerang lagi.

"Cih reflek yang luar biasa!" puji Yaoma dengan kesal saat Behemonth berhasil menghindari serangannya.

"Yah jangan terlalu cepat tenang!" peringatan Behemonth pada Yaoma.

"Apa?" tanya Yaoma yang bingung pada peringatan Behemonth.

"Element : Prick Water!" Luciel mengaktifkan skillnya dari jarak jauh dengan tangannya.

Air keluar dari tangan Luciel dengan cepat dan mengarah ke arah Yaoma.

Yaoma langsung menahannya dengan pedangnya. Namun air itu terlalu kuat dan mementalkan pedangnya.

"Sialan!" ucap Yaoma dengan kesal setelah pedangnya terpental.

Di sisi lain Behemonth bersiap berlari seperti ceetah ke arah Yaoma.

"Kemono Ugeki : Cheetah!" ucap Behemonth mengaktifkan skill binatang buasnya.

Behemonth berlari dengan cepat dengan gaya berlari cheetah ke arah Yaoma.

"Apa-apaan gerakan yang fleksibel dan teratur itu!?" tanya Yaoma dengan suara lantang melihat Behemonth berlari ke arahnya.

Yaoma langsung bersiap menahan serangan Behemonth dengan menyilangkan tangannya untuk bertahan, karena ia tak bisa dengan cepat langsung mengaktifkan skillnya.

Behemonth tetap berlari dengan cepat ke arah Yaoma dan bersiap melompat dengan menunggu timing yang baik.

Behemonth melompat langsung ke arah Yaoma dan bersiap mencakarnya sekali lagi.

"Kemono Ugeki : Tiger Claws!" ucap Behemonth sembari mengaktifkan skillnya dan menyerang Yaoma.

Tangan dan cakar Behemonth berubah menjadi sedikit lebih besar dan langsung berusaha mencakar Yaoma dari udara.

Yaoma menahan serangan cakar Behemonth. Namun tanpa pedangnya ia tak mampu menahan dengan tangannya, dan tangannya terbakar sangat dalam.

"Sialan!" ucap Yaoma dengan kesal.

Yaoma yang tak bisa menggerakkan tangan nya langsung membalikan badan dan menendang Behemonth dengan bagian kaki belakangnya.

Behemonth langsung tertendang tepat di dadanya dan terpental ke arah Luciel. Namun ia dapat menopang tubuhnya dengan kakinya sehingga tak terjatuh.

"Reflek yang bagus juga untuk amatiran," puji Behemonth sekaligus merendahkan Yaoma.

"Terimakasih, meski aku bukanlah amatiran," jawab Yaoma pada pujian Behemonth sembari tangannya yang tak bisa di gerakan dan hanya bisa menggantung.

"Kau lambat sih, dasar tak berguna!" bentak Luciel pada Behemonth dengan kesal.

"Yah maaf, tadinya aku pikir reflek dia tak sebagus itu," jawab Behemonth pada Luciel dengan sedikit takut.

"Ah... iya... kalian belum perkenalkan diri loh...," ucap Yaoma sembari tangannya mulai beregernasi kembali.

"Ah benar juga, aku Behemonth. Komandan iblis peringkat 7, 'Sang Iblis Binatang Buas' salam kenal...," ucap Behemonth sembari memperkenalkan diri.

*Ilustrasi

Behemonth

[The Beast Demon]

"Ayo-ayo kau juga perkenalkan diri," ajak Behemonth pada Luciel agar ingin memperkenalkan diri.

"Berisik, aku juga tau!" bentak Luciel pada Behemonth karena kesal diperlukan seperti anak kecil.

"Namaku Luciel, komandan iblis peringkat 6 dan 'Sang Iblis Biru' dan ingat aku bukan bocah!"

*Ilustrasi

Luciel

[The Blue Demon]

"Aku Yaoma, sang iblis di hutan di atas tempat ini!" ucap Yaoma sembari berdiri tegak kembali karena regernerasinya sudah hampir selesai untuk menyembuhkan tangannya.

"Regernerasi yang luar biasa yah," pikir mereka berdua di dalam pikirannya melihat tangan Yaoma yang sembuh dengan cepat.

Yaoma bersiap kuda-kuda memukul dan berbicara pada mereka berdua. "Berikutnya aku akan menyerang!" peringatan Yaoma pada mereka.

"Yah lakukan saja aku bisa menaha___"

"Dark : Dark Speed!" Yaoma mengaktifkan skillnya dan menghilang dengan kecepatan kegelapan.

