NovelToon NovelToon
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Cinta Murni / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

SEQUEL LENTERA DON GABRIEL EMERSON

Meskipun menikah atas dasar perjodohan, Zeda Humaira Emerson dan Arsyad Ibrahim menjalani pernikahan dengan cinta yang tulus.
Arsyad adalah seorang pria yang sholeh, pintar, dermawan, pendiri sekolah TK gratis, dan tentu Arsyad juga sangat tampan, tidak ada alasan bagi Aira untuk menolak perjodohan itu.
Cintanya pada Arsyad tumbuh semakin besar saat Arsyad tak mempermasalahkan Aira yang tak kunjung hamil setelah 5 tahun pernikahan mereka berjalan.
Namun, Aira tertampar sebuah kenyataan pahit saat ia menemukan fakta, bahwa sang suami telah menikah lagi dengan salah satu guru TK-nya, bahkan istri kedua suaminya itu kini tengah mengandung.

Sementara Arsyad, ia sangat mencintai Aira lebih dari apapun, Aira adalah wanita muslimah yang begitu taat pada agama, orang tua, dan suami. Namun, ia terpaksa menduakan Aira karena sebuah alasan yang tak bisa ia tolak.
Apakah karena Aira yang tak kunjung hamil?
Atau ada alasan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MC Zeda Humaira #12 - Saling Menyakiti

Aira yang sedang tertidur pulas di kamar Via harus terbangun saat ia merasakan sebuah tangan yang memeluknya, ia menoleh dan mendapati suaminya itu di sisinya.

"Mas...." panggil Aira dengan suara serak sembari mengucek matanya yang masih sangat mengantuk, ia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul setengah 12.

"Maaf menganggu, Sayang," ucap Arsyad semakin mengeratkan pelukannya. Aira hanya bergumam dan saat kembali memejamkan mata, Aira mendengar bunyi perut Arsyad yang keroncongan.

"Kamu lapar?" pekik Aira sambil berbalik badan.

"Sedikit," jawab Arsyad cengengesan. "Tadi kamu nggak masak ya? Aku liat nggak ada makanan di dapur," ujarnya yang membuat Aira langsung duduk.

"Aku nggak masak, Mas. Maaf ya," ringis Aira.

"Kenapa harus minta maaf? Nggak apa-apa, Sayang. Kan aku sendiri yang bilang nggak akan makan di rumah," ujar Arsyad. "Terus kamu sama Via makan apa?"

"Makan ayam bakar, pesan dari restaurant, Mas. Kamu mau makan? Biar aku masakin, ya." Aira sudah hendak turun dari ranjang namun Arsyad mencegahnya.

"Nggak usah, ini sudah ma...." ucapan Arsyad terpotong saat perutnya kembali berbunyi, ia pun hanya bisa garuk-garuk kepala sambil cengengesan sementara Aira tertawa kecil.

"Masak, yuk!" Ajak Aira sambil menaik-turunkan alisnya yang membuat Arsyad merasa gemas dengan istrinya ini.

"Yuk!" ia langsung mengangkat Aira dalam gendongannya yang membuat Aira memekik. "Sshtt, nanti Via bangun," bisik Arsyad.

"Masak nasi goreng, Sayang," pinta Arsyad sesampainya mereka di dapur.

"Okay, Kapten!" seru Aira.

Keduanya pun bekerja sama membuat nasi goreng sederhana, dan saat Aira sibuk mengaduk nasi di wajan, Arsyad justru memeluknya dengan mesra dari belakang dan ia membantu Aira mengaduk nasi itu.

"Kenapa?" Tanya Aira sambil menoleh.

"Kangen," lirih Arsyad.

"Tingkahmu aneh akhir-akhir ini," ujar Aira akhirnya menuturkan perasaannya. "Aku bisa merasakannya, apa kamu menyembunyikan sesuatu?" Aira menatap mata suaminya itu dengan dalam dan Arsyad mengangguk. "Apa?"

"Aku akan memberi tahumu nanti," lirih Arsyad kemudian ia mematikan kompor dan meletakkan nasinya di piring.

"Enak?" tanya Aira saat Arsyad memakan nasinya.

"Kenapa kamu nggak curiga padahal aku bilang ada yang aku sembunyikan?" tanya Arsyad dengan dada yang bergemuruh.

