Bagaimana jadinya bila Kakak angkat harus menikahi adik angkatnya yang juga teman baiknya sekaligus atasannya di kepolisian, Dia terpaksa menikahi Kiara karena sebuah insiden yang bagaimanapun mengharuskan mereka berdua menikah walau tanpa di dasari rasa cinta.
Apakah mereka berdua bisa menjalani rumah tangga yang bahagia?Dan apakah pernikahan mereka akan berjalan lancar tanpa adanya cinta diantara mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maya Arlan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 14
Setelah menceritakan semuanya pada Rudi dan Rudi mengizinkannya,Kiara segera bersiap - siap untuk pergi.
Setelah berpamitan pada Rudi Kiara segera berangkat dengan mengunakan motor sport kesayangannya,Dan tak lupa dia menghubungi anak buahnya untuk tetap mengawasi kediaman Malvin sampai dia menemukan dokumen tersebut
Kiara memarkirkan motornya agak jauh dari kediaman Malvin,Kiara berjalan sekitar tiga puluh meter dari tempatnya menyimpan motor sambil membawa kantong kresek berisi sayuran untuk mengalihkan pemeriksaan.
Tampak penjagaan di sana lebih ketat,Dua orang berjaga di depan pintu gerbang,Lalu saat Kiara masuk ia juga melihat ada dua penjaga di pintu masuk utama.Kediaman para pelayan pun tak luput dari penjagaan,Satu orang dengan berbadan tegap dengan pistol di pinggang tampak berjaga di sekitar gedung.
Kiara masuk setelah semua barang bawaannya di periksa,Untunglah badanya tidak di periksa karena jika diperiksa maka akan ketahuan bahwa dia membawa pistol dan memakai rompi anti peluru.
Jam enam lewat lima belas menit Malvin ke perusahaannya untuk mengecek barang yang akan di kirim,Penjagaan masih tetap sama meski Malvin pergi dengan diiringi dua mobil pengawal yang ada di depan dan belakang mobilnya.
Saat tersisa sepuluh menit lagi Kiara segera berganti pakaian,Dia memakai kemeja lengan panjang dan memakai celana jeans serta memakai sepatu boots dan tak lupa pisau lipat yang biasa di pakai untuk menyiksa lawannya yang tertangkap.Dia melirik kearah jam tangan yang masih tersisa tiga menit.
Dia menekan aepone nya untuk menghubungi Antony dan Edwar yang selalu berjaga dan mengawasi situasi.
"Bagaimana situasi aman?"Tanya Kiara.
"Beres Queen,Terus jalan aja tapi tetep hati - hati karna dimana - mana ada penjagaan."Jawab Antony.
Dengan langkah pelan Kiara berjalan ke depan kearah penjaga yang ada di depannya,Pistol yang tadi terselip di pinggangnya kini nampak tergenggam di tangan mulusnya.
Bruk....,
Penjaga itu pingsan saat Kiara memukul tengkuknya dengan gagang pistol.Dia mengambil pistol penjaga dan menyelipkan nya di pinggang.Gerakan lincah dan senyap membuatnya tak di ketahui penjaga karna Cctv sudah di dikacaukan oleh Edwar, Dengan sekali gerakan dia berhasil memasuki ruangan Malvin.
Saat sudah di dalam Kiara langsung menuju ke sebuah lemari di dekat jendela lalu membukanya dan terlihat sebuah berkas berkode,Kiara berdecak kesal saat teringat kata Edwar jika dokumen itu di simpan di tempat yang mana dia harus memecahkan kode itu jika ingin mengambilnya.
Sepuluh menit berlalu Kiara terus berusaha memecahkan kode itu,Di menit terakhir terakhir dia berhasil membuka brangkas itu dan mengambil dokumen yang membuktikan usaha gelap Malvin.Kiara lalu menyelipkannya di balik jaketnya namun senyum tipisnya hilang kala Cctv kembali hidup dan alarm terdengar menggema di seluruh ruangan rumah tersebut.
Sontak Kiara menelan ludahnya sambil ngedumel dalam hati memarahi Edwar yang sangat lamban memecahkan kode brangkas tersebut.Dia menarik nafas panjang,Derap langkah orang berlari kearah ruangan dia berada membuatnya tak punya pilihan selain memecahkan kaca jendela,Saat Kiara melompat keluar tiga orang penjaga telah masuk kedalam lalu menembakkan peluru kearah Kiara tapi sebelum tembakan itu mengenai Kiara para penjaga itu sudah ambruk duluan,Kiara kaget ketika tiba - tiba Rudi dan Antony sudah berdiri di depannya dengan pistol di tangan masing - masing.
Hai reader ku semuanya jangan lupa tinggalin jejak ya sebelum lanjut membaca agar author selalu semangat untuk update🌹🌹🌹🌹🌹