NovelToon NovelToon
Sorry! Goodbye...

Sorry! Goodbye...

Status: tamat
Genre:Misteri / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:229.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka03

Kisah ini menceritakan tentang seorang wanita yatim piatu bernama Viona yang dijodohkan dengan Farel yang menjadi penerus kakeknya pada sebuah perusahaan tambang Batu Bara.

Farel adalah seorang lelaki yang pada awalnya hanya berpura-pura mencintai Viona.

Menjalani pernikahan yang begitu menyiksa batin. Menguatkan hati melihat perselingkuhan suaminya.
Dan terjerumus dalam kenyataan pernikahan yang di atur oleh mertuanya.

Tapi, pada akhirnya Viona mendapatkan kembali cinta suaminya.
Namun, ia harus menghadapi penyakit Alzheimer-Demensia yang mengancam jiwanya saat sedang mengandung.

Perjuangan Viona melawan penyakit yang membuatnya melupakan suaminya.

Akhir kisah cinta Viona yang berada di ambang kematian.




Dibaca yah, mohon krisan membangun untuk author 🙏🤩

Semoga ngoni samua suka nehh 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MYH 13

"ehm... i iya Viona. Kita selalu berpelukan seperti ini sebelum tidur." jawab Farel

"Mengapa tubuh yang ku peluk terasa asing? ataukah karena aku yang belum mengingat hal lainnya?" batin Viona

"Farel, apakah aku memiliki teman?" tanya Viona

"Yah, kau memiliki teman. Tapi, aku mohon jangan berpikir keras dulu. Aku akan memberikan kejutan kejutan indah untukmu." Farel bingung harus menjawab siapa teman Viona, sementara dirinya bahkan tidak tahu siapa teman Viona di tempat kerjanya.

"Yah, apakah aku harus mencari Tiara? teman kampusnya dulu." pikir Farel

"Sayang, kau tidurlah dulu. Aku akan menjagamu di sini, dalam pelukanku."

Viona pun tetap memeluk Farel, namun saat ia terlelap dalam mimpinya, ia bertemu dengan seorang lelaki. Dia tidak ingat siapa lelaki itu. Namun, hatinya menghangat dan ingin mendekati lelaki itu.

"Wisnu..." gumam Viona yang di dengar oleh Farel

"Apa? Mengapa Viona menyebutkan nama Wisnu?" Farel kaget saat Viona menyebut nama Wisnu dalam mimpinya

"Apa Wisnu tersisa dalam memorinya?" Farel berkelahi dengan batinnya sendiri

Viona tiba tiba bangun, dan merasa bingung dengan lelaki yang dilihatnya dalam mimpinya. Namun saat terbangun, Viona kembali lupa wajah dan nama lelaki dalam mimpinya.

"Farel,, apakah aku memiliki teman lelaki? Atau kakak lelaki? Atau bahkan adik?"

"Tidak sayang. Kau anak tunggal. Ayah dan Ibu sudah meninggal." Farel menceritakan tentang Ayah, Ibu dan neneknya. Namun tetap tak memberikan jawaban yang di inginkan Viona.

"Sayang, minggu depan aku akan mulai bekerja. Kau ikut aku ke kantor yah? Biar aku bisa menjagamu."

"Hmm... ku rasa biar aku di sini saja Farel." jawab Viona

"Sayang, mengapa kau tidak memanggilku sayang?"

"hah? Eh bukan begitu maksudku. Aku hanya belum terbiasa.",

"Mulai sekarang, kau harus memanggilku dengan kata Sayang. Yahh?" bujuk Farel. Farel menyuapi makanan Viona kembali dan meminumkan obat Viona

"Sekarang tidurlah. Nanti, aku akan meminta temanmu untuk menemanimu di rumah."

"Iya, baiklah. " Farel tetap memeluk Viona. Bahkan, rasanya menggebu ingin memadu kasih bersama istrinya. Namun, dia harus menahan hasratnya hingga Viona sembuh.

Farel keluar sebentar dari kamarnya, dan menghubungi Bagas untuk mencari teman kerja Viona. Agar bisa menemani Viona di rumah saat Farel tidak ada.

