NovelToon NovelToon
COMPLICATED

COMPLICATED

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Nikahmuda / Cintamanis / Tamat
Popularitas:254.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elza Veronika

Season 1 :
"Jika laki-laki yang menghamili mu adalah seorang Dokter, apakah papamu masih akan melakukan itu?"

Aurel tersentak, ia menatap Dokter itu dengan seksama.

"Apa maksud Dokter?"

"Aku akan menikahimu!"

Cerita ini menceritakan tentang perjuangan seorang dokter yang mati-matian menengang teguh sumpah jabatannya, hingga kemudian ia merelakan hidupnya, kepentingannya, perasaannya.

Lalu apakah akan selesai di sini? Masalah kembali datang ketika pria yang menghamili gadis itu muncul, dan tentang siapa sebenarnya pria itu dan apa hubungannya dengan Jessen, membuat hidup Jessen menjadi sangat rumit.

Season 2 :
Kehidupan baru David - Alea dimulai. Kehilangan bertubi-tubi yang dialami David membuatnya hancur dan rapuh.
Yang ia miliki sekarang hanyalah janin yang ada dalam kandungan Alea. Ia tidak ingin kehilangan lagi.
Bagaimana kehidupan mereka?
Siapa Ayah David?
Bagaimana dengan Jessen - Aurel?
Simak terus di COMPLICATED (David - Alea Story) ya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elza Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Day

Jessen berdiri di depan cermin. Tuxedo warna hitam itu membungkus tubuhnya dengan begitu gagah. Ahh ... dia tampang juga dengan jas hitam macam ini, ia kira hanya dengan jas putih ia terlihat tampan!

Jessen tersentak ketika kemudian pintu kamar hotel itu terbuka. Nampak Theresa sudah begitu cantik dengan gaun warna mint dan riasan makeup itu.

"Nyo .... " panggil Theresa dengan suara bergetar.

Jessen tersenyum, lalu melangkah mendekati sang Mama. Theresa membawa Jessen duduk di ujung ranjang. Ia mengelus rambut putra kebanggaannya itu.

"Hari ini adalah hari istimewa mu, Nyo! Sekarang kamu tidak hanya bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Tetapi juga untuk wanita yang sudah kau pilih untuk kau nikahi, dan anakmu yang ada di rahimnya."

Jessen menelan ludah sambil menunduk, andai mamanya tahu ini semua hanya pura-pura, andai ia tahu bahwa janin itu bukan anaknya, mungkin ia akan dibunuh oleh mamanya karena mempermainkan lembaga pernikahan yang begitu suci seperti ini.

"Jessen paham, Ma. Sekali lagi maafkan Jessen sudah mengecewakan Mama." guman Jessen lirih.

"Mama sudah memaafkan mu, tebus rasa bersalah mu itu dengan mendidik dan merawat anak itu dengan sebaik-baiknya, Nyo! Dia suci, dia tidak berdosa."

Jessen mengangguk pelan, ahh ... kenapa semuanya jadi gelap seperti ini sih? Apa yang kemudian akan mamanya itu katakan jika kelak setelah bayi itu lahir ia akan sesegera mungkin mengurus berkas perceraian itu?

"Ingat Nyo, luka yang pernah kita terima dulu. Jangan kau ulangi kesalahan itu. Jangan ada lagi hati wanita yang tersakiti oleh pengkhianatan. Bagaimanapun kau telah memilihnya hari ini, bahkan kau sudah mempercayakan dia menjadi ibu dari anak-anak mu. Sayangi dia, cintai dia, jaga dia hingga kemudian ajal lah yang akan memisahkan kalian. Paham?"

Sekali lagi Jessen mengangguk, kepalanya menjadi pening, matanya berkaca-kaca. Sudah dia pilih untuk jadi ibu dari anak-anaknya? Benarkah Jessen sudah memilih gadis tujuh belas tahun itu menjadi ibu dari anak-anaknya? Hati Jessen mendadak pedih. Kenapa harus jadi seperti ini jalan hidupnya?

