NovelToon NovelToon
The Stellar Blood Swordmaster'S

The Stellar Blood Swordmaster'S

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:169
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Di sudut tergelap Distrik Kumuh Oakhaven, Ren bertahan hidup sebagai pelayan di sebuah rumah bordil sekaligus tempat penampungan anak-anak telantar. Di balik fisiknya yang tampak biasa dan otaknya yang encer, Ren menyembunyikan kutukan sekaligus berkah: ia adalah keturunan Vampir terakhir yang murni, terpaksa menahan dahaga darah agar tidak memicu kecurigaan Gereja Suci.

​Dunia Ren runtuh ketika sekelompok Ksatria Suci berzirah perak—yang seharusnya menjadi simbol kehormatan—membantai tempat tinggalnya demi menutupi skandal korupsi ordonya. Di ambang kematian, Ren merangkak ke ruang bawah tanah rahasia dan menemukan Crimson, roh pedang kuno yang haus darah. Demi membalaskan dendam dan mengubah takdirnya, Ren memulai jalannya sebagai Sword Master yang tidak biasa: memadukan teknik pedang legendaris dengan kekuatan darah yang terlarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14.pertandingan pertama

Satu minggu berlalu bagai kedipan mata di dalam neraka latihan Hutan Terlarang. Di bawah tempaan kejam Ren dan Lyra, faksi warga biasa tidak lagi bertarung seperti amatiran yang ketakutan. Gerakan mereka menjadi sunyi, efisien, dan penuh perhitungan—replika kasar dari efisiensi seorang predator malam.

Hari duel eliminasi internal akhirnya tiba.

Aula tanding utama akademi dipadati oleh ribuan penonton. Para petinggi Kekaisaran, perwakilan diplomatik, hingga para uskup agung duduk di kursi VIP penonton. Di tengah arena batu yang melingkar, sebuah papan sihir menampilkan bagan pertandingan.

Nama **Ren** berada di jalur yang sama dengan **Julian van Asche**. Jika keduanya terus menang, mereka akan bertemu di babak final tingkat satu untuk memperebutkan satu-satunya slot menuju Turnamen Lima Juru Pedang Global.

"Pertandingan pertama Tingkat Satu: Ren dari Perbatasan Barat melawan Senior Garreth dari Faksi Bangsawan!" teriak wasit bermanis zirah ringan.

Garreth melangkah ke arena dengan senyuman penuh dendam. Rahangnya yang sempat dihantam Ren beberapa waktu lalu kini ditutupi pelindung zirah yang lebih tebal. Di tangannya, sebilah pedang besar berelemen tanah bergetar hebat, dialiri Mana yang jauh lebih besar dari sebelumnya akibat ramuan penguat dari faksi Julian.

"Kali ini tidak ada kabut simulasi untuk bersembunyi, Bocah!" Garreth menggeram, langsung mengambil kuda-kuda berat. "Di depan para petinggi, aku akan mematahkan setiap tulang di tubuhmu!"

Ren berdiri di seberangnya dengan santai. Ia hanya membawa pedang besi standar akademi yang tergantung di pinggangnya, sementara Crimson tetap tenang dalam wujud tato di lengan kirinya. Tatapan Ren datar, namun sebuah seringai tipis nan dingin menghiasi wajah tampannya.

"Kau terlalu banyak bicara untuk seseorang yang tumbang dalam tiga puluh detik, Senior," ucap Ren tenang, nadanya memprovokasi tanpa beban.

"Mulai!"

*BOOM!*

Garreth melesat maju dengan hentakan kaki yang memecahkan lantai batu arena. Didorong oleh efek ramuan terlarang, kecepatan dan volume Mana tanahnya meningkat drastis. Ia mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, melepaskan teknik *Earth Splitter*—sebuah tebasan vertikal raksasa yang memancarkan tekanan gravitasi buatan untuk mengunci pergerakan Ren.

Para penonton bangsawan bersorak, mengira Ren akan langsung hancur di bawah tekanan seberat itu.

Namun, Ren justru memejamkan matanya sesaat. Di dalam tubuhnya, *Blood Circulation* berdenyut mantap. Otak cerdasnya mengkalkulasi titik pusat gravitasi dari serangan Garreth dalam sekejap mata.

*Dug.*

Tepat saat bilah pedang Garreth berjarak satu jengkal dari kepalanya, Ren membuka mata. Satu mata merahnya berkilat intens, memancarkan aura streaks energi yang tajam di balik poni rambut perak abu-abunya.

Ren tidak menghindar. Ia justru melangkah *maju* lurus menembus tekanan gravitasi tersebut menggunakan variasi *Blood-Stride* pendek.

*TING!*

Dengan satu gerakan tangkisan miring yang sangat presisi, Ren memukulkan bilah pedang standarnya ke bagian samping pedang besar Garreth—tepat di titik lemah aliran Mana tanahnya. Benturan itu tidak mengeluarkan suara ledakan besar, melainkan getaran frekuensi tinggi yang membuat Mana elemen tanah milik Garreth pecah berantakan.

"A-Apa?!" Garreth terbelalak saat merasakan pedangnya meleset telak dan menghantam angin kosong, membuat seluruh pertahanan depannya terbuka lebar.

Ren tidak memberi ampun. Menggunakan momentum tubuh Garreth yang condong ke depan, Ren memutar poros tubuhnya dan melayangkan satu sabetan horizontal dengan punggung pedangnya tepat ke arah ulu hati Garreth.

*CRACK!*

Pelindung dada zirah logam Garreth melesak ke dalam. Pria bertubuh besar itu memuntahkan cairan bening dan langsung terkapar tidak sadarkan diri di atas lantai arena, dengan mata mendelik ke atas.

Seluruh Aula Agung mendadak hening seketika. Para petinggi di kursi VIP langsung berdiri dari tempat duduk mereka dengan ekspresi tidak percaya.

Wasit menelan ludah dengan susah payah sebelum mengangkat tangannya ke arah Ren. "W-Pemenang... Ren! Waktu bertanding: Lima detik!"

Ren menyarungkan kembali pedangnya tanpa mengubah ekspresi wajahnya. Ia melirik ke arah tribun faksi bangsawan, tepat ke arah Julian van Asche yang kini sedang menggenggam erat pagar pembatas dengan wajah pucat pasi dan penuh frustrasi.

**"Hahaha! Hanya lima detik, Ren? Kau bahkan tidak membiarkanku mencium bau darahnya!"** Crimson mengeluh kecewa di kepala Ren.

*'Sabar, Crimson,'* batin Ren sambil berjalan turun dari arena dengan *dangerous smirk*-nya yang dingin. *'Mainan utamanya... sedang menunggu di babak berikutnya.'*

1
꧁𖣔⃟⃝⃞𒈙᭄404᭄𒈙⃞⃝𖣔꧂
Coba bikin yang murim 👍🏻
EAGLE EZ: oke untuk bab pertama dulu bree kalo ingin di tambah mohon bantu juga bree👍
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!