Menceritakan seorang anak yang lolos dari aksi pembantaian oleh orang-orang aliran hitam. Dia diselamatkan oleh seorang Kakek yang adalah seorang Kultivator terkuat di benua timur yang sudah lama mengasingkan diri di hutan kematian.
Dia pada akhirnya diangkat menjadi murid yang mewarisi Semua ilmu kepandaian gurunya dan menjadi penerus sebagai sang Naga.
Pergi berkelana seorang diri dan tidak pernah menutup mata terhadap ketidak adilan, menjadi momok yang menakutkan bagi aliran hitam.
Dialah Xiao Lang, seorang yang akan menuju puncak kultivasi dan menjadi LEGENDA.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attar GG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14. Tiba Di Ibukota Kekaisaran Ming
Ketia fajar menyingsing, ia pun langsung terbang dengan kecepatan tinggi menuju arah barat. Belum ada terlihat sebuah pemukiman penduduk, hanya hutan yang dia lewati. Sudah hampir empat jam terbang, akhirnya dari jauh terlihat sebuah wilayah pemukiman.
Sebelum sampai di areal pemukiman, Xiao Lang akhirnya turun sekitar dua ratus meter dan berjalan menuju desa tersebut dan mencari tahu tentang bagaimana situasi dan keadaan di wilayah ini.
Ia pun berjalan pelan sambil menengok kesana kemari dan akhirnya berhenti pada satu tempat penginapan yang juga terdapat rumah makan didalamnya.
Xiao Lang akhirnya memutuskan untuk beristirahat sejenak dan ia pun mendatangi kasir itu.
"Masih ada kamar kosong, Nona...?" tanya Xiao Lang
"Masih ada tuan muda. Mau yang biasa atau yang VIP tuan muda..."
"Kalau begitu, saya pesan kamar yang biasa saja untuk satu malam." ujar Xiao Lang.
"Berapa...?" tanya Xiao Lang pada pelayan itu.
"Tiga keping emas, tuan muda..." jawab pelayan itu.
"ini dan ambil saja kembaliannya." ucap Xiao Lang akhirnya
Xiao Lang akhirnya diantar oleh pelayan itu ke kamarnya. Setelah pelayan itu pergi, Xiao Lang akhirnya masuk dan segera mandi untuk membersihkan dan menyegarkan tubuh yang beberapa waktu belum tersentuh oleh air. "Segarrr...!!!"
Setelah selesai mandi, ia pun turun kebawah dan memesan makanan yang paling enak dan juga satu kendi arak. Sesaat kemudia makanan yang dipesan pun datang, tapi sebelum Xiao Lang menyantap makanan itu tiba-tiba datang sepasang laki-laki dan perempuan muda yang langsung meminta tempat di meja Xiao Lang.
"Boleh kita duduk di sini tuan muda...?" tanya perempuan muda itu pada Xiao Lang.
"Silahkan tuan dan nona dan mari kita makan sama-sama." jawab Xiao Lang pada kedua muda mudi itu.
Mereka akhirnya menyantap bersama makanan yang telah di pesan oleh Xiao Lang dan terlihat mereka berdua sangat lahap sekali memakannya sambil sesekali melihat kearah Xiao Lang. Setelah mereka selesai makan Xiao Lang menuangkan tuak pada gelasnya dan meminumnya.
"Perkenalkan nama ku Wang Lee dan ini adik seperguruan ku Xin Ying kami dari Sekte NAGA LANGIT, Kalau boleh tahu, siapa nama Saudara...??? " tanya pemuda yang bernama Wang Lee itu pada Xiao Lang.
"Namaku Xiao Lang. " jawab Xiao Lang singkat.
"Kalau boleh tau, saudara Xiao Lang mau kemana." tanya Wang Lee lagi pada Xiao Lang.
"Saya mau ke Ibukota Kekaisaran Dinasti Ming," jawabnya lagi singkat.
"Kebetulan kita satu jalan, kami juga abis dari menyelesaikan misi dan harus segera kembali." ujar pemuda itu dan sesekali melirik ke arah teman perempuannya.
"Iya, terimakasih. Tapi aku lebih senang sendiri, jadi maaf aku tidak bisa menemani kalian." jawab Xiao Lang dengan tegas.
Akhirnya Xiao Lang pun undur diri dari mereka berdua dan ingin beristirahat juga berkultivasi sebelum kembali melanjutkan perjalanannya besok pagi.
Sementara mereka berdua tidak merasa kecewa terhadap putusan Xiao Lang tersebut dan malah memaklumi ketertutupan dari pemuda tersebut. Dalam dunia Kultivator itu sudah bukan menjadi persoalan ketika ada pihak yang terbuka dan tertutup pada orang lain karna pada prinsipnya mereka menghargai privasi masing-masing.
Di dalam kamarnya, Xiao Lang akhirnya melakukan kultivasi dan menyerap energi bumi dan langit dengan rakusnya tetapi dia sangat menikmati nya. Tidak terasa malam berganti pagi, Xiao Lang akhirnya mengakhiri kultivasinya dan merasakan kekuatan dan tubuh yang sangat ringan sehingga dapat bergerak dengan cepat dan mantap.