Apakah ia sudah benar mengambil keputusan? Atau membantu Aurel mengugurkan janin itu sebenarnya adalah keputusan yang terbaik untuk mereka? Tak terasa air mata Jessen menetes.

Theresa meraih Jessen dalam pelukannya.

"Doa Mama selalu buat kamu, Nyo!" bisik Theresa dengan linangan air mata. "Jadilah suami yang selalu takut akan Tuhan, menjadi berkat untuk keluargamu. Jadilah keluarga yang kekal utuh karena Allah Bapa!"

Jessen sudah tidak dapat berkata-kata lagi, dadanya begitu sesak! Berdosakah dia karena telah banyak membohongi orang? Mempermainkan janji suci pernikahan di depan Tuhan?

Ya Tuhan! Rasanya Jessen ingin menjerit sekuat-kuatnya, sekencangnya! Namun bayangan gadis itu kembali muncul, wajah cantik dengan senyum amat manis itu muncul dalam pikirannya.

Aurelia ... kenapa semua begitu rumit dan aneh semenjak kau ada? Jessen bahkan seperti tidak mengenali diri sendiri! Ia merasa tidak dapat mengerti hati dan pikirannya sendiri. Jessen benar-benar tidak mengerti, ada apa dengan gadis itu? Ada apa dengan dirinya? Perasaannya? Kenapa semua seperti ini?

"Sudah, ayo ... dibawah mobil sudah menunggu, ayo kita harus lebih dulu sampai di gereja." Theresa menghapus air mata Jessen, lalu membantu Jessen bangkit.

"Sudah siap, Nyo?" tanya Theresa setelah Jessen bangkit dan berdiri tegak di sisinya.

"Siap!" jawab Jessen mantab.

***

Aurel menatap bayangan dirinya di cermin. Dua orang hairstylist dan seorang make-up artist sedang menggarapnya pagi ini. Akan jadi apa wajahnya nanti? Aurel melirik gaun putih panjang yang tergantung itu. Ia akan memakainya hari ini!

"Sudah sarapan tadi?" Rachel yang didapuk Cik Florence sebagai MUA hari ini tengah sibuk memulas foundation di kulit wajah Aurel.

"Cuma makan roti, Cik. Nggak doyan makan." jawab Aurel sambil tersenyum.

"Grogi ya mau nikah?" bisa Rachel sambil tersenyum.

Aurel tersenyum, ia hanya mengangguk pelan. Jantungnya berdegup kencang. tangannya sibuk membaca janji nikah yang sudah ia tulis ulang itu. Ia akan mengucapkan nya sebentar lagi!

"Ngomong-ngomong kasih tips dong biar bisa dapat suami dokter cakep macam Dokter Jessen itu!" Rachel meraih bedak tabur, lalu dengan lembut menepuk-nepuk spons itu di wajah Aurel.

"Ahh ... tips yang gimana sih, Cik?" Aurel tertawa, ia saja merasa dapat jackpot. Rencana awalnya kan ia hanya ingin menyingkirkan janin ini. Kalau ternyata dokternya masih lajang, muda, dan kemudian malah memilih menikahinya daripada membantu Aurel mengugurkan kandungan, apakah itu bukan suatu keberuntungan tingkat dewa?

"Ya biar bisa dapat kayak kamu gitu lah!" Rachel masih belum menyerah.

"Sering-sering sakit deh kalau gitu, biar bolak-balik ke rumah sakit, siapa tahu nanti nyantol satu!" jawab Aurel asal, kemudian tertawa.

"Oh, jadi kamu dulu sering bolak-balik ke rumah sakit gitu?" Rachel tertawa ngakak, ada-ada saja client-nya satu ini.

"Nggak juga sih, ya mungki sudah jodoh!" jawab Aurel yang kemudian terdiam, apakah benar sudah jodoh? Atau semua ini hanya kebetulan?

