Dipadang rumput yang indah ini, kau berjanji. Bahwa aku adalah satu-satunya bungamu. Tapi ..., kemanakah kau sekarang ...? Apakah karena aku miskin, kau meninggalkanku? Aku sangat mengharapkan kehadiranmu.
Apa yang aku lakukan? Setelah kau mencampakkanku?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nsj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
🍀🍀🍀
Aku telah meninggalkan rumah sakit, dan sekarang aku berada di sebuah rumah megah. Entah rumah siapa ini?
"Selamat datang, Etta!" Aron menyambutku. Aku keluar dari rumah sakit, bersama seorang lelaki. Yang mengaku asisten Aron.
"Ini rumah kita di masa depan nanti!! Dulu kau sering kemari. Apa Ayah dan Ibu perlu aku undang kemari?" tanya Aron. Dia sangat antusias menyambutku.
"Tidak perlu. Jarak antara rumah kemari cukup jauh. Kasihan mereka," ucapku yang masih agak lemas.
Dia membopongku, membawaku ke ruang tamu yang sangat luas.
Mengapa aku harus amnesia?
Aku sama sekali tidak ingat tentang Aron yang mengaku jadi pacarku!!!
Apakah dia benar-benar pacarku?
... dan rumah ini?
Aku yang miskin ini, bisa berpacaran dengan seorang Presdir perusahaan terkenal?
Aku salut dengan diriku sendiri. Hebatnya diriku ini.
"Ada apa, Etta? Apakah kau ingin istirahat?" Aron menatap wajahku, dan memegang tanganku.
"Tidak. Aku baik-baik saja. Aku ingin membersihkan diri dulu. Bisakah kamu membantuku menuju kamar mandi?" pintaku. Untuk sementara, aku tidak bisa banyak bergerak.
"Baiklah."
Dia segera membantuku berdiri, dan berjalan menuju kamar mandi. Dia sangat baik kepadaku.
"Aku tunggu kau didepan pintu, ya?" membantuku memasuki kamar mandi.
"Ya. Terima kasih."
Aku menutup pintu kamar mandi.
"Sama-sama, Honey!" jawabnya.
Aku mandi, sambil memegang dinding. Masih belum kuat berdiri lama.
"Aaakkkkhhhhh ...."
Aku terjatuh ketika akan memakai baju.
"Ada apa? Apakah aku boleh masuk ke dalam?" Aron panik, dia mengetuk kamar mandi.
"Jangan masuk dulu!!!" aku segera menutup badanku yang telanjang ini, dengan handuk.
"Sekarang, boleh masuk. Bantu aku berdiri, Aron!"
Aku memanggil dia.
"Baik .... Kenapa kamu memaksa untuk mandi? Kan badan kamu masih lemah?"
Dia membantuku berdiri, dan langsung membopongku menuju kamarku.
"Badanku gerah. Rasanya tidak nyaman, jika tidak mandi"
"Sementara jangan mandi dulu, ya!!!" Aron meletakkanku di kasur.
"Bagaimana jika aku memakaikan kamu baju?"
Memegang bajuku yang ada di kamar mandi tadi.
"Jangan! Malu .... Aku akan memakainya sendiri. Kamu keluar dulu!!!"
Aku menyuruhnya keluar.
"Yakin? Tidak apa-apa, jika aku meninggalkan kamu sendirian?" tanya Aron. Dia sangat mengkhawatirkan aku.
"Aku tidak apa-apa. Jangan khawatir" jawabku.
Aron keluar dari kamarku. Aku berusaha untuk memakai baju.
🍀🍀🍀
"Kamu telpon orang tua Etta! Katakan pada mereka, jika mereka kemari jangan sampai berbicara tentang Boya!" perintah Aron.
"Baik, Tuan." Asisten Aron segera menelpon orang tua Etta.
🌻🌻🌻
Ding ... Dong .... Ding ... Dong ....
Suara bel rumah berbunyi.
Rey selaku asisten Aron, membuka pintu.
"Dimana Etta, Nak?" tanya ibu Etta.
"Tolong anda tenang dulu!!! Silahkan duduk dahulu!! Tuan Aron, ingin berbicara kepada anda."
Rey mempersilahkan mereka duduk, dan menuju ke dapur untuk mengambil minuman.
"Selamat datang Ayah dan Ibu Etta!!" Aron menyambut orang tua Etta.
"Bagaimana perkembangan anak kami, Nak Aron?" tanya Ayah Etta.
"Dia baik-baik saja, Yah! Hanya saja badannya masih lemas. Karena terlalu lama tidur di rumah sakit."
"Nak Aron, saya meminta tolong! Jaga Etta baik-baik, dan jauhkan dia dari Boya!" ucap Ibu Etta. Beliau sangat cemas, dengan kondisi anaknya yang hampir meninggalkan dunia ini.
"Tenang saja, Bu!! Ketika Etta sudah membaik, saya akan mengadakan acara pertunangan".
"Ya, Nak! Kami merestui kalian." Ayah Etta memberikan restu terhadap Aron.
"Kami sangat berterima kasih kepadamu, Nak Aron. Jika tidak ada kamu, anak kami pasti meninggalkan kami untuk selamanya. Kami sungguh-sungguh sangat berterima kasih." Ibu Etta menangis.
"Ibu, jangan menangis! Aku akan selalu menjaga Etta. Jadi Ayah dan Ibu tidak usah khawatir. Etta aman bersamaku." menghibur orang tua Etta.
☘️☘️☘️☘️☘️
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA AUTHOR PEMULA INI.
MAAFKAN AUTHOR, APABILA ADA SALAH KATA!
JANGAN LUPA RATE, LIKE, DAN VOTE AUTHOR YA!
ITU ADALAH PENYEMANGAT AUTHOR!
TERIMA KASIH
😂😂😂
jadi gak ku baca bolak balik nin novel 🤣
gimana nasib ku yang masih jomblo dari lahir 😑
bos aron sama aku aja jangan sama etta 😁🤭
bisulan, jerawatan, panuan, kentutan dll 🤣🤣🤣🤣
ngakak dah
masih cocokan sama aron tuh
sih tampan dan sih gagah tingkat atas tiang 🤣🤣🤣
asli ceritanya bagus banget
sesuai lah sama penulisannya.
aku tergila-gila pada mu aron 😘🤭🤣
~ Two world ~
#FWC
Aku tunggu kedatangan kk di karya aku ya
"Kamu matahari dan aku bulan" dan
"Siren or Human"
Semangat🥰
Ditunggu kedatangannya kakak..