"Hilang!?" ucap Behemonth di pikirannya dengan terkejut.

Yaoma langsung dengan cepat di sampingnya dan bersiap memberikan serangan menggunakan pukulannya.

Behemonth tersenyum dan langsung menoleh ke belakang. "Bercanda...!" ucapnya sembari melihat Yaoma yang berusaha menyerangnya.

"Heh!?!" reaksi Yaoma dipikirkannya sembari melihat Behemonth mengarah ke arahnya.

Yaoma menjadi sedikit panik dan serangan pukulannya sedikit melambat.

Behemonth langsung bersiap mencakarnya karena Yaoma sempat melambat.

Luciel mengarahkan tangannya dari jauh dan di saat bersamaan Behemonth segera meng counter serangan Yaoma.

"Matilah!" gunam Behemonth sembari cakarnya mengarah Yaoma.

"Element : Spear Thunder!" ucap Luciel mengaktifkan skillnya dari jauh dengan tangannya.

Yaoma dan Behemonth langsung melirik tombak petir yang mengarah padanya, dan Yaoma langsung dengan cepat kembali sadar dan menanggapinya.

"Dark : Dark Speed!" Yaoma mengaktifkan skillnya dan berusaha menghindari serangan Luciel agar tak mengenainya.

Yaoma langsung menghilang dengan cepat dan Behemonth terkena petir Luciel dan tersetrum.

"Zzzzrrrrr," suara petir menyambar dan menyebar di tubuh Behemonth.

Tubuh dan mulut Behemonth jadi sedikit berasap setelah di serang oleh Luciel dan Yaoma mundur dan muncul di depan pedangnya.

"HOY LIHAT-LIHAT KALO SERANG!!!!" bentak Behemonth pada Luciel dengan kesal.

"Siapa suruh kau menghalangiku!?" tanya Luciel dengan kesal juga.

"HAH!? KALO BUKAN BERKATKU YANG BERTARUNG DI JARAK DEKAT KOMBINASI INI TIDAK LANCAR DASAR BOCAH!!!!!" teriak Behemonth dengan kesal akan perkataan Luciel.

"Baiklah aku mengaku. Aku salah, cuman jangan menghalangiku!" ucap Luciel dengan meminta maaf, tapi dengan nada yang masih merasa tak bersalah.

"Yah, memang seharusnya begitu!" ucap Behemonth juga dengan tidak mau kalah.

Mereka terus bertengkar dan disisi lain Yaoma sedang bersiap menyerang mereka.

"Dark : Super Dark Speed!" Yaoma mengaktifkan skillnya dan menghiraukan mereka yang bertengkar.

Behemonth langsung menyadarinya dan menahan serangan depan dengan cakarnya.

Yaoma langsung tiba di depan Behemonth dan tetap bersiap menggunakan skillnya.

"Kenjutsu : Dark Sword!" Yaoma tetap menghiraukan pertahanan Behemonth dan mengaktifkan skillnya.

Seketika katana Yaoma menjadi hitam dan lebih kuat sampai menembus pertahanan kuku Behemonth dan menggores sedikit lengannya.

"Ergh.. Luciel!" seru Behemonth dengan kesakitan sekaligus aba abanya untuk Luciel agar menyerang.

"Aku tau!" jawab Luciel sembari mengarahkan tangannya ke arah Yaoma dari jarak jauh.

Yaoma langsung menyadarinya dan menggunakan skill kecepatan super kegelapannya dan menuju ke arah Luciel dengan cepat.

"Element : Water_______"

Yaoma langsung langsung berasa di depan Luciel dan bersiap menebas kepala Luciel dengan pedangnya.

"Kenjutsu : Kira No Yami!" Yaoma mengaktifkan skill katana hitam nya dan menyerang Luciel.

Yaoma mengarahkan tebasan nya ke arah kepala Luciel dengan cepat. Namun Luciel menggunakan tangannya yang besar dan menahan serangan Yaoma.

Luciel sedikit terpental akan serangan Yaoma sampai tubuhnya menyentuh tanah, sedangkan Behemonth berlari ke arah tembok seperti merencanakan sesuatu.

"Element : Jimen No Koa!" Luciel mengaktifkan skillnya dalam keadaan terjatuh dan menyentuh tangannya ke tanah.

"Apa!?" reaksi Yaoma dengan kaget karena Luciel langsung bersiap menyerang.