Kalau benar jodoh, berarti nasib Dokter Jessen begitu sial dong! Dapat bekas orang, mana lagi hamil lagi. Sontak senyum Aurel hilang. Kenapa harus seperti ini?

Rachel pun ikut diam, ia kembali fokus pada pekerjaannya, hingga kemudian ia menyapukan Highlighter di beberapa bagian wajah Aurel, dan itu tandanya semua sudah usai!

Aurel berdecak kagum dengan apa yang ia lihat. Benarkah itu wajahnya?

"OMG! Jadi kayak Barbie! Ajaibnya tanganku!" teriak Rachel puas sambil merogoh iPhone nya, ia harus mengabadikan hasil karyanya, untuk portofolio!

Ia buru-buru meraih gaun pengantin itu, lalu membantu Aurel mengenakannya. Ia sudah diwanti-wanti Cik Florence untuk tidak terlalu kencang mengikat butsier karena sang pengantin sudah hamil. Hhmmm sekelas dokter kalau udah keenakan bisa kebablasan juga ya? Batinnya sambil melirik sekilas perut Aurel yang sudah sedikit membuncit itu.

"Perfect!" ujar Rachel puas ketika gaun itu sudah membungkus tubuh Aurel.

"Aksesorisnya belum!" Yanven kemudian membawa kotak perhiasan itu, dan mulai memakaikan kalung, anting, dan perhiasan lainnya.

Aurel kembali duduk ketika kemudian Rachel membawa mahkota dan veil panjang itu. Ia masih tidak percaya dengan pantulan cermin di depannya. Benarkah itu dirinya? Yang nampak sangat cantik dan anggun dengan gaun pengantin itu? Ahh ... mata Aurel memanas.

Dengan hati-hati Yanven membantu Rachel memasang mahkota dan veil itu. Semua sudah lengkap sekarang! Hati Aurel bergetar luar biasa. Setelah mengucap janji nikah, maka statusnya sudah sah menjadi istri dari Jessen Van Bergen itu. Walaupun ia tahu semua ini hanya settingan, namun ia sah di mata Tuhan dan negara menjadi istri laki-laki baik itu.

'Jika boleh meminta, Tuhan ... Aku ingin ini tidak hanya sementara, tidak hanya pura-pura ... '

1
senjasabdaalam
kak ga lanjut kah?? padahal bagus banget.
Esti Afitri88
jalan ceritanya manis banget . suka
Esti Afitri88
kok ikut kuatir aq
senjasabdaalam
kak lanjut dong yang ini
senjasabdaalam
kapa lanjut kak?
Yus Nani
malas bangat segala muncul Mak lampir pelakor oh pelakor kegatelan garuk gih
Yena Kim
kak kapan up lagi:)
Yena Kim
apa dari bapaknya yang gonta ganti pasangan
Yena Kim
dari sini aku mumet.kasihan alea tapi kalo david tanggung jawab malah lebih kasihan lagi
Yena Kim
emang dokter sih coba orang jawa tulen trus awam juga pasti percaya begituan.:)
Yena Kim
pliss ini candu banget ceritanya:)
Yena Kim
resortnya bagus.bismillah bisa kesana sama suami
Yena Kim
aku ikut terharu
Wiwin
ceritanya keren... sayangnya judul di ujung senja pindah ke GN, kalau mau dapat ebook nya, apakah bisa? berapa mahar ny?
Fitha Millu
bawang beraps kilo sih Thor..... Charles 😭😭😭😭😭😭
Fitha Millu
isi ceritanya sesuai judul....complicated
Fitha Millu
jangan2 Daddynya David itu papanya Jessen ya thoy
Ama Lorina Raju
so sweet
Ama Lorina Raju
siapa yg fak luluh tor kalo sdh seranjang 😂😂😂
Ama Lorina Raju
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!