NovelToon NovelToon
DILAMAR LUTH

DILAMAR LUTH

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Badboy / Dosen / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Emma Shu

Diam-diam Khalisa Lyn mencintai Luth, tetangganya. Sayangnya Luth tidak menyadari hal itu. Cinta dalam diam membuat Lyn serba salah saat Luth justru melamar Afiqa, gadis lain.

Sembilan belas tahun Lyn dan Luth saling kenal, bermain bersama, dan bersahabat, namun tidak sekali pun Lyn melihat Luth yang terlihat cool itu dekat dengan wanita, namun tiba-tiba lamaran itu mengejutkannya. Lebih mengejutkan lagi saat Lyn tahu bahwa gadis yang dilamar Luth tengah hamil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Emma Shu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini Sangat Mengejutkan

Hari ini menjadi hari paling buruk bagi Lyn, dimana ia harus menjadi salah satu saksi proses lamaran Luth kepada gadis yang dipanggil dengan nama Afiqa.

Di ruangan luas itu, keluarga besar Afiqa menyambut kedatangan keluarga Luth. Berbagai macam sambutan, jamuan dan basa-basi menjadi bagian dari acara.

Lyn sebenarnya tidak ingin berada di sana, di tengah-tengah orang yang merasa bahagia atas kebahagiaan Luth, sebab justru dirinya satu-satunya orang yang terluka di sana. Tapi ia sebagai tetangga, diundang secara langsung oleh Luth untuk berpartisipasi. Alasan apa yang membuat Lyn menolak?

Perih sekali melihat Luth memberikan sebuah cincin, serta barang-barang lain yang diabadikan dalam potret kamera, dinyatakan sebagai barang-barang lamaran.

Saat itulah Lyn melihat paras wajah gadis bernama Afiqa yang cantik, mungil, ramah, penuh senyum dan berkulit putih.

Senyum Afiqa menunjukkan kebahagiaan. Membuat yang lain turut tersenyum seperti terhipnotis.

Dilamar Luth, bahagia sekali gadis itu.

Ada Hud bersama istrinya, Alisha, Khadijja dan suami, serta anggota keluarga besar Afiqa yang turut hadir.

"Baiklah, semua acara sudah dilakukan, sekarang saatnya Luth dan Afiqa duduk bersisian, menunjukkan cincin dan di hadapkan ke kamera, kita abadikan momen ini," ucap ayahnya Afiqa.

"Tadi kan udah, Om," jawab Luth enteng, membuat seisi ruangan terkekeh.

"Kali ini dengan gaya baru, ayah ingin lihat kalian lebih dekat lagi," ucap sang ayah dengan gembira.

Mengalah dan tak ingin berdebat, Luth pun kembali maju dan duduk di sisi Afiqa, menuruti permintaan calon mertuanya. Sedangkan Afiqa menunduk malu-malu. Kemudian kilatan kamera mengabadikannya.

Diantara banyaknya orang yang tersenyum bahagia, Lyn malah ingin menangis. Hatinya seperti diiris-iris benda tajam tak kasat mata. Melihat pria yang dia cintai berbahagia dengan gadis lain.

Kalau ada yang bilang mencintai tidak harus memiliki, serta mencintai itu membiarkan orang yang kita cintai berbahagia meski dengan pria lain, itu bohong. Lyn benar-benar terluka melihat kenyataan ini. Mau marah juga sama siapa? Beginikah resikonya mencintai dalam diam?

"Lyn, ayo makan! Pemilik rumah udah suruh makan sejak tadi, jamuannya nanti basi kalau nggak dimakan," ucap Alisha membuyarkan lamunan Lyn.

"Iya, Bu. Tapi Lyn malah kebelet nih, Bu. Lyn mau numpang ke toilet dulu," ucap Lyn. Ia lalu permisi.

Sejak tadi dadanya sesak sekali, ia ingin menumpahkan tangis. Satu-satunya tempat yang bagus untuk meluapkan tangis adalah toilet. Tidak lucu jika ia pamitan ke luar dan numpang menangis di teras. Kalau ada yang memergokinya mewek-mewek sambil tarik ingus kan jelek sekali.

Sambil mendekati keluarga pihak perempuan, Lyn bertanya, "Maaf, numpang ke toilet ya, bu. Bisa, kan?"

"Bisa bisa. Itu, masuk aja ke ruangan sebelah sana, belok kiri, trus belok kanan, pintu ke dua ya!" ucap ibu-ibu yang juga menjadi saksi di sana.

"Makasih." Lyn beranjak dari ruangan itu menuju ke ruangan lain sesuai petunjuk yang diberikan. Ia memasuki toilet. Menutup pintu rapat.

"Huaaaaa huaaaaaa...." Tangisnya pecah. Pokoknya puas sekali menangis di ruangan tanpa ada pendengar. Ya, ia menutup mulut dengan telapak tangan supaya di luar tidak ada yang mendengarnya.

Hampir setengah jam Lyn menghabiskan waktu di toilet. Setelah puas melepas tangis, ia juga harus membersihkan wajahnya supaya tidak terlihat sembab.

Setelah itu lega, Lyn membuka pintu pelan hendak keluar, namun langkahnya urung saat mendengar pembicaraan seseorang di luar sana.

"Afiqa itu sedang hamil, jangan dikasih makanan bau bawang, nanti dia mual."

Hah? Afiqa hamil? Lyn terkejut bukan main.

Bersambung

1
Huzi_toys
belum tau Lyn hamil😥
Huzi_toys
gak segampang itu ya Luth
Huzi_toys
bagus Lyn bagus, tolak aja tolakkkk 🤣🤣 q kompornya
Huzi_toys
ibunya aja bilang itu hasutan SETAN🤭🤭 nahhh sebagai pengalaman kedepanya jangan kehasut lg kalau dirasa gak baik
Huzi_toys
pengen geplak pala luth,, gregetan rasanya kenapa konsultasi rumah tangga sama sodara bang sat lo itu hahhhhhhh👊🏻👊🏻👊🏻
Huzi_toys
oalahhh kena hasutan bang sat tohhhh
Huzi_toys
takut kalah saing soal penghasilan dia tuh,, padahal Lyn masih melakukan tanggung jawabnya sebagai istri
Huzi_toys
haduhhhhh agak direndahin egonya donk,, jangan mikir negatif, istri bantu ekonomi dan gaj ada maksud buat bersaing soal pendapatan
Huzi_toys
mending gak deh, udah keliatan dzolim banget sama ortu, dahhh gak usah ngemis" lg, ntar kalau kena karma biarin
Huzi_toys
aku sihhhh emohhh banget,, sorry🤭🤭
Huzi_toys
cengangas cengenges aku jd nya woy😁😁
Huzi_toys
cilok kali ahhhh adonan🤣🤣
lailasyarma
Luar biasa
Maria Kibtiyah
ko gk pake bpjs aja kn grts .. anakku juga umur 6th ada batu ginjal op sama smpe 6x grts
Zaitun Said
MasyaAllah, karya yang sangat luar biasa. Lovely..
Yayah Ade
anak durhaka
its mira_ Yazid
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
its mira_ Yazid
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nuri
ap sih yg nga SK SM karya ka emma selalu ngena k'hate padat jelas nga ngbosenin slh satu othor favorit q/Kiss/
suka novel
bagus banget..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!