NovelToon NovelToon
Cinta Salsabila

Cinta Salsabila

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Percintaan bebas / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Salsabila Nugroho adalah putri dari Malik Nugroho dan Kirana. Saat ini Salsabila menduduki bangku kelas tiga SMA, Salsa yang sudah tumbuh dewasa terkenal dengan kenakalanNya bersama dengan sahabatnya Naura.

Saat Salsa melakukan kesalahan, sang wali kelas Salsa selalu memanggil orang tuanya. Tetapi Salsa tidak pernah mendatangkan orang tuannya melainkan ia akan menyewa seseorang teman dekatnya.

Hingga sesuatu hari kenakalan Salsa sampai ke telinga Malik. Apakah yang akan Malik lakukan menghadapai putri bungsunya itu?.

Yok kepoin cerita dari Cinta Salsabila...😊
dan jangan lupa like commet dan beritahu kepada teman-teman sekalian supaya novel ini banyak yang tau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Mendengar Adena berkata sedemikian membuat hati Liam terasa sakit, ia tahu kalau Dena saat ini sedang merendahkan dirinya, namun meskipun sedemikian ia tidak bisa berkata-kata sangking tekatnya ingin bekerja di perusahaan SEGI group yang sekarang telah menduduki salah satu perusahaan terbesar se-Asia.

Kemudian Salsa melihat wajah sedih Liam yang benar-benar ia ketahui, tetapi jika saja ia membela Liam, ia takut kalau kedua kakaknya itu malah merasa curiga dengan kedekatannya kepada Liam, jadi Salsa lebih memilih untuk diam.

Lalu Lucas memperhatikan Liam dari atas sampai bawah, "Selama tiga bulan saya akan menantikan perubahan apa yang akan kamu berikan kepadanya, begitu kamu berhasil saya akan langsung mempekerjakan kamu di perusahaan SEGI group".

Liam tersenyum senang, "Terima kasih tuan terima kasih banyak, saya berjanji akan membuat nona Salsa menjadi seperti yang kalian inginkan".

"Mmmmmm" Gumam Lucas. Setelah itu mereka pergi dari sana.

Lalu Liam kembali duduk diatas kursinya dengan senyum mengembang diwajahnya, sedangkan Salsa yang masih berdiri dihadapan Liam, "Segitu bahagianya kamu ingin bekerja disana Liam?" Batin Salsa jadi merasa sedih.

"Kenapa kamu masih berdiri disitu Salsa? kemarilah" Ajaknya duduk disampingnya. "Malam ini kita akan memulai pembelajaran dari yang ini" Ucap Liam membuka materi mereka.

Salsa tersenyum tipis mendudukkan diri disamping Liam, lalu ia membuka bukunya, namun sebelum Salsa memulainya, ia dengan tiba-tiba memeluk Liam dari samping. Dengan mata membulat Liam sontak terkejut dengan apa yang sekarang Salsa lakukan, "A-apa yang sedang kamu lakukan Salsa? tolong lepaskan aku. Kamu mau keluarga kamu melihat kejadian ini?".

Salsa menggeleng melepaskan pelukannya dengan wajah menunduk, "Maaf" Jawabnya dengan suara pelan.

"Ada apa? kenapa kamu tiba-tiba jadi seperti ini?".

Salsa kembali menggeleng kepala, setelah itu ia membuka bukunya, "Ayo kita mulai, aku tidak ingin membuang-buang waktu ku" Jawabnya.

Sekarang telah menunjukkan pukul 9 malam, Liam sudah mulai merasa ngantuk, sedangkan Salsa masih asik dengan materi pembelajaran yang Liam berikan kepadanya. Sambil menunggu Salsa selesai, tampa Liam sadari ia pun akhirnya tertidur di meja belajar Salsa.

Salsa yang mengetahui Liam sudah tertidur di sampingnya membuat ia menghentikan tangannya, kemudian dengan lembut Salsa menyentuh kepada Liam, "Saat tidur saja kamu malah terlihat semakin tampan Liam".

Setelah itu Salsa kembali melanjutkan tugasnya sampai ia benar-benat selesai mengerjakanNya. Begitu ia selesai, Salsa masih melihat Liam tertidur disampingnya. "Wah, sepertinya dia benar-benar lelah sekali" Gumam Salsa melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 9 lewat 43 menit. "Sebentar lagi jam 10 aku harus membangunkanNya".

Dengan perasaan tidak tega, Salsa akhirnya membangunkan Liam dengan mengguncang tubuhnya. Namun bukannya terbangun, Liam malah menyamankan tidurnya. Bukan sampai disana, Salsa kembali mencari cara untuk membangunkanNya. "Liam, ayo bangun Liam. Ini sudah jam 10. Kamu mau tidur disini?" Ucapnya mengusap air di wajah letih Liam.

"Astaga" Kaget Liam langsung terbangun dari dalam tidurnya begitu Salsa mengusap air di wajahnya dengan menggunakan tangan kananNya.

Salsa tersenyum melihat wajah polos Liam yang sangat menggemaskan, "Ternyata kamu tipikal cowok yang susah dibangunin juga yah Liam" Ejek Salsa masih tersenyum.

"Aahhh.. Maaf" Balas Liam sangat malu. "Bagaimana dengan tugas kamu? apa kamu sudah selesai mengerjakannya?".

"Mmmmm.. Lihatlah, bagaimana? sepertinya aku mendapatkan nilai 100".

"Sebentar, aku memeriksanya dulu".

"Mmmmmm"

Sambil menunggu Liam selesai mencek materi yang ia berikan tadi, Salsa menyempatkan diri bermain ponsel sambil memposting sesuatu di akun instagramnya. "Malam ini aku belajar dengan giat. Bagaimana dengan kalian?" Caption foto yang baru Salsa bagikan. Kemudian ia melihat Liam yang baru selesai memeriksa tugasnya. "Sudah?".