Tanah mengangkat Yaoma ke atas dan membuatnya menjadi berada di atas, sedangkan disisi lain Behemonth sedang berlari di tembok seperti cheetah yang mengejar rusa.

"Kemono Ugeki : Cheetah Speed!" ucap Behemonth mengaktifkan skillnya di tembok sembari berlari.

Yaoma tanpa sadar akan Behemonth hanya melihat ke bawah ke Luciel karena Luciel tadi menyerangnya sembari tanah terus menaik mengangkat Yaoma dengan cukup cepat.

Behemonth langsung melompat dari tembok itu setelah merasa tingginya cukup untuk sampai ke arah Yaoma dan bersiap menyerang dengan skill bintang buasnya.

"Kemono Ugeki :

Yaoma melihat ke arah Behemonth. Namun tak bisa menghindar karena ia sedang berada di udara dan tanah terus mengangkat dia ke atas.

"Sial gawat!" gumam Yaoma melihat Behemonth melompat ke arahnya.

Tiger Bite!!!" Behemonth mengaktifkan skillnya sembari membuka mulutnya seperti harimau yang ingin menerkam.

Leher Yaoma tergigit oleh Behemonth dan Behemonth membawa tubuh Yaoma ke bawah dengan terkamannya sembari mendarat.

"Argh!!!" reaksi Yaoma dengan sedikit kesakitan sembari memegang mulut Behemonth dan berusaha bebas.

Namun itu percuma dan mereka segera mendarat ke bawah.

Behemonth memberi tanda pada Luciel dengan menatap nya sebelum sampai ke tanah dan Luciel langsung bersiap melakukan sesuatu.

Tubuh Yaoma yang di gigit dan Behemonth mendarat dan Behemonth melepaskan gigitan nya dan bersiap menyerang ke tahap berikutnya.

Behemonth mengangkat kedua tangannya dan bersiap mengaktifkan skillnya lagi untuk menyerang Yaoma.

"Kemono Ugeki : Renzoku Tiger Claws!!" ucap Behemonth sembari mengaktifkan skill serangannya.

Yaoma yang tak bisa menggerakkan tubuhnya karena tertindih oleh Behemonth, di cakar habis-habisan dengan cakar harimau sampai tak bisa menggerakkan tubuhnya.

Behemonth setelah merasa Yaoma tak bisa bergerak melompat mundur dan menghindari akan sesuatu.

"Element : Jail Water!" ucap Luciel mengaktifkan skillnya.

Air keluar dengan cepat dari dalam tanah dan memenjarakan Yaoma dan membuat Yaoma tak bisa bernafas, dan bergerak. Dengan darahnya yang tersebar di air sampai membuat airnya menjadi warna merah karena darah Yaoma yang di serang oleh Behemonth.

"Yosh sepertinya kita berhasil menangkapnya daripada mengalahkannya!" ucap Behemonth dengan percaya diri telah menang.

"Aku rasa juga iya, kita hanya perlu dia berhenti bergerak," jawab Luciel sembari mengarahkan tangannya pada Yaoma untuk mengontrol bola air tetap aman.

"Mmm!! mmm!!" seru Yaoma dengan mulut yang tak bisa bicara sembari memberontak di dalam air.

"Cih mungkin butuh bonus serangan!" ucap Luciel yang merasakan dari tangannya bahwa Yaoma terus berusaha memberontak.

"Element : Lightning Spread!" ucap Luciel sembari meremas tangannya dan mengaktifkan skillnya.

Dari dalam air keluar petir yang menyebar di dalam air dan menyetrum Yaoma agar tak lagi memberontak dan bergerak.

"ARGH!!!" teriak Yaoma dalam pikirannya dengan kesakitan.

Setalah beberapa saat Yaoma berhenti memberontak dan air dihilangkan oleh Luciel dan Yaoma tergeletak dalam keadaan basah dan tak bergerak.

"Sepertinya sudah tak bergerak yah," ucap Behemonth sembari mendekati tubuh Yaoma yang tak bergerak.

"Waspadalah!" peringatan Luciel pada Behemonth.

"Tenang saja, dia tidak akan berge____"

Yaoma terlihat seperti iblis yang ganas memegang pedangnya dan langsung menusuk perut Behemonth.

"Uargh...," seru Behemonth dengan kesakitan.

Yaoma langsung menarik pedangnya dari perut Behemonth dan melepaskannya dan menendang perut Behemonth dengan cukup keras.

