NovelToon NovelToon
Nikah Paksa

Nikah Paksa

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Perjodohan / Single Mom
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Eleanor kici kici

Mita tidak pernah meminta takdir ini. Baginya, Sam adalah kakak, pelindung, dan satu-satunya tempat bersandar setelah kedua orang tuanya tewas demi menyelamatkan keluarga Sam. Namun, sebuah pernikahan atas dasar utang budi mengubah segalanya dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eleanor kici kici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14: Sentuhan Tak Terduga

Minggu-minggu berlalu, namun keadaan di dalam rumah tidak menunjukkan tanda-tanda membaik. Teror telepon dari Vanya kian hari kian mengganas, merusak kewarasan Sam perlahan-lahan. Hampir setiap sore, ruang tamu menjadi saksi bisu bagaimana Sam berteriak-teriak meluapkan emosinya di depan Mita, beradu argumen dengan suara melengking di seberang sana yang tak kunjung berhenti menuntut.

Mita, seperti biasa, memilih menjadi peredam. Ia tidak pernah menginterupsi atau mencampuri badai domestik itu. Namun di sisi lain, badai dalam hidup Mita sendiri pun sebenarnya semakin menjadi-jadi. Di atas meja, ponsel gadis itu terus bergetar tanpa ampun, menampilkan angka panggilan tak terjawab dari kontak "Duniaku" yang kini sudah melesat tak terkendali, melambangkan keputusasaan Ludwig yang terus diabaikan demi sebuah komitmen tak kasatmata.

Hingga pada suatu malam, segalanya mencapai titik puncak.

Pintu depan terbuka dengan kasar. Sam pulang dalam keadaan yang sangat mengenaskan. Aroma alkohol yang menyengat langsung menusuk indra penciuman Mita saat mendapati pria itu berjalan limbung, nyaris ambruk di lorong rumah. Sam mabuk berat.

Melihat kondisi kakak angkat sekaligus suaminya yang kehilangan kesadaran, Mita bergegas mendekat. Tanpa memedulikan rasa canggung, ia memapah tubuh kekar Sam, menopang lengan pria itu di pundaknya, dan perlahan membimbingnya naik ke lantai atas.

Sepanjang langkah kaki mereka yang berat, Sam mulai menyeracau tinggi dengan suara parau dan pandangan kosong.

"Jangan... jangan putuskan aku..." racau Sam, air matanya tampak menggenang di sudut matanya yang terpejam. "Aku tidak bisa hidup tanpamu, Vanya... Aku mohon, jangan pernah tinggalkan aku..."

Mendengar jeritan hati Sam yang begitu hancur dalam mabuknya, Mita hanya diam mendengarkan. Dalam hatinya, Mita menarik kesimpulan yang mendalam. Ia menyadari betapa besarnya ketergantungan dan rasa cinta Sam pada wanita itu. Mita berpikir, mungkin keputusannya untuk mengalah dan bersiap pergi suatu saat nanti adalah hal yang paling tepat, karena Sam jelas tidak akan pernah bisa bahagia dalam pernikahan paksa ini.

Dengan susah payah, Mita akhirnya berhasil membawa Sam masuk ke dalam kamar utamanya. Ia memapah Sam mendekati tempat tidur dan berusaha merebahkan tubuh pria itu dengan perlahan di atas kasur. Mita menarik napas lega, bersiap untuk menyelimutinya dan pergi ke luar.

Namun, tepat saat Mita hendak membalikkan badan dan menarik dirinya menjauh, sebuah gerakan tak terduga terjadi.

Tangan Sam yang kekar tiba-tiba bergerak cepat, mencengkeram pergelangan tangan Mita dengan erat lalu menariknya dengan sentakan kuat. Mita yang kehilangan keseimbangan seketika terjatuh ke atas ranjang, tepat di samping tubuh Sam yang masih setengah sadar.

Mita terkesiap, jantungnya berdegup kencang saat napas Sam yang beraroma alkohol terasa begitu dekat di wajahnya. Ia mencoba meronta dan melepaskan cengkeraman itu, namun kekuatan Sam dalam keadaan mabuk justru berkali-kali lipat lebih kuat.

Pria itu justru semakin merapatkan dekapan tangannya, membalikkan tubuh, dan mengunci pergerakan Mita di bawah kungkungan tubuh kekarnya. Dengan mata yang setengah terpejam dan tatapan yang sayu penuh kabut gairah, Sam menatap lekat-lekat wajah Mita yang berada tepat di bawahnya.

"Vanya... akhirnya kamu datang," bisik Sam parau, mengira gadis di bawahnya adalah kekasihnya.

Sebelum Mita sempat berteriak untuk menyadarkannya, Sam menundukkan wajahnya, memangkas habis jarak di antara mereka berdua dalam kegelapan malam yang sunyi.(Jangan lupa klik tombol like di bawah ya, Kak!)

1
Emily
nyesel kan kamu Sam ...ngotot melepaskan Mitha malah dapat jalang
Emily
Vanya kena jebakan batman
Emily
lha pikir si ssm bakal tahu ada benihnya di perut Mitha gak tau malah belok belom terus
Emily
memangnya Sam dan Vanya udah menikah?
Emily
Mitha ga usah kebaikan malah ngaku janin yg di kandungnya benih pacarnya
Emily
CEO kok bego x si sam ni
Emily
ludwig kekasih mitha
Emily
Sam udah di ksih batu permata sama pak Baskoro malah mungut batu kerikil..mamam tu cinta
Emily
cinta boleh bodoh jangan ya sam...kenapa lebih pinter Mitha daripada kamu Sam padahal baru tamat SMA
Emily
Mitha bijaksana banget.,tetap seperti itu Mitha biar orang tidak merendahkan mu
Emily
rumit
Emily
cih sam..udah tau Vanya itu batu kali malah di pungut
Emily
demi harta ya sam.. preetlah
Emily
Sam bucin kepada kekasihnya padahal dia tau dan sadar klo wanitanya cuma cinta hartanya
Emily
gimana maksud cerita ini ...apakah Mitha janda
Emily
kenapa gak nolak aja Mita...kan bukan kamu yg berutang Budi kasih alasan yg masuk akal...sto jgan2 Mitha memang menyukai sam sebenarnya
Emily
mampir thor
Chenyu Wang
critanya bagus saya selalu nunggu kelanjutannya Terima kasih🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!