Menceritakan kehidupan pernikahan Dokter cantik Rinjani Mahisa dan Mita pramesti yang di peristri oleh Om Ceo tampan.
Bagaiman kelanjutan rumah tangga mereka menghadapi tingkah laku manja dan possesif dari suami mereka.
Sedikit di bumbuhi
konflik rumah tangga yang ringan namun menguras emosi, saat sang mertua menghadirkan wanita untuk menghancurkan rumah tangga anak nya sensiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewiwitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menghancurkan pesta.
Malam hari Mita dan Nion tengah bersiap untuk makan Malam, Sienna datang dari arah dapur dengan membawa semangkuk soup daging untuk Nion.
Sementara Mita sudah siap untuk makan sayur yang telah dia masak sendiri.
"Sayang aku ingin makan masakan mu, bukan masakan Sienna ini."Bisik Nion.
"Maafkan aku sayang, aku tidak mau melewatkan pertunjukan menarik saat kamu memakan soup itu."Bisin Mita.
Nion menatap aneh kearah Mita, dia berfikir apa kali ini rencana nya untuk membalas Sienna.
"Nion coba makan masakan ku, aku yakin kamu akan suka. Aku masih ingat kamukan menyukai menu hidangan ini."Ucap Sienna dengan senyum semanis madu.
Nion dengan sangat terpaksa mencoba mencicipi soup yang di masak Sienna.
"hueekkk uhuukkk..."Nion terbatuk-batuk saat mencicipi soup buatan Sienna.
"Asin sekali ini, kamu memasukan berapa sendok garam ke soup ini?"Tanya Nion.
Sienna melebarkan matanya tak percaya karena dia merasa sudah mengikuti resep yang dia ambil dari Mbak goglee.
"Aku membuatnya sesuai dengan resep aslinya, sunggu."Ucap Sienna.
Sienna mencoba mencicipi soup yang dia buat sendiri,"Huekk uhuukkk uhukk."Sienna terbatuk saat mencicipi maknan nya.
"Asin sekali..."Keluhnya.
Mita hanya cekikikan melihat Sienna yang keasinan dengan menu yang dia buat sendiri.
"Sayang makan sayur buatan ku saja ya lebih aman tanpa garam berlebih."Ucap Mita dengan melirik kearah Sienna.
"Siall, pasti ini perbutan Mita."Gumam Sienna, wanita itu menghentakkan kakinya lalu pergi meninggalkan Nion dan Mita.
"Hahaha.... Rasakan itu."Mita tertawa terbahak saat Sienna pergi dengan wajah yang sangat kesal.
"Sayang pasti kamu kan yang menambahkan garam ke makanan Sienna."Ucap Nion.
"Bukan sayang, tadi itu dia bertanya mana garam mana gula lalu aku tunjukkan tempatnya tapi dia malah salah mengira garam itu gula. Jadi bukan salah akukan."Ucap Mita.
"Kamu ada-ada saja sayang, tapi bagus si semoga saja Sienna tidak kembali lagi."Ucap Nion.
Satu minggu kemudian, ini adalah hari dimana Leonardo dan Lucy akan menikah.
"Dean bagaiman semua rencana berhasil"Tanya Leonardo.
"Siap Pak, semua sudah selesai. kemungkinan target akan datang bersama teman-temannya."Ucap Dean
"Bagus Dean, aku sudah tidak sabar menunggu kedatangannya."Ucap Leonardo.
Leonardo dan Dean telah mengumpulkan semua barang bukti kejahatan Lucy.
Flashbach On.
Saat Leonardo mendapat kabar jika Rinjani telah meninggal, Dean datang dengan beberapa buktik yang dia temukan saat terakhir kali Rinjani berada di rumaha sakit.
"Pak saya menemukan rekaman ini di CCTV rumah sakit, kata petugas CCTV ini telah di salin."Ucap Dean.
"Siapa yang menyalin nya dan memang ini rekaman apa?"Tanya Leonardo.
"Bapak bisa melihat nya sendiri, dan yang menyalinnya adalah nyonya Mita istri dari Tuan Nion pemilik saham terbesar di rumah sakit ini selain anda."Ucap Dean.
"Mita..."Guma Leonardo.
Leonardo melihat rekaman CCTV saat Serena menyuruh Rinjani pergi dari kehidupa Leonardo, dengab alasan Lucy.
"Mama... Aku tidak menyangka Mama tega melakukan ini kepada ku dan Rinjani."Ucap Leonardo geram.
"Satu hal lagi Pak, saya telah menyelidiki Suster Siska yang bekerja sebagai asisten Ibu Rinjani ternyata adalah orang suruhan Lucy. Ini ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa selama ini Lucy tidak sakit."Ucap Dean.