"Uargh!!!" ucap Behemonth sembari terpental cukup jauh ke belakang.

Luciel melihat Behemonth terpental dan melihat kembali ke arah Yaoma untuk menyerang. "Ka____"

Yaoma menghilang dari hadapan Luciel dan langsung muncul dibelakangnya dan mendorong kepala bagian belakang Luciel dan membenturkannya ke tanah.

"Uargh.. kenapa ini... gerakannya berbeda...," pikir Luciel dengan kesakitan setelah di serang Yaoma.

Yaoma langsung menendang Luciel tanpa ampun dan membuatnya terpental sampai ke tembok juga.

Setelahnya Yaoma berjalan dengan santai menuju pedangnya dan mengambilnya.

"Uhuk.... uhuk.... sepertinya kita harus gunakan kekuatan yang lebih besar... apa kau setuju Luciel?" tanya Behemonth pada Luciel pada keadaan sedang tersender di tembok.

"Yah... sepertinya kita harus gunakan skill yang lebih besar untuk hadapi monster seperti ini....," jawab Luciel pada Behemonth.

Yaoma berjalan perlahan menuju Behemonth sembari memegang katananya.

"Yosh kalo begitu sudah sepakat yah...," ucap Behemonth sekali lagi pada Luciel.

"Yah...," jawab Luciel pada Behemonth.

"Kalo begitu aku mulai pertama!" teriak Behemonth sembari berusaha berdiri.

"Silahkan!" ucap Luciel mempersilahkan Behemonth.

Behemonth tersenyum dan mengginggit tangannya dan membiarkan darahnya tercucur ke lantai.

"Hehehehe... kalo begitu, ini waktunya memanggil 2 hewan buas!" ucap Behemonth dengan tersenyum setelah meneteskan darahnya.

"Summon :

Rover!"

Episode berikutnya "Hewan Iblis Dan Iblis Biru, Prt 2"

1
Doubley
KERENN! Semangat, Kak. Feedback ke novel saya dong, judulnya The Vengeance. Terima kasih.❤
Claire
kalo jadi sang penghancur pun pasti ada alasannya dan kau itu Eden alasan dia menjadi penghancur🙄
Li Permana
Semangat terus kak author!
fristaandini
baguss
fristaandini
bagus banget
Ishiba Yoake(Bangkit): Thanks~
total 1 replies
El Putri
wah author cover ny bagus sukses buat yang buat cover ny, sama author juga moga sukses
Ishiba Yoake(Bangkit): Terimakasih!
total 1 replies
Blacktedy
Yoake kapan up? :) ini dah kontrak masi aja males. kau dipecat tau rasa :)
Blacktedy: bacot:)
total 4 replies
Blacktedy
aku mau vote tapi vote ku abis
Rsya
halo min, karna saya sedang gabut. apakah mau dibuatin cover?
Rsya: wah sama sama kak, senang kalau authornya suka
total 5 replies
Dhina ♑
Thor, simak deh tulisan I Firmo, rapi bagus, dan Insya Allah jarang salah, tapi pernah typo juga 😂😂
Dhina ♑
Makin teliti dan rapi ya Thor, semoga makin sukses 👍👍
Dhina ♑
Sad dong
Dhina ♑
Semangat up, ga boleh mager
mich
ngeri dah brp bulan ngilang Thor wkwk
Blacktedy: gila gilaan matamu:)
total 2 replies
Blacktedy
jangan bercanda aku ini anaknya roste alscreia(?) sialan!

well tidak adanya tanda baca disana kau jadi seakan akan menghina ibumu sialan:)
Blacktedy
...perhatikan ketikanmu:)
Blacktedy
perhatikan ketikanmu!

kau ini mau pakai kalimat apa?! jangan dicampur seperti itu coba pelajari lagi tentang tata letak kalimat langsung tidak langsung. ada beberapa hal yg butuh penjelasan latar tapi sudah dilanjut ke adegan berikutnya.

mohon perhatikan lagi.
Blacktedy
terlalu banyak pengulangan kata!
kata yaoma dengan sedih.

yaoma dengan sedih ....bla bla..

tadi sempat kulihat sudut pandang tokoh aku di tengah sudut pandang penulis.
tolong kurang pengulangan kata. selain boros juga bisa membuat bosan! perhatikan juga latar waktu tempat dan keadaan! bukan hanya suasana.

selain itu. bagus.
Ishiba Aoi
Semangka othor yoke, next🤘
Xswag
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!