"Iya juga ya, Mas. Kenapa aku nggak berfikir kesana?" Aira terkekeh sendiri. "Habisnya aku bingung, apa yang bisa dicurigai dari kamu." Lanjut Aira dengan polosnya yang membuat hati Arsyad terenyuh. Aira tidak pernah menipu orang, jadi sudah pasti dia tidak akan mudah curiga pada orang apalagi merasa ditipu.

"Kamu juga makan, ya." Arsyad menyuapi Aira dan keduanya makan bersama sampai nasi itu habis.

Setelah itu, Arsyad mengajak Aira kembali ke kamar mereka agar tak menganggu Via.

...***...

Menangis saja rasanya percuma bagi Anggun, ini bukan pertama kalinya ia tidur dengan Arsyad di sampingnya dan saat terbangun, pria itu sudah menghilang, pulang ke istri pertamanya.

Sama seperti pagi ini, saat Anggun terbangun, Arsyad sudah tidak ada di sisinya.

"Kamu mau kemana pagi-pagi begini, Anggun? Bukannya kamu sudah cuti dari sekolah?" Tanya pak Ardi yang melihat anaknya itu sangat rapi.

"Mau menemui Arsyad, Pa," jawab Anggun, ia menyambar kunci mobilnya dan melenggang pergi dengan emosi yang hampir memuncak.

...***...

Hari ini Arsyad ke restaurant sendiri karena Aira dan Via sedang pergi ke toko buku untuk membeli buku Via.

Dan saat Arsyad sibuk memeriksa beberapa laporan di laptopnya, ia di kejutkan dengan kedatangan Anggun yang masuk ke ruangannya tanpa mengetuk pintu.

"Ada apa?" Tanya Arsyad dengan kening berkerut dalam.

"Aku rasa semuanya sudah cukup, sudah cukup aku mentoleransi sikap kamu selama ini!" Desis Anggun yang membuat Arsyad mengernyit bingung.

"Maksudnya?" Tanya Arsyad dan seketika Anggun tertawa sinis.

"Mulai sekarang, aku mau kamu bagi waktu dengan adil, Mas. Bukan cuma datang sebentar, setelah itu pulang bahkan tanpa pamit sama aku atau orang tuaku, kamu fikir rumahku itu hutan kamu bisa pulang pergi begitu saja?"

"Dulu aku bisa terima kamu cuma beberapa hari dalam sebulan bersamaku, tapi sekarang nggak lagi! Aku hamil dan aku butuh perhatian kamu lebih dari Aira. Aku mau, kamu memberikan waktu setengah bulan bersamaku setiap bulannya! Biar adil!"

Arsyad melongo mendengar mendengar ucapan Anggun yang penuh penekanan itu dan penuh emosi itu.

"Tunggu...." seru Arsyad sembari beranjak dari kursinya. "Aku rasa, kamu sendiri yang bilang, jauh sebelum kita menikah, kamu nggak akan menuntut apapun dari aku, termasuk waktu."

"Aku tahu, tapi aku rasa kamu juga tahu sekarang semua itu menjadi sebuah kewajiban buat kamu. Kamu tahu hukum, 'kan? Kamu tahu kalau kamu harus berlaku adil pada kedua istrimu," jawab Anggun dengan mata yang berkaca-kaca. Rasanya ia menyesal pernah mengatakan tidak akan menuntut apapun dari Arsyad, karena nyatanya, kini ia menginginkan banyak hal dari Arsyad.

Arsyad terdiam sejenak, ia menatap Anggun yang kini mulai meneteskan air mata. Ia tidak tega sebenarnya pada wanita itu, apalagi memang selama ini Arsyad sangat tidak adil pada Anggun.

"Anggun...." Arsyad mendekati Anggun, ia menghapus air matanya dan itu sudah membuat Anggun merasa senang, setidaknya, ia merasakan sedikit perhatian Arsyad.

"Maafkan aku, aku sudah berusaha sebaik mungkin untuk memberikan hakmu sebagai istriku, tapi rasanya sangat sulit dan hatiku terasa berat. Dalam pernikahan ini, aku sangat menyakitimu, karena itulah, mungkin akan lebih jika kita bercerai dari pada aku terus dzalim padamu."

...TBC......