Leonardo sangat marah saat melihat semua laporan kesehatan Lucy yang telah di manipulasi oleh Siska.
"Brengsek..."Ucap Leonardo.
"Lalu apakah kau tau dimana istri ku?"Tanya Leonardo.
"Ibu Rinjani berada di korea."Ucap Dean.
Leonardo bersiap untuk menjemput Rinjani namun Dean dengan sigap mencegahnya.
"Pak sebaiknya bapak tidak menjemput Ibu pulang."Ucap Dean.
"Apa maksut mu Dean?"Tanya Leonardo.
"Sebaiknya kita membongkar semua kejahatan Lucy, dan untuk Ibu Rinjani sebaiknya Bapak membuat rencana agar Ibu Rinjani datang di saat hari pernikahan Bapak dan Lucy."Ucap Leonardo.
Leonardo memikirkan rencana yang baru saja Dean ucapkan
Flashback off.
Leonardo tengah berada di altar pernikahan nya menunggu sang pujaan hatinya datang.
Sementara itu Rinjani tengah kesal dengan Mita, karena sahabatnya itu salah membeli ukuran baju untuknya.
"Maafkan aku Jani, aku lupa jika kamu sedang hamil."Ucap Mita.
"Sekarang aku harus pakai apa? aku tidak mungkin pakai piyama tidur bukan."Ucap Kesal Rinjani.
"Tenang saja sebentar lagi bajunya datang jangan cemas."Ucap Mita.
Kirana melihat baju yang terlempar jauh di depan pintu, karena kena amukan dari Rinjani.
"Kasihan sekali baju ini, tidak salah apa-apa tapi kena amuk."Gumam Kirana.
Kirana mengambil baju itu lalu mencoba mengenakannya.
"Maaf Dok, apa boleh bajunya aku pakai?"Tanya Kirana.
Mita dan Rinjani menatap tampinaln Kirana yang sangat cantik dengan gaun seatas lutut berwarna hitam.
"Kau boleh memakainya."Ucap Rinjani.
"Wahhh, kau cantik sekali."Ucap Mita.
Kirana merasa tersanjung dengan pujian yang di lontarkan Mita.
Karena mereka sudah berdandan anggun kini mereka bersiap utuk memghadiri pernikahan Leonardo.
"Mita kenapa ini seperti di novel, aku yang tengah hamil besar dengan anggun nya datang ke pernikahan suaminya."Ucap Rinjani.
"Hahaha, kau benar dan kita kesana untuk menghancurkan pernikahan Om sugar mu itu."Ucap Mita.
Kirana yang tidak tau apa-apa hanya menggut-manggut saja.
"Maaf kak, apa yang harus Kirana lakukan di sana lagi."Ucap Rinjani.
Rinjani menatap ke rah Mita dan tersenyum jahil.
"Kau pukul saja kepala peria ini dengan panci pink yang kau bawa tadi."Printah Rinjani. Rinjani menunjukan foto wajah Dean.
Ya, mereka sudah membagi tugas untuk menghancurkan pernikahan Leonardo dan Lucy.
Tak berapa lama mereka tiba di hotel yang menjadi tempat untuk resepsi pernikahan Leonardo dan Lucy.
Saat acara akan di mulai dan Lucy berjalan menuju ke tempat Leonardo tengah berdiri, tiba-tiba Lucy berteriak karena gaun dan rambutnya di injak serat di jambak.
"Akhhh..."Teriak Lucy.
Semua tamu merasa terkejut saat melihat apa yang terjadi di pesta itu.
"Leonardo!!"Teriak Rinjani, Rinjani berjalan menghampiri Leonardo dengan tergesa.
"Rinjani!!"Teriak Serena.
Serena tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Rinjani kamu masih hidup nak?"Tanya Serena.
Rinjani tidak menjawab pertanyaan Serena dia terus melanjutkan langkahnya menghampiri Leonardo.
"Akhirnya kucing nakal ku kembali."Ucap Leorando.
Dari arah belakang Mita terasenyum geli, melihat apa yang akan dilakukan Rinjani kepada suami malangnya itu.
"Dasar suami tidak tau diri."Ucap Rinjani, Rinjani dengan sangat keras menendang belalai milik Leonardo.
"Akhh... Apa yang kamu lakukan Jani?"Tanya Leonardo, laki-laki itu menahan sakit di bagian belalainya.
"Ini balasan karen Om telah menghina Rinjani dan Om telah menganggap Rinjani meninggal."Ucap Rinjani.
"Apa yang kamu katakan?"Ucap Leonardo dengan bingung.
Leonardo menggendong tubuh Rinjani dan membawanya ke salah satu kamar hotel yang sudah dia pesan.
"Dean aku serahkan sisanya pada mu."Ucap Leonardo sebelum pergi.