NovelToon NovelToon
Skala Kecantikan Flora

Skala Kecantikan Flora

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:211.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

Disiram dengan pengkhianatan, ejekan penampilan minus serta anak yang buruk membuat api transformasi Flora langsung menggelora dengan cepat.

Kecantikan dengan skala besar yang disembunyikan selama ini, akhirnya ia lepas untuk membuktikan kemampuan dan kecantikan yang dimilikinya dan membungkam mulut para pengejek itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sesudah Makan Siang

Setelah pertemuan berakhir, Flora yang akan bersiap makan siang dikejutkan dengan panggilan pak Surya padanya. "Iya pak? Bapak perlu sesuatu?" Tanya Flora pada atasannya itu.

"Kau bukan sekretaris atau OB Flora. Aku ingin bicara mengenai sesuatu padamu. Setelah makan siang." Flora berpikir sejenak mengenai ucapan itu.

"Saya tidak masalah pak, tapi bapak mungkin akan makan siang dulu." Tapi respon pak Surya justru tertawa kecil.

"Aku justru memikirkan mu Flora, kau sudah bekerja cukup keras karena proyek ini. Karena itu aku meminta pertemuan kita setelah makan siang."

"Baiklah pak, aku akan menemui bapak setelah makan siang." Pak Surya mengangguk dan tak lama Flora segera menuju restoran tak jauh dari perusahaan.

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

"Selamat datang nona." Baru saja Flora mendaratkan kakinya, ia sudah disambut dengan senyuman seperti yang lainnya. Sambil melihat meja yang kosong, flora juga bertemu dengan beberapa rekan kerjanya, tapi karena tidak ada lagi kursi, Flora duduk di meja sendiri.

"Ini menunya Nona, silakan." Flora menerima buku menu itu dan memilih menu favoritnya.

"Aku pesan nasi bakar dan juga cumi pedas. Juga jus lemon nya."

"Baik nona." Sambil menunggu pesanan nya datang, Flora melihat chat nya dengan kepercayaannya nan jauh di sana.

'Nona, Nyonya Bena tengah mencari Nona sekarang ini. Aku harap Nona sudah mempersiapkannya dengan baik.'

'Baik, terimakasih informasinya. Aku tunggu informasi berikutnya, dan jaga dirimu, wanita itu licik.'

'Nona jangan khawatir. Jaga diri nona.' Beriringan dengan berakhirnya chat itu. Pesanan Flora datang, dan perutnya yang sudah lapar langsung saja ia eksekusi.

"Carilah aku Bena, kau bisa mencari ku ke manapun. Tapi kau tidak akan menemukan ku, kau tidak akan pernah berpikir, aku disini. Dan walaupun kau mengetahuinya, maka itu sudah terlambat."

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

Tak jauh dari posisi Flora, seorang pria bermanik coklat muda tengah membiarkan piring makanannya yang belum dihabiskan.

"Tuan, sebentar lagi tuan besar akan datang. Sebaiknya tuan muda segera makan, takutnya...."

"Oh ayolah Bry, aku akan makan dalam waktu lima menit. Kau jangan cemas seperti itu, aku tau apa yang harus ku lakukan." Jawabnya dengan enteng dan belum melepaskan ponselnya.

Ketika asyik dengan ponselnya, piring di hadapannya itu bergerak dan tiba wajahnya. "Bry aku sudah bilang....." Pria itu langsung diam setelah melihat sosok yang memegang piring itu untuk nya.

"Apa satu jam lagi? Atau sebaiknya bawa saja piring nya dalam perjalanan kita? Begitu Morgan?"

"Kakek, aku pikir kakek masih ada urusan."

" Aku memang memiliki urusan yang tidak akan ada habisnya, terutama mengenai cucu ku ini. Bahkan makanan pun belum bisa ia habiskan meskipun sudah besar."

"Bukan begitu kek, aku merasa sudah kenyang. Dan....."

"Morgan! Habiskan makanannya, jangan mengelak lagi. Kita tengah memiliki hal yang penting saat ini, untuk model saja cucuku ini tidak bisa, entah kriteria apa yang kau inginkan."

"Kakek, mereka semua hanya menampilkan tonjolan mereka saja, aku tidak suka dengan itu. Jangankan kriteria, bakat pertama saja mereka tidak punya. Kakek pikir aku main-main?"

"Bagaimana mereka tidak menunjukkan tonjolan mereka, wajahmu itu sangat menakutkan. Sampai sekarang, belum ada tanda-tanda wanita darimu."

"Astaga kek, kita tengah bicarakan model. Kenapa berubah ke arah sana?"

"Tentu saja hari dibicarakan."

"Aku sudah selesai makan, ayo kita segera pergi kek." Merasa jengah dengan pembicaraan yang pasti ia tau ujung-ujungnya, lebih baik pergi saja.

"Iya-iya, kau selalu saja begitu." Sambil berdiri, pria itu berjalan beriringan bersama cucunya.

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

"Lihat itu, semuanya menatap Tuan muda, Tuan besar. Pastinya tidak sulit menemukan pasangan Tuan muda." Seorang pria yang merupakan kepercayaan pria bernama Omar itu berbincang mengenai hal yang tidak akan ada habisnya dan menganggu pikiran atasannya itu.

"Kau tidak mengerti, semuanya mungkin menatap Morgan. Tapi aku bukan mencari yang seperti itu, aku ingin hatinya, pemikirannya. Bukan wajahnya, setiap kuningan yang berbalut dengan emas bisa disebut dengan emas, tapi nyatanya itu tetap kuningan."

Tidak tau mata pemilik tubuh itu kemana, sehingga bisa menabrak orang lain. "Astaga!" Ujar keduanya bersamaan.

Dari kepala yang berbenturan, sepertinya ikut merambat menuju mata yang saling menatap. Tapi sepertinya sepasang mata berbeda beriringan dengan tubuh pemiliknya.

"Aku tau, wanita seperti mu....."

"Kau tidak punya mata? Apa kau menggunakan mata kaki mu? Atau kau hidup dalam ponsel?" Wajah pria itu serta pria disebelahnya tidak percaya dengan perkataan yang keluar dari bibir wajah cantik itu.

Bersambung.....

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

1
my+ng
/Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good//Good/
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
nobita
Terima kasih thor utk karya yang luar biasa apik ini.. sukses selalu utk mu
Tinta Emas: terimakasih kembali kakak
total 1 replies
nobita
apa yang terjadi dengan Flora??
nobita
justru yang bersemangat atas pernikahan malah kakek nya Morgan
nobita
pertunjukan yg sangat memukau bagi Flora👍
nobita
Flo jangan berfikir negatif terus dong sama Morgan... dia itu cowok idaman🤭
nobita
emang sengaja di kunci dari luar mungkin??
nobita
bagus Flora lanjutkan...
nobita
pertemuan yang tidak terduga👍
nobita
bagus Flo dengan tekatmu.. balas dendam pada keluarga yg telah menyakiti hati mu...
nobita
semoga kesuksesan selalu menyertai mu Flo
nobita
ternyata banyak yg iri dengan penampilan barumu Flo
nobita
mahasiswa kelakuann kayak preman pasar... gak punya adab
nobita
🤣🤭 lanjutkan Flo
nobita
menyakitkan punya ibu tiri
nobita
bikin penasaran aja... hmmmm menarik
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
kurnia rahayu
Luar biasa
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
hersita maharani
makasih author ❤️❤️❤️❤️🙏🙏🙏🙏
Tinta Emas: sama-sama kakak
total 1 replies
Aisah Aisah
Luar biasa
Tinta Emas: terimakasih kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!