Seminggu kemudian. Bagas pun berhasil menemui Dewi. Dan Dewi pun dengan siap ingin menemani Viona di rumahnya. Bagas meminta Dewi untuk tidak menyebutkan hal hal yang membuat Viona bingung.

ting tong ting tong

Farel membuka pintu, dan benar saja Dewi datang sebelum Farel berangkat ke kantornya.

"Kau Dewi kan? Aku Farel suami Viona. Aku yakin kau pasti tidak pernah mendengarkan cerita tentang rumah tangga kami dari Viona." Farel sedikit bercerita tentang masalah rumah tangganya dan Viona. Akhirnya Dewi pun paham. Dan, mencoba mengikuti perintah Farel

kring kring kring

"Mama?" batin Farel

"Iya ma." jawab Farel

"Baiklah. Aku akan ke rumah mama terlebih dahulu."

"Dewi, aku mohon bantuanmu." pinta Farel dan segera beranjak pergi.

"Iya pak." Jawab Dewi

Saat Dewi menoleh ke belakang, Viona sudah berdiri di tangga.

"Semoga Viona tidak mendengar pembahasanku dan suaminya tadi." batin Dewi

"Hai Viona.,, kemarilah!" ajak Dewi

Viona menuruni anak tangga dengan perlahan. Viona masih bingung dengan wanita di depannya. Tapi, mungkin wanita itu adalah teman dekatku.

"Viona, aku Dewi. Kau harus ingat padaku. yahhh..." ucap Dewi dengan sedikit terlihat wajah sedihnya

"Dewi?? Aku seperti ingat nama itu."

"Iyyaaa Viona. Kau harus ingat namaku. Kau tidak bole lupa."

"Kau temanku?"

"Yapph, aku temanmu. Sekarang, aku akan menemanimu kemanapun kau ingin. Apa kita ke mall saja?" tawar Dewi

"Mall?"

"Iyah Viona. Sekarang gantilah dulu pakainmu."

...............

Di rumah Mama Papa Farel

"Farel,, mama dan papa ingin mengajukan pengunduran diri. Mama dan Papa ingin pensiun dini. Agar bisa merawat kakekmu. Sudah terlalu banyak cuti yang mama dan papa ajukan. Mungkin, lebih baik untuk mama dan papa mengajukan pengunduran diri." jelas mama

"Farel mendukung setiap keputusan mama dan papa. Terlebih lagi ini tentang kesehatan kakek."

"Baiklah. Mama dan Papa akan segera mengurusnya, dan kau harus tetap menjaga Viona. Karna, mama dan papa juga akan sibuk mengurus kakekmu di Negara B."

"Siap ma pa. Sekarang Farel harus ke kantor segera. Sudah seminggu Farel belum memeriksa berkas yang harus Farel periksa."

"Farel pamit yah ma pa." seraya mencium kedua tangan orangtuanya Farelpun pergi segera

Di kantornya, Farel segera memanggil Bagas.

"Apakah belum ada kabar mengenai mobil yang menabrak mobil yang di kendarai Viona lalu?"

"Pihak kepolisian hingga kini masih mencari tahu, namun mobil itu saat kejadian tidak memasang nomor kepolisian.",

"Brengsek..... Saat kau mengetahui atau ada kabar selanjutnya, segera beritahu aku."

"Iya Tuan.",

tok tok tok

"Silahkan masuk!" jawab Farel dari dalam ruangannya

"Tuan, ada paket yang dikirimkan untuk tuan" jawab sekertaris baru Farel, Tirta

"Paket?" Farel segera memberi arahan kepada Bagas

Tirta segera keluar setelah memberikan paket itu. Dan Bagas segera membuka Paket tersebut.

Bagas dan Farel sangat terkejut saat melihat isi paket tersebut berisikan foto Viona yang dilumuri darah dan foto yang di tusuk dengan paku berkarat.