"Mmmmm.. Tapi masih ada yang salah disini" Tunjuknya kepada Salsa.

"Yah..." Dengan malas Salsa mendengus. "Aku pikir tadi aku akan mendapatkan nilai yang sempurna, ternyata tidak".

Liam tersenyum, "Jangan putus asa, ini sudah jauh lebih sempurna. Tinggal menambah sedikit lagi, semangat".

"Mmmmmm" Angguk Salsa masih terlihat sedih.

"Kalau gitu aku kembali pulang dulu yah, ini sudah jam 10 lewat. Selamat malam" Ucapnya menyandang tasnya.

Lalu Salsa teringat sesuatu yang tadi sore ia beli, "Liam tunggu" Tahannya.

Liam melihatnya. "Tunggu sebentar Liam, aku mengambilnya dulu" Setelah itu Salsa mengambilnya kedalam lemari pakaiannya. "Semoga dia suka" Bawanya kepada Liam. "Inih hadiah untuk mu, semoga kamu menyukainya".

"Ini apa Salsa?" Tanya Liam menerima paper-bag yang baru Salsa berikan.

"Hadian Liam" Jawab Salsa mengambilnya dari tanganNya. Lalu Salsa memutar tubuh Liam supaya Liam membelakanginya, setelah itu ia memasukkannya kedalam ransel Liam. "Sudah, kamu boleh membukanya begitu kamu sudah berada di dalam rumah mu".

"Kalau gitu aku pulang dulu".

"Iya, hati-hati di jalan".

"Mmmmmm".

Begitu Liam keluar dari dalam kamarnya, ia pun kembali melihat ke arah meja belajarnya sambil mendengus. "Sebenarnya aku salah dimana sih?" Gumam Salsa mencoba mengerjakanNya kembali.

Sesampainya Liam di dalam rumahnya, ia mendudukan diri diatas sofa sambil melihat kearah tasnya yang berada di atas, "Aku hampir saja terkena masalah" Gumam Liam mengeluarkan paper-bag tersebut dari dalam ranselnya. Lalu Liam membukanya, "Kemeja? kenapa dia memberi ku ini?.

Ting..

"Kamu sudah sampai rumah?".

Ting..

"Kamu sudah membukanya?".

Ting..

"Kamu menyukai ya?".

Ting..

"Aku harap kamu menyukainya, karna aku sangat menyukai biru dongker. Kenapa kamu tidak membalasnya Liam?" Isi pesan Salsa.

Liam tersenyum sambil menggeleng kepala, "Bagaimana bisa aku membalas pesan mu kalau kamu tidak memberi ku waktu untuk membalas pesan mu" Gumam Liam membalas pesanNya. "Aku sudah berada di rumah dan terima kasih sudah memberiku hadian seperti ini. Tapi lain kali jangan pernah memberiku hadiah seperti ini lagi, kamu hampir saja membuat tadi terkena masalah".

"Terkena masalah?" Bingung Salsa. Lalu ia membalas pesan Liam kembali, "Terkena masalah apa Liam?".

Tampa ingin membalas pesan Salsa lagi, ia pun segera meninggalkan ponselnya memasuki kamar mandi untuk membasuh wajahnya.

.

Seperti biasa Salsa selalu di bangunkan oleh ART mereka. Dengan malas Salsa menggeliat dan menyuruh mereka untuk membiarkanNya tidur selama 10 menit lagi, namun mengingat jam yang sudah menunjukkan pukul 06 lewat 40 menit pagi, mereka terpaksa menarik tubuh Salsa sambil membawanya ke dalam ke kamar mandi dan menaruhnya di dalam bath-hup.

"Yah..." Teriak Salsa kepada mereka.

"Maaf nona, sekarang telah menunjukkan pukul 06: 43 menit" Ucap mereka.

Dengan kesal Salsa langsung menyuruh mereka keluar dari dalam kamar mandi, namun Salsa bukanNya mandi, ia malah menyempatkan diri tertidur di dalam bath-hup.

Sedangkan para ART yang tidak mendengar suara air, membuat mereka merasa curiga.

Ceklek!

"Astaga nona" Kaget mereka melihat Salsa yang melanjutkan tidurnya di dalam bath-hup.

1
lanjut thor!
Pacar Leeminho
Thank you thour sudah menghibur ku dengan cerita menarik ini meskipun dengan air mata. Ayo semangat thour berkarya selalu👍
Ratna Anjeli
lanjut thour
Ratna Anjeli
Singgah thour
Evita L.S
Yah udah tamat ajah😥 enggak kelanjutannya kk?
Evita L.S
Semangat thor
Evita L.S
Masa cerita sebagus ini masih sepi sih? semangat thor
Evita L.S
Bagus thor
Evita L.S
Wah
Endang Setiyowati
kakkk up kak
Endang Setiyowati
lanjut kak
Wo Aini
lanjut kak
Endang Setiyowati
lanjut kaaaak
Wo Aini
kak kok gak up
Wo Aini
lanjut kak
Wo Aini
kak upx kok 1bab sich
Wo Aini
lanjut kak.tissu mna tissu
Wo Aini
lanjut kak.kak kenap sekarang upx cuma 1,biasax lho 1hari upx 3bab
Efrianti Sihite: Sorry ya.. Author sedikit sibuk😊
total 1 replies
Endang Setiyowati
lanjut kak.gimna ya espresix keluarga salsa klo tw salsa sakit🤔🤔😜😜
Endang Setiyowati
lanjuttt kakk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!