Pagi itu, setelah keluar dari penginapan itu, Xiao Lang pun melanjutkan perjalanannya menuju wilayah kerajaan Liu, akan tetapi ia berubah pikiran dan teringat akan kedua orang muda mudi dari Sekte Naga Langit yang merupakan murid dari sekte yang didirikan oleh gurunya. Ia berpikir kemungkinan Gurunya itu telah kembali ke Sekte Naga Langit. "Sebaiknya aku ke Ibukota kerajaan Ming aja." pikir Xiao Lang sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Sudah hampir seharian ia terbang, diapun singgah di sebuah hutan dan berencana untuk beristirahat semalaman dan melanjutkan besok nya. Ia pun mencari goa di hutan itu dan beberapa menit kemudia Ia pun menemuka goa tersebut dan membersihkan untuk tempat beristirahat nya. Masuk pada esoknya lagi ia melanjutkan lagi perjalanannya menuju pusat ibukota kekaisaran Dinasti Ming.
Baru beberapa jam lamanya Ia terbang, terdengar suara benturan senjata pedang yang saling beradu. Xiao Lang mendekat dan berusaha melihat kearah pertarungan itu. Rupanya sepasang muda mudi yang ditemuinya di penginapan itu lagi di kepung dan di keroyok puluhan orang yang menggunakan lambang Gagak Hitam di punggungnya.
"Aku haru segera menyelamatkan mereka, itu pasti sekte Gagak Hitam yang menjadi musuh bebuyutan dari sekte Naga Langit milik guru." batin Xiao Lang dan segera menghilang dari tempat itu.
Wuuuuusssssss
Booommmmmm
Booommmmmm
Seketika orang-orang yang menyerang Wang Lee dan Xin Ying menjadi panik melihat teman-teman dengan mudah di terbangkan oleh seorang pemuda yang tidak di kenal. "Saudara Lang." ucap Xin Ying melihat pemuda yang mendatangi mereka.
"Ayo kita selesaikan dulu para anggota sekte aliran hitam ini, tadi mereka sudah sewenang-wenang kepada kami maka terimalah kematian kalian." Dengan kode darinya mereka bertiga pun bergerak dan Xiao Lang sebagi senjata dan perisainya.
Dalam sekejap, puluhan anggota sekte Gagak Hitam di habisi oleh mereka dan merekapun berdua sangat berterimakasih kepada Xiao Lang yang sudah membantu. "Terimakasih atas bantuannya saudaraku, kalau tidak ada kamu, mungkin nyawa kami tidak akan selamat."
"Ini minum segera agar luka dan tenaga dalam nya bisa cepat kembali lagi." ucap Xiao Lang melempar botol berisi pil pengembalian tenaga dan pil pengobatan.
Wang Lee dan Xin Ying melihat itu langsung ternganga karna km ke j..n melihat barang yang sangat mahal dan langka dengan begitu mudah di berikan kepada mereka berdua. Mereka tidak menyangka Xiao Lang sangat dermawan sekali.
"Terimakasih sekali lagi saudara Xiao..." ucap mereka berdua dengan tulus.
Setelah selesai istirahat dan memulihkan tenaganya, mereka bertiga akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Ibukota Kekaisaran. Dalam perjalanan itu Wang Lee menjadi semangat karna ada teman ngobrolnya. Dia mengingatkan bahwa sekte Aliran Hitam banyak berkeliaran di ibukota, mereka akan selalu membuat keonaran di ibukota dan jika berhadapan dengan mereka cepat datang ke sekte Naga Langit, kami akan dengan senang hati membantu saudara Xiao.
"Terimakasih atas informasinya saudara Wang Lee dan saya juga sangat menghargai bantuannya jadi terimakasih." ujar Xiao Lang tulus.
"Kitakan saudara, jadi wajarlah ketika saling membantu." ujar Wang Lee.
Setelah seharian penuh mereka terbang akhirnya merekapun sampai. Mereka pun akhirnya turun beberapa ratus meter dari gerbang kota kekaisaran Dinasti Ming. Banyak sekali orang yang sedang mengantri untuk masuk ke kota Yunan dan mereka pun berjejer sampai kebelakang. Setelah beberapa lama menunggu akhirnya merekapun mendapatkan giliran dan membayar lima belas keping emas untuk biaya masuk mereka bertiga dan langsung di bayarkan oleh Xiao Lang.
Kota Yunan sangat lah besar, terdapat beberapa sekte besar yang ada di wilayah kota kekaisaran Dinasti Ming ini salah satunya adalah Sekte Naga Langit. Merupakan sekte aliran putih yang sangat di segani oleh kawan maupun lawannya. Patriak Sekte Naga Langit adalah Kultivator terkuat di benua timur, sehingga memberikan efek domino pada citra sekte Naga Langit. Begitupun dengan perkembangan Tetua dan anggota sekte sangat pesat perkembangannya.
Setelah beberapa lama, akhirnya tiba waktunya mereka berpisah. Wang Lee dan Xin Ying mengharapkan agar Xiao Lang mau bersama mereka untuk berkunjung ke Sekte Naga Langit, tapi langsung di tolak oleh Xiao Lang dan mereka pun akhirnya berpisah.
...JANGAN LUPA UNTUK TERUS MENSUPORT DENGAN TERUS MEMBERIKAN LIKENYA...
...KRITIK DAN SARAN ADALAH SEBUAH UNTAIAN PENYEMANGAT UNTUK LEBIH BAIK LAGI KEDEPANNYA...
...TERIMAKASIH...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...