"Ohh, jadi kau mau bermain denganku. Ancaman konyol. Bagas, segera berikan pengawalan untuk istriku. Jangan sampai mereka lengah!" Farel sangat geram dan memerintahkan Bagas untuk memeriksa cctv dengan segera

"Baik tuan", Bagas segera menghubungi para bodyguard untuk segera berjaga di rumah kediaman Farel dan istrinya serta dengan segera memeriksa cctv di ruangan security, bagaimana bisa paket itu masuk ke dalam. Namun, saat paket itu datang tidak memiliki riwayat pengantar. Tiba tiba saja paket itu sudah di ruangan Tirta dan Tirta segera mengantarkannya ke Bos mereka

Sejujurnya Farel sedikit takut, bilamana ancaman itu ditujukan untuk istrinya. Dengan kondisi Viona yang seperti ini, Viona harus mendapatkan kebebasan sehingga dia bisa cepat pulih dengan baik.

Farelpun segera menelepon Viona. Namun Viona sudah berada di Pantai bersama Dewi. Tadinya Dewi mengajak Viona ke mall, namun saat melewati pantai, Viona meminta untuk berhenti di pinggiran pantai. Farel sangat hawatir jika orang yang mengancamnya akan membahayakan Viona.

"Bagas, cepat beritahu bodyguard untuk mencari keberadaan istriku!",

"Baik Tuan."

"Dewi, cepat ambil gambarku. Entah mengapa suasana hatiku terasa nyaman di tempat ini." pinta Viona dengan pose senyumnya yang indah

"cantiikkk Viona" sesaat Dewi telah mengambil gambarnya.

"Kau merasa nyaman dengan tempat ini, pasti. Andai kau tahu Viona. Pak Wisnu juga merindukanmu." batin Dewi merasa sedih dengan kisah mereka

"Viona, kau pernah mendengar kisah cinta segitiga?"

"Segitiga?????"

"Iyaa,, cinta dimana terdapat 3 orang di dalamnya. Si A dan Si B sah dalam ikatan. Si A mencintai si B. Si C mencintai si B. Namun si B lebih nyaman bersama si C. begitu rumittt" jelas Dewi

"Mengapa cinta itu sangat rumit? Aku lebih memilih untuk tidak terperangkap ah. Membingungkan. heheheh"

"Ah, Viona. Kau sudah terperangkap" batin Dewi, melihat Viona yang masih tersenyum melihat keindahan pantai

"Permisi nyonya. Kami di perintahkan Tuan Farel untuk mengikuti Nyonya. Nyonya tidak perlu hawatir, kami akan berada 10 m di belakang nyonya." jelas salah satu bodyguard

_____________________

-bersambung

1
Reader
naa saya suka gini, wkt bersatu kembali jgn gampang2 aaaja tuk si tokoh utama laki2 yg awalnya jahat
Atmita Gajiwi
/Smile//Joyful//Smirk//Kiss/
Rahma Putri
cerita yg bagus
Siti Ariyati
Luar biasa
Sky Blue
Sweet🥰🥰🥰
Keyraaleyababy Keyraaleya
punya laki tpi bodoh ya kelewatan dan bini ya punya penyakit plin plan hadehh .
Ahya Ning's
visual vionanya gk serasi klo d sandingkan dgn visual farell..tp aq sk alur ceritanya gk bertele2, semangat thor💪
Icha Icha
critanyabagus tp kok alurnya ky maksa gitu ya..bacanya krg nyaman
Mentari_Timur: iya, maaf yah ka. Belum pro dlam hal bgnian 😁🙏
total 1 replies
re
Love
Pansy
selesai kak! happy ending.

udah aku kasi like juga
Mentari_Timur: makash ya 🥰
total 1 replies
Mimah Alisa
happy ending
Mentari_Timur: mksh ya 🥰
total 1 replies
Yani Maria
lanjut lagi thor
Yani Maria
sedih banget baca nya...
Mimah Alisa
lanjut thor
Mentari_Timur
syukurlah 🥰
🌹Nabila Putri🌹
syukurlah viona kembali sadar
Mimah Alisa
lanjut thor
Indah Purnama Sari
😭😭😭😭 viona...jgn tinggalin Farel n Zen
Lee Mbaa Young
Gk seru lagi pemain utamane mati.
berarti tamat wes.
kl ganti istri wes gk seru neh
🌹Nabila Putri🌹
selamat jalan Viona...tp bohong...semoga hanya prankkk author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!