1
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
bakal seru kisah Thanvir dan Livia ini nantinya... sedari kecil aja Thanvir udah terlihat begitu posesif terhadap Via...
Sandisalbiah
emang keluarga toxic dan muka badak.. udah jelas terbongkar kedoknya pun masih kekeh dgn kesombongan mereka.. dan pak Arif tp sayang gak bijak sana sama sekali, sebagai seorang bapak.. ank salah bukan di ingatkan malah di dukung.. definisi org tua keblinger ini..
Sandisalbiah
Alhamdulillah.. bahkan kebusukan Anggun langsung terbongkar melalui dr. Tiya bahkan sebelum mereka melihat dan menemui Anggun di Bandung..
Sandisalbiah
sepertinya otak Tanvir dan otak Jibril ini ke tuker... 🤭
Sandisalbiah
detik deti mendekati eksekusi drama picisan yg Anggun ciptakan.. semoga gak ada episode tambahan yg bikin tegang otot leher karena ulahnya..
Sandisalbiah
diagnosa abi Gabriel jelas ngawur walau masuk di akal tp bagus krn dgn begitu tes DNA akan tetap di lakukan biar kebohongan Anggun segera terbongkar
Sandisalbiah
yg namanya kebohongan gak akan bisa di simpan utk selamanya... Anggun terlalu sombong kalau dia berfikir dapat memanfaatkan Arsyad dan menipunya lagi tp pasti bakal kebongkar itu kebusukannya mengingat dr. Tiya yg melakukan CS pdnya adalah sahabat ummi Firda.. kali ini harus di bui dia biar beneran jerah..
Sandisalbiah
hanya keledai bodoh yg bisa jatu di lubang yg sama dan lagi² Anggun menunjukan betapa bpdphnya dia krn egonya yg tinggi yg gampang terpancing emosinya.. tdk bercermin atau belajar dr kesalahannya di masa lalu dan kini dia akan mengulanginya lagi.. dasar keledai dungu..
Sandisalbiah
nah.. ada aroma² gak sedap plus galagat lain dr Anggun.. apa coba maksudnya bilang akalu ank adopsinya itu anaknya Arsyad dan kasih nama belakang Arsyad juga... modus baru dia ini buat menjerat Arsyad lagi.. awas aja
Sandisalbiah
pentingnya memiliki bahkan menjadi orang tua yg ber pemikirannya luas dan terbuka.. selalu memberi kesempatan buat anak utk mengungkapkan pendapat mereka bahkan memberi kesempatan mereka buat berusaha membuktikan keinginannya walau tetap harus di pantau dan di ingatkan krn emang itulah tugas org tua..dan sayang gak semua org tua bisa bersikap sebijak itu
Sandisalbiah
seorang perempuan mungkin merasa bangga kalau sudah bisa merebut perhatian, cinta dr seorang suami terhadap istri sahnya tp dia lupa.. hal papun yg di peroleh dgn cara menyakiti perasaan org lain tdk akn pernah membawanya pd kebahagiaan bahkan keberkahan... jika pun dia terlihat bahagia tp hatinya juga tdk akan pernah merasa tenang dan damai
Sandisalbiah
hanya perempuan berhati iblis yg dgn tega menyakiti perempuan lain, apa lagi ibu Arsyad ini.. jelas tau Aira itu menantu Sholeha dan sangat berbakti tp tetap menyakitinya... jelas mertua biadap yg tak berhati.. perkara cucu... ank adalah titipan , siapa dia yg bersikap seolah Tuhan menentukan nasib ank dan menantunya
Sandisalbiah
cinta tp nikah lagi...? pernikahan gak akan bisa terjadi tanpa persetujuan kedua belah pihak.. dasarnya kamu maruk, gak sabaran dan kurang bersyukur makanya tega menghianati istri sesholeha Aira... dasar plin plan..
Sandisalbiah
terkadang org ketiga dlm rumah tangga yg bisa jd penghancur justru ibu sendiri.. terlalu ikut campur urusan rumah tangga anak, ikut mengatur kehidupan ank krn merasa paling tau apa yg terbaik utk sang anak tp justru semua itu mala mendorong ank dlm jurang kehancuran..
Tatan Utari
Aduhh cerita nya menguras air mata, semangat Aira
Nova Nurdin
baaguuusss
Nova Nurdin
kok vak kenal si javeed ama arsad.... kandia pindah setwlah diownjara nusuk istrinya mikail
Saadah Rangkuti
ibu macam apa kamu, namanya aja yg bagus tp tak sesuai dgn sifat dan hatinya..😡😡
Saadah Rangkuti
padahal Aira sedang hamil jg tanpa disadarinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!